Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 161_Kabar Bahagia


__ADS_3

"Mommyyyyyyy..I love you so muchhhh" teriak Sean ketika melihat wajah sang ibu


"Hey bocah nakal..tidak usah teriak-teriak minta di hajar kau ya hah?" omel Nila yang kaget mendengar teriakan Sean putra keduanya.


"Hehehe mommy aku sangat bahagia..mommy tau kenapa?" Sean tersenyum lima jari.


"Hey singkirkan senyuman menjijikan mu itu Sean..uhh rasanya mommy ingin muntah" Nila.


"Ishhh mommy apa mommy tidak senang dan tidak ingin mendengar kabar dari kami?" sean.


"Cepat katakan lah kau ini bertele-tele sekali sih" Eric menimpali.


"Kalian akan menjadi Grandma and Grandpa lagi" Sean


"Oh jadi grand__apaaaa..kau serius?" Nila dan Erick bersamaan.


"Hahahaha astaga wajah kalian menggelikan..hahhaa" tawa Sean kala melihat Erick dan Nila terkejut dengan kabar yang dia sampaikan.


"Bocah nakal cepat katakan bahwa ini bwnar adanya kan bukan hanya sekedar prank mu?" tanya Erick menelisik raut wajah anaknya.


"Astaga dad..ini serius kalian akan menjadi Grandma dan Grandpa Lagi.. Percy tengah hamil mom..dad" jelas Sena dengan wajah berbinar-binar.


Erick dan Nila dapat melihat wajah berbinar-binar anaknya berarti ini nyata..asatga mereka sudah akan menjadi kakek nenek lagi..ah senang nya punya banyak cucu.


"Yeyyyyy Sean kau benar-benar membuat kami bahagia nak..kapan kalian pulang nak..mommy rindu kalian" ucap Nila jujur.


"Sebentar lagi mom..tunggulah sampai Percy benar-benar siap..tidak mudah baginya melupakan kenangan buruk itu mom" Sean.


"Iya nak..ya sudahlah jaga Percy dengan baik..tunggu apa kalian sedang ada di pulau H?" tanya Nila tidaklah asing dengan kondisi sekitar Sean berada.

__ADS_1


"Wow..mommy hebat bisa tau aku di mana" puji Sean ketika Nila tau keberadaannya.


"Tentu saja tau kan mom dan aunty mu dulu sering ke sana jadi mom tidak mungkin tidak hapal segala sudut villa itu" jelas Nila.


"Hahaha baiklah..sudah dulu mom seperti nya angin sore di sini semakin dingin aku takut Percy sakit" ucap Sean kala merasakan dingin


"Baiklah boy kau jaga Percy baik-baik..layani dia dan jangan lupa periksakan saja ke rumah sakit..kau tau kan dimana letaknya?" tanya Erick


"Tentu dad..besok saja karena sekarang aku dna Percy sedang malas kemanapun" jelas Sean


"Baiklah terserah kau saja..ingat mood bumil naik turun jangan membuat nya marah atau menyinggung nya kalau tidak rasakan sendiri akibatnya..dan satu lagi turuti semua kemauan bumil jika ingin selamat" ucap Nila memperingati sang anak agar siaga untuk Percy.


"Baiklah mom..dad..kami matikan ya..thanks pesan nya Sean akan melakukan apapun untuk Percy..bye mom..dad" Sean


Sambungan telepon terputus kini baik Percy maupun Sean mereka duduk di kamar menikmati suasana hangat dalam selimut.. percintaan pun tak dapat terelakkan mereka menyatu dalam dinginnya sore itu juga hangatnya tubuh masing-masing.


*


*


"Ck..lihat saja nanti huh" decak Arny kesal karena sang anak masih juga belum mau pacaran.


"Entahlah apa anak-anak ku masih normal atau tidak huhh sudah berkali-kali aku minta mereka agar berpacaran tapi huhhh nihil" pasrah Vallery kehabisan akal mengatasi anaknya.


"Hahaha sabar..sabar aku pun begitu dulu sewaktu Via belum menikah..malahan wrong jadi bahan ledekan kau Laura..huhh tapi syukurlah mereka menemukan cinta nya sendiri" jelas Nila berbinar.


"Kau benar ka Nila..huhh semoga anak-anak ku segera mencarikan mantu untuk ku..aku sudah ingin menggendong cucu.musia mereka juga sudah matang untuk menikah dan berumahtangg" Vallery.


"Aku juga semoga anak-anak ku mau memiliki pasangan segera.. aku juga iri dengan kalian yang sudah menggendong cucu" sambung Arny.

__ADS_1


"Aku punya kabar baik karena aku dapat kabar ini dari Genie outright bungsuku..dia bilang Grace dan Nelsy sudah memiliki kekasih entah benar atau tidak aku juga tidak tau hanya saja aku sempat mendengar Genie membicarakan kekasih mereka..kalian tau sendiri kan bagaimana dekat nya mereka bertiga?" Laura


"Benarkah ka..astaga jika iya aku akan dengan senang hati menerima lamaran pria itu hahahaha astaga aku sangat bahagia" Vallery


"Aku juga begitu astaga jadi tidak sabar untuk segera bertemu calon mantu" Arny


"Tapi kalian jangan bicarakan ini dulu di depan mereka..mungkin masih ada sesuatu yang mengganjal di antara mereka maka dari itu mereka menyembunyi kan status mereka..kalian paham?" tegas Laura.


"Paham ka" jawab Vallery dan Arny serempak.


*


*


"By aku mau ke rumah mommy kau sibuk tidak?" Via


"Tidak baby..ayo apa triple di ajak?" Bryan


"Tidak usah by..mereka baru saja tidur..huhh ayo sebelum merek bangun dan merengek" Via terkekeh.


"Baiklah saatnya kita pacaran honey" bisik Bryan.


"Akshh by jangan berbisik kau membuatku ingin olahraga jadinya" kesal Via karena Bryan membangkitkan gairah nya.


"Hahah apa kau mau sayang?" Bryan menggoda.


"Ck..kau memang sialan..ayo cepat aku tidak tahan" Via menyeret suami nya kedalam kamar mereka.


Dan percintaan panas pun tercipta di siang yang terik itu namun tak seterik keadaan dalam kamar kedua suami istri itu.

__ADS_1


__ADS_2