
"Apa kau siap babak selanjutnya baby?"
"Hah..jangan bercanda by?"
"No aku serius..aku ingin mencoba semua tempat baby..sekarang mari kita ke ruang tamu"
"By are you crazy?"
"Sudah ku bilang hanya ada kita berdua di rumah ini baby..semua tirai sudah ku tutup dan pintu sudah ku kunci juga gerbang sudah aman jadi ayo kita mencoba pengalaman baru kita sayang"
Belum sempat Via menjawab Bryan sudah mengangkatnya menuju ruang tamu..mereka berdua keduanya tidak me maa kai apapun..jika ada yang melihat mereka sudah bisa di pastikan akan pingsan seketika.
Sampailah mereka di ruang tamu..Via benar-benar menganga melihat semua ruangan sudah tertutup rapat dan tak ada celah untuk orang lain bisa mengintip aktivitas mereka.
Tadinya Bryan ingin berma in di sofa ruang tamu tapi setelah melihat meja makan dia jadi ingin mencoba di sana lebih dulu..ah pasti menyenangkan.
"Baby kita coba di meja makan dulu bagaimana hm?"
"Jangan gila by..di sofa saja"
"Tapi aku ingin di meja makan baby..ya..ya..ya hm?"
__ADS_1
"Terserah kau saja by"
Via hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Bryan..toh sama-sama en ak kan jadi ikut saja lah.
Bryan mendudukan Via di atas meja makan posisi mereka berhadapan setelah itu Bryan mulai mellumat bibir nakal istrinya.
Dan permainan mereka pun berlanjut di meja makan..Bryan benar-benar sudah hyper dengan kegiatan menyenangkan mereka..dia tak perduli tempat dan waktu yang penting enak gitu.
Setelah selesai dengan kegiatan menyenangkannya kini keduanya terkapar tak berdaya dengan nafas memburu serasa habis maraton.
"Huhh baby kau sungguh luar biasa..aku puas sekali baby"
"Huhh..huhhh..aku..le..lah by"
"Baiklah ayo ke kamar,kita bersihkan diri dulu"
Via hanya mengangguk dalam pelukan Bryan..Bryan mengangkat Via menuju kamar mereka untuk membersihkan diri..setelah itu mereka memilih tidur karena tenaga mereka habis terkuras oleh kegiatan tadi.
"Sial..dasar wanita tidak berguna..sudah aku ingatkan untuk hati-hati tapi dia masih ceroboh dan malah sekarang tertangkap..arkhhhh dasar bodoh"
Pria itu menghempaskan semua barang-barang yang ada di ruangan itu dengan perasaan kesal dan marahnya pada wanita rekannya yang telah gagal.
__ADS_1
Pria itu kembali berfikir lebih dalam bagaimana caranya menghancurkan saingannya..dia berjanji akan menghancurkan pria itu dengan tangannya sendiri.
"Aku tau harus bagaimana..ya..hahhahah..ide briliant..tunggulah sebentar lagi keparat"
Setelah memikirkan ide baru..pria itu menuju sebuah tempat yang akan membantunya melancarkan aksinya..dia yakin aksinya kali ini tidak akan gagal.
"By bangun" ucap Via membangunkan Bryan.
"Hmm..kenapa baby..aku masih ngantuk"
"Sudah malam bangunlah..aku lapar"
"Hm..ya aku bangun"
Bryan duduk di kasur sambil meregangkan ototnya..pegal tapi menyenangkan jika dia memikirkan kembali kegiatan mereka tadi..ah dia ingin mencobanya di balkon nanti.
"Kita pesan makanan saja bagaiman baby?"
"Hm..aku sangat lapar by..ini semua gara-gara kau"
"Iya..iya..maafkan aku baby..cup"
__ADS_1
"Cepatlah aku akan makan roti dulu..benar-benar perutku sudah berdemo"
Via turun dan menuju dapur untuk membuat roti isi..dia lapar sekali..mereka bermain dari sebelum jam makan siang hingga sore dan akhirnya karena kelelahan mereka tertidur dengan perut kosong.