
Sebuah gedung tinggi menjulang begitu mewah dan terlihat berkelas nampak di pandangan sepasang suami istri baru itu.
Keduanya hanya berdiam di depan gedung itu bukan karena takut atau gugup tapi malas bertemu para penjilat bermuka dua..benar-benar membuat mood keduanya drop.
"Ayo baby masuk" ajak Bryan pada Via.
"Baiklah ayo" jawab Via dengan nada malas.
"Are you ok?"
"Ya"
"So kenapa sepertinya tak bersemangat?"
"Hanya malas bertemu manusia bertopeng"
"Hah..what do you mean baby?"
"Para manusia bermuka dua by huhh"
"Hahahha baiklah kita hanya sebentar saja akupun sama malasnya baby"
"Cepatlah lebih cepat lebih baik"
"Of course baby"
Bryan dan Via dengan malas memasuki gedung tinggi,mewah dan pastinya mahal..mereka menjadi sorotan para tamu di dalam ruangan itu.
"Tuan Bryan akhirnya anda datang juga..mari tuan dan..." sambut sang pemilik acara.
"Ah istriku"Bryan memperkenalkan Via pada sang pemilik acara.
"Ah..ya mari nyonya"
__ADS_1
Via hanya mengangguk sambil berjalan dengan memasang wajah datar tanpa senyum..tangannya mengapit lengan Bryan agar mata para wanita yang ada di sana terbuka lebar dan tak menatap miliknya secara berlebihan..sial ingin sekali dia congkel mata para wanita itu.
"Duduk baby"
"Thank's hubby"
"Everything for you baby"
Bryan duduk di samping istrinya..benar dugaan Bryan banyak mata lelaki yang menatap lapar istrinya..sial dia tidak suka miliknya di tatap begitu tapi di sini dia juga yang salah telah mengajak bahkan menyuruh Via memakai gaun indah itu..ah dia benar-benar bodoh sekarang.
"Baby pakai jasku"
"For what?"
"Jangan banyak bantahan pakai saja baby"
"Huhhh baiklah tuan suami"
"Good wife"
Orang itu sangat mempersiapkan rencana ini dengan matang jauh-jauh hari sebelum acara ini di gelar..dia begitu sudah sangat ingin melenyapkan seseorang yang ada di gedung itu.
"Hahaha sebentar lagi kalian akan menangis darah dan menjerit ketakutan..nikmatilah kebersamaan kalian bedebah"
Orang itu menghubungi bawahannya untuk mempersiapkan segala sesuatunya..dia tidak mau rencananya gagal..orang itu adalah seorang wanita yang merasa tersaingi oleh seseorang yang hadir dalam undangan jamuan makan ini..dia akan membuktikan dirinya lebih layak dan pantas dalam bidangnya.
*
*
*
"Nilaaaaaa" teriak seorang wanita yang usianya tak lagi muda ketika sudah memasuki sebuah rumah.
__ADS_1
Sementara suami wanita itu yang mengikutinya dari belakang hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah istrinya yang semakin menjadi saja.
"Baby jangan teriak-teriak"
"Astaga by diam lah"
"Oke baiklah nyonya"
Tak berapa lama kemudian yang di teriaki muncul dan sedikit berlari kemudian memeluk wanita itu dengan erat seakan tidak bertemu setelah sekian lama padahal baru tadi pagi mereka berpisah..lebay.
"Ka Lauraaaaa"
"Yank jangan teriak-teriak" tegur Erick suami Nila.
"Astaga yank diam lah"
"Oke baiklah nyonya"
Erick dan Rey sama-sama diam setelah mendapatkan tatapan ultimatum dari para istri..mereka takkan menang melawan para istri jika para istri sedang dalam mode anjing galak.
"Ka Laura astaga aku merindukan kaka"
"Kaka juga..astaga ayo duduk"
"Kenapa tidak mengabariku ka jika ingin datang?"
"Haha entahlah dadakan..eh mana dua jagoanmu kenapa tidak kelihatan batang hidung nya?"
"Huhh mereka entahlah kemana perginya..mungkin sedang mencari menantu untuk ku"
Keduanya tertawa jika sudah membahas menantu dan cucu..entahlah mungkin virus Vallery masih bersarang di otak kedua nya..ngomong-ngomong Vallery ah mereka jadi merindukan si lola itu.
*
__ADS_1
*
Ada yang kangen Vallery gak ya di sini..mau di munculin nggak nih..kasih sarannya ya gaes..π