Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 188_Ujian Rumah Tangga


__ADS_3

Sampai lah mereka di rumah kediaman Erick..Rey,Laura dan yang lain nya memilih langsung pulang saja karena hari mulai gelap..kasihan bocil-bocil yang sudah lelah bermain mereka pasti lelah ingin segera istirahat.


Sean dan Percy sampai di kamar mereka.. Percy memilih menyusui anak-anak nya dan membiarkan Sean mandi dulu..dia masih mode diam dengan Sean biar rasa suami nya itu.


"Rasakan makan nya jangan sembarangan berinteraksi dengan orang lain" ucap Percy pelan sambil menggerutu.


Dia menatap wajah anak nya yang tengah terlelap setelah meminum ASI.. teduh, membuat nya nyaman dan hangat..dia harus kuat menjalani cobaan dalam rumah tangga nya..dia akan buktikan pada dunia bahwa dia lah pemenang nya.


Sean keluar dari kamar mandi dengan sudah memakai pakaian lengkap..dia akan memulai aksi nya membujuk sang istri yang masih mode diam..ini salah nya karena sembarangan berinteraksi dengan orang lain dan membuat orang itu malah mengejar nya.


"Sayang..mandilah biar twins aku yang jaga..maaf ya udah buat kamu nggak nyaman bahkan marah sama aku.. maafin aku sayang" ujar Sean tulus dan itu sukses membuat Percy meleleh.


"Hm" jawab Percy singkat sambil melangkah menuju kamar mandi.


Sesampai nya di kamar mandi Percy memegang dada nya yang berdebar-debar karena ucapan Sean..astaga hanya mendengar bujukan nya saja sudah norak jantung nya.


"Ck bahaya.. bisa-bisa aku luluh duluan sebelum dia kapok..huhh sabar Percy jangan keburu terbujuk akan bujukan dan rayuan nya" ujar Percy dalam hati menyemangati diri nya sendiri agar tidak terpengaruh oleh kata-kata Sean.

__ADS_1


Sementara Sean dia menghela nafas panjang..sabar Sean..ini salah mu..kau yang memancing nya wanita itu harus di bujuk ketika marah dan tugas pria adalah membujuk wanita.


"Huhhh.. wanita jika marah lama juga ya.. aku harus ekstra hati-hati kalau mau berbuat sesuatu apalagi menyangkut perempuan lain hiiih..istri ku benar-benar dalam mode ngambek" ujar Sean sambil menoel-noel pipi anak-anak nya.


Sean memilih untuk acuh jika mendapati hal serupa lagi..dia tak mau istri nya marah lebih lama lagi kepada nya, dia tersiksa kala di acuh kan sang Istri..rasa nya tidak enak.. Sean akan belajar dari tetua nya yaitu Rey,Daddy nya, Gio, El, Gian, Bryan,hingga Ray.


Ray juga pernah mengalami hal serupa dengan nya dan itu lebih fatal karena Ray lebih memilih percaya pada perempuan lain ketimbang Genie sepupu nya sendiri dan itu adalah kesalahan terbesar nya selama bersama dengan Genie..Sean akan belajar dari para suhu nya.


Gio adalah salah seorang pria yang wajib di acungi jempol dalam sejarah berumah tangga.. Gio tak pernah mau dekat dengan perempuan manapun selain keluarga nya saja..dia sangat menjaga perasaan pasangan nya..dia mengikuti jejak sang ayah yaitu Rey yang sangat menjaga perasaan istri nya yaitu Laura


Erick juga tipe pria yang sangat menjaga perasaan pasangan nya yaitu Nila..dia tak pernah mau dekat dengan perempuan lain karena jika Nila marah dia bisa tidur di luar berbulan-bulan dan tidak mendapatkan jatah selama berminggu-minggu lama nya.


Pernah sekali dia hampir membuat Nila salah paham dengan meladeni sepupu Nila yaitu Sassy..dia meladeni sikap Sassy hanya untuk sekedar mengancam atau menggertak tapi itu di anggap berbeda dari Sassy..Sassy menganggap Erick tertarik dengan nya dan melakukan berbagai cara untuk membuat rumah tangga nya retak.


Itu lah kesalahan para pria yang tak menyadari bahwa wanita ingin di nomor satu kan,wanita ingin di mengerti itulah wanita..kodrat nya memang di kejar bukan nya mengejar..di bujuk bukan membujuk.


*

__ADS_1


*


"Sayang..bicara sebentar ya..kita selesaikan masalah kita dulu ya.. aku tidak mau masalah ini semakin larut dan membuat keretakan rumah tangga kita hm?" ujar Sean mencoba membujuk Percy agar menyelesaikan masalah di antara mereka.


"Hm" jawab Percy singkat mencebik kesal.


Akhir nya mereka duduk di balkon sementara twins sudah terlelap di kamar masing-masing dengan para pengasuh nya..Sean mengajak Percy duduk di balkon agar bisa sekalian melihat pemandangan malam di luar kamar mereka.


"Sayang..maafin aku ya..aku nggak peka sama perasaan kamu..maaf aku bener-bener bukan laki-laki yang baik dan suami yang baik buat kamu..kamu boleh marah sama aku tapi jangan diemin aku kaya gini sayang..akan lebih baik kita berdebat jadi aku lega setidak nya kamu masih mau bicara sama aku daripada kaya gini..huhh jujur aku bener-bener nyesel sayang..apa kamu nggak mau maafin aku?" jelas Sean yang tak mau di diamkan sang istri.


"Ya..aku maafin tapi kamu juga harus tau Sean..bukan nya aku ngelarang kamu berinteraksi dengan orang lain tapi kamu juga harus bisa menempatkan diri pada hal yang semestinya..aku nggak masalah kamu jawab pertanyaan orang lain tapi lihat-lihat juga orang yang tanya..kamu juga bahkan nggak ngeh kalau orang itu ngikutin kamu dan mengira dia adalah istri dan i u dari anak ku..coba kalau posisi itu adalah aku..apa kamu nggak akan marah..apa kamu nggak akan cemburu..pasti kamu bakal marah kan..begitu juga aku Sean..aku cemburu liat kamu ngeladenin dia dengan tanpa sikap tegas kamu.. atau kamu sengaja ya mau di deketin sama dia hm?" ujar Percy menduga-duga hal yang tak mungkin menjadi mungkin karena pengaruh emosi dan cemburu dalam diri nya.


Sena langsung menggeleng cepat menolak tuduhan sang istri..astaga tidak pernah sekalipun dia punya pikiran konyol seperti itu..astaga istriku benar-benar cemburu.


"Sayang maaf.. maafin aku..aku salah maaf ya..jangan ngomong aneh-aneh hm..aku nggak ada niat sedikit pun buat kaya gitu..aku nggak mau kehilangan kamu sayang.. susah-susah aku dapetin kamu setelah dapet aku nggak akan menyia-nyiakan kamu sayang..maaf ya..aku salah..pukul aku sayang agar kamu puas hm?" Sean menjelaskan agar Percy tak berfikir terlalu jauh lagi mengenai diri nya yang lalai.


"Aku maafin..tapi jangan gitu lagi Sean..aku bener-bener nggak suka..lebih baik kamu bersikap seperti dulu daripada beramah-tamah dengan wanita lain" ucap Percy dalam rengkuhan Sean

__ADS_1


__ADS_2