
"Miley... Miley apa kau sudah selesai?" panggil Griffin dari luar.
Nihil..hening..tak ada suara.
Griffin cemas takut terjadi sesuatu dengan gadis itu akhirnya Griffin memberanikan diri untuk membuka pintu kamar mandi dan seketika dia tercengang melihat gadis itu tengah memejamkan matanya di dalam bathtub.
"MILEYYY" teriak Griffin yang membuat Miley kaget dan membuat matanya.
"Aaaaaa...sedang apa kau di sini hah..keluarrrrr" jerit Miley ketika menyadari bahwa Griffin ada di saat kamar mandi dan menatap ke arahnya.
Griffin juga jadi tersadar astaga ternyata gadis bodoh itu tengah terlelap menikmati kehangatan air dalam bathtub..bodoh kau Griffin.
"Ma..maaf..aku pikir kau..em..maaf" Griffin salah tingkah dan memilih keluar karena tak mau di anggap mesum.
"Griffin SIALANNNN" umpat Miley sambil memukul-mukul air di dalam bathtub itu.
Miley tidak menyangka bahwa Griffin Bernai masuk kedalam kamar mandi astaga kenapa dia jadi mesum..apa dia tadi sempat melihat sesuatu yang dia jaga.. arkhhh bodoh kau Miley kenapa malah tertidur sih.
"Sialan kenapa aku malah ketiduran sih..sudah sejauh mana si mesum itu melihat tubuhku..arghhh malunya aku" Miley mendumel tak karuan sambil memakai pakaiannya karena dia sudah merasa kedinginan.
Perlahan Miley mendekati pintu dan membukanya sedikit..Miley mengintip dari celah pintu apakah ada Griffin di sekitar sana..tidak ada..syukurlah.
Miley keluar dari kamar dan menuju dapur untuk mengambil minum.. tenggorokan nya kering karena asik mengumpat dan meracau tidak karuan mengumpat diri sendiri juga Griffin.
Ternyata untuk ngedumel juga butuh asupan ya..dia sekarang lapar..hahah lihatlah gadis bodoh itu benar-benar.
Di saya Miley tengah asik membuat sesuatu lebih tepatnya pasta tiba-tiba di sampingnya sudah ada Griffin yang tengah memperhatikan nya memasak.
Saking khusyuknya Miley memasak hingga tak menyadari bahwa ada Griffin yang tengah memperhatikan semua gerakannya..Miley menoleh tanpa sengaja melayangkan spatula nya ke arah Griffin.. reflek kaget.
"Astaga..jantungku" kaget Miley setelah melayangkan spatula panasnya pada wajah Griffin.
"Arkhhh sshhhh..kau awww" ringis Griffin merasakan panasnya spatula yang Miley kecupkan pada wajahnya.
"Ma..maaf..aku tidak sengaja..lagian salahmu mengejutkan ku" sesal Miley sambil menyalahkan Griffin.
__ADS_1
"Ssshhh..sudahlah..aww" jawab Griffin berlalu sambil meringis membersihkan sisa bumbu pasta di wajahnya.
"Sini biar ku bersihkan..maaf" Miley mengambil alih tisu yang Griffin pegang.
"Hm" Griffin.
Miley membersihkan wajah Griffin..karena tinggi Miley hanya sedagunya jadi Griffin mengangkat Miley dan mendudukkan nya di atas meja minibar di dapur itu.
"Arghhhhhh..apa yang kau lakukan?" Miley kaget ketika Griffin mengangkatnya layaknya anak kecil astaga.
"Sudah diam kau itu terlalu pendek..begini kan lebih baik" jawab Griffin santai.
Miley kaget karena tiba-tiba saja Griffin mengangkatnya ke atas meja dan di dudukan di sana..benar sih posisi itulah jadi lebih memudahkan Miley melap wajah Griffin.
Akhirnya Miley memilih diam dan terus membersihkan wajah Griffin..jarak mereka begitu dekat tanpa Miley sadari hanya sejengkal.
Griffin terus memandangi wajah cantik Miley..dia terus pandangi dan entah setan darimana hingga tatapannya tertuju pada bibir Miley.. bagaimana rasanya ya..dia juga tidak pernah merasakan bibir siapapun.
Entah dorongan darimana hingga membuat Griffin memberanikan diri untuk mengecup bibir Miley yang menantangnya.
Miley tentu saja terkejut bahkan melongo tak percaya.
"Ka..kau..mesu__mmpphhh" belum selesai Miley berkata-kata bibirnya sudah di bungkam oleh bibir Griffin.
Miley yang masih terkejut hanya diam tak bergerak..lama tak ada penolakan atau protes dari Miley Griffin memberanikan diri untuk menggerakkan bibir nakalnya.
Griffin mellumat bibir Miley dan menggigit bibir itu hingga terbukalah jalan agar Li dah nya bisa menerobos masuk dan mengobrak abrik isi dalamnya.
Saat Miley sudah sadar sepenuhnya tanpa sempat melawan tangannya di cekal dan di tahan oleh satu tangan Griffin sedang satunya lagi dia tahan di tengkuk Miley untuk memperdalam llumatan nya.
Miley yang mendapat sensasi baru di bibirnya itu merasa aneh..astaga first kiss nya sudah di colong si mesum sialan..tubuhnya tak bisa menolak perlakuan Griffin.
"Enghhh" lenguhan dari Miley membuat Griffin sadar dan perlahan melepaskan pagutannya
Griffin menatap mata Miley dan mengusap bibir basah Miley dengan jempol nya..dia tersenyum entah kesurupan atau apalah hanya Griffin yang tau.
__ADS_1
"Kau kaku sekali..apa kau tak pernah melakukan ini dengan pacar atau mantanmu?" pancing Griffin
"A..ak..aku..ti..dak..pernah" jawab Miley terbata dengan rona merah di wajah nya.
"Hey jangan bilang this is your first kiss?" tebak Griffin merasa beruntung.
Miley mengangguk dan menunduk..astaga wajahnya sudah semerah apa ini..astaga kenapa memalukan sekali sih.
"Hey jangan menunduk..tatap aku..ini juga pertama kali untuk ku..kau yang pertama..so apakah kau mau menjadi kekasih ku ah tidak istriku?" ucap Griffin.
"Hah?" Miley lagi dan lagi terkejut dengan pernyataan dari Griffin.
"Hey bagaimana..Will you marry me..mungkin ini terdengar seperti lelucon tapi aku serius Miley..maukah kau menjadi pendamping hidup ku?" lamar Griffin dadakan.
"Kau..kau..jangan..main..main.." ucap Miley deg-degan dana terbata saking kagetnya.
"Aku serius Miley" tatapan Griffin serius mengarah pada mata Miley.
"Aku..aku__"
*
*
"Sayang kau sedang apa..wah cantik sekali bunganya" puji Sean ketika melihat Percy tengah menanam bunga-bunga baru setelah beberapa bunga telah mati.
Percy hanya mengangguk sebagai jawaban itupun anggukan kecil..Sean tak masalah..dia tetap bersyukur karena istrinya sudah menunjukkan sedikit perubahan meski tidak terllau signifikan tapi itu sudah lebih dari cukup daripada istrinya yang awal-awal baru datang ke sini seperti mayat hidup.
Sean terus memperhatikan kegiatan Percy.. Percy tak terganggu dia bodoh amat tidak memperdulikan Sean..dia hanya fokus pada bunga yang tengah dia tanam..bunga Lily..ya Percy suka bunga Lily bahkan di rumah semua vas di isi bunga itu.
Kegiatan ini sudah berlangsung sejak lepas dari boneka yang Percy anggap anak nya.. Sean belum mau memperlihatkan kehidupan laut lagi karena bisa saja di luaran sana banyak wanita hamil dan itu akan berdampak pada ingatan Percy bisa-bisa istrinya itu bukan sembuh malah semakin parah.
Ada waktu nya untuk Percy bisa melihat kehidupan di luaran sana dengan bebas tapi bukan sekarang karena sekarang fokus Sean hanya pada pemilihan Percy.
"Sayang kau mau memasak tidak?" tanya Sean mencoba untuk memberikan satu kegiatan lagi untuk Percy.
__ADS_1
Percy terdiam sejenak sebelum akhirnya dia mengangguk..bagai berada di fase awal jatuh cinta hati Sean berbunga-bunga mendapat respon anggukan dari Percy.. bahagia nya.