
Hari ini Bryan dan Rey juga Deril akan melakukan aksinya yaitu memberi pelajaran pada Petter yang masih bekerja di perusahaan Bryan.
Bryan tak memecatnya dia akan membiarkan Petter di perusahaan nya agar rencananya semakin mudah dan tak kehilangan jejak..biarlah dia menjadi orang kejam sebentar agar kedepannya tak ada yang berani bertindak gegabah lagi seperti Petter.
Sampailah mereka di perusahaan Bryan..Rey, Deril beserta Bryan memasuki ruangan dimana Bryan tinggal.
Sampailah mereka di ruangan Bryan..Bryan mempersilahkan kedua nya masuk dan di susul dirinya beserta Robert yang kebetulan sudah menyambut kedatangan mereka.
"Selamat pagi tuan Rey,tuan Deril dan tuan Bryan" sapa Robert sopan.
"Pagi Robert" balas Rey dan Deril bersamaan.
Bryan hanya mengangguk sebagai balasan..Robert mendekati ketiganya dan menyerahkan beberapa berkas juga bukti di masa lalu mengenai keluarga Patridgo.
Rey dan Deril beserta Bryan melihat dengan seksama bukti bahwa perusahaan keluarga Patridgo telah mengkhianati kepercayaan dari keluarga Ivanders.
Di sana tertera bahwa ayah Pattrick juga melakukan penyelewengan dana sebesar 20 triliun untuk kepentingan pribadi nya..tak hanya itu saja ayah Pattrick juga terbukti melakukan tindak asusila terhadap 10 karyawan perempuan nya dan di ancam jika buka mulut maka keesokan harinya mereka akan lenyap dari muka bumi ini.
Ternyata gertakan ayah Pattrick bukan gertakan semata itu terbukti ketika satu di antara 10 wanita itu hendak melaporkan nya ke polisi namun dengan secepat kilat anak buah ayah Pattrick menyekapnya dan menjadi bahan pemuas nafsu secara bergilir hingga wanita itu tewas dan di buang di tempat pembuangan sampah.
"Dasar bedebah..dia pantas mati berkali-kali sialan" umpatan Bryan ketika melihat foto kondisi mayat si wanita yang penuh dengan luka di sekujur tubuhnya.
"Dia bahkan tidak pantas mendapatkan kematian sederhana..huhhemang keluarga brengsek" timpal Rey juga geram.
"Sudahlah lebih baik kita panggil Patrick kemari dan kita perlihatkan hadiah penyambutan dari kita" ucap Deril santai.
"Ya uncle benar..Robert tolong panggil kan Patrick kemari" titah Bryan pada Robert.
"Baik tuan"
__ADS_1
Robert keluar dari ruangan Bryan dan menuju tempat dimana Patrick berada..dia menjemput Patrick secara khusus agar tak menimbulkan kecurigaan.
Setelah sampai Robert mengatakan jika ada yang ingin Bryan bicarakan dengan nya.. Patrick mengikuti langkah Robert menuju ruangan Bryan..dalam hatinya terselip sedikit ketakutan tapi segera dia tepis dengan cara bersikap seperti biasanya.
Sampailah keduanya di depan ruangan Bryan..Robert mengetuk pintu ruangan Bryan dan terdengar sahutan dari dalam..Robert membuka pintu ruangan Bryan kemudian mempersilahkan Patrick masuk kemudian di susul dirinya.
Satu lantai khusus Robert kosongkan dan hanya ada mereka yang di dalamnya ruangan Bryan saja selebihnya sudah di pindahkan ke lantai bawahnya agar tak mengganggu aktivitas pekerjaan mereka.
"Tuan saya sudah membawanya" ucap Robert pada Bryan.
"Terimakasih Robert kau boleh duduk dan kau Patrick kemari lah duduk"
"Baik tuan"
Patrick tak menyangka akan bertemu Rey dan Deril di ruangan Bryan..nyalinya sedikit menciut ketika melihat dua orang itu berada dalam satu ruangan yang sama dengannya..astaga seperti sedang berada di rumah hantu saja.
"Begini Patrick..apa kau kenal dengan tuan Patridgo?"
"Tuan Patridgo..memang ada apa tuan?"
"Ini.. bacalah"
Bryan menyerahkan berkas yang Robert bawa sebelumnya pada Patrick.. Patrick meraih berkas itu dan membuka nya..setelah terbuka betapa terkejut nya dia melihat foto dimana sang ayah tengah menyetubuhi seorang wanita dengan tangan terikat serta sang wanita duduk di kursi.
Tak hanya satu foto bahkan 10 foto yang sama bahkan dengan kondisi wanita yang berbeda-beda.. Patrick semakin terbelalak ketika melihat data perusahaan ayahnya yang menyeleweng kan beberapa data perusahaan milik ayah bryan.
Patrick tak bisa berpikir jernih dia masih syok dengan segala bukti yang ada di hadapannya..apakah selama ini paman nya telah menipunya demi keuntungan nya sendiri..tapi bagaiman jika Bryan lah yang membohongi nya...sial dia harus pastikan ini.
"Apa maksud nya ini tuan?"
__ADS_1
"Aku kira kau mengenal tuan Patridgo karena nama belakang kalian sama yaitu Patridgo"
"Dia ayah saya tapi tidak mungkin ayah saya melakukan apa yang tertera di dalam kertas ini..apa anda melakukan penipuan terhadap saya tuan?"
"Penipuan..memang kau lihat aku ini orang yang kurang kerjaan Patrick?"
"Hahaha kau hanya ingin memfitnah ayahku dan memutar balikan fakta nya bukan..dasar licik"
"Wow.. akhirnya keluar juga taringmu.. bagaimana bekerja di perusahaan rival ayahmu Patrick pasti menyenangkan bukan..sayang sekali ayahmu telah mati dan tak bisa menjadi saksi dari bukti yang aku berikan ckckck"
"Brengsek..jangan pernah sebut ayahku dengan mulut busukmu itu sialan"
Patrick mulai terpancing dengan kata-kata Bryan..dia bahkan hendak melayangkan sebuah bogeman jika tidak di tahan Robert yang sudah bersiaga di belakang Patrick.
"Ternyata ayah dan anak tidak ada bedanya" ucap Rey menepuk pundak Patrick dan itu membuat Patrick menegang.
"Asal kau tau nak..jika kau meminta maaf dengan tulus dan menyadari kekeliruan mu mungkin kami akan memaafkan nya dan membiarkan kau hidup bebas dengan tenang tapi rasanya kau perlu di cuci dulu agar otakmu bisa sinkron dengan kenyataan..Deril tunjukkan rekaman serta bukti dari beberapa tahun yang lalu selama sepak terjangnya tuan Patridgo yang terhormat"
"Baik kau"
Deril mulai membuka laptop yang dia bawa dan membuka satu file yang berisi segala macam jenis bukti dari rekaman,video,foto,berkas,rekening gelap, transaksi ilegal, perdagangan di pasar gelap dan banyak lagi lainnya yang akan membuat Patrick jantungan.
Deril mulai memutar rekaman suara percakapan antara ayah Pattrick dengan beberapa rekannya juga asistennya dan paman Patrick juga.
Dalam rekaman itu mereka membahas mengenai masalah saham perusahaan Ivanders Group yaitu perusahaan ayah Bryan yang ingin mereka kuasai setidaknya setengah dari saham perusahaan itu berada di tangannya dengan cara mensabotase setiap rekan bisnis perusahaan ayah bryan.
Di rekaman selanjutnya ayah Pattrick berbincang dengan salah satu rekan bisnis perusahaan ayah Bryan dan mengompori bahwa ayah Bryan telah melakukan penggelapan dana pembangunan proyek besar yang telah mereka sepakati tentu itu membuat rekan bisnis ayah Bryan marah dan membatalkan kontrak kerjasama nya.
Di rekaman selanjutnya juga tak jauh berbeda dengan rekaman sebelumnya..puas dengan rekaman kini Deril memutar video dimana ayah Pattrick tengah merencanakan sesuatu dengan paman Patrick di sebuah cafe yang sudah di booking terlebih dulu agar nyaman dalam berbincang.
__ADS_1