Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 185_Cara Asuh


__ADS_3

"Woahhh kalian benar-benar pasangan yang unik..aku saja harus menjalani pengobatan lagi pasca depresi karena keguguran anak pertama kami..saya itu adalah masa-masa terpuruk dalam keluarga kami..tapi aku berhasil melewati nya dan mendapatkan bonus 2 anak mengganti kan nya yang telah pergi..sedih pasti tapi Tuhan akan selalu membalas kesabaran umat nya dengan cara yang kita tidak tau.. aku bersyukur kau sudah ada yang menjaga begitupun aku..sekarang kebahagiaan ku adalah bersama keluarga ku juga orang terdekat ku" ujar Percy tersenyum mengingat perjalanan panjang menuju kebahagiaan yang tengah dia rasakan.


Miley membenarkan semua perkataan Percy..dia juga merasakan hal yang sama dengan apa yang Percy rasakan..dia sangat bersyukur di balik semua masalah yang menimpa nya ternyata Tuhan telah menyiapkan rencana indah nya.


*


*


"Sayang kalian lagi apa..seru sekali?" tanya Sena ketika selesai berbincang dengan Griffin mengenai pekerjaan.


"Sayang..kami hanya mengobrol saja..Hay Griffin..kau hebat bisa menaklukkan gadis liar ini" ujar Percy pada Griffin asisten suami nya.


"Tidak nona..saya hanya beruntung karena di pertemukan dengan nya saja itupun perantara atas kejadian yang menimpa anda nona" ujar Griffin jujur dan terbuka.


"Benarkah..kalau begitu kau harus menyiapkan hadiah spesial untuk kedua anakku.. bagaimana?" ucap Percy tak serius.


"Tentu nona..itu sudah dari jauh-jauh hari kami siapkan" ujar Griffin


Semua yang ada di sana tertawa mendengar perkataan Percy dan Griffin..jarang sekali Griffin berbicara banyak selain pada Sean dan istri nya itu tapi sekarang pada Percy juga sudah mau terbuka.


Sungguh suatu kemajuan pesat pengaruh Miley terhadap kehidupan Griffin yang tadinya lurus bagaikan jalan tol dan juga monoton tak ada warna.


Mereka masih di rumah Erick hingga sore menjelang dan mereka pulang.. sebenarnya Percy meminta mereka untuk menginap tapi Griffin tidak enak hati dan memilih lain waktu saja jika akan menginap.


Mau tidak mau rela tidak rela Percy membiarkan sahabatnya pulang dengan suami sendiri..toh rumah mereka tidak terlalu jauh dari rumah Erick mertua Percy..kapan pun dia mau dia bisa berkunjung sebentar untuk melepas rindu tentu dengan penjagaan yang di pimpin oleh Sean secara langsung.

__ADS_1


"Sean,apa kau tak mau memimpin perusahaan lagi..kasihan Griffin 2 tahun lebih dia tak istirahat karena mengganti kan mu" ujar Erick ketika mereka telah berada di ruang kerja Erick.


"Mungkin seminggu lagi dad..aku tak mungkin membiarkan Percy kerepotan sendiri mengurus twins meski ada kalian yang membantu..kalian tau sendiri kan dia seperti apa orang nya?" ujar Sean menjelaskan.


"Yah Daddy tau..baiklah kau atur saja kalau perlu ajak Percy kembali bekerja agar dia tak terlalu berdiam dan malah stres memikirkan anak-anak saja" saran Erick pada Sean agar memikirkan kondisi psikologi dari Percy sendiri.


"Iya dad..kalau sekarang seperti nya belum bisa..mungkin nanti saat usia twins 2 tahunan atau sudah bisa di tinggal..Sean nggak mau anak-anak kekurangan kasih sayang orangtuanya" jelas Sean mengenai apa yang dia takutkan.


"Baiklah..terserah kau saja asal kau tau kami akan selalu ada jika kalian butuh bantuan jangan sungkan untuk meminta tolong pada kami karena kami adalah keluarga kalian..paham?" ucap Erick memberi pengertian pada anaknya.


"Iya dad aku paham.. terimakasih atas dukungan kalian" Sean berterimakasih kepada keluarga nya karena selalu ada saat dia butuh.


*


*


"Sayang" panggil Sean mendekati snag istri dna mengecup kening dan bibir nya lalu berlatih pada sang putra.


"Sayang Daddy..hey kalian ngapain hm..ulu..ulu anak Daddy nggemesin banget sih" ujar Sean mengecupi pipi tembem sang putra.


Anak-anak Sean dan Percy termasuk anak yang pertumbuhan nya cepat..usia mereka baru beberapa hari tapi badan mereka sudah lebih berisi juga terbentuk sempurna sampai tumpah-ruah.


Baik Sean maupun Percy mereka tak pernah memanjakan twins tapi memberikan perhatian namun tidak berlebih..mereka tau porsi yang harus mereka berikan dan tuangkan pada kedua anaknya.


Mereka tak mau anak-anaknya menjadi anak-anak yang manja di suatu hari nanti jika sudah besar.. Percy hanya ingin yang terbaik untuk kedua putranya..begitu pun Sean dia setuju dengan cara asuh istri nya..dia sebenarnya ingin memanjakan kedua putra nya tapi setelah dia menimbang-nimbang lagi benar apa kata istri nya.

__ADS_1


"Terimakasih sayang..kau yang terbaik" ujar Sean mencium kening sang Istri.


Percy dan Sean kembali ke kamar nya.. mereka meninggalkan kamar anak-anak karena kedua anaknya sedang terlelap setelah bermain sebentar dan menyusu pada Percy.


Sampai di kamar Sean langsung memeluk sang istri..dia harus menahan diri agar tak menyergap istri nya karena desakan birrahi nya yang kian melonjak.


"Sayang.. aku menginginkan mu" ucap Sean dengan nafas yang kian memburu panas di tengkuk Percy.


Percy tau jika dirinya belum bisa melakukan penyatuan dengan suaminya..dia tau cara agar suaminya bisa puas tanpa penyatuan..dia akan mencobanya..ini sesuai saran Nila mertuanya.


"Aku bantu" ucap Percy membalik badan nya.


"Tapi kamu belum bisa sayang..aku nggak mau menyakiti mu di saat__" ucapan Sean terpotong kala Percy membungkam bibir Sean dengan ciuman nya.


Li dah mereka saling terpaut dan bermain di dalam mulut masing-masing..tak sampai di situ..tangan Percy melepaskan kaos Sean dengan cepat..dia membuang semua semua urat malunya demi memuaskan sang suami.


"Sayang" ucap Sean dengan ajah terkejut.


"Ssttt...diam dan nikmati" potong Percy menatap wajah suaminya yang benar-benar sudah terpancing.


Sean menurut..kini tubuhnya sudah puollos sementara Percy hanya bagian atasnya yang setengah puollos karena dua bola kenyalnya masih tertutup kacamata khusus.. Sean yang tak tahan kini melepas paksa kacamata penutup bola kenyal itu dan langsung meng ullum salah satunya sementara satunya di mainkan bagai squisy.


Percy mellengguh dan mendessyah kala Li dah Sean mulai men ji laa ti pucuk kelereng merah kecoklatan itu dengan rakus hingga air putih yang tak lain adalah asi nya keluar dan di minum sang suami.. Percy tak menolak dia membiarkan Sean melakukan apapun pada atasnya tapi tidak untuk bawah nya.


"Sayang" panggil Sean yang kian melonjak-lonjak.

__ADS_1


"I know"


Percy mulai menurunkan badannya..dia mensejajarkan wajah nya pada ba tang tegak yang sudah menantang itu dan memegangnya dengan lembut membuat Sean frustasi.


__ADS_2