The Fox Goddes Love Struggle

The Fox Goddes Love Struggle
Bab XIX - Ramuan Penghilang Cinta


__ADS_3

*Empat hari lalu


Beberapa orang masuk ke dalam sebuah ruangan kecil. Satu orang di depannya, dia menggendong seorang gadis yang pingsan. Yi Wang meletakkan putrinya di atas kasur yang empuk. Menutupi tubuhnya dengan selimut.


Yi Wang duduk di pinggiran kasur berdampingan dengan Qin Ruyi. Feng Chao dan kedua anaknya memilih duduk di kursi yang di sediakan. Wajah Yi Wang tampak kusut saat menatap putrinya yang malang itu.


"Mengapa dia melakukan hal ini?" Gumamnya yang entah bertanya pada siapa. Bahkan Qin Ruyi tidak memiliki keberanian untuk menjawabnya, dia juga tidak tahu harus bagaimana atas apa yang di perbuat putrinya.


"Ayah, adikku mungkin.. tertarik pada manusia itu." Jawab Yi Xuemei. "Dia.. mungkin.. punya alasan lain." Wajah Yi Xuemei terlihat bimbang. "Aku yakin itu.."


"Xuemei.. mengapa kau memihak pada gadis busuk itu?! Dia telah mempermalukan alam langit. Dan kau masih mati-matian membelanya?"


"Memangnya.. aku salah jika membelanya?" Ucapan Yi Xuemei tampak menantang bagi ibunya. Selama ini Yi Xuemei tidak pernah melawan apalagi bertindak kasar pada ibunya, tapi kali ini dia benar-benar berbeda, membuat Feng Chao merasa geram.


"Yi Xuemei!"


Tanpa memperdulikan ibunya lagi, Yi Xuemei menekuk lututnya di hadapan Yi Wang. Tentu saja semua orang di sana terkejut melihat tingkah Yi Xuemei. Awalnya gadis itu tidak menyukai Yi Changyin secara terang-terangan, tapi kali ini dia malah membelanya. Bahkan sampai berani merendahkan diri.


"Mohon ayah, lepaskan adikku. Kami berencana akan pergi ke daratan Zhongjian beberapa waktu lagi." Wajah Yi Xuemei berubah menjadi kesal. "Aku tidak mau menundanya!"


Yi Wang menunjuk Yi Xuemei dengan tak percaya. Dua puluh satu ribu tahun lamanya, gadis itu tidak pernah berani merendahkan dirinya seperti ini, apalagi di hadapan Qin Ruyi. Sekarang dia berlutut demi anak dari wanita klan ular putih itu, sungguh pemandangan yang langka.


"Kau一?!" Yi Wang menghela nafas frustasi. "Apakah dia akan datang dengan identitas sebagai hewan ilahi manusia itu?!"


"Tentu saja tidak!" Sahut Yi Xuemei tidak terima. "Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, Yi Changyin pasti akan menyembunyikan identitasnya. Ayah, mohon percaya padaku. Aku lima ribu tahun lebih tua darinya. Aku yakin bisa menjaganya dengan baik." Jedanya. "Ayah, mungkin dulu aku tidak menyukainya. Tapi aku bukanlah rubah bodoh yang penuh dengan dendam dan kebencian pada orang yang tidak bersalah." Gadis itu bersujud. "Mohon ayah percayakan Changyin dan Xuan Chen padaku."


"Xuemei kau一?!" Sekalipun Feng Chao berteriak, Yi Xuemei yang keras kepala tidak akan pernah mendengarnya. Terlebih dia merasa tersindir saat Yi Xuemei mengatakan 'rubah bodoh yang penuh dendam dan kebencian pada orang yang tidak bersalah.'


"Putriku, bangunlah.." Yi Xuemei menegakkan tubuhnya, masih bertekuk lutut. "Itu adalah kabar yang baik. Aku sangat senang bisa melihat kalian rukun. Tapi ini masalah kehormatan klan kita一"


"Apakah ayah mementingkan kehormatan diri sendiri dari pada kebahagiaan Yi Changyin?" Potong Yi Xuemei menantang.


"Xuemei! Kebahagiaan bisa di cari, tapi kehormatan sangat susah di dapatkan! Apalagi jika telah hancur berkeping-keping!" Yi Wang berteriak dengan marah. "Yi Changyin akan di jodohkan dengan pangeran klan Naga. Mungkin saja dia bisa menjadi Ratu klan Naga di masa depan. Jika mereka tahu kalau Yi Changyin menjalin kontrak dengan manusia?! Memiliki seorang tuan?! Apakah klan rubah ekor sembilan masih punya muka terhadap kelima dunia?!"


Yi Xuemei mulai terpojokkan. "Aku.."


"Sudahlah! Jika mungkin Yi Changyin mencintai pria itu, aku akan memberinya ramuan penghilang cinta. Dia akan lupa kejadian setelah memasuki gua api spiritual. Juga melupakan manusia itu. Selamanya. Lalu kau bisa membawa adikmu belajar di akademi Tianjin."


"Ayah!" Yi Xuemei menentang. "Mengapa ayah begitu keras kepala? Memisahkan putrinya dari orang yang di cintai demi sebuah kehormatan? Kita bahkan bisa membatalkan pernikahan ini, pangeran klan Naga hanya melihat wajah Yi Changyin dari lukisan, tidak pernah melihatnya secara langsung."


"Membatalkan pernikahan adalah hal yang memalukan, Yi Xuemei..." Yi Wang berkata dengan sabar.


Yi Xuemei tersenyum mengerikan. "Apakah ayah rela memberikan putrimu pada seorang bajingan?"


Yi Wang melotot mendengar cacian Yi Xuemei pada pangeran dari klan terhormat itu. Kata-kata kasar adalah yang paling di hindari. Tapi kali ini Yi Xuemei mengatai pangeran Long Chu tanpa ragu-ragu. Sungguh mempunyai keberanian tingkat dewa. Tapi Yi Xuemei benar, dia juga yakin apa yang di katakannya adalah sebuah kebenaran.


"Xuemei! Jaga ucapanmu!" Bentak Feng Chao.


"Yi Xuemei, apakah ayah harus mengirimmu langsung ke alam langit atas?!"


Wajah Yi Xuemei berubah waspada. "Apa yang akan ayah lakukan?"


"Aku berniat menjodohkanmu dengan pangeran Yun Jihao, anak dari pangeran tertua kaisar langit, pangeran mahkota Yun Haojing." Jawab Yi Wang dengan serius.


Yi Xuemei menjatuhkan rahangnya mendengar kabar mengejutkan itu. Sebelum ini, dia tidak pernah mendengarnya! Jika pangeran Yun Jihao menjadi kaisar langit setelah ayahnya mengundurkan diri, maka dia akan menjadi permaisuri langit?! Itu akan sangat menekankannya. Yi Xuemei sangat menyukai kebebasan.


"Jika Pangeran mahkota Yun Haojing meneruskan tahta kaisar langit, Yun Jihao akan menjadi pangeran mahkota. Dan kau.. akan menjadi permaisuri masa depan. Sementara adikmu adalah ratu klan Naga. Bukankah itu sangat menguntungkan untuk kehormatan klan rubah ekor sembilan?"


"Aku tidak mau menikah dengan Yun Jihao. Aku juga tidak menyetujui adikku menikah dengan Long Chu." Yi Xuemei berkata penuh emosi. Membuat Yi Wang menghela nafas frustasi.


"Xue一"


"Jika ayah bersikeras seperti itu, aku lebih baik turun ke alam fana dan melepas keabadianku." Semua orang terkejut mendengar penawaran diri Yi Xuemei. "Setiap puluhan tahun aku akan pergi bereinkarnasi, tidak akan pernah lagi merasakan apa yang namanya abadi. Apakah ayah senang?" Kata-katanya itu terdengar begitu dingin.


"Xuemei, dengarkan ayah一"


"Apakah ayah tidak tahu bagaimana Yun Jihao?" Yi Xuemei sudah tak tahan lagi untuk meluapkan emosi. "PRIA HIDUNG BELANG ITU?!" Semua orang terdiam. "Apakah ayah rela menyerahkan putrinya pada pria yang seperti itu? Demi sebuah kehormatan sepele? Juga Long Chu. Dia berniat untuk memanfaatkan Yi Changyin untuk kesembuhan He Qing. Apakah ayah rela memberikan adik polosku pada pria seperti itu?"


Yi Wang berekspresi rumit. "Darimana.. darimana kau mendapat rumor buruk itu. Jangan dengarkan mereka."


Yi Xuemei mendengus. "Memangnya siapa yang tidak kenal dengan Yun Jihao? Bukankah ayah sangat mementingkan kehormatan?" Yi Xuemei tersenyum miring. "Dia itu masih muda tapi memiliki penyakit aneh yang membuatnya terus-menerus mengoleksi wanita jal*ng!" Dia marah, membayangkan betapa mengerikannya Yun Jihao. "Dia dari alam langit atas, harusnya tidak seperti itu bukan? Huh, aku Yi Xuemei, tidak akan pernah mau menikah dengan pria bajingan itu."


"Juga untuk Long Chu! Bahkan nyonya Qin mengetahui kebenaran itu." Tambah Yi Xuemei penuh emosi.


Yi Wang sontak menoleh ke samping, menatap Qin Ruyi untuk mendapatkan jawaban.


Tidak ada yang perlu di sembunyikan lagi, Qin Ruyi mengangguk. Hari itu memang benar, dia mendengar Long Chu berbicara dengan penasihat kerajaan. Mereka berencana memanfaatkan darah Yi Changyin untuk kepentingan pribadi.


Wajah Yi Wang menggelap. Dia tak menyangka pada Long Chu yang so' agung dan so' suci itu berencana demikian. Sepertinya dia harus benar-benar membatalkan perjodohan antara Yi Changyin dan pria tak tahu diri itu. Mengorbankan kehormatan akan lebih baik dari pada mengorbankan putri tersayangnya.


"Baiklah, aku akan mencari cara untuk membatalkan pernikahan ini."


"Tapi tuan, bukankah itu sangat memalukan?" Feng Chao menyahuti. Sebenarnya dia agak setuju jikalau seseorang berusaha menyiksa gadis kecil itu.

__ADS_1


"Aku melindungi kebaikan putriku. Aku tidak mau dia mati tidak jelas di klan Naga. Pikirkan itu baik-baik, Feng Chao." Ujar Yi Wang dengan tegas.


Feng Chao hanya menunduk, memendam amarahnya.


"Tuan, terimakasih." Qin Ruyi merasa senang dengan keputusan ini. Sekarang dia tidak perlu khawatir mengenai masa depan Yi Changyin yang suram jika menikah kedalam klan Naga.


"Untuk Yi Xuemei, aku akan menikahkan mu dengan pangeran lain di alam langit. Tenang saja, ayah tidak akan一"


"Tidak!" Sangkal Yi Xuemei. "Aku tidak mau menjadi menantu kaisar langit. Ataupun yang berada di sini. Karena aku.." Yi Xuemei benar-benar keceplosan. Tidak seharusnya dia mengatakan sesuatu yang berada di hatinya. Yi Xuemei benar-benar menyesal telah mengatakan sepatah kalimat itu.


Semenjak turun ke alam fana, dia menemukan sosok Xuan Yao. Pria itu begitu memikat hatinya, apalagi setelah bertatap secara langsung di rumah Xuan Chen. Tidak bisa di sembunyikan lagi, gadis itu menyukai Xuan Yao.


Bisa bersama atau tidak, Yi Xuemei tidak tahu. Setidaknya dia berencana akan berusaha mendapatkan hati Xuan Yao, di kehidupan ini dan seterusnya. Sampai pria itu berhasil bereinkarnasi jadi makhluk abadi. Di neraka, atau di surga.. Yi Xuemei pasti akan menemukannya. Dia yakin dengan hal itu.


Alis Yi Wang merajut. "Apakah kau seperti Yi Changyin? Mencintai salah seorang manusia?"


"Aku.."


"Xuemei apakah kau tahu? Kita makhluk abadi dan mereka makhluk fana tidak bisa bersama! Mereka berbeda jauh dengan kita. Sekalipun kau dan Yi Changyin memohon sampai ribuan tahun untuk bersama dengan para manusia itu, ayah tidak akan mengizinkannya."


Setelah berceramah panjang lebar, Yi Wang mengeluarkan sesuatu di atas telapak tangannya. Sebuah botol porselen putih dengan tutup merah muda muncul di udara kosong.


Melihat hal itu, dengan sigap Yi Xuemei berdiri dan hendak merebutnya. Dia tahu kalau itu adalah ramuan penghilang cinta. Dan dia tidak mau Yi Changyin meminumnya!


Tapi dia hanyalah Dewi tahap awal, tidak bisa melawan kekuatan Dewa tertinggi ayahnya. Yi Wang langsung mengikat Yi Xuemei dengan tali tembus pandang. Walaupun tak terlihat, tapi tali itu sangat kuat. Dewi tahap awal sepertinya, tidak akan lolos.


"Lepaskan!! Lepaskan!! Ayah.. mohon jangan lakukan itu!!"


Yi Xuemei memberontak di dalam pengikat tembus pandang itu, tapi sialnya benda ajaib ini mengikat semakin kencang. Dia sangat tidak sabar apalagi saat melihat porselen itu perlahan mendekati bibir mungil Yi Changyin.


"Tuan.." Qin Ruyi menghentikan, wajahnya terlihat khawatir. "Apakah kau yakin?"


Yi Wang menghela nafas. "Ini demi kebaikan Yi Changyin.."


"Ayah!! Ayah!! Hentikan!!"


Apalah arti teriakan Yi Xuemei saat itu, Yi Wang sama sekali tidak memperdulikannya. Cairan pelupa cinta itu terdengar tidak masuk akal, tapi itu memang benar-benar ada. Entah siapa yang pertama kali membuatnya. Cairan itu hanya akan menyakiti satu pihak, sedangkan pihak yang lain diam tak merasa bersalah. Seharusnya cairan seperti itu tidak ada di bumi ini!


Yi Xuemei hanya menangis saat melihat cairan itu masuk ke dalam mulut adiknya. Dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Melawan juga percuma, hanya akan menyakiti diri sendiri.


Setelah itu semua orang pergi dari kamar Yi Changyin, membiarkan mereka berdua tinggal di kamar. Tapi sebelum itu Yi Wang melepaskan ikatan Yi Xuemei dengan mudah, membuat gadis itu jengkel. Ingin sekali mencakar ayahnya. Tapi dia tau, cakar ayahnya lebih besar dari dia. Tetap saja dia yang akan kalah.


Tak lama setelah kepergian mereka, Shen Lan datang memasuki ruangan dengan wajah yang kusut. Sepertinya pria serba biru itu sudah mendengar apa yang semua orang katakan. Lihatlah, betapa malangnya Yi Changyin.


"Shen Lan.. apakah ada cara untuk membuang ramuan pelupa cinta itu?" Kata Yi Xuemei dengan suara yang parau.


Yi Xuemei menatap Shen Lan dengan wajah yang penuh harap. "Kau tahu cara melepaskannya?"


"Tahu, hanya saja harus...." Shen Lan menepuk tangannya, lalu mencengkram setiap jari-jarinya. Seakan dia mengisyaratkan sesuatu yang sangat tidak bagus untuk di bicarakan secara langsung.


Yi Xuemei menatap bingung tingkah pria serba biru itu. Bahkan saat Shen Lan melakukannya berkali-kali, Yi Xuemei tetap memasang tanda tanya besar di wajahnya. Sekarang Shen Lan hanya seperti orang gila yang sedang mempermainkan anak kecil.


Shen Lan menepuk tangannya frustasi. Dia merasa heran dengan Yi Xuemei yang sudah berumur dua puluh ribu tahun, tidak mengerti akan hal 'itu'.


"Mengapa tidak memakai suara saja?" Komentar Yi Xuemei merasa jengkel dengan Shen Lan yang terus menerus menggunakan bahasa isyarat.


"Karena tidak pantas!" Jawab Shen Lan kesal.


Yi Xuemei memijid dagunya, berfikir untuk mengartikan bahasa isyarat Shen Lan. Pria serba biru itu semakin jengkel di buatnya. Lihatlah, dia sudah kehilangan citranya sebagai seorang pria yang tidak mempunyai ekspresi.


"Tunggu.." Yi Xuemei menatap Shen Lan dengan tatapan yang menyelidik. "Jadi kau menyarankan agar adikku bercinta dengan Xuan Chen?"


Dengan cepat Shen Lan memalingkan wajahnya ke arah Yi Xuemei. Kemudian menunjuknya dengan kesal. Keduanya bagaikan sedang beradu dengan ekspresi wajah yang jelek.


"Aku tidak mengatakan hal itu!!"


"Karena kau sedari tadi tidak mengatakan apapun!"


"Aku mengatakannya. Buktinya一"


"Apa?!" Yi Xuemei mempraktikan apa yang di isyaratkan Shen Lan tadi. "Ini terlihat seperti kedua orang yang sedang一"


BRAK!


"Jangan menyebutkannya! Itu sangat tidak baik bagi anak kecil sepertimu." Tegur Shen Lan setelah memukul meja, menghentikan gadis itu untuk berbicara kata-kata yang tidak pantas. "Hanya berciuman saja cukup." Akhirnya Shen Lan mengatakan hal itu dengan lancar.


"Mengapa tidak bilang dari tadi?!" Yi Xuemei berkata dengan gemas, gemas ingin mencabik-cabik pria serba biru di hadapannya.


"Apakah kau pikir aku bisa mengatakannya dengan lancar?!"


"Kau一?!"


Tanpa memusingkan Yi Xuemei lagi, Shen Lan pergi dengan santainya pergi ke luar ruangan. "Aku akan pergi mengobati kaki Xuan Chen."

__ADS_1


"Tunggu!" Yi Xuemei tersenyum. "Kau mendapatkannya?"


"Bukan urusanmu!" Shen Lan pun pergi dari sana.


Ingin sekali Yi Xuemei menendang pria itu jauh-jauh. Wajah cantiknya yang tersenyum berubah menjadi wajah jelek yang cemberut. Pria serba biru itu benar-benar membuatnya marah.


"Huh!" Dia mendengus. "Dari mana Yi Changyin mendapatkan pria menjengkelkan seperti itu."


.......


.......


.......


Xuan Chen yang mendengar cerita itu tersenyum karena akhirnya yang sedikit menghibur. Namun senyumannya kembali menghilang seiring mengingat apa yang di katakan Yi Wang. Benar, pada dasarnya manusia fana dan makhluk abadi tidak akan pernah bisa bersama. Mereka punya perbedaan yang cukup jauh, baik dari segi pertumbuhan maupun kekuatan. Manusia fana sepertinya, tidak pantas untuk mendapatkan seorang Dewi dari kahyangan.


"Kau jangan putus asa." Ujar Yi Xuemei berusaha menyemangati. Gadis itu melirik adiknya yang sedang tertidur walaupun dengan kerutan di dahinya. "Yi Changyin, tidak akan pernah berubah. Kau hanya perlu melakukannya saat terbangun."


"Apakah itu tidak akan membuatnya marah?" Xuan Chen terlihat gugup saat itu.


"Apakah kau tidak mau Yi Changyin kembali?" Yi Xuemei balik bertanya.


"Tentu saja aku mau." Sahut Xuan Chen cepat. Tidak mungkin dia menginginkan rubah kecil ini menatapnya dengan asing. Itu sangat menyakitkan. Tidak apa jika akhirnya harus berpisah, setidaknya Yi Changyin akan mengingat namanya.


"Changyin.. bangunlah.." Ujar Yi Xuemei sedikit keras.


Bagaikan jam alarm yang membangun setiap orang, suara Yi Xuemei berhasil membangunkan kesadarannya.


Yi Changyin terbangun dengan kepala pening dan pandangan yang sedikit kabur. Seolah-olah dia pingsan setelah kepalanya di pukul dengan keras. Pandangan Yi Changyin langsung menuju samping, melihat sosok pria yang di matanya asing, sedang memeluk tubuhnya.


Sontak Yi Changyin menjauhkan badannya, dia berdiri dengan ekspresi yang terkejut. "Mengapa.. mengapa kau tidak sopan?" Walaupun kelihatan marah, tapi dalam hati Yi Changyin seperti memiliki rasa kasihan pada pria itu. Sangat aneh baginya.


Xuan Chen melirik ke arah Yi Xuemei, gadis itu hanya mengangguk satu kali. Xuan Chen mencengkram erat pakaiannya, mengumpulkan keberanian untuk menyentuh gadis itu. Setelah Yi Changyin ingat nanti, apakah dia masih punya muka? Aih! Betapa konyolnya dunia ini, seakan tidak cara lain untuk membersihkan ramuan aneh itu di tubuh Yi Changyin.


Secepat kilat, Xuan Chen menarik tubuh Yi Changyin, mencium bibirnya secara paksa. Gadis itu memberontak, tapi Xuan Chen dapat merasakan hal aneh dari tubuh gadis itu.


Yi Changyin kekurangan energi Yang. Itu sangat berbahaya, tubuh Yi Changyin akan berpotensi terkena racun dingin. Ramuan penghilang cinta itu begitu dingin, hingga membuat energi Yin nya semakin kuat. Terlambat sedikit saja, mungkin ramuan yang mendekati ke racun itu tidak akan pernah hilang di tubuhnya.


Tentu saja Xuan Chen tidak mau melewatkan hal itu, dia segera menyalurkan energi Yang nya. Dia adalah seorang pria, tidak akan khawatir jika kehabisan energi Yang. Keseimbangan sudah hampir tercapai di tubuh Yi Changyin, hal itu bisa mendorong keluar ramuan penghilang cinta secara paksa.


Mungkin ini kah alasan mengapa tertulis harus melalui berhubungan intim, baru bisa menghilangkan racun itu. Tapi tidak boleh sembarang, tentu saja harus melakukannya dengan yang bersangkutan.


Awalnya memberontak, tapi Yi Changyin merasakan sekelebat masuk ke dalam pikirannya. Dia menjadi diam, mulai mengingat saat dia keluar dari gua api spiritual dan kabur dari rumah karena tidak mau di jodohkan dengan pangeran Long Chu.


Lalu saat-saat dia seorang menyelamatkan pria lumpuh dan menyerahkan sedikit pita suaranya. Menerima cambukan petir demi pria itu, dan menjalani hari-hari berdua di rumah yang sederhana. Ketika di cambuk oleh cambukan siluman, dia juga mengingatnya.


Terakhir saat di serang oleh sekelompok orang hitam yang membuatnya terluka parah. Perubahan Xuan Chen yang begitu aneh, lalu berakhir di klan rubah ekor sembilan tanpa di duga-duga. Sekarang Yi Changyin sudah mengingat semuanya.


Tiba-tiba Yi Wang dan Feng Chao datang dengan keterkejutan. Terutama saat melihat Yi Changyin sedang menempel dengan manusia itu. Yi Wang sebenarnya tahu apa yang bisa mengusir ramuan penghilang cinta ini, jadi dia tidak tahu harus bagaimana setelah ini.


Yi Changyin yang terlebih dahulu melepaskan ciumannya. Dia menatap Xuan Chen dengan nanar. Gadis itu menggigit bibirnya, apakah dia mengatakan hal yang menyakitkan pada pria itu?


"Xuan Chen.. Aku kira.. aku tidak akan mengingatmu selamanya." Katanya terisak.


"Tidak mungkin. Buktinya sekarang kau mengingatku lagi, bukan?" Katanya dengan senyuman.


Yi Changyin mengangguk, entah kenapa dia ingin menangis. Xuan Chen segera menarik gadis itu ke dalam pelukannya. Dia tidak mau melewatkan kesempatan untuk menjadi penghangat suasana gadis itu. Entah kapan, mungkin mereka akan mengalami hal yang sama seperti hari ini.


Yi Xuemei yang melihat kedatangan ayah dan ibunya, dia berdiri. "Ayah, ibu.. Kau sudah lihat mereka?"


Mendengar kata 'ayah' dan 'ibu', sontak membuat Xuan Chen dan Yi Changyin melepaskan pelukannya dengan tidak rela. Tetap saja keduanya harus bersikap sopan di hadapan mereka berdua.


Yi Wang hanya terdiam.


"Seberapa keras ayah ingin menjauhkan mereka, takdir tidak akan pernah berpihak padamu." Yi Xuemei mulai bertekuk lutut, meminta permohonan. Wajahnya tidak sekeras tadi, dia kembali menjadi Xuemei yang lembut. "Jadi, mohon biarkan kami bertiga pergi ke daratan Zhongjian dan menggali ilmu di sana."


Di susul dengan Yi Changyin yang ikut berlutut. "Yi Changyin berjanji, tidak akan membiarkan siapapun tahu kalau kami dari alam langit."


Xuan Chen mengikuti kedua gadis itu. "Mohon tuan besar Yi mengizinkan kami."


Yi Wang menghela nafas pasrah. Walaupun dia khawatir tapi dia percaya pada mereka yang sudah beranjak dewasa. Yi Wang akhirnya mengerti, tidak ada gunanya menahan mereka dalam aturan. Membebaskan burung terbang tidak ada salahnya. Malah itu lebih baik.


"Baiklah, aku mengizinkan kalian."


Mereka bertiga bersorak dalam hati.


"Tapi, kita harus memikirkan cara untuk membatalkan perjodohan Yi Changyin dan Long Chu."


Yi Changyin tersenyum. "Ayah tenang saja, mungkin aku dan kakak punya rencana." Tiba-tiba seringai menyeramkan muncul di bibirnya.


.......


.......

__ADS_1


.......


Jangan lupa Vote, like dan tanggapannya tentang bab ini di kolom komentar ya😉


__ADS_2