
Cetakkkk....
"Arkhsshhhhh..dad..astaga jahat sekali sih" ucap Sean sambil mengusap keningnya yang di sentil sang daddy.
"Biar rasa kau..kau pikir orangtua tidak khawatir apa membiarkan putri nya melahirkan tanpa keluarga..kau itu benar-benar tidak menggunakan logika mu Sean..apa kau tidak menyayangi istri mu..ini momen pertama kali dimana dia melahirkan seorang diri meski ada kau tapi tidak ada keluarga di sisinya..kau benar-benar keterlaluan bodoh" kesal Erick mengutarakan unek-unek nya.
"Sorry dad.. aku hanya berfikir pasti kalian akan terkejut mendengar kabar bahagia dari kami tapi aku sendiri malah membiarkan istri ku sendirian tanpa kalian..aku hanya merasa begitu bahagia saja hingga aku lupa dan tak mengerti akan perasaan nya" ucap Sean jujur.
"Itulah kebodohan mu Sean..Daddy bukannya marah padamu tapi Daddy hanya kesal karena tidak bisa menemani putri Daddy di saya dia melahirkan bahkan kami berpikir Percy belum bisa menerima orang lain..huhh sudahlah siapa nama kedua cucu tampan Daddy?" Erick akhirnya menyudahi sesi ceramahnya karena percuma juga memarahi putra nya di saya semua sudah terjadi.
"Namanya Ervan dan Ervian dad" ucap Sean tersenyum.
"Ervan, Ervian..apa hanya itu?" tanya Erick
"Tidak dad..ada nama belakangnya juga.. Ervan Gabrian Wilson dan Ervian Roderick Wilson" nama nya aku ambil dari kamar Bryan,Daddy dan uncle Rey" ujar Sean menjelaskan.
"Gabrian dan Roderick Wilson..nama belakang nya kau ambil dari Daddy dan Bryan juga kau sematkan nama Wilson karena kau menyayangi uncle Rey meski tak sedarah..Daddy bangga padamu boy" ucap Erick bangga pada Sean.
Sean tersenyum mendapatkan pujian dari sang Daddy..dia bahagia karena keluarganya juga bahagia..dia akan mengajak Percy dna kedua anaknya pulang ke rumah utama..sudah cukup lama dia meninggalkan rumah dan kantor dia juga belum mengucapkan selamat pada Griffin yang sudah memiliki anak bahkan menikah pun dia tidak bisa hadir.
*
*
__ADS_1
"Sayang maafkan mommy ya karena mommy tidak bisa menemanimu di saat kau melahirkan..anak nakal itulah benar-benar..huhh kau pasti kesakitan kan..maafkan mommy ya nak" ucap Nila penuh sesal karena tidak tau Percy bahkan melahirkan.
"Tidak apa-apa mom..ada Sean yang menemani Percy..kami juga baik-baik saja" ujar Percy menenangkan Nila meski benar dalam hatinya dia merasa sedih tidak di temani keluarga tapi tidak apa toh ada Sean yang siap sedia di sisinya.
"Baiklah..sudah cukup lama kau dan Sean di pulau ini..sudah waktunya kalian kembali ke rumah sayang.. bagaimana apa kau sudah siap nak?" tanya Nila hati-hati takut membuat trauma Percy kambuh lagi.
"Percy siap mom..asalkan kalian masih mau menerima Percy kembali" ujar Percy tersenyum.
"Apa yang kau katakan sayang..tentu kami akan dengan tangan terbuka menerima mu kembali..kau tak tau betapa Via dan yang lainnya merengek ingin bertemu denganmu hm?" ucap Nila menjelaskan.
"Hahah benarkah..astaga aku tidak sabar bertemu ka Via" Percy tersenyum tulus dan Nila dapat melihat trauma itu tidak terlihat lagi di mata Percy..dia bahagia dan lega akhirnya menantu nya sudah benar-benar pulih.
"Baiklah kapan kau boleh keluar dari rumah sakit ini sayang..astaga dimana cucu-cucu tampan mommy..mommy tidak sabar ingin mencium pipi mereka" Nila heboh mencari keberadaan duo tampan yang masih anteng di box bayinya.
"Di bicara mom..kau kenapa heboh sekali sih mom..nanti anak-anak ku bangun bagaimana?" ujar Sean sedikit heran dengan sikap mommy nya yang terbilang lebay.
Sean hanya menggelengkan kepalanya..dia benar-benar akan tamat di tangan ibunya..apalah daya karena ini memang dia yang salah jadi dia yang harus menanggung nya juga.
"Astaga cucu-cucu ku..kalian tampan sekali sih..Erick lihatlah cucu kita.. menggemaskan sekali" Nila antusias melihat twins.
"Iya sayang..jangan terlalu heboh ya nanti twins bangun bagaimana?" Erick menasehati Nila sang istri.
"Ck..iya aku tau.. Sean kapan Percy dan cucu-cucu ku bisa keluar rumah sakit?" tanya Nila mengenai kepulangan Percy.
__ADS_1
"Besok sudah boleh pulang mom..biarlah malam ini kalian tidur di sebelah agar tidak berdesakan" ucap Sean memberitahu.
"Kau saja yang tidur di sebelah dengan Daddy..mom mau tidur di sini dengan Percy dia pasti membutuhkan mommy daripada kau" ucap Nila menolak usulan Sean.
Sean hanya menganga tak percaya astaga ibunya ini benar-benar menyebalkan.. bagaimana bisa dia tidur tanpa memeluk istrinya..arkhh sial sekali kau Sean.
"Mommy..tapi Sean kan tidak bisa tidur tanpa Percy..mommy sama. Daddy saja ya biar Sean dan Percy..oke mom.. pleaseee" pinta Sean benar-benar tidak bisa jauh dari sang istri
"Cih..tidak ada..malam ini mom akan tidur dengan Percy..kau dengan Daddy saja titik" final Nila memutuskan.
"Mommmm" rengek Sean bak anak kecil namun tak di gubris Nila.
"Dad bawah bocah nakal itu ke sebelah..mommy akan di sini menemani Percy dia pasti lelah" titah Nila pada sang suami yang langsung di jalankan meski berat karena dia juga tidak bisa tidur tanpa memeluk Nila.
"Baiklah sayang" ucap Erick lemas menarik Sean keluar dari ruangan itu.
Sean yang di tarik hanya mengikuti langkah Erick dengan lemas..dia menatap sang istri yang tersenyum melihat kepergian nya..berat tapi ya sudahlah toh dengan sang mommy kan.
Setelah kepergian Erick dan Sean kini Nila membantu Percy menyusui twins..dia gemas setiap kali melihat twins..dia seperti melihat Sean di masa kecilnya lebih tepat nya di waktu bayi..wajah mereka begitu mirip.
"Mereka sangat mirip dengan anak nakal itu.. terimakasih ya Percy kau sudah mau merubah anak mommy" ujar Nila tulus.
"Tidak ada yang merubah mom..semua sudah pada tempatnya sendiri..hanya saja mungkin kehadiran Percy tidak sengaja membuat Sean menjadi lebih baik lagi.. Percy juga berterimakasih kepada mommy karena mommy sudah melahirkan anak yang begitu menyayangi kami juga begitu sabarnya menghadapi ku sewaktu belum pulih.. terimakasih mom" ucap Percy berterimakasih.
__ADS_1
Nila mengusap rambut Percy sesekali dia mentoel-toel pipi twins yang tengah menyusu..dia tidak sabar menunjukkan pada keluarganya bahwa dia sudah bertambah lagi cucunya.
Malam pun semakin larut..Nila dan Percy begitupun dengan twins mereka telah terlelap..sedangkan para suami huhh mereka masih asik terjaga entah apa yang mereka lakukan..biarkan sajalah.