The Fox Goddes Love Struggle

The Fox Goddes Love Struggle
Bab LXXXII - Awal Mula Alam Peri


__ADS_3

Flashback on.


Jutaan tahun lalu.


Setelah meninggalnya pangu yang menstabilkan dua dunia atas dan bawah. Dari situlah berbagai peradaban muncul. Mulai dari purba, yang ceritanya masih sebuah gulungan misteri. Sampai menuju zaman kuno.


(Note : Pangu adalah tokoh legenda dalam mitologi Tiongkok. Pangu lahir pada langit dan bumi kacau tanpa bentuk. Setelah 18.000 tahun, pangu memakai sebuah kapak membelah langit dan bumi. Yang ringan dan terang naik ke atas menjadi langit. Yang berat dan suram turun ke bawah menjadi bumi. Pangu takut langit dan bumi akan bergabung kembali, maka ia berdiri menahan langit dan bumi. Langit setiap hari naik 10 mistar, Pangu juga setiap hari bertambah tinggi 10 mistar. Setelah 18.000 tahun kemudian, Pangu meninggal dan organ tubuhnya menjadi berbagai barang di alam semesta ini. Badannya berubah menjadi pegunungan, darahnya mengalir membentuk sungai, ototnya berubah menjadi tanah yang subur, sumsum tulangnya berubah menjadi mineral, giginya berubah menjadi batu permata, kulit dan bulu badannya berubah menjadi berbagai tanaman. Sumber : Wikipedia)


Zaman kuno, dari situlah peradaban yang berkembang dimulai. Lahir yang namanya perbedaan antara dewa, manusia fana, iblis dan hantu. Saat itu dunia atas dan dunia bawah benar-benar membagi wilayahnya masing-masing.


Dahulu alam peri masihlah tanah kosong terbengkalai di alam langit yang dekat daratan tengah alam fana. Yang bahkan Dewa termiskin pun enggan meliriknya. Menjadi tempat tak tersentuh selama puluhan ribu tahun lamanya.


Selain itu, keengganan para kaisar langit meliriknya karena alam langit telah memiliki cukup tempay. Yaitu alam baka, daerah Kunlun, Qing Jiu dan laut timur. Daerah Qing Jiu dahulunya adalah tempat hewan suci pertama kali lahir. Yang berbeda dengan binatang roh ataupun ilahi.


Dalam dekade yang tak terlalu lama, alam langit telah di pimpin oleh seorang Kaisar yang penuh ambisi dan bodoh. Bahkan dia berkali-kali menentang hukum yang ditetapkan langit, yaitu menciptakan 'permusuhan tak berdasar' pada alam iblis. Bahkan menimbulkan percikan dendam. Hingga akhirnya kaisar iblis menyatakan perang dengan alam langit.


Sementara di sisi timur alam langit, muncullah fenomena lahirnya ras binatang ilahi kuno. Yaitu elang putih yang memiliki elemen api. Dan di prediksi akan menjadi binatang ilahi terkuat sepanjang masa.


Kabar itu telah sampai ke telinga kaisar langit. Hingga sejumput ide untuk memanfaatkan binatang yang di lindungi itu telah terlintas dibenaknya.


Tanpa siapapun yang tau, kaisar langit mulai menjalankan aksinya. Menculik tujuh dari puluhan ekor dan memilih yang betina.


Secara sembunyi-sembunyi kaisar langit mengembangkan tujuh elang itu dengan energi yang tidak biasa dan didapatkan dari seluruh alam semesta ini. Hingga jati diri mereka sebagai elang putih sedikit tergoyahkan.


Di antaranya ada yang bercampur dengan ras Phoenix, Rubah ekor sembilan, ras manusia awan dan kupu-kupu. Sementara tiga lainnya telah memiliki elemen tak biasa. Yaitu air, cahaya dan tumbuhan.


Mereka bertujuh, berhasil dikembangkan menjadi yang terkuat. Bahkan dijuluki sebagai kesatria wanita alam langit.


Lima ribu tahun telah berlalu. Perang besar antara alam langit melawan alam iblis akan segera di mulai. Dan kaisar langit membawa serta mereka bertujuh ke Medan perang. Dan menjadikan sosok yang paling ditakuti di sana.


Jelas, karena mereka bertujuh alam langit memenangkan peperangan. Yang membuat alam iblis tunduk kepada kaisar langit di bawah pengawasan Dewa kegelapan.


Hanya saja, karena peperangan itu ras manusia awan telah punah. Tapi Kaisar langit sepertinya tak terlalu peduli.


Dasar! Bahkan ia malah mengadakan jamuan mewah, bukannya berbela sungkawa pada ras manusia awan.


Saat mengadakan perjamuan untuk merayakannya, kaisar langit secara terang-terangan mengangkat ketujuh kesatria wanita alam langit itu menjadi selirnya.


Jelas hal ini membuat geger sealam langit. Bahkan tak sedikit yang mengajukan protes saking tak setujunya. Terutama Permaisuri langit dan putra-putranya.


Hanya saja Kaisar langit tetap bersikukuh dengan keputusannya.


Tapi lebih tepatnya Kaisar langit terlalu nafsu melihat bentukan tubuh mereka yang sempurna dan di padukan dengan wajah cantik jelita. Hingga setiap malam mereka selalu mendapatkan kasih sayang dari sang Kaisar. Lalu mengacuhkan Permaisuri langit.


Terutama peri dari ras Rubah ekor sembilan dan Phoenix yang kecantikan dan kaelokan tubuhnya dapat menghancurkan dunia. Di susul dengan peri bulan, bunga, air, kupu-kupu dan awan.


Namun ketujuh kesatria wanita alam langit itu tidak ada satupun yang menyukai Kaisar langit. Mungkin karena pria itu terlalu arogan dan mementingkan keindahan duniawi. Atau memang sudah cukup umur dan memiliki satu cucu.


Insiden di mulai ketika peri dari ras Rubah ekor sembilan jatuh cinta pada adik ketujuh kaisar langit. Yang masih muda dan tampan. Mereka diam-diam sering bertemu di suatu pagoda tersembunyi alam langit.

__ADS_1


"Pangeran ketujuh, jangan tinggalkan aku!" Teriak Li Jianjian, peri dari ras Rubah ekor sembilan.


Saat itu dia memeluk pangeran ketujuh dari belakang dengan nafas yang memburu.


"Aku sudah muak terkurung disini bersama pria jahanam yang selalu memainkanku seperti pelacur pribadinya."


"Tenang saja! Aku tidak akan mengandung anaknya karena telah meminum ramuan untuk mencegah kehamilan setiap hari!" Sergahnya lagi berusaha meyakinkan.


Pangeran ketujuh merasa iba dengan Li Jianjian. Apalagi ia tak bisa berbohong kalau hatinya juga turut mencintai gadis malang itu.


Perasaan yang egois mendorongnya untuk membawa Li Jianjian kabur dari alam langit. Pergi ke tempat tersembunyi dan hidup berdua, terbang melewati gulungan awan dengan angin yang berhembus pelan. Namun berhasil menerbangkan khayalan dan rasa bahagia. Sungguh indah.


Namun waktu terus berjalan, menuntun mereka masuk ke dalam awan hitam dan pusaran angin kencang.


Saat Li Jianjian melahirkan anak pangeran ketujuh, bencana petir menghampiri lantaran mereka belum memiliki ikatan yang sah.


Bencana petir telah membawanya berputar-putar di pusaran angin kencang. Melarutkannya ke dalam jurang keterpurukan yang penuh duri kesengsaraan.


Kaisar langit datang tanpa di undang memergoki mereka berdua yang tengah berbahagia. Dengan marahnya dan tanpa basa basi kaisar langit membawa mereka bertiga kembali ke alam langit, langsung di tempatkan di aula eksekusi dalam ruangan tertutup.


Saat itu pula keenam rekan Li Jianjian datang membela. Mereka tidak terima kalau Li Jianjian akan di hukum mati. Terutama saat melihat tiga orang algojo, membuat mereka berfikir kalau bayi kecil juga akan ikut di eksekusi.


Bahkan disana ada Permaisuri langit dan putra pertamanya dengan senyuman kemenangan.


Oh langit! Apa yang berada di pikiran orang-orang yang berada di aula eksekusi?! Benar, mungkin semuanya adalah kepercayaan kaisar langit yang tidak tahu diri. Pantas saja.


(Note : Algojo ialah orang yang memiliki tanggung jawab langsung untuk menjalankan hukuman mati atas terdakwa.)


Namun dengan berani, Feng Lianlian, peri ras Phoenix melawan kaisar langit secara terang-terangan. "Ini semua karena sikap bajinganmu sendiri!"


Membuat semua orang yang berada di aula tercengang.


"Beraninya kau berkata seperti itu pada Kaisar langit!" Teriak sang Permaisuri penuh emosi. Menatap Feng Lianlian dengan jijik dan benci.


"Aku tidak peduli!!" Sergah Yue Sisi, peri dari ras bulan.


"Aku tau kau hanya ingin menjadikan kami sebagai Pela cur pribadimu! Menjadikan pelampiasan emosi dan nafsu. Ingat! kami tidak terima karena hal itu!" Tambahnya yang di angguki kelima lainnya.


"Dasar ja lang tidak tau diri!!" Maki kaisar langit sambil berdiri dari duduknya penuh emosi.


Hendak menyerang keenamnya, namun terhenti karena mereka mulai mengeluarkan sebilah pedang ramping yang tentunya berbeda elemen. Sesuai dengan ras masing-masing.


"Beraninya kalian!!" Teriak Permaisuri dan Pangeran mahkota langit secara bersamaan. Tapi jantungnya berdebar kencang karena diliputi rasa takut.


Tenggorokan kaisar langit kering dan tercekat. Ia jelas takut pada kekuatan selir-selir yang sepertinya akan memberontak itu.


"Sungguh tidak tau diri! Harusnya kau berterimakasih padaku karena telah merawat dan membuat kalian menjadi yang terkuat di dunua. Tapi apa yang kalian lakukan?! Memberontak?!" Kaisar langit berusaha mendapatkan toleransi orang-orang.


Yue Sisi mendengus, "Kami kuat bukan karena kau! Dan mungkin kalian semua tidak tahu apa yang dia lakukan ribuan tahun lalu."

__ADS_1


Hal itu membuat kaisar langit berkeringat dingin. Karena di pikirannya, yang Yue Sisi maksud adalah perihal penculikan makhluk ilahi kuno yang masih belia dan belum pernah berlatih.


"Memang apa yang ayahku lakukan pada kalian dahulu?!" Tanya Pangeran mahkota langit dengan sinis dan seperti tidak percaya pada apa yang di katakan Yue Sisi.


Dengan senyuman bangga, Feng Lianlian menjawab, "kami semulanya adalah..." Namun terpotong di udara karena teriakan kaisar.


"Segera jalankan eksekusinya!!"


"Baik!!" Jawab kedua algojo dengan semangat. Sementara yang satunya seperti siap memberi racun bayi yang baru lahir itu.


Feng Lianlian dan teman-teman terbelalak kaget. Bisa-bisanya pria bajing an itu memanfaatkan kesempatan!


Mereka segera berlari ke arah tengah. Yang terdapat pangeran ketujuh dan Li Jianjian yang sudah setengah sadar setengah tidak karena cambukan. Juga bayi terbaring di atas kasur kecil yang mulai diberi racun.


Biadab!!


Namun terlambat, sebilah pedang telah terlebih dahulu memutuskan jalan kehidupan seseorang, memaksa mereka bertiga untuk pergi ke alam baka secepatnya, membuat langkah keenam peri itu terhenti. Demi melihat darah segar yang menghujan di depan mata mereka.


Saat itu tawa Kaisar langit dam Permaisurinya menggelegar di aula. Yang berhasil meledakkan emosi dari para peri itu. Tangan mereka terkepal, rasa sedih dan marah telah bercampur menjadi rasa ingin membunuh tua bangka yang masih saja tertawa menggelegar tanpa tahu malu.


Tawanya terhentikan ketika getaran tanah mulai menggoyahkan berdirinya. Semua orang terlihat panik, begitupula dengan kaisar langit.


Terutama saat melihat wajah marah dari keenamnya. Membuat suasana di sana semakin suram dan mengerikan. Dan perlahan-lahan kabut muncul mengubur semua orang yang berada di sana.


Jelas, kabut itu keluar dari tubuh Lian Qingqing, sang peri awan.


Semua orang semakin panik dan mulai berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Begitupula dengan kaisar langit yang tergopoh-gopoh menuju pintu.


Namun mereka berenam tidak bermaksud mengampuni satupun dari mereka. Bak diterjang angin kencang, pintu aula tertutup dengan keras. Hingga langkah mereka terhenti.


Kemudian mereka berlari mondar mandir menuju jendela yang berada di setiap sisi aula, namun jendela-jendela itu tiba-tiba tertutup dalam sekejap.


Ingin terbang dan berteleportasi, tapi aura mereka berenam terlalu kuat untuk menekannya. Hingga mereka hanya bisa mondar-mandir tidak jelas dengan wajah yang panik.


Dengan langkah yang berat, mereka semua menghunuskan pedang. Berlari ke arah mereka berenam yang sedang terdiam dengan selubung emosi dan aura mengerikan.


Hendak menebas, namun tiba-tiba mereka terhempas tanpa satupun dari keenam peri itu bergerak. Mereka terjerembab, bangkit lagi. Terus menerus seperti itu dan berjuang ingin menebas keenam wanita itu. Sebagaimana algojo membunuh Li Jianjian beserta keluarga terlarangnya.


Dendam Feng Lianlian dan teman-temannya terlalu besar, hingga kemarahan telah mereka jadikan diam. Seakan menyatakan kalau emosi itu sudah tak terbendung lagi.


Selanjutnya, tiba-tiba mereka semua dihujani oleh jerami-jerami kering hingga menggunung sampai dada. Dan.. keenam peri itu sudah menghilang dari sana.


Kaisar langit mengedarkan pandangannya demi mencari keberadaan mereka. Namun yang dilihat hanyalah Permaisuri dan putra tertuanya, juga bawahannya yang sama terkubur dan kebingungan sepertinya.


"Kalian mencariku?" Tiba-tiba suara familiar membuat mereka semua mendongkak ke atas, dan mendapati tatapan jahat Feng Lianlian dengan kobaran api di tangannya.


.......


.......

__ADS_1


.......


Jangan lupa vote, like dan tanggapannya tentang bab ini di kolom komentar ya😉


__ADS_2