Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 112_Masuk Jebakan


__ADS_3

Bryan kembali ke rumah nya..dia tak sendiri ada Erick juga Rey yang menemani nya..tujuan Bryan hanya satu yaitu menyelesaikan masalahnya.


Sampailah mereka bertiga di rumah Bryan..Rey dan Erick ikut keluar dari mobil mengikuti Bryan ke ruang tamu.


Bryan memanggil pelayan itu untuk menghadapnya..setelah menunggu beberapa saat akhirnya si pelayan itu datang dengan di antar kepala pelayan di rumah Bryan.


Si pelayan sudah gemetaran melihat dua orang yang terkenal dengan kekejamannya yaitu Rey dan Erick..astaga ada apa ini apa dia membuat kesalahan.


"Permisi tuan saya mengantarkan dia"


"Baiklah terimakasih pak Hans..kau boleh kembali"


"Baik tuan..mari tuan besar permisi"


Rey dan Erick hanya mengangguk namun matanya menatap pelayan itu dengan lekat seakan ingin memakannya hidup-hidup.


"Siapa namamu?" tanya Bryan.


"Sania tuan"


"Sudah berapa lama kau bekerja dengan ku?"


"Tiga bulan tuan"


"Apa tujuanmu bekerja denganku?"


"Merubah nasib tuan"


"Merubah nasib..kau yakin?"


"I..ya tu..an"


"Duduk dan lihat" titah Bryan pada pelayan itu dan menunjukkan sebuah video dimana dia tengah berbicara di telefon dengan seseorang untuk mencelakakan Via.


Pelayan itu terkejut dan berubah menjadi pucat..aksinya ketahuan..astaga bagaimana ini habislah dia.


"Bisa kau jelaskan apa yang ada di layar laptop itu?"


"Maaf tuan..maafkan saya..saya di suruh tuan..mqafkan saya"


"Kau mau di maafkan?" tanya Erick.


"Iya tuan saya akan melakukan apapun agar anda sekalian mau memaafkan saya..saya berjanji akan pergi sejauh mungkin dari negara ini"


"Ikuti rencana kami maka kau akan selamat" ucap Rey.

__ADS_1


"Baik tuan akan saya lakukan apapun itu hiks"


"Baiklah kau hanya perlu menurut dan jangan banyak tingkah...begini rencananya........"


Mereka membahas rencana yang akan mereka jalankan..si pelayan hanya mampu mengiyakan karena takut dengan kedua orang itu siapa yang tidak kenal dengan Reyhan Jade Wilson dan Erick Johanes Wilson.


*


*


"Bagus..kerja bagus..besok kita akan mulai rencananya ingat aku tidak ingin kegagalan"


"......."


"Hahaha kau memang bisa di andalkan"


"......."


"Baiklah kau atur sesuai rencana awal..aku akan menghabisi mereka dengan tanganku sendiri"


"......"


"Setelah ini kau boleh pergi meninggalkan negara ini dan jangan pernah kembali lagi"


"......."


"Hahahahahah... akhirnya kalian akan mati di tanganku hahaha Via.. Via..kau memang tidak pantas bersaing denganku.. aku akan membuatmu menyadarinya"


Terry kembali ke kamarnya untuk melakukan persiapan.


*


*


"Bagaimana kondisi terkini di rumah Bryan?"


"........"


"Hahaha bagus..kau memang bisa di andalkan..aku akan ke sana sekarang"


"........."


Setelah panggilan terputus Terry melajukan kendaraannya menuju kediaman Bryan..dia akan memulai aksinya hari ini..hari yang dia tunggu-tunggu selama beberapa waktu lalu yang sempat tertunda karena halangan.


Dengan senyum yang tak pernah pudar di wajahnya Terry melajukan kendaraannya dengan perlahan agar tak ada halangan saat di tengah jalan nanti.

__ADS_1


Sampailah Terry di kediaman Bryan..dia turun dengan santai..melangkah menuju tempat dimana sang pelayan sudah menyekap Bryan dan Via.


Sampailah dia di dalam rumah Bryan..dia lihat sekeliling rumah itu..mewah dan besar..ada sebesit iri dalam diri Terry terhadap kehidupan Via..dia seakan tidak rela jika Via menjadi nyonya di rumah semewah ini sedangkan dirinya harus kerja keras bahkan menjual diri pada lelaki hidung belang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


Kenapa takdir begitu kejam padanya..dia berusaha Keja keras mati-matian untuk mendapatkan kehidupan yang layak sedangkan Via dari lahir sudah kaya bahkan bisa menjadi model terkenal juga mewarisi perusahaan besar seperti Richard Group, Richard Corps Dan masih banyak lainnya


Sungguh hidup seakan tidak adil baginya..dia takkan pernah bisa menerima kekalahan..dia akan merebut semua yang Via miliki mungkin termasuk suaminya yang tampan itu..ah rencananya berubah menjadi ingin melenyapkan Via dan menjadikan Bryan sebagai miliknya..ya rencana yang sempurna.


Terry masuk kedalam salah satu ruangan dimana Bryan di sekap..Terry tersenyum melihat seorang pria dan wanita yang dia yakini adalah via dan Bryan tengah duduk di sebuah kursi dengan keadaan tangan dan kaki yang terikat serta wajah yang di tutupi kain hitam.


"Wah..wah..wah..kau ternyata bisa di andalkan juga ya..bagus..kau boleh keluar dan segera pergi dari negara ini..jangan sampai aku melihatmu lagi"


"Baik nona"


Pelayan itu pergi namun tidak kemanapun dia menuju sebuah ruangan dimana anak buah Bryan sudah menunggu..dia akan pergi setelah Terry lenyap.


Anak buah Bryan terus mengawasi pelayan itu hingga membuat pelayan itu ketakutan tak berani kemanapun.


Rey dan Erick beserta Bryan bersembunyi di ruangan yang sama dimana orang pengganti Bryan dan Via tengah berada..mereka ingin melihat seberapa besar nyali Terry.


"Via.. Via..tidak selamanya kau bisa di atasnya..aku tidak sudi terus berada di bawah ketenaranmu..aku sangat membencimu kau tau?"


"Kenapa kau membenciku..siapa kau sebenarnya?" tanya Via palsu.


"Hahaha kau tak perlu tau siapa aku..yang perlu kau tau adalah aku sangat membencimu"


"Apa maumu..kenapa kau melakukan ini semua pada kami..aku bahkan tidak tau kau siapa dan kesalahan apa yang telah kami perbuat padamu" Via palsu.


"Hahaha kesalahan mu adalah kau selalu memiliki apapun tanpa harus bekerja keras..kau sombong karena sudah berada di atas..aku sangat membencimu karena kau selalu saja mendapatkan apa yang selalu aku inginkan kenapa kau selalu beruntung Via..kenapa..arghhhhhh"


Plakkkk....


Satu tamparan Terry daratkan pada Via palsu..Terry memukuli Via palsu dengan bringas.. setelah puas dia berpindah pada Bryan palsu.


"Aku punya dua pilihan untukmu Bryan"


"Lepaskan tangan kotormu dariku bitchh" Bryan palsu.


"Hahaha Bryan..Bryan..kau harusnya lebih cocok bersanding dengan ku yang jauh lebih cantik dari perempuan sialan itu..baiklah aku hanya ingin kau memilih Via mati atau kau menjadi milikku.. bagaimana?"


"Cih..dasar murahan..kau sepertinya kurang belaian bitchh..jangan harap aku akan memilih mu yang sudah tercemar banyak tubuh lelaki lain..cih..jangan sampai" Bryan palsu.


"Baiklah jika kau lebih memilih Via mati maka aku akan penuhi keinginanmu itu"


"Kau..jangan berani-berani nya menyentuh Via atau kau akan menyesal" Bryan palsu.

__ADS_1


"Hahahaha Bryan aku hanya ingin kau memilih satu di antara dua pilihan yang aku berikan jangan banyak bicara"


"Cih..dasar jallang biadab" Bryan palsu.


__ADS_2