Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 160_Pulau H In Love part 2


__ADS_3

Setelah mengantar Percy ke kamar..Sean kemudian turun untuk membuatkan makanan sesuai keinginan Percy tadi..entahlah wajah Percy tiba-tiba pucat..apakah karena bermain di pantai tadi sore hingga Percy sakit.


Astaga jika iya berarti dia yang telah menyebabkan Percy sakit..sial seharusnya dia menuruti perkataan Percy tadi sore.. arghh jika sudah begini hanya ada penyesalan kan bodoh.


Selesai dengan masakannya Sena memindahkan makanan itu pada piring yang sudah dia tata..dia membawa dua piring nasi goreng itu ke kamar juga satu gelas susu hangat untuk Percy.


Dia akan merawat Percy hingga sembuh ini salahnya yang tak menuruti keinginan Percy tadi sore..Aisha berkali-kali Percy mengingatkan nya tapi dia yang dasar nya benak akhirnya tidak mendengar kan peringatan sang istri dan malah melanjutkan permainan nya di tepi pantai dengan angin yang berhembus lumayan kencang.


"Sayang..bangun sayang sudah matang nasi goreng nya..makan dulu yuk"


"Sudah matang?"


"Iya..makan dulu ya..aku suapi"


"Biar aku sendiri saja sayang"


"No..jangan menolak aku tidak suka"


"Huhjj baiklah"


Percy di suapi oleh Sean..dia senang Sena begitu perhatian padanya..dia merasa sangat di cintai dan beruntung memiliki suami sesabar dan sebaik Sean.


Percy hanya berharap semoga tiada aral melintang lagi untuk kedepannya..dia tidak ingin ada masalah lagi setelah kemarin sudah membuatnya hampir kehilangan kewarasan nya.


"Terimakasih Sean..kau selalu perhatian padaku..aku sangat mencintaimu" Percy


"Aku juga sayangku..makanlah habiskan lalu minumlah obatnya" Sean


Iya suamiku" Percy


Percy menghabiskan makanan yang Sean buat dengan lahap..Sean terkekeh karena Percy sungguh unik..dia senang setidaknya makanan yang dia buat tidak mubazir.


Percy menghabiskan susu yang Sean buat..setelah habis perut Percy tiba-tiba bergejolak dan ingin segera di keluarkan isinya.


Percy lari ke kamar mandi dan mengeluarkan isi perutnya yang berupa nasi goreng tadi juga susu tadi.. Sean tentu saja terkejut dengan reaksi Percy yang begitu tiba-tiba.

__ADS_1


"Percy..hey are you ok?" tanya Sean.


"I think no..aku ingin_hoekkk" Percy


Lagi dan lagi Percy mengeluarkan isi perutnya..Sean membantu memijat tengkuknya agar memudahkan Percy dalam mengeluarkan isi perutnya.


"Sudah?" Sean


"Hm" Percy


Sean mengangkat Percy dan membawanya menuju kamar..dia membaringkan tubuh Percy perlahan..setelahnya Percy memeluk dan mendusel di dada Sean menghirup aroma dari suaminya dalam-dalam.


Rasanya nyaman..perutnya tak lagi bergejolak..dia tak mau jauh-jauh dari Sean.. dia ingin Sean selalu di dekatnya kalau jauh pasti dia akan bergejolak lagi dan akhirnya mengeluarkan isi perutnya kembali.


Sean seperti nya menyadari sesuatu..dia jadi teringat kakaknya Via yang juga berlaku seperti Percy saat hamil twins C dulu..apa mungkin tebakan nya benar..jika iya maka lobak junior surga berada di dalam perutnya.


"Sayang kapan terakhir kau kedatangan tamu bulanan mu hm?" tanya Sean lembut.


"Tamu bulanan..sekitar 3 bulan yang lalu sepertinya..aku rasa siklus mens ku tidak baik aku sempat ingin memeriksanya ke dokter tapi aku masih takut" jelas Percy


"Sesuatu yang aneh..apa itu.. sepertinya tubuhku baik-baik saja hanya saja memang aku rasa aku mengalami kenaikan berat badan..kau lihat dadaku semakin membesar dan perut__arghhh Sean jangan bilang__?" Percy sudah paham petunjuk dari Sean.


"Haha Ya aku rasa bayi lobak sudah di sini" ucap Sean sambil mengelus perut Percy.


"Se.. Sean..be...benar..kah..aku..aku..ha..mil?" Percy


"Sepertinya begitu sayang..kau cek dulu dengan test pack siapa tau hanya masuk angin aku juga tak terllau berharap lebih.. seandainya dia sudah ada di sini aku sangat bahagia tapi jika belum kita bisa pacaran lagi" Sean tersenyum hangat memberikan dukungan kepada istrinya.


"Baiklah..apapun hasilnya jangan kecewa jika tidak sesuai dengan harapan kita" Percy


"Iya sayang" Sean


Percy sudah beranjak dan meraih benda yang begitu tipis namun mampu membuat orang menjadi gila jika melihat hasil kerja dari benda itu.


Setelah kiranya 7 menit Percy keluar dengan wajah yang sudah berderai air mata..Sean bingung melihatnya dia bangkit dan memeluk Percy menenangkan istrinya yang tengah menangis.. sepertinya hasil nya tidak sesuai harapan mereka.

__ADS_1


"Kenapa menangis hm..jika tidak sesuai tidak apa-apa..masih banyak waktu untuk kita menanam bibit lobak kita lagi HM jangan menangis ssssttt" Sean membengkak dan menghibur sang istri.


"Aku hamil Sean" ucap Percy


"Iya aku tau kau hamil sudah tidak apa-apa jangan__apaaaa..kau serius?" ucap Sean baru loading dengan kata-kata Percy.


Percy tersenyum manis dan mengangguk menandakan sebagai jawaban..Sean terpekik dia melompat kegirangan tak lama dia menciumi seluruh wajah Percy hingga membuat Percy tergelak geli.


Sean mengangkat Percy dan memutarnya tak begitu hanya sebentar takut Percy jatuh dia tak mau terjadi sesuatu pada kedua kesayangannya.


"Sayang aku sangat bahagia..hahahaha akhir nya penantian kita selama setahun membuahkan hasil meski baru pecah sekitar hampir 4 bulan yang lalu..hahhaa aku bahagia sayang arghhhhhh terimakasih Percy" ucap Sean menuntun Percy ke atas ranjang.


Percy di dudukan dan bersandar di kepala ranjang sedang Sean dia berbaring telungkup dan menyingkap baju Percy dan mengelus perutnya yang terasa sedikit gundukan keras jika di raba dengan teliti.


"Hey sayang nya Daddy..kau sudah di sini.. welcome sayang jangan nakal lagi ya sama mommy.. sehat-sehat di sana Daddy akan selalu menjaga kalian dengan sekuat tenaga Daddy..cepatlah tumbuh sayang Daddy menantikan hari dimana bisa melihatmu di dunia ini" Sean mengelus serta mengecup perut Percy.


Sean melakukan video call dengan sang mommy dan keluarga nya yang lain juga..dia amat sangat bahagia dengan kehamilan Percy..sungguh tiada yang dapat dia lakukan selain bersyukur dan berterima kasih.


"Ya Sean.. bagaimana kabar kalian?" Nila


"Mommyyyyyyy..I love you so muchhhh" teriak Sean ketika melihat wajah sang ibu


"Hey bocah nakal..tidak usah teriak-teriak minta di hajar kau ya hah?" omel Nila yang kaget mendengar teriakan Sean putra keduanya.


"Hehehe mommy aku sangat bahagia..mommy tau kenapa?" Sean tersenyum lima jari.


"Hey singkirkan senyuman menjijikan mu itu Sean..uhh rasanya mommy ingin muntah" Nila.


"Ishhh mommy apa mommy tidak senang dan tidak ingin mendengar kabar dari kami?" sean.


"Cepat katakan lah kau ini bertele-tele sekali sih" Eric menimpali.


"Kalian akan menjadi Grandma and Grandpa lagi" Sean


"Oh jadi grand__apaaaa..kau serius?" Nila dan Erick bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2