Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 93_Masih Honeymoon


__ADS_3

Tak terasa sudah 3 hari Via dan Bryan menikmati waktu honeymoon mereka..dari mulai berenang di pantai,jalan-jalan sore,pagi dan diving bersama..menyenangkan.


Kini Via dan Bryan tengah bersantai di tepi kolam dengan segelas minuman dingin karena cuaca sedikit terik hari ini..mereka duduk bersama di kursi yang tersedia.


Via beepindah duduk di tepi kolam dan memainkan kakinya di dalam air..Bryan hanya tersenyum dan mengawasi Via takut tergelincir karena itu akan sangat berbahaya.


Kaki Via tak henti-hentinya bermain di dalam air itu..entah senang atau karena suasananya yang tenang hingga Via begitu menikmati kebersamaannya.


"Baby kau tak mau jalan-jalan ke luar villa hm?"


"No by..aku cukup jika hanya di sekitar sini saja..aku tak mau keluar kemana-mana"


"Baiklah..apapun keinginanmu sayang"


Bryan mengecek ponselnya yang berisi email dari Robert..Bryan sedikit demi sedikit mencicil pekerjaan sebisa mungkin agar tak terlalu menumpuk.


Bryan ingin waktunya hanya untuk Via seorang jika sedang berduaan..dia sudah berjanji pada dirinya sendiri akan meluangkan waktu dan lebih memperhatikan Via agar kejadian seperti kemarin tidak terulang lagi.


Sudah cukup sekali dia lalai karena tak memperhatikan kondisi Via..itulah penyesalan terdalam yang Bryan rasakan..tidak lagi dan tidak akan terjadi lagi hal-hal seperti itu..kali ini Bryan benar-benar akan memperhatikan sang istri..biarlah di katai lebay tapi itu lah yang tengah dia rasakan.


Cukup lama Via bermain air di tepi kolam kini dia bosan dan bangkit..Bryan melihatnya dan mengikutinya dia tak akan membiarkan istrinya sendirian.


"Kau bosan?"


"Hu'um..aku ingin memasak by"


"Memasak..baiklah kau mau masak apa?"


"Hmmm..memang ada bahan apa saja by?"


"Kau mau ke dapur saja?"


"Bolehkah?"


"Boleh tapi ganti pakaianmu dulu"


"Baiklah"


Via bergegas mengganti pakaiannya dengan yang lebih tertutup dan sopan..dia tak mau keindahan tubuhnya di lihat orang lain selain suaminya..karena seluruh tubuhnya itu hanya milik suami tercintanya yaitu Bryan.


Selesai mengganti pakaiannya kini Bryan dan Via menuju dapur tempat para petugas menyiapkan makanan untuk mereka.


Via sangat antusias dalam hal ini..dia senang bisa melakukan hal lain selain bercinta dan menikmati keindahan villa tempatnya honeymoon.


*


*


"Jadi mereka sedang menikmati bulan madunya ya..hm..biarkan mereka menikmati waktu kebersamaan nya dulu sebelum waktu itu aku renggut darinya"


"Aku ikut saranmu..toh aku juga tak bisa menemukan kemana tempat tujuan mereka"


"Hahaha..baiklah kau ikuti saja saranku..kau takkan bisa menemukan mereka karena informasi mereka begitu ketat penjagaannya"

__ADS_1


"Ya kau benar..bahkan secuil informasi pun tak bisa ku dapatkan..sial"


"Mereka bukanlah keluarga sembarangan asal kau tau Marcus..mereka keluarga terpandang dan terkenal..kau tau Reyhan Jade Wilson?"


"Ya pengusaha kerajaan bisnis terbesar se asia itu..kenapa?"


"Astaga kau bodoh atau memang tollol Marcus?"


"Jangan mengujiku lagi sialan"


"Cih..kau memang bodoh hingga tak tau darimana asal Via..Via itu adalah anggota keluarga Wilson Marcus..sejak kapan kau kenal dengan Via hah..informasi sekecil itu saja kau tak tau..Via adalah keponakan dari tuan Reyhan Jade Wilson"


"Apa..kau jangan bercanda sialan?"


"Untuk apa aku bercanda dengan hal sepenting ini bodoh?"


"Ti..dak..mung..kin"


"Terserah kau saja jika tidak percaya"


Perempuan itu meninggalkan Marcus dengan kebingungan yang masih terlihat jelas di wajahnya.


"Sialan..jika aku tau dia keluarga Wilson sudah dari dulu seharusnya aku dekati..arghhh sial..bodoh..bodoh"


Marcus semakin ingin mendapatkan Via kembali..dia akan berusaha keras untuk bisa meluluhkan dan merebut Via dari tangan Bryan..apapun akan dia lakukan meski harus membunuh Bryan sekalipun dia akan melakukannya.


Marcus semakin bertekad menyusun rencana untuk merebut Via dari Bryan..rencana demi rencana terus dia pikirkan tapi dia bahkan tidak mencari tau bakingan Bryan siapa saja..nikmati waktumu Marcus.


*


*


"Puas by..enak tidak masakanku?"


"Hm..enak baby..kau selalu tau seleraku"


"Benarkah..thank you suamiku"


"Love you baby"


Bryan dan Via tengah menikmati makanan yang Via masak di dapur tadi..tidak hanya untuk mereka berdua tapi untuk semua karyawan yang bekerja di area villa yang dia tempati.


Bryan semakin jatuh cinta pada Via..sudah cantik,baik,penyayang,penurut,murah hati lagi..dia tak pandang kasta..benar-benar istri idaman dan dia beruntung mendapatkan istri seperti Via.


Setelah makanan itu habis..Via masuk kedalam dan merebahkan tubuhnya di ranjang..dia ngantuk ingin tidur..kenyang perutnya ngantuk matanya..Bryan juga sama dia mengikuti istrinya merebahkan diri di ranjang tapi tidak tidur karena dia masih banyak pekerjaan.


Setelah memastikan Via terlelap Bryan berpindah ke sofa dan menyalakan laptopnya..dia mengerjakan beberapa pekerjaan yang Robert kirim padanya..dia berharap pekerjaannya segera selesai hingga waktunya hanya milik Via seorang.


Tak terasa hari semakin sore..jam sudah menunjukkan 4 sore..Bryan selesai dengan pekerjaannya dia menghampiri istrinya dan ikut merebahkan tubuhnya kemudian terlelap bersama Via.


"Hoammmm..sudah gelap"


Via membuka matanya dan melihat suasana sudah gelap..lampu villa otomatis menyala sendiri jadi dia dan Bryan tidak perlu khawatir jika hari sudah gelap seperti ini.

__ADS_1


"By bangun..by sudah gelap sayang"


"Emmmmhh jam berapa baby?"


"Jam 8 malam by"


"Astaga..sudah malam..kau lapar?"


"Sedikit"


"Kenapa tidak membangunkanku baby?"


"Aku juga baru bangun by"


"Ouh..ok aku pesankan makanan saja ya?"


"Baiklah"


Bryan memesan makanan untuk mereka..tak terasa dia ikut terlelap hingga petang..padahal niatnya hanya ingin memeluk Via saja tapi malah ketiduran hm.


Via dan Bryan mandi terlebih dulu sebelum makan malam..dia tau Via pasti sudah kelaparan..astaga suami macam apa dia ini malah ikut tertidur pula.


Selesai dengan urusan mandinya kini Bryan tengah mengambil makanannya sementara Via dia tengah memakai skincare nya..dia merawat tubuh nya untuk sang suami tercinta..dia tak mau Bryan melirik wanita di luar sana jika penampilannya berantakan.


"Baby makan dulu yuk"


"Sudah siap by makanannya?"


"Sudah sayang..ayo"


"Hmm"


Bryan menggandeng tangan Via sambil sesekali mengecup punggung tangan istrinya..istrinya itu semakin cantik saja setiap hari kan dia jadi tidak rela membawanya keluar villa takut ada yang melirik.


"Ayo baby makan dulu"


"Selamat makan suamiku" lihatlah mata Via sudah mengedip-ngedip seperti orang kelilipan.


"Ouh baby jangan memancingku sayang"


"Aku tunggu di ranjang sayang"


"Ouh baby kau menantangku?"


"Tidak"


"Lalu?"


"Tidak salah maksudnya"


"Ouh astaga..kau benar-benar..tunggulah setelah selesai makan,akan ku buat kau pingsan di bawahku sayang"


"Aku tunggu sayang"

__ADS_1


"Ouh baby"


__ADS_2