
Via sampai di rumah..dia bergegas masuk kedalam rumah dan ketika sudah di dalam dia melihat seseorang yang sudah lama tidak dia lihat..astaga apakah dia sedang bermimpi.
"Sean..astaga my brother" Via menjerit senang ketika melihat Sean adiknya.
"Yooo my sister..miss you"
Mereka berpelukan karena memang rindu dengan satu sama lain yang sudah hampir 5 tahun tidak bertemu.
"Kemana saja kau anak nakal hah..masih ingat jalan pulang ternyata"
"Hey awshhh sakit..lepaskan dulu arkhh"
"Tidak akan sebelum kau menjawab dengan jujur"
Via masih menjewer telinga Sean hingga memerah..mereka memang sudah biasa melakukan hal seperti ini juka sudah lama tidak bertemu.
Nila,Erivk dan Rico hanya menatao jengah kedua kaka dan adik di hadapannya..benar-benar seperti tom jerry.
"Sudah Via kasihan adikmu" lerai Erick yang sudah jengah melihat kelakuan kakak beradik itu.
"Sudah ka kasihan ka Sean..dia batu kembali masa sudha di aniaya" tambaj Rico membela Sean.
Via melepaskan Sean karena dia juga kasihan dengan bocah satu itu.
Via mendekati Sean dan memeluknya penuh kerinduan..jujur dia rindu dengan afiknya itu tapi dia juga kesal karena sudah lima tahun tidak pernah kembali.
"Miss you so much brother"
__ADS_1
"Hehe miss you too sister"
Akhirnya selesailah sudah drama hukum menghukum di antara kakak beradik itu..kini meteka tengah berkumpul di ruang keluarga menghabiskan waktu bersama..sepertinya Sean akan tinggal di negara x seterusnya karena pekerjaannya di negara sana sudha bisa di handle orang kepercayaannya.
"Sean kau sebaiknya menggantikan kakamu saja..daddy kasihan dengan kakakmu yanh selalu di goda oleh kliennya apalagi ketika kliennya itu laki-laki muda" ucap Erick menyarankan.
"Benarkah dad..adakah laki-laki yang mau dengan si galak itu?"
"Hey apa maksudmu si galak hah?"
"Tuh kan baru di bilangin"
"Ishh tau ah"
Mereka hanya tertawa melihat wajah kesal Via..bagi mereka menjahili Via itu adalah kesenangan tersendiri..selain Via adalah anak perempuan satu-satunya di rumah mereka Via juga paling pengertian dan mudah di jahili.
"Let's go"
Di meja makan mereka makan dengan tenang sesekali Sean akan meledek sang kakak ataupun sang adik yang sifatnya hampir sama dengan sang mommy.
Selesai dengan makan malamnya mereka menuju kamar masing-masing untuk mengistirahatkan badannya.
*
*
...Keesokan Paginya...
__ADS_1
Di kantor Bryan.....
"Tuan ada tamu yang ingin bertemu dengan anda" ucap Robert memberitahu.
"Siapa..klien atau?"
"Sepertinya bukan klien tuan"
"Bukan klien..lalu siapa?"
"Saya juga kurang paham tuan"
"Hm..baiklah suruh dia masuk dan kau jangan kemana-mana temani aku di sini"
"Baik tuan"
Robert menjemput tamu dari bosnya untuk menuju ruangan dimana Bryan berada..sesampainya di ruangan Bryan Robert masuk dan mempersilahkan sang tamu masuk.
Robert duduk di sofa bersebelahan dengan Bryan sementara sang tamu hanya duduk sendirian dengan perasaan kesalnya.
"Siapa kau?" tanya Bryan to the poin
"Tuan Bryan kenalkan saya Caitlin"
Caitlin menjulurkan tangannya pada Bryan namun Bryan tak bergeming dia hanya menatap sekilas tangan iti kemudian menatap Wajah Caitlin.
"Katakan tujuanmu jangan bertele-tele"
__ADS_1
"Ekhem..saya hanya mau mengajukan kerjasama saja tuan taoi sepertinya anda tidak mau mengenal saya lagi saya iklas".