
Yi Changyin menggandeng tangan Xuan Chen menuju sebuah paviliun kecil. Wajahnya tampak cerah ceria tak seperti biasanya. Mungkin Yi Changyin terlalu bahagia saat ini.
Mereka mengambil duduk saling berdekatan, di depannya ada Yi Xuemei dan Shen Lan. Lalu Xiaolan yang sedang menyajikan teh untuk mereka berempat. Tidak salah lagi, keempatnya akan mendiskusikan sesuatu untuk membatalkan ikatan pernikahan dengan klan Naga. sekaligus mempermalukan Long Chu.
"Kalian berhentilah berdekatan!" Kecam Yi Xuemei yang merasa geram melihat mereka berdua. Yaa lebih tepatnya dia iri.
"Memangnya kenapa? Jika kakak mau, kenapa tidak ajak Xuan Yao?" Goda Yi Changyin.
Mendengar nama 'Xuan Yao', Yi Xuemei merespon banyak. Sepertinya dugaan Yi Changyin benar, kakaknya ini mulai tertarik pada adik tiri Xuan Chen.
"Sudah! Sudah!" Elaknya tidak mau memperpanjang rasa malu. "Bukankah kita akan merundingkan masalah Long Chu, sekaligus membuatnya malu sampai mati?" Yi Xuemei mengalihkan topik. "Mengapa malah membahas hal yang tidak penting?"
"Mengapa kakak menghindar?" Yi Changyin tersenyum jahil, kepalanya masih menempel manja di pundak Xuan Chen. "Apakah.."
Yi Xuemei memukul meja, menunjuk adiknya penuh emosi. "Yi Changyin, kau一?!"
Brakk!!
Shen Lan memukul meja, membuat suara retakan antara cangkir keramik itu. Mungkin jika Shen Lan memukul lebih keras lagi, cangkir-cangkir itu akan segera beterbangan dan berakhir menjadi kepingan.
"Sebenarnya aku punya sesuatu yang harus di bicarakan sebelum masuk ke rencana awal." Ujar Shen Lan dengan datar. Dia tidak menengahi kemarahan Yi Xuemei, lebih tepatnya pria serba biru itu tidak mau terkena imbasnya.
Semua orang menatapnya serius, mereka tak bicara, menunggu Shen Lan untuk tetap bercerita.
"Ini mengenai lima hari lalu, ketika kalian di serang oleh sekelompok orang aneh."
Yi Changyin merasa tertarik dengan hal itu. "Kau menemukan sesuatu?"
"Benar, dan ini sangat menarik." Shen Lan mengeluarkannya sebongkah kristal di atas telapak tangannya. Jika di lihat-lihat, ini bukanlah kristal biasa, aura aneh telah menyelubunginya.
"Apa itu?" Tanya Yi Xuemei penasaran.
Tanpa menjawab, Shen Lan melemparkan kristal itu ke udara kosong di sampingnya. Udara tampak pecah oleh cahaya putih, perlahan membentuk sebuah gambar nyata yang bergerak.
"Ap一"
"Jangan bertanya dulu, lihat apa yang ada di dalam." Shen Lan memotong ucapan Yi Xuemei. Gadis itu hanya menggeram rendah. Benar, dia harus melihat apa yang berada di dalam terlebih dahulu. Setelah itu, baru menghajar Shen Lan.
Semua orang bisa melihat, yang berada di dalam ilusi adalah Wen Yuexin dan pelayan kecilnya. Gadis itu sedang berbicara serius yang dapat terdengar oleh semua orang.
Setelah beberapa saat, akhirnya mereka berempat bisa mengetahui apa yang terjadi. Ternyata kejadian hari itu adalah dalang dari Jiang Jinwei dan Han Qiangshu. Mereka ini seperti tidak ingin membuat Xuan Chen merasa aman. Lebih parahnya lagi, mereka menggunakan artefak langka dan ilmu terlarang.
"Mereka semua memang melanggar aturan langit." Ujar Xuan Chen memberi pendapat. "Tapi, yang membuatku tertarik adalah kelopak mawar hitam yang bersemayam di dahi Wen Junzhu."
Yi Changyin mengangguk setuju. "Itu benar. Tapi bahkan aku tidak pernah mendengar Dewa kegelapan mempunyai seorang putri."
"Jika itu palsu, tidak mungkin bisa menggerakkan pasukan formasi hitam." Sahut Yi Xuemei bingung. "Ini sangat aneh.."
Semua orang termenung.
"Ngomong-ngomong, aku punya ini." Shen Lan melemparkan botol porselen ke atas meja. Semua orang hanya menatapnya dengan tanda tanya besar di wajahnya. "Ini adalah abu dari pasukan formasi hitam yang Pangeran ketujuh bakar."
Kening Xuan Chen berkerut heran. "Aku?"
Dia terlalu lemah, manamungkin bisa membakar pasukan kuat yang di buat mendiang Baiyun Dijun itu. Bahkan Yi Wang pun belum tentu bisa. Yi Xuemei juga merasa heran dengan ucapan Shen Lan, sangat tidak masuk akal.
"Aku tidak tahu mengapa. Tapi hari itu.. Xuan Chen benar-benar membakar semua orang." Ujar Yi Changyin mengakui.
Xuan Chen menatap Yi Changyin tak percaya. Dia benar-benar tidak tahu apa yang terjadi padanya hari itu. Ingatannya buram seperti di segel oleh seseorang. Sebenarnya apa yang terjadi?
"Sudahlah.. kita perbincangkan hal itu lain hari." Yi Changyin berusaha membuat suasana untuk tidak menjadi rumit. "Mungkin di akademi Tianjin kita bisa menemukan jawabannya."
Shen Lan mengangguk setuju. "Kau benar, akademi sebesar itu tidak mungkin tidak memiliki jawaban."
"Mengapa kita tidak memberi tahu kaisar langit tentang perbuatan mereka yang melanggar hukum langit?" Usul Yi Xuemei tampak kesal.
"Tidak bisa. Gaoqing Dijun pasti akan menghancurkan daratan timur. Aku tidak mau itu terjadi." Yi Changyin menolak.
Daratan Dongfang adalah tempat tinggal Xuan Chen dan banyak manusia lainnya yang tidak bersalah. Sementara Gaoqing Dijun adalah orang yang tidak berperikemanusiaan. Jika tahu keluarga Han yang menurun-temurunkan cerita itu, lalu Jiang Jinwei dan Selir agung yang menggunakan ilmu terlarang, dia pasti akan menghancurkan seluruh daratan timur, bukan hanya keluarga yang bersangkutan.
__ADS_1
Yi Changyin dan Yi Xuemei masih cukup lemah untuk melawan kekuasaan Gaoqing Dijun. Dia adalah penguasa alam langit atas dan bawah. Tidak ada yang berani membantahnya. Jika ingin melawannya, maka mereka harus menjadi yang terkuat terlebih dahulu.
"Kakak, kita tunggu waktu yang tepat. Baru melaporkan hal ini pada alam langit. Kita tidak boleh bertindak gegabah." Yi Changyin memperingati.
"Kau benar, ini bukan saat yang tepat. Gaoqing Dijun itu, adalah orang yang menjengkelkan." Caci Yi Xuemei merasa gemas.
"Oh ya, Shen Lan, dari mana kau mendapatkan benda seperti ini." Yi Changyin menunjuk pada bongkahan kristal yang di dalamnya terdapat ilusi itu.
"Ini hanyalah energi spiritualku, jika ingin merekam sesuatu, itu bisa. Hanya saja, hal ini sangat menguras energi spiritual." Jelas Shen Lan Rinci.
"Tidak apa! Apakah kau ada cara untuk memutar waktu?" Tanya Yi Changyin yang sepertinya telah menemukan ide.
Shen Lan tampak berfikir.
"Kau menemukan sesuatu?" Tanya Xuan Chen penasaran.
Yi Changyin hanya tersenyum jahil. "Tentu saja.. kau bisa lihat nanti!"
"Yi Changyin, apa yang kau rencanakan?" Yi Xuemei turut bertanya tidak sabaran.
"Sudah ku bilang, aku akan memberi tahu kalian nanti!" Elak Yi Changyin.
"Kau一?!"
"Sepertinya ada.." Shen Lan memotong ucapan Yi Xuemei.
"Itu bagus sekali!!" Seru Yi Changyin senang.
Shen Lan menatap Yi Changyin tak percaya. "Nona, apakah kita memikirkan hal yang sama?"
Yi Changyin mengangguk mantap. "Sepertinya begitu."
Xuan Chen dan Yi Xuemei merasa tak di anggap. Gadis itu enggan memberi tahu apa yang direncanakannya. Apalagi pria biru itu, hanya membuat keduanya semakin penasaran.
"SEBENARNYA APA YANG KALIAN RENCANAKAN!" Teriak Yi Xuemei dengan kesal.
.......
.......
.......
Ketiganya tampak santai-santai saja di dalam ruangan. Menikmati jamuan yang di sediakan keluarga Yi. Mereka tidak tahu, sebentar lagi akan ada kejadian yang menggemparkan. Yang tentunya sangat memalukan.
Yi Changyin sudah tiba di sana lebih dulu. Dia duduk berdampingan dengan Yi Xuemei dengan ekspresi wajah yang malas. Berbeda dengan Long Chu, sepertinya pria biadab itu mulai tertarik pada paras cantik Yi Changyin. Sungguh menyebalkan!
Telah lama mereka berbasa-basi, akhirnya waktu yang di tunggu-tunggu Yi Changyin telah tiba. Dia dan Yi Xuemei hanya saling memberikan senyuman jahil dan tidak sabaran.
"Yin'er, silahkan turun untuk menuangkan arak pada pangeran Long Chu." Perintah Yi Wang ramah tamah.
Yi Changyin tersenyum manis, membuat Long Chu di bawah sana semakin terpesona. Dia menuruni tangga, diam-diam mengeluarkan kristal aneh itu secara sembunyi-sembunyi.
Sebelum berakting, dia sempat tersenyum pada Ratu klan Naga, Qiang Siwen. sepertinya ratu itu menyukai Yi Changyin. Tapi Ratu itu hanya bermimpi, Yi Changyin tidak akan pernah mau untuk menikahi putra biadabnya.
Saat berada di tengah-tengah ruangan, Yi Changyin menginjak bagian bawah pakaiannya panjangnya. Dia pun terjatuh dan menimbulkan keributan. Tapi tangan Yi Changyin melemparkan bongkahan kristal itu ke udara kosong.
Cahaya putih memecahkan udara kosong, membuat sebuah gambar bergerak di dalamnya. Bak bisa melihat kehidupan orang lain tanpa harus datang jauh-jauh atau menunggu waktu yang tepat dan memutar waktu. Ilusi itu bergerak, dan semua orang tahu jika Long Chu dan penasihat kerajaan itu berada di dalam, sedang berbincang hangat.
Semua orang bisa mendengar, kalau Long Chu sedang berencana untuk memanfaatkan darah Rubah Yi Changyin hingga mati untuk menyembuhkan wanitanya dan kepentingan diri sendiri. Lalu membuat Yi Changyin seolah-olah mati sewajarnya sebagai istri dari pangeran klan Naga.
Qiang Siwen terkejut bukan kepalang. Jujur saja, dia tidak tahu skandal putranya yang memalukan ini. Jelas-jelas ini penghinaan bagi klan rubah ekor sembilan. Apalagi pelayan-pelayan disini terlihat ricuh saat mendengarnya. Benar-benar kacau!
Bagaikan bernostalgia, Long Chu pun terkejut ketika melihat dirinya dan penasihat kerajaan berbincang di tempat yang sepi. Dia juga tidak pernah menyangka Yi Changyin akan mengungkap hal ini, di hadapan para tetua, paman dan seluruh anggota keluarga Yi.
Long Chu menatap Yi Changyin dengan tajam. Wanita itu dengan santainya duduk di atas lantai, senyuman tak berdosa muncul di bibirnya.
"Dasar rubah一"
"Diam kau!!"
__ADS_1
Plak!!
Qiang Siwen tampak mendaratkan satu tamparan keras pada putranya. Jujur saja dia merasa di permalukan punya anak seperti Long Chu. Untung saja dia belum di nobatkan sebagai pangeran mahkota, kalau tidak.. malunya tidak akan pernah tertolong.
"Aku tidak pernah menyangka, pangeran dari klan Naga yang terhormat akan berencana seperti itu pada anakku." Ujar Yi Wang dengan dingin. Sebenarnya dia tidak terkejut, karena sudah mengetahui skandal ini sejak kemarin.
Qiang Siwen menatap Yi Wang penuh dengan penyesalan. "Tuan Yi, putraku tidak bisa di maafkan. Sebagai gantinya, aku akan meminta Raja untuk membatalkan pernikahan ini, menghukum Long Chu untuk mengalami Bencana kehidupan selama enam puluh tahun dan tidak akan pernah di beri gelar pangeran mahkota."
"Ibu!" Seru Long Chu tidak terima.
"Apa?! Kau telah mempermalukan klan mu sendiri, apakah kau tidak malu dengan perbuatanmu?!" Qiang Siwen berkata dengan emosi yang menggebu-gebu. "Sekarang, ikut aku pulang untuk menerima hukuman!" Kemudian wanita itu bertekuk lutut di hadapan Yi Changyin. "Dewi kecil, aku meminta maaf atas nama putraku."
Ekspresi Yi Changyin berpura-pura kesal. "Tidak apa! Aku akan memaafkan kalian, tapi dengan syarat jangan datang dengan kabar lamaran lagi kedalam klan kami. Ratu mengerti?" Ucapnya dengan dingin.
"Baik, aku berjanji!"
*Kemarin..
"SEBENARNYA APA YANG KALIAN RENCANAKAN!" Teriak Yi Xuemei dengan kesal.
Yi Changyin menyusut saat melihat kemarahan Yi Xuemei. Walaupun kultivasi Yi Changyin lebih tinggi darinya, tapi tetap saja usia Yi Xuemei yang lebih tua. "Baik.. baik.. aku akan menceritakan rencanaku."
Emosi Yi Xuemei memudar, dia kembali pada posisi seriusnya. Mendengarkan rencana Yi Changyin untuk mempermalukan pria biadab itu di hadapan semua orang.
Mula-mula, Yi Changyin akan menggunakan ayahnya untuk mengundang Long Chu dan Ratu Qiang Siwen esok hari. Dengan alasan, Yi Changyin siap bertemu dengan mereka.
Di sisi lain, Yi Changyin menggunakan ilmu pelintas waktu, kembali pada masa beberapa Minggu lalu saat Yi Changyin kabur dari klan. Dia menggunakan energi spiritualnya untuk membuat tubuhnya tembus pandang, Yi Changyin pergi bersama Shen Lan.
Sementara Yi Changyin memberi instruksi, Shen Lan menjalankan rencana. Dia merekam semua yang di katakan Long Chu hari itu tanpa terlewatkan dan menjadi bongkahan kristal jernih yang indah.
Selanjutnya Yi Changyin akan menggunakan nama ayahnya lagi. Dia merayu ayahnya supaya memberi perintah untuk menuangkan arak perjodohan pada Long Chu. Agar saat berada tepat di tengah-tengah ruangan, Yi Changyin bisa melemparkan batu permata itu dengan modus terjatuh.
.......
.......
.......
Brakk!
Pintu panel terbuka kencang tanpa ampun, Yi Changyin memasuki kamarnya sambil melompat-lompat. Betapa baik suasana hatinya saat ini. Bahkan dia tidak tahu harus berkata apa-apa lagi selain menampilkan wajah senangnya.
Yi Changyin berhenti saat melihat sosok jangkung yang sedang membelakanginya. Pria itu sedang membaca buku dengan serius sampai-sampai tidak sadar Yi Changyin telah pulang dari rencana berhasilnya.
Yi Changyin tersenyum dan segera memeluk Xuan Chen dari belakang. Xuan Chen sempat tersentak sebelum akhirnya tersenyum tipis. Yi Changyin Menautkan jari-jari mungilnya di depan perut Xuan Chen, menyandarkan kepalanya dengan nyaman dibelakang punggung pria itu.
"Apakah berhasil?" Tanya Xuan Chen sambil mengelus lembut tangan sehalus giok yang berada di depan perutnya itu.
"Tentu saja berhasil. Kita bisa pergi esok hari." Sahut Yi Changyin antusias. "Aku sangat senang melihat wajah tertindasnya. Apalagi saat Ratu Qiang menyeretnya keluar secara paksa."
Xuan Chen terkekeh pelan mendengarnya. "Yi Changyin.. bolehkah aku memanggilmu rubah kecil?"
Yi Changyin mengangguk setuju. "Asalkan pangeran senang, kau boleh memanggil aku dengan sebutan apapun itu."
Xuan Chen tersenyum lebar. Kemudian dia membalikkan badannya dengan niat untuk menyekap gadis itu dalam pelukannya. Tapi Yi Changyin sudah menghilang di sana. Gadis itu telah menyusut jadi rubah kecil berekor sembilan. Betapa cepatnya!
"Kau mencariku?" Ujar Yi Changyin melalui transmisi suara di bawah sana, sedikit mengejek.
"Kau mempermainkanku?" Xuan Chen balik bertanya sambil meraih rubah kecil itu ke dalam pangkuannya.
"Tidak.. aku hanya malas berjalan, tapi ingin berjalan-jalan keluar." Kata rubah itu memelas. "Bolehkah yang mulia menggendongku untuk berjalan-jalan?" Jelas itu adalah permintaan yang manja.
Xuan Chen tersenyum, mengelus rubah kecil dan lucu itu di pangkuannya. "Baik." Lagipula rubah kecil itu tidak akan terasa berat, tidak masalah untuk membawanya keluar sambil menggendongnya.
.......
.......
.......
__ADS_1
Jangan lupa like dan tanggapannya tentang bab ini di kolom komentar ya😉