Aku Lebih Mencintaimu

Aku Lebih Mencintaimu
Eps 42 Kepercayaan Opa


__ADS_3

Bara masih tak percaya dengan semua kebaikan yang telah Opa berikan kepadanya.


"Maaf Opa ...apa ini tidak terlalu berlebihan buatku..?," kata Bara masih sambil memegang surat kendaraan tersebut.


Bara masih merasa gemetaran tangannya memegang surat itu.


Opa hanya tersenyum.


"Pergunakan semua fasilitas dengan sebaik mungkin, jangan sampai apa yang Opa kasihkan ke kalian terutama kamu Bara, mengubahmu menjadi karakter yang berbeda dan buruk," kata Opa berpesan sambil menepuk nepuk pundak Bara.


Bara masih tak percaya dengan semua yang di alaminya.


Semua kemewahan yang dia dapatkan hanya dalam hitungan bulan ini, baginya masih seperti mimpi...bahkan hingga membuat nya takut terlalu nyaman dan terbuai, lalu terlena.


Dan akhirnya saat semua itu berakhir .... akan membuatnya sakit hingga tak mudah terobati.


Sebenarnya itu yang paling di takutkan oleh Bara.


Hampir mendekati pertengahan siang Opa Santosa akhirnya pamit dari sana, setelah memberikan banyak wejangan bagi keduanya.


Bara dan Yolanda mengantarkan Opa hingga sampai di Lobi bawah di mana mobil sudah bersiap menunggu di sana.


"Opa pamit dulu...., untuk mu Bara buktikan kalau dirimu mampu menjadi lebih baik lagi dan bisa menjadi seorang pemimpin," pesan Opa sebelum meninggalkan tempat tersebut dengan kembali menepuk lengan Bara yang berotot.


Bara menganggukkan kepalanya dengan rasa hormat.


Kembali Bara mencium tangan Opa sebelum masuk ke mobil, dan apa yang di lakukan Bara juga di ikuti Yolanda.


Mobil Opa berjalan meninggalkan apartemen itu dengan lambaian tangan kedua cucu dan cucu menantu nya.


Bara kemudian menggandeng tangan Yolanda untuk kembali naik ke apartemen karena rombongan Opa Santosa sudah tak nampak lagi.


Sampai di dalam apartemen Bara menyimpan surat surat kendaraan yang sudah di berikan oleh Opa tersebut.


"Mas...aku lapar.., kita pesan makanan lewat aplikasi saja ya.." kata Yola tiba -tiba menyadarkan Bara.


Bara mengangguk karena memang sejak pagi cuma makan roti kering dan secangkir kopi, begitupun dengan Yolanda yang minum sereal dan juga roti biscuit.

__ADS_1


"Sayang...kamu mau pesan makanan apa..?, ni aku sudah buka aplikasi nya," tanya Bara sambil memperlihatkan beberapa menu yang di tawarkan di sana.


Keduanya melihat beberapa menu di aplikasi tersebut.


"Aku mau makanan ini aja mas," kata Yolanda sambil menunjuk salah satu menu masakan Jepang yang berbahan daging serta nasi nya.


Bara pun memilih makanan nasional dengan lauk rendang.


Sehabis sholat dhuhur, Bara mulai menata beberapa hasil karya lukisannya, dari beberapa lukisan tersebut sebagian sudah di beli pak Musri pribadi.


Lukisan Gambar diri Yolanda sudah di pasang di ruang tengah oleh Bara.


Lukisan dengan pose yang pas bak model tersebut cukup membuat ruangan itu makin cantik.


Yolanda yang melihat itu sangat senang, karena gambar dirinya menghiasi ruangan itu.


"Waah ... ruangannya jadi makin cantik ya mas..."


"Itu..karena ada gambar kamu sayang," sahut Bara sambil mengemasi sisa sisa peralatan nya.


Ting..tong.. Ting ..tong..


Ternyata ojek on line yang mengantar makanan pesanan keduanya.


"Mas..makanan sudah datang, kita makan dulu yuuk," ajak Yolanda kepada Bara.


"Ooh..iya..., hampir lupa sudah pesan makanan...ya...," sahut Bara menghentikan kegiatan nya.


"Sebentar sayang... aku cuci tangan dahulu...," kemudian Bara menuju kamar mandi belakang untuk mencuci tangannya dan membersihkan badannya.


Keduanya sudah berhadapan dengan menu pilihannya masing masing.


Makan dengan lahap karena memang sudah lapar.


"Coba mas..ini enak deh..," kata Yolanda kepada Bara.


Bara yang tak pernah mencoba masakan Jepang agak sedikit kikuk.

__ADS_1


"Beneran enak...? kata Bara sedikit ragu.


"Cobain deh.."


"Jujur...aku nggak pernah makan kayak gini..," kata Bara dengan polosnya.


Yolanda menyuapkan makanan Jepang tersebut.


"Aaa...," buka mulutnya dong mas.


Dengan terpaksa Bara membuka mulut dengan mata terpejam.


"Aaaa...amm....nynnmm...nymmm,..Eeh..beneran ..enak..sayang..," Bara membulatkan matanya, merasakan masakan Jepang tersebut.


"Mosok enggak enak aku kasih ke suami ku..," sahut Yolanda sambil tersenyum semanis mungkin.


Cuup...


"Kamu memang bidadari ku, udah... cantik, baik lagi..."


Bara mengecup lembut pipi Yolanda dengan tiba tiba, membuat gadis itu makin terlihat senang.


"Aku udah kenyang... kalau mas Bara mau... bisa nambah punyaku." kata Yolanda yang melihat makanan Bara sudah ludes...Maklumlah Biasa makan di warteg yang porsi jumbo.


Mendapat tawaran itu Bara kini tanpa ragu lagi melahap semua makanan Yolanda, hingga kekenyangan.


"Makasih..sayang..aku benar benar kenyang..." sahut Bara sambil merentangkan kedua tangannya dan menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa.


Yolanda berdiri menuju kulkas dan mengambil dua gelas air mineral, kemudian menyodorkan ke arah Bara.


"Makasih sayang ..," sahut Bara menerima minuman itu langsung di minumannya setelah memasang sedotannya.


Yolanda senang melihat mas Bara nya nampak puas kekenyangan..., namanya orang jatuh cinta ..apa apa pokonya di lihat indah..hehehe..kata othoorr.


__________


Maaf...cuma segini dulu upnya...

__ADS_1


tetep..jejaknya ..ya...


__ADS_2