Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 45_Kunci Hatiku


__ADS_3

Bryan sangat tau tipe wanita seperti Caitlin yang tidak akan mundur dengan mudah..Bryan tidak akan meladeni wanita murahan semacam Caitlin..dia akan tetap setia dengan Via karena kunci hatinya hanya ada pada Via seorang.


"Benar-benar mengganggu" ucap Bryan yang kesal dengan sikap Caitlin.


Robert mengatasi Caitlin dengan santai namun tegas..dia tak mau Bryan terganggu oleh kedatangan Caitlin yang hanya ingin menggoda Bryan saja.


Caitlin begitu keras kepala..dia masih saja ingin mendekati Bryan..entahlah motif apa yang dia punya hingga begitu kekeh ingin mendekati Bryan.


"Sial aku harus ekstra sabar jika ingin rencana ku berhasil..lihat saja nanti kalian akan menangis darah dan bersujud di kakiku" batin Caitlin dengan pedenya.


Caitlin pergi dari perusahaan Bryan dengan dongkol akibat menghadapi asisten Bryan yaitu Robert..dia akan menyingkirkan Robert dulu barulah dia bisa dekat dengan Bryan.


*


*


"Daddy apa daddy tidak kasihan dengan Via?" tanya Sean.


"Apa maksudmu boy?"tanya Erick heran dengan anak keduanya.


"Sean hanya kasihan dengan Via dad..Sean denger Via dan Bryan terhalang restu Daddy apa iya?"


"Darimana kau tau?"


"Dari Mommy"


"Huhhh..dad hanya ingin melihat seberapa kuatnya ketulusan antara mereka dan seberapa kuatkah mereka menjalani hubungan ini..dad sudah merestui mereka sejak awal hanya saja setelah Daddy pikir-pikir lagi rasanya menyenangkan untuk menjahili mereka"

__ADS_1


"Astaga dad..kau keterlaluan..bagaimana kalau di antara mereka ada kesalahpahaman apa Daddy mau tanggung jawab?"


"Astaga Daddyselalu mengawasi keduanya tanpa mereka sadari..Daddy benar-benar menjaga mereka hingga waktunya tiba boy..Daddy juga banyak merekomendasikan perusahaan Bryan pada rekan bisnis Daddy asal kau tau itu"


"Oh my dad..you are the best..aku kagum dan bangga pada Daddy"


"Hahaha sudahlah sebaiknya kau ikut menjaga dan mengawasi mereka karena akhir-akhir ini ada seseorang yang ingin mengusik hubungan Via dan Bryan"


Sean mengernyit bingung..apakah dia harus membantu mereka..astaga dia tidak suka percintaan.


"Oh god dad..please aku tak berminat"


"Kau mau kakakmu sedih?"


"Oh astaga..ayolah dad..kau yang mempunyai ide gila ini jadi kenapa harus aku ikut juga"


"No..pilihanmu hanya 2 ikut atau menikah"


"So?"


"Ok aku ikut"


"Good boy"


Sean menatap Erick jengah..dia kesal dengan kedua orangtuanya yang suka sekali mengancam ingin menikahkan anak-anaknya.


Erick tai segala gerak gerik Bryan selama ini..meskipun dia sedikit memisahkan mereka tapi tidak serta merta dia lepas tangan begitu saja..Erick terus mengawasi meski dari jauh..dia memastikan Bryan aman tanpa gangguan..dia tau jika ada yang ingin mengusik Bryan dan Via tapi dia masih dalam tahap memantau dia akan menanggapi jika Bryan terpancing.

__ADS_1


"Aku percaya padamu Bryan..kau bisa melewatinya dan menjaga hatimu hanya untuk Via" batin Erick yakin pada Bryan.


Skip.........


"Katakan terus terang apa maumu"


"Wow sepertinya kau tidak sabar..santailah"


"Aku tidak punya banyak waktu untuk menanggapimu"


"Baiklah..jadilah kekaksihku"


Sontak pria yang tengah berdiri di hadapan gadis itu langsung ternganga tak percaya..apakah dia baru saja di tembak oleh seorang wanita?.


"Kau gila?"


"Tidak"


"Lalu apa maksudmu?"


"Aku mau kau jadi kekasihku"


"Never"


"Kau harus mau"


"Siapa kau percaya diri sekali?"

__ADS_1


"Aku..hahaha aku calon istri masa depanmu"


"Cihh..enyah kau"


__ADS_2