
Setelah selesai makan mereka melakukan kebiasaan mereka yaitu bersih-bersih rumah..ya kegiatan ini sudah mereka lakukan sejak pertama mereka tinggal di negara A.
Kegiatan bersih-bersih itu mereka bagi menjadi dua bagian yaitu Percy di lantai atas sedangkan Sena di bawah..mengapa begitu karena di lantai atas hanya sedikit ruangan sedangkan di bawah banyak ruangan yang harus di bersihkan.
Sean tak mau Percy kelelahan jika melakukan pekerjaan di lantai bawah..lebih baik dia yang di lantai bawah daripada harus Percy..biarkan dia yang lelah daripada Percy sakit.
Sekitar 3 jam kurang lebih nya pekerjaan pun selesai.. Percy selesai lebih dulu karena ruangan atas tidak terlalu luas tidak seperti ruangan bawah..dia menghampiri Sena yang tengah mengumpulkan kantung sampah.
"Apa kau lelah sayang?" tanya Percy melaporkan keringat di dahi Sean.
Sena menoleh dan tersenyum manis melihat. dan merasakan perhatian Percy.
"Sedikit sayang..kau sendiri bagaimana?" Sean.
"Aku tidak terlalu sayang..biar ku bantu" tawar Percy yang hanya di jawab senyuman oleh Sean.
Percy membantu Sean mengangkat sampah-sampah itu ke luar gerbang agar di angkut tukang sampah yang bertugas membersihkan setiap harinya.
Selesai dengan urusan sampah kini Percy dan Sean memilih untuk mandi karena badan mereka lengket dengan keringat.
Mereka mandi bersama tentunya atas paksaan dari Sean juga rengekan maut nya yang membuat Percy kukuh dan akhirnya mau menuruti keinginan suaminya.
Tentu bukan mandi biasa jika ada Sean di dalamnya..mereka mandi dengan bonus plush plush nya.
Setelahnya mereka memilih untuk bersantai di ruang keluarga dan menonton televisi dan berbagi cerita agar lebih intens.
*
*
"Miley bagaimana dokumen yang ku minta apa sudah selesai?" Griffin
"Sudah tuan..ini" Miley.
Griffin menerimanya dan mengecek lagi dokumen itu..dia manggut-manggut melihat hasil kerja Miley yang cekatan dan rapih..bisa di andalkan lah gadis itu.
"Bagus..hasilnya bagus dan rapih..mulai hari ini kau menjadi asistenku karena aku butuh asisten untuk menangani jadwalku yang amat sangat padat ini" Griffin.
"Baiklah tuan..akan saya persiapkan kepindahan saya" Miley.
"Bagus kalau bisa hari ini juga kau pindah ke ruangan nona Percy..mereka masih sangat lama untuk kembali ke sini" Griffin
__ADS_1
"Baiklah tuan.. permisi" Miley.
"Hm" Griffin
Miley kembali ke ruangannya dan mengepak semua barang-barang nya untuk di pindahkan ke ruangan dimana Percy sebelumnya berada.
Dia setuju di jadikan asisten karena Griffin sudah baik padanya..mau menampung nya dan melindungi nya dari pria bajingan seperti Frank.. itung-itung rasa terimakasih atas semua kebaikan Griffin selama ini.
"Miley kau mau kemana..apa kau di pecat?" tanya seseorang karyawan lain.
"Tidak" Miley menjawab singkat.
"Cih sombong sekali kau..baguslah jika kau di pecat..mataku bisa kembali bening setelah rabun melihat keberadaan mu" karyawan tadi.
"Permisi" pamit Miley dengan senyuman nya.
"Cih dasar sombong..tapi kenapa dia naik ke lantai atas..apa jangan-jangan dia menjual diri agar bisa di pindahkan ke lantai atas..cih dasar murahan" karyawan tadi.
Miley hanya diam tak menjawab dan tak terpancing..dia sudah tau banyak yang tidak suka dengan nya karena dia anak baru yang lumayan dekat dengan asisten Presdir perusahaan itu.
Miley selalu di gosipkan tak tau diri,murahan,jallang,pellacur,bahkan yang lainnya..dia tidak terlalu memikirkan nya karena mereka tidak tau kehidupannya jadi biarkan saja anjing menggonggong.
Sampailah Miley di ruangan Percy..dia menata barang-barang nya di atas meja yang lumayan besar itu.. Percy..huhh dia sangat merindukan sahabatnya itu.. bagaimana kabarnya sekarang malah dia baik-baik saja.
Miley mulai melakukan tugasnya yaitu mengatur jadwal Griffin yang menggantikan Sean..ada Nichole dan Rico juga Gian dan Gio sebenarnya tapi mereka juga sama-sama sibuk jadi lebih ke Griffin yang jadi korbannya.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah lima sore..Miley baru menyadari bahwa hari sudah semakin sore..astaga apa dia seserius itu dalam mengerjakan pekerjaannya.
Saat Miley hendak menarik gagang pintu tiba-tiba pintu sudah terbuka dan akhirnya Miley terbentur pintu itu karena tidak siap dengan keadaan.
Dukhhh....
"Arkhhh ssshhh" Miley merintih sambil berjongkok astaga jidat nya benar-benar sakit.
"Miley__astaga sorry sorry" sesak dan kaget Griffin yang menyadari bahwa dia salah telah membuka pintu ruangan Miley.
"Ssshhh tidak apa-apa tuan..hanya nyut-nyutan saja kok" cengir Miley dengan ringisan kecil dari mulut nya.
"Astaga benar aku tidak tau kau sudah di depan pintu..maaf aku benar-benar menyesal Miley..sini biar ku obati" Griffin
"Tidak apa-apa tuan.. sebaiknya kita pulang saja" saran Miley.
__ADS_1
"Baiklah..ayo biar ku bantu" tawar Griffin
"Huhh baiklah.. terimakasih" Miley.
Mereka berdua pulang ke apartemen Griffin..di tengah jalan Griffin merasa ada sebuah mobil yang mengikuti mereka dan Griffin tidak mau kecolongan akhirnya dia berbelok ketika lampu merah dan bisa terhindar dari mobil yang mengikuti mereka.
"Aman..tapi siapa dia..apa si bajingan itu?" batin Griffin
Miley..dia sudah terlelap dalam tidurnya..dia lelah dan mengantuk juga akhirnya memilih untuk tidur karena matanya sudah tidak sanggup lagi untuk membukanya.
Griffin tidak mau membangunkan Miley hanya Maslah sepele begini...dia juga tidak mau membuat Miley khawatir dengan situasi nya.
Sampailah mereka di apartemen Griffin.. Griffin membangun kan Miley karena mereka sudah sampai.
"Miley..hey bangun.. Miley kita sudah sampai" panggil Griffin membangun kan Miley.
"Hem..hoamm apa sudah sampai?" tanya Miley dengan suara khas bangun tidur.
"Sudah..ayo turun" Griffin
"Hemm" Miley berdehem.
*
*
"Sean kapan kita berangkat ke pulau H?" Percy
"Besok.. bagaimana?" Sean
"Boleh..kalau bisa tengah malam saja agar tidak ketahuan oleh siapapun" saran Percy
"Baiklah sesuai keinginan mu nyonya" Sean.
Mereka sehabis melakukan kegiatan enak-enak.. Percy sangat bringas sekarang..dia sudah bermain memimpin kegiatan enak-enak mereka..Sean justru senang karena Percy sudah tidak takut lagi.
"Sayang aku mau lagi" Sean
"Baiklah" Percy
Dan mereka melakukan enak-enak lagi dengan penuh semangat dan cinta.. berharap semoga benih-benih yang mereka tanam segera bertumbuh dalam rahim Percy.
__ADS_1
Sudah hampir 2 bulan setelah pecah perawan mereka melakukan nya..tak pernah absen sama sekali hanya saja jangka nya seperti minum obat 3 kali sehari.
Sean tak mau Percy kembali teringat kejadian tempo dulu..susah payah dia mencoba segala cara untuk Percy agar Percy kembali seperti dulu..dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan bagus ini.