AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Ilmu Hitam


__ADS_3

Abraham segera pergi ke kamar hotelnya setelah pertemuan selesai, tentu saja keadaan Jasmine membuat dirinya tidak tenang berada jauh darinya, saat tiba di kamar hotel ternyata Jasmine sedang duduk di balkon sambil menikmati makan siangnya.


"Yang kau baik-baik saja?" Tanya Abraham segera mendekat dan mencium istrinya sekejap.


"Hem, aku habis makan siang yang, bagaimana pertemuannya, lancar?" Tanya Jasmine.


"Semuanya baik, aku sangat mengkhawatirkan mu yang" ucap Abraham yang kini sudah duduk di samping istrinya.


Jasmine hanya tersenyum, lalu membalas genggaman tangan suaminya dengan erat, keduanya kini menikmati pemandangan sore nan indah dari balkon kamarnya.


**


Seorang wanita yang kini sedang berjaya dengan kariernya, berada di sebuah rumah yang terkesan aneh dan angker, suasana ruangan disana sangat mengerikan dan aura mistis begitu nyata bisa dirasakan.


Dan kini duduklah dua orang wanita saling berhadapan dengan perbincangan yang sangat serius


"Apa kabarmu Nona Grace Seralda?" Ucap wanita setengah baya dengan wajah serius yang menakutkan.


"Kabarku kurang baik, Nyi Anom, aku membutuhkan bantuan mu kali ini"


"Rupanya kali ini kau menyerah dengan tubuh molek dan kecantikanmu hem?"


"Iya Nyi, laki-laki yang aku hadapi kali ini benar-benar tidak bisa melihat semua kelebihan ku dengan benar, matanya sudah tertutupi dengan istrinya saja"


Wanita setengah baya itu tertawa lalu membenarkan duduknya kembali.


"Rupanya ada wanita yang aura kecantikannya jauh di atas dirimu nona Grace Seralda, dan untuk kali ini tugasmu sungguh berat sekali bukan?"


"Begitulah Nyi, gunakan semua cara agar laki-laki ini akan tunduk padaku dan hanya bisa melihatku di manapun dia berada"


"Sungguh berat syarat yang kau berikan, tentu kau akan membayar mahal akan semua ini, apa kau bersedia?"


"Tentu saja Nyi, apapun itu, jadikan laki-laki ini milikku, apa yang kau minta akan aku kabulkan"


"Baiklah, Aku akan memasukkan sesuatu ke tubuhmu, sebuah susuk emas yang akan aku pasang di wajah dan daerah in*tim mu"

__ADS_1


Sejenak Grace terkejut, namun setelah itu segera mempersiapkan dirinya, dia tidak peduli lagi dengan syarat apapun yang di berikan asalkan semua rencananya akan tercapai.


Hari itu ritual pemasangan susuk dilakukan oleh sang Nyai yang sudah terkenal dengan ilmu hitamnya untuk membantu seseorang menaklukkan lawan jenis yang diinginkan, kini Grace tersenyum senang dan percaya diri kembali untuk membuat Abraham bertekuk lutut di hadapannya.


"Aku yakin kali ini kau tidak akan bisa lagi lepas dariku Abraham Hanzel Brian, aku akan memiliki mu seutuhnya, oh..aku sudah tidak sabar lagi membayangkan hangatnya tubuhmu saat menyentuhku" ucap lirih Grace Seralda yang tengah berada di perjalanan untuk kembali ke tempat dimana dia akan menjebak Abraham.


**


Jasmine membereskan makan malamnya yang dilakukan di kamar hotelnya, kali ini Abraham benar-benar menjaganya untuk beristirahat di kamar saja sampai besok di lakukan pemeriksaan.


"Malam ini kamu tidak ada acara bersama para kolega yang?" Tanya Jasmine.


"Entahlah, tapi aku ingin disini menemanimu yang" jawab Abraham.


"Jangan seperti itu yang, aku baik-baik saja, para kolega bisnis juga perlu kita hargai dengan berbincang bersama untuk menghormati mereka yang sudah banyak membantu perjalanan karier bisnis Di Nugraha Company" ucap Jasmine.


"Hem, aku tau, tapi aku khawatir dengan keadaanmu yang"


"Aku tidak akan kemana-mana yang, dan akan beristirahat disini saja"


Abraham tersenyum dan memeluk Jasmine kembali sambil duduk di sebuah sofa panjang dengan menonton sebuah berita, sebentar kemudian terdengar suara bel pintu kamar hotel dan Abraham segera membukanya.


Jasmine segera mendekat dan mempersilahkan sang paman untuk masuk dan menunggu Abraham bersiap.


"Yang, aku akan keluar sebentar dan ku usahakan tidak akan lama, kau tidak apa-apa kan?"


"Aku baik-baik saja yang, keluarlah, aku akan menunggu di kamar saja"


"Janji ya, jangan berani keluar kamar apapun yang terjadi, tetap istirahat disini saja, kalau butuh sesuatu telpon saja, biar pihak hotel yang akan membantumu.


"Siap yang, jangan khawatir, pergilah, dan hati-hati okey?"


"Hem" Abraham mengangguk lalu memeluk dan mencium istrinya sejenak sebelum akhirnya keluar bersama dengan Anton sang paman.


Tidak butuh waktu lama hingga keduanya kini sudah berada di sebuah Club mewah yang sudah di booking untuk para pembisnis kelas atas yang ikut bergabung di Nugraha Company.

__ADS_1


Kedatangan Abraham disambut hangat oleh semua pembisnis yang ada disana, kebetulan sekali juga ada pembisnis lain yang ikut bergabung memeriahkan suasana tempat hiburan disana.


Seperti biasa, semua orang tau bahwa sosok Abraham adalah laki-laki langka yang tidak akan pernah menyentuh minuman keras walaupun itu di tempat hiburan termahal sekalipun, hingga hanya softdrink yang hanya bias menemani Abraham bersama dengan yang lain.


Anton sudah melakukan tugasnya dengan baik, lalu memberikan kode ke Smith untuk melakukan aksi selanjutnya, Smith tersenyum penuh kemenangan dan kemudian menghubungi seseorang untuk mengeluarkan para wanita yang parasnya diatas rata-rata, dan semuanya adalah Model papan atas yang sudah di sewa untuk menemani para pembisnis yang sedang bersenang-senang di sana.


Hingga semua di hebohkan dengan kedatangan sang bintang model yang sedang bersinar, siapa lagi kalau bukan Grace Seralda, semua mata terpana melihat kecantikan dan kemolekan tubuhnya, seolah terbius dengan semua keindahan tubuhnya.


Begitu juga Abraham yang merasakan ada yang berbeda dengan penampilan Grace malam ini, namun dengan cepat Abraham mengalihkan pandangannya, sementara Grace sudah tersenyum saat menangkap sosok Abraham yang sempat terpesona dengan penampilannya.


Smith tersenyum licik lalu memberikan kode ke Grace untuk melakukan aksinya, tentu saja Grace dengan senang hati memulai permainannya, perlahan mendekat sambil tertawa menebar pesonanya.


"Halo tuan Abraham, bagaiman kabar anda?" Sapa Grace dengan senyuman menggodanya dan kini sudah duduk di samping Abraham.


"Baik, maaf, bisakah anda berpindah tempat nona Grace, bukankah kau seharusnya mendampingi tuan Smith?" Ucap Abraham berusaha menjaga jarak dengan Grace.


"Hari ini aku bebas tuan Abraham, tuan Smith mengijinkan ku untuk menemani siapapun, termasuk anda" ucap Grace semakin berani dan mendekat lagi ke Abraham tanpa sungkan.


Abraham semakin tidak bisa bergerak bebas hingga akhirnya dia berpindah tempat di sebuah meja bar untuk mengisi softdrink nya kembali.


"Brengsek, kenapa dia terus menghindari ku, apakah susuk yang di berikan oleh Nyi Anom tidak mempan untuk Abraham?" Batin Grace sambil menahan kekesalannya.


Sementara itu Abraham merasakan hasratnya untuk Grace mulai sedikit muncul dan membuat dirinya berusaha untuk mengendalikan dirinya.


"Sh*it!, kenapa aku merasakan ada yang berbeda dengan Grace, saat dia mendekat dan aku melihat wajahnya, aku merasa ada sesuatu yang menarik ku untuk menikmatinya, sialan, sepertinya ada yang tidak beres" batin Abraham dan berusaha tidak melihat wajah Grace.


Hingga kemudian dia dikejutkan dengan kedatangan Grace yang kini sudah ada di sampingnya, Abraham sebisa mungkin tidak menatap Grace sekalipun. Namun tangan Grace dengan berani membelai lembut paha Abraham.


(Apa yang terjadi kemudian.. mungkinkah Abraham akan tergoda..? Yok kita lanjut nanti di jam 3 sore gaes.. sabar dan terus ikuti Episode selanjutnya ya)


Ingat untuk memberi KOMEN dan LIKE nya..


Yang masih punya VOTE segera kirim..


HADIAH juga ditunggu Lo...

__ADS_1


Author ucapkan Terimakasih kepada semua Readers yang sudah memberikan dukungannya..


Hadiah akan Author berikan untuk pemenang di akhir Episode.


__ADS_2