
Hrai Minggu adalah waktunya bagi anak-anak untuk bermain ke taman hiburan atau Timezone..kali ini mereka mau ke sea world di kota itu.
Para bocah sudah rapih cantik dan tampan..para orangtua juga tak mau kalah dari para bocil..mereka sudah bersiap sedari pagi sambil menunggu bocil-bocil yang super ribet nya.
"Calista, Cristina,ayo princess sudah ya dandan nya kalian kan sudah cantik" ujar Sean menunggu keponakan nya yang tengah bersiap dengan segala sesuatu nya.
"Uncle Cal kan mau tampil cantik biar nggak kalah sama mommy dan aunty" ujar Calista anak Gian.
"Iya Princess tapi kan kalian udha cantik bahkan mommy kalian kalah dari kalian..coba lihat di cermin kalian udah seperti ratu di negeri dongeng" ujar Sean mencoba agar dua keponakan nya tak berlama-lama dalam dandanan nya.
"Benarkah?" tanya Christina anak Via.
"Iya cantik..sudah ya ayo kita berangkat nanti keburu tutup loh sea world nya" bujuk Sean.
"Oke" jawab keduanya.
*
*
"Wahh lihat lah anak-anak itu..ck ck ck mereka benar-benar semangat sekali" ujar Erick yang saat ini tengah berdiri di depan akuarium yang berisi kan ikan- ikan kecil seperti Nemo dan yang lainnya.
__ADS_1
"Iya mereka sangat bebas..jarang sekali kita bisa keluar seperti saat ini" jawab Rey setujui dengan pendapat Erick.
"Sudah lebih baik kalian perhatikan cucu-cucu kalian sebelum mereka memecahkan akuarium itu" timpal Gian memperingati kedua kakek itu yang tak lain adalah ayah dan paman nya.
"Ck kau ini..tidak mungkin kaca itu bisa pecah bodoh..memang kau pikir sea world ini murahan apa?" kesal Rey pada putra nya.
"Hahaha sudah jangan ribut ayo kita awasi saja para cucu kita terutama Calista..dia. dnagat aktif seperti Daddy nya"
Dan para lelaki akhirnya mengawasi para anak-anak..sedangkan para wanita mereka asik berselfie dan bergosip entah apa yang mereka gosipkan.
Percy dan Miley juga Rachel dan Via duduk di sebuah kursi yang ada di sana tak terlalu jauh agar bisa mengawasi anak-anak juga.
"Percy bagaimana perkembangan Ervan dan Ervian..apa kau ada kesulitan dalam mengasuh mereka..kalau ada y Tak kau mengerti tanya saja pada kami" ujar Via
"Begitu..baiklah tapi kalau ada yang kurang kau pahami tanyakan saja pada kami oke?" ujar Via berusaha untuk memberikan pengetahuan.
"Iya Percy jika ada yang tidak kau tau katakan pada kami saja" tambah Rachel yang memang berpengalaman dalam mengurus anak.
"Terimakasih ka..kalian memang baik.. beruntung aku memiliki kalian dalam hidup ku.. Jika saja tidak ada Sean entah lah apa yang akan terjadi padaku" ujar Percy jujur tentang apa yang dia rasakan.
"Percy..kau tau..aku juga pernah mengalami apa yang kau alami..bahkan waktu itu aku tidak tau bahwa ada janin dalam rahim ku..sampai aku sadar yang ternyata aku kira haid ternyata adalah pendarahan..aku syok mengetahui bahwa aku mengalami Mola atau kehamilan anggur.. aku begitu merasa bersalah karena di saat ada kehidupan lain dalam diriku aku sebagai pemilik tubuh tidak sadar akan hal itu dan akhirnya terjadi lah yang memang harus nya terjadi..kau tau aku bahkan hampir depresi berat jika saja suamiku dan keluarga tidak ada..aku beruntung masih memiliki mereka dalam hidupku.. aku berjanji dari hari itu akan selalu memperhatikan tubuhku sendiri lebih baik lagi.. percayalah ujian hidup banyak macamnya tanyakan saja karena Achel..dia bahkan lebih dulu merasakan pahit nya ujian hidup" jelas Via menjelaskan apa yang dulu dia alami pada Percy agar Percy dapat mengambil pelajaran dari kisah hidup nya sendiri.
__ADS_1
"Yang di katakan Via benar Percy.. aku dulu sangat polos dan tak tau apapun..yang aku tau hanya di manfaatkan laku di lupakan sampai suatu ketika aku bertemu dengan Gian..dia yang merubahku menjadi pribadi yang baru..saat aku memutuskan untuk menempuh pendidikan di luar negeri keluarga yang baru aku temui ini sangat sedih bahkan mommy Laura sampai menangis seakan-akan aku adalah anak kandung nya sendiri..aku tersentuh dengan cara keluarga Wilson menerimaku yang hanya orang asing..sampai aku kembali ke sini lagi namun takdir masih belum memihak kepada ku..nasib buruk masih menimpaku sampai aku kehilangan kehormatan ku di saat Gian dalam pengaruh obat laknat itu begitupun aku.. aku memang tak mengalami yang namanya kehilangan anak seperti kalian tapi aku juga sempat stres bahkan hampir depresi jika saja mommy Laura dan Genie begitu juga Daddy Rey tak menghiburku waktu itu..sampai aku bertemu dengan Gian lagi dan berusaha memaafkan nya karena kesalahan yang dia lakukan telah melukai hatiku tapi karena keikhlasan ku memaafkan nya rumah tangga kami menjadi harmonis kembali..kau harus bisa menjaga keharmonisan rumah tanggaku karena banyak rumput liar di luaran sana dengan segala tipu daya nya berusaha menjerat inang baru yang lebih mumpuni" ujar Rachel menjelaskan tentang kehidupan nya sebelum bahagia seperti sekarang.
(Author lagi gak ada ide jadi muter muter ceritanya..maafkan).
*
*
"Tuan bisa tolong bantu saya?" ucap seorang wanita mendekati Sean yang tengah menjaga anaknya yaitu Ervan karena Ervian bersama Erick.
"Tidak" ucap Sean tegas dan dingin.
"Tapi tuan..sebentar saja..saya hanya butuh bantuan anda" ujar wanita itu masih mencoba mencari kesempatan.
"Tidak dan pergi" lagi dan lagi Sean bersikap tegas dan dingin terhadap bisa it pelakor yang mencoba tumbuh.
"Ck..sombong sekali sih anda" ujar wanita itu mulai kepala karena tak berhasil menggoda Sean.
"Lalu?" ucap Sean masih tak menganggap wanita itu.
"Tuan aku bisa memuaskan mu jika kau mau..aku tau istrimu baru melahirkan kan..pasti kau butuh pelampiasan bukan..hubungi aku jika kau berminat tuan..aku bahkan siap menjadi simpanan mu" ujar wanita itu dengan tidak tau malunya mengungkapkan niatnya yang sebenar nya.
__ADS_1
"Ck..jallang.. pergi istriku masih bisa memuaskan ku lebih dari kau yang sudah bergonta ganti..cih aku tak sudi bekas orang lain" jelas Sean sengit menatap jijik tubuh wanita itu dan berlalu.
Setelah kepergian Sean wanita itu masih tidak mau menyerah..dia masih mengikuti Sean bahkan bersikap seolah-olah dialah ibu dari anak yang Sean gendong..ck menjijikkan sekali cara nya.