Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy
Ep 63_Semanis Senyummu


__ADS_3

Via terbangun ketika tenggorokannya merasa kering..dia membuka matanya dan melihat ada tangan yanh melingkar di atas perutnya.


Jam masih menunjukkan pukul 5 pagi dan itu masih terlalu pagi untuk bangun.


"Suamiku ini manis sekali jika sedang tidur"


Via kemudian perlahan memindahkan tangan Bryan dari atas perutnya..dia berjalan menuju pintu untuk mengambil air minum sekalian saja takutnya nanti Bryan haus kan sudah ada minuman yang tersedia di atas nakas kamar nya.


Via masuk kembali ke kamar dan melihat Bryan masih terlelap dengab damainya..dia tersenyum melihatnya..manis sekali sih.


Via tak mengantuk lagi..dia memutuskan untuk mengecek pekerjaan saja karena sudha terlalu lama dia meninggalkan pekerjaannya pada Nichole.


"Ternyata bocah itu bisa di andalkan juga ya..baguslah setidaknya aku tak terlalu di kejar tumpukkan dokumen nanti jika kembali bekerja"


Via masih mengecek email yang di kirim Nichole lewat laptopnya..Via juga merasa terbantu dan lega ketika tau Sean sang adik mau menghandle pekerjaan nya.


Setelah selesai Via menutup laptopnya dan duduk merenung memikirkan bagaimana nasibnya setelah ini..apakah Bryan masih mengijinkannya bekerja atau tetap di rumah saja menjadi ibu rumah tangga dan melayani suaminya.


"Apapun keputusan Bryan aku akan ikuti pasti dia tau yang terbaik untuk kelangsungan rumah tangga kami"


Via kembali ke ranjang dan bergabung dengan sang suami..dia memeluk Bryan dan di sambut dengan pelukan juga oleh Bryan..meski matanya tertutup tapi dia tau bahwa sang istri terbangun sedari tadi.


*


*


*

__ADS_1


"Kapan bos akan menghabisi jallanga ini?" tanya anak buah Gio.


"Sabarlah sebentar lagi juga dia akan habis kau tau kan siapa yang dia usik?"


"Ya..dia telah mengusik keluarga Wilson adik dari tuan Gio dan tuan Gian"


"Tidak akan selamat sseperti yang sudah-sudah"


"Kau benar"


Anak buah Gio kembali mengerjakan tugas masing-masing..mengawasi dan mengamankan keluarga Wilson adalah tugas dan kewajiban utama mereka.


Keluarga Wilson bukan hanya sekedar keluarga biasa tapi keluarga yang sangat berjasa dan berharga bagi para anak buahnya.


"Lepaskannnnn..arghhhhhh sialan kaliannnnn"


"Brengsek kaliannnnnn"


Caitlin terus berteriak meminta di lepakan namun usahanya hanya di anggap angin lewat oleh para anak buah Gio.


"Diamlah atau kami habisi kau saat ini juga"tekan anak buah Gio pada Caitlin.


"Jika kau berani berisik lagi nikmatilah siksaan kami"


Caitlin hanya diam..dia takut jika di siksa lagi..tidak..tidak..dia tak boleh gegabah..dia harus merencanakan ini dengan matang agar bisa segera tebebas dari penjara mengerikan ini.


"Sial sulit sekali aku nisa bebas dari sini..bagaimana jika Bryan sampai datang dan menghabisiku astaga tidak jangan sampai" batin Cautlin ketar ketir dengan nasibnya.

__ADS_1


*


*


*


"Sayang apa kita tidak sebaiknya pulang ke rumah..aku rindu dengan Via" ucap Nila ketika merasa rindunya tak bisa di tahan lagi.


"Nanti jika kita malah membuat mereka tidak nyaman bagaiman..kau mau mereka pindah dari rumah hm?"


"Tapi aku merindukan mereka sayang"


"Bersabarlah sebentar lagi..minimal tunggulah satu minggu agar mereka bisa memuaskan kebersamaannya sebelum kesibukan masing-masing"


"Baiklah aku menurut saja"


"Good wife..love yoi so much Nilaku"


"Love you too Ericku"


*


*



__ADS_1


__ADS_2