Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 155_Bertemu Rival


__ADS_3

"Sayang kau sedang apa..kenapa melamun?" Sean


Sean bertanya pada Percy karena hanya diam memandang keadaan luar kamar sejak tadi.


"Tidak sayang..aku hanya duduk dan melihat pemandangan sore ini yang begitu indah" Percy


Percy menjawab dengan senyuman manis nya dan memeluk Sean yang tengah duduk di sebelahnya persis.


"Kau suka?" Sean


Sean bertanya sambil memainkan rambut pirang Percy yang menurutnya indah..aroma khas dari tubuh nya sangat memabukkan..candu sudah Sean.


"Hmm..sangat suka" Percy hanya mengangguk sambil mengelus tangan kekar Sean yang tengah memeluknya.


"Kau mau berkeliling komplek sore ini?" Sean menawarkan jalan-jalan sore agar Percy tidak bosan dan merasa di kekang karena hanya berada di rumah terus.


"Emm..boleh lah" Percy


"Baiklah ganti baju dulu udaranya dingin..aku tak ingin kau sakit jika tidak memakai jaket" Sean


"Iya suamiku" Percy


Sean tersenyum dan mengikuti Percy ke kamar mandi dan ikut berganti pakaian..memang udaranya sedang dingin karena sebentar lagi memasuki musim dingin dan bisa saja bersalju.


"Sudah?" Sean


"Sudah sayang..apa tidak kebesaran?" Percy


"Tidak sayang..ayo" Sean.


Percy dan Sean telah berada di luar rumah..mereka berjalan-jalan tidak terlalu jauh dari rumah karena Sean tidak mau Percy kelelahan jika berjalan jauh.


Mereka berjalan-jalan dengan santai sambil menikmati suasananya..meski sedikit dingin namun tak menyurut kan keantusiasan mereka.


"Sayang apa kau suka dan mau jika kita setiap hari melakukan kegiatan ini?" tanya Sean yang sepertinya mengetahui kenyamanan sang istri saya ini.


"Hm..aku suka tapi kembali lagi itu semua terserah mu saja Sean" Percy berkata apa adanya yang hatinya kini tengah rasakan.


"Baiklah kita setiap hari akan melakukan hal ini agar tak bosan selalu di rumah terus..oke?" Sean


"Iya suamiku" Percy


Mereka lanjut berjalan-jalan mengelilingi komplek rumah mereka..bertemu ibu-ibu, anak-anak,juga banyak lagi yang lain nya.. Percy sudah tak takut lagi dia membalas sapaan mereka dengan senyum hangatnya.


Sean melihat perubahan besar pada Percy sangat bersyukur karena benar yang uncle Rey katakan suasana di sini mampu merubah warna hidup kita..dan Sean merasakan nya sendiri.


"Eh nak Percy nak Sean..darimana kalian?" ibu 1


"Ibu..kami habis jalan-jalan sore..bosan di rumah terus" Sean


Percy tersenyum manis melihat ibu-ibu yang selalu menemani nya di saat dia masih belum pulih.

__ADS_1


"Wah syukur deh kalau begitu..nak Percy besok ada senam lagi apa nak Percy mau ikut sekalian?" ibu 2


"Bagaimana Sean?" Percy


"Terserah mu sayang..kamu mau ikut aku ijinkan aku akan menemanimu" Sean


"Baiklah..saya ikut Bu" Percy


"Baiklah ketemu besok ya nak..jam nya kaya biasa tempatnya juga masih di sana belum pindah" ibu 1


"Iya Bu.. terimakasih sudah mengajak istri saya..dia semakin banyak perubahan setelah bertemu ibu-ibu sekalian" Sean


"Sama-sama nak Sean..sudah jadi kewajiban kami untuk saling membantu sesama..semua di kembalikan pada diri sendiri..jika kita iklas membantu orang maka diri kita jika membutuhkan sesuatu kelak akan di bantu oleh orang lain juga karena apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai..kalian orang-orang baik jadi pantas kalian banyak yang suka dan di baiki juga..percaya karma itu ada entah kapan entah pada kita, keluarga,atau orang terdekat kita hanya ynag kuasa yang tau semua itu" ibu 3


"Iya Bu..sekali lagi terimakasih" Sean.


Setelah sesi perbincangan singkat itu Sean dan Percy kembali karena hari semakin gelap..Sean tak mau angin sore membuat Percy sakit.


Sesampainya di rumah Sean dan Percy memilih mandi bersama tentunya dengan plush plush sekalian..meski tak setiap saat tapi setidaknya Percy bisa menerima setiap sentuhan yang Sean berikan.


*


*


"Sayang ayo sudah hampir siang" Sean


"Iya Sean..kan aku yang akan senam kenapa kau yang antusias sekali?" Percy heran.


"Aku sangat tidak sabar melihat mu senam lagi sayang" Sean berkilah.


"Hehe..aku juga ingin ikut senam juga sebenarnya sayang..hehe aku malu mengutarakan nya padamu" cicit Sean jujur


"Hahaha baiklah..ayo nanti kau di samping ku saja jangan jauh-jauh biar tidak malu" Percy


"Hehe iya sayang ku" Sean


Dan mereka menuju tempat senam yang biasa Percy kunjungi..setibanya di sana Percy dan Sean di sambut oleh ibu-ibu yang sudah menunggu mereka dan tengah berbincang.


"Maaf Bu kamu lama" Percy


"Tidak apa nak..ayo kita mulai" ibu 1


"Percy" panggil seseorang


Yang di panggil menoleh begitu juga Sean dan para ibu-ibu yang ada di sana..darah Sean mendidih ketika melihat seseorang yang menjadi rivalnya muncul di depannya secara terang-terangan..sial.


"Hay Percy..kau sudah kembali?" pria itu.


"Untuk apa kau di sini?" bukan Percy tapi Sean


"Bukan urusanmu" pria itu sengit menjawab Sean

__ADS_1


"Percy kau tak menjawab ku?" pria itu


Percy hanya diam sambil melihat datar pria tak tau malu di depannya itu.


"Sayang apa sebaiknya kita pulang saja?" Sean


"Baiklah..Bu maaf kami tidak jadi ikut ada gangguan" Percy sopan.


"Tidak apa-apa nak.. pulanglah" ibu 2.


Ibu-ibu di sana juga tidak suka dengan kehadiran pria itu..astaga tidak kapok juga rupanya.


"Percy kau mau kemana.biar aku antar saja ya?" pria itu


"Kau siapa?" kini Percy membuka suara karena geram selalu di usik.


Pria itu tersenyum meski jawaban Percy terdengar dingin nan menyiratkan bahwa ada kekesalan di dalamnya.


"Aku pria yang akan membahagiakan mu Percy" pria itu


Percy tak bergeming maiah menatap tajam pada pria itu hingga pria itu kikuk dan menjawab dengan benar pertanyaan Percy


"Hemm aku Aston Martin aku tinggal tak jauh dari tempat ini..aku pengagummu sejak saya pertama kita bertemu.. Percy kau harus tau suamimu ini sudah main gila dengan perempuan lain yang bahkan tidak bisa di samakan dengan mu.. tinggalkan dia Percy raihlah tanganku dan aku akan membahagiakan mu" Aston


"Sudah?" Percy menjawab singkat.


"Ya..jadi bagaimana?" Aston penuh harap semoga Percy mau meninggalkan Sean


"Pergi dan jangan temui aku lagi" hanya itu yang Percy katakan singkat namun pedas dan nyelekit di hari Aston.


"Kau dengar bung..menyerahlah menjadi duri di rumah tanggaku..kau takkan pernah bisa merebutnya karena hati kami sudah terpaut menjadi satu.. sia-sia kau mengusik kami" Sean


"Ck..bajingan diamlah akan aku rebut dia bagaimana pun caranya dari pria brengsek seperti mu" Aston


BUGHHHH.....


...****************...


MAAF GAES AUTHOR MAU CURHAT SEBENTAR BOLEH KAN..JADI GINI KEMARIN AUTHOR DAPET SURAT CINTA DARI NTUN YANG ISINYA.



Hem...apa author ada salah sama kalian ko tega sekali laporin gambar yang jelas-jelas tidak ada unsur vulgar atau erotis atau yang lainnya..kalau semisal kalian tidak suka sama karya author silahkan di skip lewati aja dan jangan di lihat.. author tidak melarang kalian mau mampir atau sekedar nengok aja terus lewat tapi author mohon janganlah kalian sirik atau gak suka sama author terus karya author yang jadi korban nya..apa di sini ada gambar tangan vulgar hingga kalian entah siapa kok tega-teganya main laporin kek gini.


Author gak marah cuma kecewa aja karena Daris sekian novel yang author tulis author gak pernah sembarangan kasih gambar buat jadi visualnya..author pilih dulu kiranya sopan dan pantes di pajang ya author pajang tapi kalau gak author gak akan pajang.


Ada kah gambar author cuma pake CD atau kacamata doang..nggak kan..paling cuma foto lingerie itu pun masih agak tertutup karena author gak mau membuat novel author jadi rusak karena gambar-gambar erotis nggak bener.


Buat readers terlove please hargain karya orang jangan main laporin kalau emang itu masih bisa di tolerir sungguh kecewa banget karena baru kali ini aku dapet notif kaya gitu.. siapapun kalian apapun niat kalian jangan lah kaya gitu karma ia real apa yang kalian tanam itulah yang kalian tuai nanti.. percayalah karma lebih kejam dari pembunuhan.


Sekian curhatan singkat author..maaf cuma bisa up 1 bab di karenakan mood author rusak dari kemari karena notif itu.

__ADS_1


Salam sayang dariku author garing.


😘😘😘


__ADS_2