Aku Lebih Mencintaimu

Aku Lebih Mencintaimu
Eps 25 Aku sudah sehat


__ADS_3

Pagi Hari Bara sudah membersihkan apartemen nya, sehabis membersihkan apartemen kemudian Bara turun ke basemen untuk mencuci motor kesayangan nya.


Sampai di bawah ketemu sama penjaga keamanan apartemen yang biasa bertegur sapa dengannya.


"Waah...tumben mas Bara udah turun...?, kan ini sabtu biasanya libur," sapa pak Atmo.


"Iya pak...ini..mau nyuci motor doang kok pak," jawab Bara


Saking asyiknya mencuci dan memoles si Neneng sampai lupa waktu.


"Waduh..udah siang niih..," gumam Bara sambil melihat jam tangan.


Segera Bara naik ke apartemen nya dengan pakaian yang sedikit basah terciprat air dan bersiap mandi.


Biasanya Bara mandi di kamar mandi belakang, berhubung kali ini tak ada Yolanda maka Bara mandi di kamar mandi kamar depan.


Kamar biasa Yolanda tidur di sana.


Sambil bersiul kecil Bara mandi sedikit lama, setelah di rasa cukup Bara pun keluar dari kamar mandi dengan melilitkan handuk di pinggangnya dengan asal.


Cekleek...


Bara membuka pintu kamar mandi.


"Baraa....!!," sebuah suara mengagetkan nya.


Bara menoleh ternyata Yolanda sudah tiba di apartemen nya, berlari dan menghambur ke pelukannya.


Bara yang kaget hanya menangkap gadis itu.


Mereka saling bertatapan lumayan lama.


Cup..


Yolanda mengecup bibir Bara...


"Haah.?!.,"


Bara yang kaget hanya terdiam masih sambil memeluk erat tubuh nona muda Santosa itu.


Beberapa saat mereka masih terdiam sambil berpelukan hingga akhirnya Bara sadar hanya memakai Handuk yang cuma di lilitkan.


"Non..maaf..aku ganti baju dulu..," kata Bara dengan malu.

__ADS_1


Bluuuss..!!


Wajah Yolanda memerah menyadari tampilan Bara, kemudian melepaskan Bara.


"Dasar Mesum..!," kata Yolanda lirih sambil memukul lengan Bara pelan.


"Haah..?!?!," Bara bingung sambil keluar ke ruang sebelah tempat nya menyimpan semua barang pribadi nya.


Bara memakai celana sebatas lutut dan kaos lengan pendek, hingga membuat penampilan nya nampak segar dan makin tampan.


Yolanda yang sudah duduk di depan tivi sampai melongo melihat penampilan Bara yang nampak makin tampan di pandangannya.


"Kenapa...Non..?," tanya Bara yang merasa di perhatikan Yolanda terus.


Yolanda tergagap dan buru buru berkata.


"M.mmau kemana..?," tanya Yolanda mengalihkan kegugupannya.


"Mau belanja..kebutuhan harian non, mumpung libur," kata Bara.


"Ikuuut..," Yolanda.


"Non..Yola di rumah aja ya..kan masih sakit..," kata Bara.


Bara memegang dahi gadis cantik itu, memang sudah tidak panas dan suaranya pun sudah tidak bindeng lagi.


"Beneran sudah..sehat..?," tanya Bara lagi.


Yolanda hanya mengangguk tampak menggemaskan.


Bara hanya memandang gemas nona muda Santosa.


"Baiklah...kita naik taksi aja, kata Bara yang tak ingin memakai motornya, takut nona muda kena angin lagi.


"Aku ingin naik motor lagi," kata Yolanda, karena menurut nya naik motor lebih romantis.


"Apa..??, tidak..tidak..non, aku tidak mau Nyonya Hendrawan...mama non Yola...memarahiku lagi," kata Bara menolak keinginan Yolanda.


Yolanda sedikit cemberut memajukan bibir mungilnya.


"Maaf ya...kamu jadi kena marah mama," kata Yolanda dengan sedih.


Bara tersenyum melihat gadis itu nampak tulus meminta maaf kepada nya.

__ADS_1


"Enggak apa apa kok non.., saya emang salah kok ngajak non Yola hujan hujanan, niatku sih pingin ngerokin punggung non Yola...eh..nyonya besar keburu datang...gagal deh..," goda Bara sambil tersenyum jahil.


Yolanda tersipu mendengar godaan Bara.


"Apaan sih...ngaco..deh, dasar mesum..!!," Yolanda pura pura marah, padahal hatinya berdebar bila selalu di goda Bara.


"Jadi nggak nih .. belanjanya..?," tanya Yolanda mengalihkan topik pembicaraan.


"Jadi dong.., naik apa.. jadinya..?," tanya Bara kembali.


"Motor .aja...ya..? kata Yolanda kembali.


"Trus nanti belanjaannya..? ..gimana bawanya..? kata Bara.


"kita sewa aja taksi online buat membawanya, beres kan," kata gadis itu dengan bangga bisa memberikan ide gemilang nya.


"Istriku..memang cerdas...," kata Bara menyinggung setatus keduanya dengan bercanda.


"Emaang baru tahu punya istri sudah cantik.. kaya ..cerdas lagi," kata Yolanda namun dengan wajah serius.


Bara sesaat terpaku mendengar guyonan yang di mulainya.


"Tapi Bo'ongan," kata Bara pelan.


Meskipun pelan Yolanda juga mendengar perkataan pelan Bara.


"Emang kamu menganggap pernikahan kita bo'ongan..?," tanya Yolanda.


Bara diam kemudian mengalihkan topik pembicaraan.


"Ayuk .. berangkat..," kata Bara yang sudah membawa jaket dan helm untuk Yolanda.


Seperti kemarin Bara memakaikan jaket namun Helmnya masih di bawahnya karena motor ada di basemen.


Mereka berdua turun dengan memghunakan lift yang ada di lantai itu.


Di dalam lift keduanya bertemu dengan pasangan yang sedang bergandengan tangan, spontan Yolanda memeluk pinggang Bara seakan tak mau kalah dengan pasangan di depannya apalagi si wanita di depannya selalu melirik ke arah Bara.


__________


Masih seru kan....


Tinggalkan jejak ya...

__ADS_1


__ADS_2