
"Thanks Miley..kau juga hebat bisa menaklukkan hati Griffin" goda Percy yang membuat Miley merona.
"Ishhh apaan sih..sudah jangan membahas mengenai percintaan ku..sekarang bagaimana cara nya menyingkirkan si kampret satu itu" ujar Miley kesal dengan si kampret jika mengingat kembali kejadian itu.
"Kampret..siapa?" tanya Percy yang bingung dengan siapa yang Miley maksud kampret.
"Franklin Delano seorang pria yang amat sangat menggilai mu hingga hampir menculik ku saat kau tak ada di sini..dia benar-benar sudah gila jika saja aku tidak di selamatkan suamiku waktu itu aku tak tau apa yang akan terjadi..sungguh ingin rasanya aku bunuh pria satu itu tapi entah lah sekarang dia menghilang bagaikan di telan bumi..kau harus hati-hati jangan pernah keluar dari rumah tanpa pengawasan" Miley mementingkan peringatan agar Percy lebih berhati-hati.
"Sialan..ya tuhan aku tak menyangka dia benar-benar melakukan hal gila seperti itu..maaf Miley gara-gara aku kau harus menjadi bahan incaran si brengsek itu..aku benar-benar minta maaf Miley" ujar Percy menyesal karena a Baru tau mengenai apa yang teman nya alami.
"It's ok..aku pun sudah tak tinggal di apartemen Genie lagi karena sekarang Griffin sudah membeli rumah yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah ini..kau tenang saja si brengsek itu tidak akan bisa mendekati kita lagi karena kita memiliki pelindung yang siap siaga menjaga dari kejahatan di luaran sana" ujar Miley tersenyum hangat menenangkan Percy yang masih terlihat bersalah karena dirinya tidak ada di saat sahabatnya mengalami hal itu.
__ADS_1
"Hm.. aku akan selalu di rumah dan takkan keluar-keluar jika tidak bersama Sean ataupun keluarga yang lain..aku tak mau si brengsek itu menyakiti keluarga ku terutama twins" ujar Percy memutuskan.
"Good choice..sudah sekarang lebih baik ceritakan bagaimana kalian bisa menikah tanpa aku tau dia malah mendapat bonus anak-anak" ucap Miley ingin tau.
"Ck..sudahlah jangan memintaku menceritakan kisah ku lebih baik kau ceritakan kisah mu aku sangat penasaran..karena setahuku Griffin pria yang kaku dan sudah tersenyum bahkan tak pernah dekat dengan wanita..kau benar-benar tokcer bisa mendapatkan nya..ceritakan aku sangat penasaran" tekan Percy agar Miley mau menceritakan tentang hubungan nya dengan Griffin.
Miley jadi bersemu kemerahan wajahnya..astaga apakah dia harus menceritakan perjalanan yang tak terlalu panjang dalam kisah mereka..oh God dia benar-benar malu karena lebih baik tidak ada yang tau.
"Ck..kau ini..baiklah..baiklah..jangan tertawa" ujar Miley mengalah.
"Oke.. cepatlah" Percy menurut.
__ADS_1
"Huhhh semua di mulai ketika kau di culik tiga mantan karyawan Richard Corps yang Sean pecat karena penggelapan uang perusahaan..saat kau di culik di rumah sakit bersama Sean..aku di antarkan pulang oleh salah satu bodyguard Sean.. bodyguard itu menelfon Griffin karena dia harus mencari keberadaan kalian.. Griffin datang ke apartemen Genie hanya untuk melihat keadaan ku..saat itu aku masih belum sadar dari pengaruh bius nya.. aku tau kisah ini juga dari Griffin yang aku paksa untuk bercerita...
Mulai dari saat itu kau harus ke luar negeri bersama Sean karena kalian butuh pengobatan terutama kau..kau mengalami trauma akibat ulah tiga pria brengsek itu,saat kau pergi aku benar-benar khawatir aku tanya pada Griffin mengenai keberadaan mu tapi dia hanya berkata bahwa kau baik-baik saja maka dari itu aku lega meski dalam hatiku belum puas akan jawaban yang dia berikan.. aku berusaha menahan diriku agar tak bertanya banyak karena aku tau dia orangnya tidak suka banyak bicara...
Sampai suatu hari ketika aku di angkat menjadi sekertaris dan menggantikan mu..aku mulai dekat dengan dia tapi masih berjarak..aku juga sadar dia tidak mungkin menyukai ku karena aku pikir waktu itu dia adalah seorang gay..hahah bodoh..aku benar-benar berfikir konyol mengenai dia karena dia tidak pernah dekat dengan perempuan manapun.. aku memilih pulang karena hari semakin sore..sialnya saat aku hendak menyetop taksi tiba-tiba si Frank sudah ada di sana dan mencekal lengan ku..aku tentu saja memberontak dengan terlibat sedikit perkelahian dengannya..
Ketika aku hampir tak kuat melawan nya aku menendang aset berharga nya dan ketika dia lengah aku berlari sekuat tenaga untuk kembali ke perusahaan karena aku merasa di perusahaan lebih aman namun sial dia malah menembak kakiku dan pada saya dia hampir menyeret ku ke dalam mobilnya sebuah tendangan bebas mendarat di punggung nya tentu itu dari suamiku..dia melihatku di seret paksa untuk masuk kedalam mobilnya dengan kaki ku yang berdarah-darah.. aku senang setidak ya tuhan masih memberikan kesempatan kedua untuk ku terbebas dari si brengsek itu..
Dia membawaku ke apartemen miliknya karena dia takut si Frank akan mengikuti ku atau membayar seseorang untuk memata-matai ku..dia tak mau ambil resiko dan akhirnya aku pun setuju untuk tinggal bersama nya..kami tidur di kamar yang bersebelahan..setiap hari aku memasak kan makanan untuknya sebagai tanda terimakasih karena mau menjaga dan melindungi ku..dari situlah aku dan dia semakin dekat hingga suatu hari dia melamar ku namun aku berjanji akan menerima nya kalau aku tau keadaan mu..aku sungguh mengkhawatirkan mu yang entah dalam keadaan baik-baik saja tau tidak..dan akhirnya aku mendapat kan lebaran mengenaimu juga fotomu yang tengah duduk menata bunga-bunga di vas..aku lega dan aku menerima lamarannya..tak lama setelah lamaran itu kami menikah dan telah di karuniai seorang pria mungil yang wajahnya duplikat dari ayahnya..dia hanya menumpang di rahim ku..menyebalkan" ujar Miley ketika selesai bercerita tentang perjalanan kisahnya dengan Griffin.
"Woahhh kalian benar-benar pasangan yang unik..aku saja harus menjalani pengobatan lagi pasca depresi karena keguguran anak pertama kami..saya itu adalah masa-masa terpuruk dalam keluarga kami..tapi aku berhasil melewati nya dan mendapatkan bonus 2 anak mengganti kan nya yang telah pergi..sedih pasti tapi Tuhan akan selalu membalas kesabaran umat nya dengan cara yang kita tidak tau.. aku bersyukur kau sudah ada yang menjaga begitupun aku..sekarang kebahagiaan ku adalah bersama keluarga ku juga orang terdekat ku" ujar Percy tersenyum mengingat perjalanan panjang menuju kebahagiaan.
__ADS_1