Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 158_Semakin Dekat (Miley dan Griffin)


__ADS_3

Mereka sehabis melakukan kegiatan enak-enak.. Percy sangat bringas sekarang..dia sudah bermain memimpin kegiatan enak-enak mereka..Sean justru senang karena Percy sudah tidak takut lagi.


"Sayang aku mau lagi" Sean


"Baiklah" Percy


Dan mereka melakukan enak-enak lagi dengan penuh semangat dan cinta.. berharap semoga benih-benih yang mereka tanam segera bertumbuh dalam rahim Percy.


Sudah hampir 2 bulan setelah pecah perawan mereka melakukan nya..tak pernah absen sama sekali hanya saja jangka nya seperti minum obat 3 kali sehari.


Sean tak mau Percy kembali teringat kejadian tempo dulu..susah payah dia mencoba segala cara untuk Percy agar Percy kembali seperti dulu..dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan bagus ini.


Keesokan paginya baik Percy maupun Sean mereka terlihat baru selesai berolahraga yang sesungguhnya..Sean dengan gym nya dan Percy dengan yoganya.


Setiap hari selalu tidak ketinggalan kegiatan olahraga seperti itu karena bisa membangun kebersamaan mereka agar lebih dekat lagi..kegiatan rutin itu tak pernah mereka lupakan juga untuk kebugaran jasmani bisa juga untuk melatih otot dan tubuh mereka.


"Sayang kau lapar tidak?" Sean


"Hu'um..biar aku yang memasak kali ini sayang kau pasti lelah" Percy mengelap keringat di pipi Sean


"Baiklah..yang simpel saja sayang" Sean


"Iya sayang" Percy


30 menit kurang akhirnya makanan sudah siap..nasi goreng menjadi pilihan mereka untuk sarapan pagi ini dan mengawali kegiatan mereka di pagi nan cerah ini.


"Sayang kau sudah siapkan semuanya?" Sean


"Sudah sayang tinggal berangkat saja nanti malamnya" Percy


"Baiklah..kau yang terbaik cintaku" Sean.


"Gak usah gombal pagi-pagi" Percy terkekeh.


Mereka tertawa di sela-sela sarapannya..sungguh kebersamaan seperti inilah yang mereka sukai dari pasangannya..Sean sangat menyukai Percy yang sudah kembali seperti dulu dan Percy menyukai Sean yang sangat manis padanya.


......MILEY DAN GRIFFIN.......


"Miley Ayo makan siang dulu" Griffin mengajak Miley makan siang akrena sudah jamnya makan siang.


"Baiklah" Miley menyetujui ajakan makan siang atasannya itu.


Mereka berdua menuju satu cafe yang dekat dengan kantor..Miley tak mau jauh-jauh dari kantor takut Frank bisa menemukannya..dia tak mau jadi umpan hanya untuk membawa Percy kembali.

__ADS_1


"Kau mau pesan apa?" tanya Griffin setelah nyaman duduk di kursi cafe.


"Emm.. terserah anda saja tuan..saya tidak pemilih" ucap Miley menyerahkan urusan makanan pada Griffin


"Hmmm jangan panggil tuan karena ini di luar jam kantor..jangan terllau formal kita sama hanya bawahan" Griffin


"Tapi anda jelas lebih jauh di atas saya tuan" Miley


"Sekali lagi formal dan memanggil saya tuan maka kau akan aku hukum" Griffin


"Eh..baiklah. terserahmu saja" pasrah Miley.


Setelah memesan makanan mereka mulai memakan makanan itu dengan tenang dan tanpa suara..Miley sebenarnya gerogi padahal setiap hari ketemu tapi masih saja gerogi entahlah mungkin ada sesuatu dengan nya.


"Bagaimana makanannya?" Griffin


"Enak..kau pandai memilih ya?" Miley


"Benarkah?" Griffin


"Iya..sangat enak" Miley.


Obrolan masih berlanjut hingga jam makan siang telah habis..mereka kembali lagi ke kantor dengan berjalan kaki karena hanya 50 langkah dari kantor.


Setelah kembali ke ruangan masing-masing..baik Miley maupun Griffin mereka sama-sama mulai mengerjakan pekerjaannya yang masih tersisa.


Setelah interkom di matikan Miley langsung menuju ke lantai bawah untuk menjemput tamu penting perusahaan yang tak lain adalah klien dari luar negeri.


Miley menyambut si klien dengan ramah dan baik dia mengantar klien menuju ruangan Sean dimana Griffin telah menunggu kedatangan mereka.


Tokkk


Tokkk


Tokkk


"Masuk" sahut Griffin dari dalam.


Ceklek.....


"Permisi tuan tamu anda sudah datang" Miley sopan .


"Suruh masuk" Griffin

__ADS_1


"Baik..silahkan tuan Tarigan" Miley mempersilahkan tamunya masuk dengan Miley menahan pintu agar tak tertutup.


"Terimakasih nona" ucap tuan Tarigan.


"Sama-sama..saya permisi tuan" pamit Miley pada semuanya.


Griffin tau Miley akan membuatkan minuman untuk kliennya itu..ini lah yang dia suka dari Miley kecekatan dan ketelatenan serta kesabaran nya dalam menghadapi situasi yang ada.


Griffin pun mulai berbincang dengan kliennya sementara menunggu Miley datang dengan membawa minuman beserta kudapan.


Perbincangan mereka masih berlanjut hingga pintu di ketuk dan terlihatlah Miley yang sepertinya kerepotan membawa satu nampan besar berisi 4 minuman juga satu piring kudapan serta 2 toples makanan ringan.


Griffin dengan sigap membantu Miley membukakan pintu agar Miley bisa masuk dengan mudah..tak lupa juga Griffin membantu menghidangkan minuman dan makanan itu pada tamunya.


"Silahkan di nikmati tuan-tuan sekalian" Griffin sopan.


"Terimakasih tuan Griffin..pelayanan kalian sungguh menyenangkan..saya terkesan dengan penyambutan di awal serta kecekatan nona Miley dalam mengantar kami ke sini..sungguh saya kagum dengan nona Miley juga anda yang tak malu membantu nya" tuan Tarigan.


"Tidak apa-apa tuan..sudah jadi kewajiban kami menyuguhkan yang terbaik dari kami untuk anda sekalian" Griffin.


Miley duduk di sebelah Griffin dengan mencatat point-point penting dari perbincangan mereka.


"Baiklah tuan Griffin saya harap kerjasama ini bisa segera di laksanakan..saya sungguh tidak sabar ingin bekerjasama dengan perusahaan ini..dua mengidolakan tuan Rey sejak usia saya masih 15 tahun..saya berharap kelak saya bisa bekerja sama dengan perusahaan keluarga tuan Rey..ah saya jadi curhat.. maaf" tuan Tarigan.


"Tidak apa-apa tuan..saya juga pengagum tuan Rey.. secepatnya akan saya beri kabar mengenai kerjasama ini" Griffin.


"Baiklah kalau begitu kami pamit dulu tuan nona.. permisi" tuan Tarigan.


"Silahkan tuan..biar saya antar" Griffin.


Griffin mengantar tuan Tarigan di temani Miley..setelahnya mereka kembali ke ruangan masing-masing dengan ruangan Griffin sudah bersih dari gelas-gelas kotor bekas tadi.


Miley benar-benar cekatan tanpa harus di pinta dulu..dia sangat menyukai cara kerja Miley juga kepedulian nya.


"Miley nanti malam maka di luar saja bagaimana..kau tidak usah memasak kau pasti lelah" Griffin


"Em..baiklah kalau tidak merepotkan" Miley.


"Tidak akan..baiklah selamat bekerja kembali" Griffin.


"Iyah" Miley.


Miley melanjutkan pekerjaannya karena dia masih memiliki waktu cukup agar bisa menyelesaikan pekerjaan nya itu.

__ADS_1


Griffin pun sama dia juga segera menyelesaikan pekerjaan nya agar bisa makan malam tepat waktu bersama Miley..tak terasa hari sudah beranjak sore.. Griffin telah selesai dengan pekerjaan nya..dia bergegas bersiap karena akan makan malam dengan Miley.


Dia akan mencari referensi restoran yang enak dan romantis agar suasana makan mereka lebih tenang dan nyaman.


__ADS_2