
"Babe kau tak salah mau memanggil ku itu?" tanya Bryan seakan tak bersemangat.
"Ya aku suka panggilan itu untukmu"
"Tapi tidak ada perubahan ku rasa..kau tak mencintai ku?"
"Astaga..huhh kau tau arti kata My Bry?"
Bryan geleng-geleng kepala.. sebenarnya dia bisa berfikir lebih jernih tapi karena saat ini hatinya di Landa kekecewaan karena Via malah memanggilnya dengan sebutan seperti itu maka dia tak bersemangat lagi.
"My Bry artinya huh..my itu berarti kepemilikan atau kepunyaan dan Bry itu aku ambil dari nama depanmu yang artinya my Bry itu adalah Bryan ku dan tidak ada yang boleh memilikinya selain aku..apa kau tak mau menjadi milik ku?"
Bryan terdiam tiba-tiba otaknya jernih lagi..dia berdiri dan bersorak kegirangan karena tau arti dirinya bagi Via.
"I love you Via..love you so muchhhhhhh"
"Astaga jangan buat malu..duduk atau aku pulang" ucap Via dengan nada mengancam.
Bryan menurut..dia berpindah duduk ya di sebelah Via..dia merengkuh Via erat penuh cinta .dia senang karena Via benar-benar membalas sepenuhnya cintanya.
"Terimakasih babe..aku sangat mencintaimu"
"Sama-sama tapi jangan begini apa kau tak malu di lihat orang lain?"
__ADS_1
"Tidak sama sekali"
"Sepertinya urat malumu sudaj hilang tuan manja"
"Hehe kau benar sayang..aku memang tak punya malu lagi sejak mencintaimu"
"Whatever"
#........Skip......#
"Yank aku merindukan anak kita" ucap Nila yang semakin merindukan Via.
"Sabar sebentar lagi juga dia pulang..kita tak bisa memaksanya sayang"
"Akupun begitu yank.. bersabarlah sebentar lagi hm"
"Iya"
Di balik pintu kamar mereka seseorang Sedati tadi mendengarkan percakapan antara Erick dan Nila m.orang itu adalah Rico ya adik dari Via..dia kasihan pada mommy nya tapi dia tak bisa memaksa kakaknya untuk pulang..sudah berkali-kali dia membujuk Via tapi hasilnya nihil.
"Maafin Rico mom,dad.. Rico nggak berhasil bawa ka Via.. huhhh"
Rico kembali ke kamarnya..dia menghubungi via lewat pesan singkat setidaknya dia sudah berusaha untuk mencoba perkara hasilnya lihat nanti saja.
__ADS_1
Rico......
"Ka mommy sakit kepikiran Kaka..apa Kaka nggak bisa pulang dulu sebentar buat lihat keadaan mommy..kami tau Kaka sedang terpuruk tapi bukan hanya Kaka kami juga sama ka..tolonglah kembali dan lihat mommy pasti dia senang bisa ketemu Kaka"
Rico mengirim pesan singkat oada Via dan mengatakan bahwa Nila tengah skait..semoga kakanya mau kembaki dan melihat sebentar keadaan mommy nya.
Rico kembali merebahkan tubuhnya di atas ranjang empuk nan besarnya itu..usianya sudah memasuki 25 tahun sebentar lagi dia akan menjadi laki-laki dewasa dan memiliki kehidupan nya sendiri..sanggupkah Rico mencari perempuan seperti Mommy nya.
*
*
Sementara itu di sebuah cafe nampak terlihat seorang pria tengah duduk berhadapan dengan seorang wanita cantik nan seksi.. seperti nya mereka rekan tapi entahlah hanya mereka dan tuhan yang tau.
"Jadi bagaimana tawaran kerjasama dariku..apa kau mau?" tanya sang pria.
"Hm.. seperti nya menarik..aku terima" ucap sang wanita menerima penawaran sang pria.
"Bagus..kita mulai sebentar lagi karena sekarang tidak memungkinkan untuk memulai aksi kita"
"Ok..aku tunggu kabar selanjutnya"
"Kau tenang saja.. secepatnya akan kita mulai rencana kita"
__ADS_1
Keduanya menyeringai memikirkan hal yang sama..entahlah apa yang mereka rencanakan dan untuk siapa rencana itu mereka tujukan.