Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 79_Kedatangan Tamu


__ADS_3

Tak terasa pernikahan Bryan dan Via kini sudah jalan 2 bulan lebih..mereka semakin lengket bahkan tak bisa berpisah satu sama lain..hal itu tentu saja menjadi cibiran sang adik Via yaitu Sean dan Rico.


"Astaha kalian ini..sana ke kamar saja kalau mau bermesraan" ucao Rico yang kesal dengan sang kaka.


"Apa sih kamu..kamu aja yang masuk kamar sana ganggu orang pacaran aja" balas Via yang kesal dengan adiknya.


"Huhh..tau ah..dasar menyebalkan"


Rico meninggalkan ruang tamu dwngan jengkel karena ulah sang kaka yang terang-terangan bermesraan di depan mata sucinya.


Via jangan di tanya dia bahkan cuek tak perduli dengan kejengkelan adiknya..dia hanya ingin menikmati waktunya bersama Bryan sang suami.


Di saat mereka masih asik bermesraan tiba-tiba bel rumah terdengar..Via mendongak dan berjalan meninggalkan Bryan yang saat itu tengah menatap layar laptopnya.


Saat sudah sampai di depan pintu Via memegang gagang pintunya kemudian dia tarik dan terbukalah pintu itu.


Via terdiam sejenak melihat dua pasang suami istri yang berusia seperti orangtuanya tengah berdiri dan menatapnya intens.


"Via..apa kabar nak?" ucao si perempuan paruh baya itu.


"Aunty Vall"


"That's right honey"


"Arkhhhhh auntyyyyyyy..missyouuuuu so muchhhh"


Via menjerit kegirangan karena aunty yang dua rindukan sudah kembali bahkan mengunjunginya..Bryan yang mendengar jeritan Via langsung membuang laptopnya dan berlari secepat mungkin takut Via kenapa-kenapa.


"Baby what happen,are you ok,tell me baby?" tanya Bryan dengan wajah paniknya.


"By im ok..sorry aku hanya kegirangan karena auntyku sudah kembali..im sorry"


"Astaga baby..aku pikir kau kenapa-kenapa..huhhh..hay aunty,uncle silahkan masuk" ajak Bryan pada kedua tamu itu.


Vallery dan Willy mengangguk dan tersentum ramah pada Bryan suami Via..mereka juga hadir dulu di saat pernikahan mereka.


"Duduk dulu aunty uncle..mau minum apa?" tanya Via.


"Teh saja Via..mommy dan daddy mu kemana?"


"Ah sebentar..astaga sampai lupa Via"


Via menuju kamar orangtuanya untuk mengabari bahwa Vallery dan Willy datang..setelah menyampaikan berita itu Via ke dapur untuk membuatkan minuman jyga camilan untuk para tamunya.


Nila dan Erick bergegas menuju ruang tamu dengan sedikit berlari agar cepat sampai..jujur mereka senang dan bahagia dengan kedatangan saudara mereka yang sudha lama tidak mereka jumpai.


"Valleryyyyyyyyy..arkhhhhh akhirnya kau kembali" teriak Nila saat sudah sampai di depan kedua tamunya.


"Ka Nila astaga Vall kangen banget"


"Kamu pikir kaka nggak kangen apa hishh..kaka pikir kalian sudah lupa dengan kami"

__ADS_1


Mereka berpelukan layaknya teletubies hanya kurang Laura,Arny dan Vanya saja..formasi mereka sudah lengkap akhirnya..saatnya pembalasan waktu yang hilang.


Mereka asik ngobrol satu sama lain dengan suasana hangat..Via merasakan sesuatu di **** *************..becek apa dia kedatangan tamu.


Via beranjak menuju kamar setelah berpamitan pada semua yang ada di ruang tamu termasuk suaminya Bryan.


Sampailah Via di kamar dia segera menuju kamar mandi dengan menenteng roti khusus perempuan.


Di dalam kamar mandi Via melihat ada sedikit bercak darah namun hanya flek dia pikir dia sedang datang bulan maka dari itu Via tak ambil pusing..dia segera memakai roti khusus itu dan keluar menemui keluarganya lagi tapi setelah mencapai pintu kamarnya perutnya sakit seperti melilit..astaga memang lah hari pertama seperti ini..pikirnya masih positif.


"Ishhh hari pertama memang sakit..sshhh"


Via berjalan perlahan sambil memegangi perutnya yang melilit..bahkan wajahnya sudah terlihat pucat.


*


*


*


"By ayo ke rumah Nila..Laura rindu"


"Baby jangan lebay ishh..baru kemarin ketemu juga menggosip bersama sekarang sudah bilang rindu segala..lebay"


"Ya udah kalau nggak mau..biar Laura pergi


sendiri huhh"


"Tau ah"


"Babyyyyyyy maafinnnn"


"Ishh jangan pasang muka gitu by Laura enek"


"Astaga tega bener sih sama suami sendiri..udah ayo aku anterin"


"Iya ayo"


Laura dan Rey menuju rumah Erick..entah kenapa hari ini Laura begitu ingin ke rumah Erick mungkin ikatan batin Laura and the geng begitu erat.


Sampailah mereka di rumah Erick..Laura turun dan berlari menuju ke dalam rumah..setelah sampai dia terpaku melihat dua orang yang sudah sangat lama tidak dia lihat tengah menatapnya penuh rindu.


Rey yang melihat sang istri berlari hanya geleng-geleng kepala..semakin hari istrinya semakin bar-bar tapi dia suka terutama saat di ranjang..ahh dia jadi ingin menyeret laura ke ranjang sekarang.


Rey menyusul Laura dengan berjalan seperti biasa..saat sudah di dekat Laura dia heran melihat istrinya mematung di depan pintu..apakah istrinya sedang menunggunya.


"Baby kau kenap__"


Belum selesai Rey berucap tatapannya teralihkan pada dua orang yang sudah sangat lama tidak dia jumpai..astaga apakah ini mimpi.


"Rey"

__ADS_1


"Ka Laura"


Willy dan Vallery sama-sama memanggil dua orang yang tengah terbengong di depan pintu..mereka mendekati Laura dan Rey kemudian memeluk nya.


Vallery memeluk Laura dengan rasa rindu yang mendalam dan di balas Laura begitu juga.


Willy memeluk Rey dan di balas juga oleh Rey..akhirnya sekian lama penantian sekarang tercapai sudah bisa kumpul bersama lagi.


"Dasar brengsek kemana saja kau selama ini hah..membuatku emosi saja kalian" ucap Rey dengan sedikit kekesalan pada Willy kemudian satu bogen mendarat di dada Willy dari Rey tentunya.


"Sorry Rey..aku hanya bersemedi sebentar"


"Sialan..sebentar menurutmu"


Mereka tertawa bahagia melihat keluarganya lengkap lagi..Bastian dan Samuel juga sudah ada di negara X sejak lama jadi mereka membuat rencana untuk berkumpul lagi seperti dulu.


"Sudah..sudah..sebaiknya duduklah dulu agar lebih enak ngobrolnya" saran Erick membuyarkan temu kangen mereka.


"Hahaha aku sampai lupa jika masih di depan pintu" ucap Rey beranjak menuju sofa dan duduk di sebelah Laura.


*


*


*


"By aki bahagia karena keluargaku berkumpul kembali" ucap Via saat sudah di kamar.


"Akupun sama baby..meski aku belum tau betul sifat keluarga besarmu tapi yang ku rasakan adalah nyaman saat di dekat mereka"


"Kau benar by..ahh sayang sekali jika saja aku tak kedatangan tamu pasti aku sudah minta jackpot ku sekarang"


"Maksudnya..kau datang bulan..benarkah?"


"Iya by..sorry"


"Arkhhh kenapa harus sekarang sih baby"


"Hey mana ku tahu"


Via kemudian beranjak menuju kamar mandi untuk mengganti pembalutnya yang dia rasa sudah tidak enak di pakai lagi.


"Mau kemana baby?"


"Kamar mandi by"


"Mau apa?"


"Ganti roti"


"Hah?"

__ADS_1


Via tak menjawab dia melangkah menuju kamar mandi..setelah di dalam dia mulai melepas pembalutnya tapi aneh hanya ada flek saja..berarti dia tidak datang bulan dong.


__ADS_2