Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 149_Sedikit Kemajuan


__ADS_3

Tak terasa 4 bulan sudah mereka tinggal di negara A.. keadaan Percy juga sudah lebih jauh membaik dari kemarin-kemarin..Sean selalu mengajaknya jalan-jalan di pagi dan sore hari agar Percy bisa mengenal orang-orang di sekitar dan tidak terlalu takut lagi.


Terbukti dengan beberapa orang yang sudah sedikit akrab dengan Percy..setiap hari mereka datang dan menemani Percy di taman bunga belaka g rumah itu.. kebanyakan adalah ibu-ibu yang ramah entah mengapa Percy lebih nyaman dengan para ibu-ibu di sini.



Sean melihat Percy yang tatapannya tak lagi kosong..dia sangat bahagia setidaknya dengan adanya orang-orang baik di sekitar Percy kemungkinan nya untuk Percy sembuh sangat besar dan itu bagus untuk Percy sendiri.


"Kau semakin jauh lebih baik sayang.. terimakasih tuhan telah mengembalikan istriku sedikit demi sedikit seperti dulu.. terimakasih atas anugerahmu" Sean.


Percy juga melihat ke arah Sena yang tengah menatapnya..dia sedikit tersenyum melihat Sean.. senyuman yang tulus dari hatinya dia berikan untuk Sean.


Meski belum sepenuhnya pulih tapi setidaknya Percy sedikit tau bahwa Sean dan ibu-ibu itu adalah orang baik yang menyayanginya setulus hati.


"Nak Percy..apa kau mau ikut kami untuk senam besok?" ibu 1


"Senam?" Percy


"Iya nak...senam agar tubuhmu sehat dan pikiranmu tenang.. bagaimana?" ibu 2


"Aku bilang Sean dulu" Percy lirih.


"Ikut saja sayang tidak apa-apa..asal kau bahagia aku juga ikut bahagia" Sean


Sean tiba-tiba datang dan memotong pembicaraan Percy dengan keempat ibu-ibu di taman itu..dia senang jika Percy mulai bisa membalas perkataan orang lain meski lirih dan tak begitu terdengar.


"Benarkah?" Percy


"Iya.. aku akan menemanimu besok hm?" Sean


"Iya..mau" Percy


*


*


"Tuan apa anda benar-benar tidak tau dimana Percy dan Sean?" Miley


"Astaga sudah berapa kali aku katakan bahwa aku tidak tau perihal kepergian mereka..hiiihhh kau menggangguku saja" Griffin


"Tapi anda kan asisten kepercayaan Sean..jadi tidak mungkin anda tidak tau keberadaan nya" Miley kekeh.


"Sepertinya kau sangat tertarik dengan tuan Sean.. benarkan?" Griffin.


Bughhhh....

__ADS_1


Satu pukulan lumayan keras mendarat di perut Griffin dengan sempurna..Miley kesal karena Griffin malah mengira dia suka dengan Sean dan ingin mendekati nya..astaga apa dia sudah gila.


"Arkhh..sialan kau..ssshhh..kenapa kau memukul ku?" Griffin


"Karena mulutmu minta di hajar..otak anda sudah macet atau belum tumbuh hah..aku itu khawatir dengan keadaan Percy bukan bertanya kabar Sean..sialan memang kau" Miley


"Astaga kau dan temanmu Percy sama-sama ganas..sudahlah aku tidak tau mereka kemana..tangan jelas saat ini mereka sedang melakukan hal yang sangat penting" Griffin


"Ishhh menyebalkan..sudahlah " Miley.


Miley mengalah dan memilih pergi dari ruangan Griffin..dia benar-benar khawatir dengan Percy..huhh semoga dia baik-baik saja.


Miley kembali ke ruangannya setelah setidaknya dia tau Percy bersama Sean dan dia merasa sedikit lega karena Sean pasti akan menjaga sahabatnya itu.


Jam pulang kantor telah usai..Miley tengah menunggu taxi di pinggir jalan karena jarak dari apartemen tidak terlalu jauh hanya 20 menitan sekitarnya.


Di saat Miley tengah serius menunggu taxi tiba-tiba sebuah mobil mewah berhenti di depannya ketika sang pemilik keluar Miley langsung berlari sejauh mungkin dan tujuannya hanya kantor yang dekat..semoga ada seseorang yang masih ada di dalam kantor itu dan mau menyelamatkan nya.


"MILEYYY BERHENTI DI SITU" teriak seseorang.


Miley menulikan telinga nya dia tetap berlari meski sedikit susah dengan heels yang dia kenakan..di saat Miley sudah hampir dekat dengan kantor tiba-tiba tangannya di cekal oleh orang itu.


"Lepaskan sialannnn..tolongggg...tolongggg" Miley.


"Sialan..lepaskan aku..apa maumu hah?" Miley.


"Ikut aku dan jangan banyak tanya" orang itu.


"Lepaskannnn tolongggg..lepaskan aku brengsekkkkkkk" Miley.


Orang itu mengeluarkan pistol dari saku celananya dan menembakkan peluru itu pada kaki Miley seketika Miley terjatuh dengan darah mengalir dari betisnya dan berteriak.


"Arghhhhhh..kau gila hah..ssshhh" Miley.


"Jika aku bilang diam dan ikut maka ikut karena aku tak suka banyak omong" orang itu.


Orang itu menyeret Miley dan hendak dia masukkan dalam mobil tapi sebuah tendangan bebas mendarat tepat di pinggang orang itu dan berhasil menjatuhkannya.


Bughhhh.....


Di saat orang itu jatuh penyelamat Miley mengambil dan menembakkan peluru yang tersisa di kaki dan tangan orang itu hingga orang itu menjerit keras karena sakit.


DORRRR.....


"Arghhhhhh sialan..sakit..kau..arkhhh" orang itu

__ADS_1


"Bagaimana rasa dari pelurumu..sakit..maka jangan pernah sembarangan menembakkannya jika kau tak ingin merasakannya juga..pergi sebelum aku membunuhmu di sini" penyelamat Miley.


Orang itu terpaksa pergi karena sepertinya penyelamat Miley sangat mengerikan..sial dia gagal membawa gadis itu..lain kali akan dia bawa dengan cara apapun.


"Awas kau..Miley..lihat saja nanti" orang itu.


"Pergi" penyelamat Miley.


Setelah kepergian orang itu kini hanya ada Miley dan penyelamat nya di sana..tanpa di duga Miley pingsan karena darah yang keluar lumayan banyak.


"Hey..astaga dia pingsan..huhhh" penyelamat Miley.


"Sebaiknya aku bawa ke apartemen ku saja.. seperti nya dia belum aman dari bajingan itu..sudahlah tidak apa-apa" penyelamat Miley.


Miley di bawa ke apartemen penyelamat itu karena merasa jika di apartemen Miley gadis itu tidak aman dan bisa saja dia di buntuti atau apalah itu.


*


*


"Kau sedang apa baby?" Bryan


"Aku rindu dengan Percy by" Via


"Baby sabar ya..dia belum pulih juga belum bisa kembali..ingat kandunganmu kan sudah memasuki bulan lahirnya jadi sebaiknya fokus untuk kesehatan mu dan anak kita dulu hm?" Bryan


"Baiklah by..tapi apa aku boleh menghubungi nya?" Via berharap


"Nanti aku tanyakan pada Sean dulu ya baby..sekarang mommy istirahat dulu oke.. Christ dan Christi juga sudah tidur..bumil tidak boleh kelelahan dan tidur terllau malam hm?" Bryan


"Iya by..Ayo tidur" Via menurut


Bryan dan Via juga keluarga yang lain sudah tau kabar mengenai Percy bahkan Arick dan Zizi juga sudah tau dan mereka ikut mendoakan kesembuhan dan pemulihan nya.


Semua keluarga Wilson sangat bersimpati dengan keadaan istri Sean..mereka hanya berharap semoga cobaan yang Sean hadapi segera berlalu dan kebahagiaan menghampiri mereka lagi.


.


.


Di negara A Percy tengah duduk di ayunan dengan kepala menyandar pada sisi tali ayunan itu..entah apa yang Percy pikirkan.



"Sayang kau sedang apa hm?" Sean

__ADS_1


__ADS_2