AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Terbongkar


__ADS_3

Masih di sebuah ruangan di dalam hotel dimana tempat Akad nikah selesai di lakukan, tampak Dinda berada di sebuah balkon bersama dengan Agam yang panik karena melihat Dinda begitu pucat dan mengeluh pusing.


"Sebaiknya kau pulang Din, aku carikan Taksi ya, kamu pucat sekali" ucap Agam.


"Nggak usah mas, aku gak enak sama Jasmine, kasian dia"


"Kamu kuat?"


"Kuat kok, tinggal duduk bentar aja, nanti enakan, kehamilan ini kadang membuatku susah" ucap Dinda.


"Maaf, aku tidak bisa menjagamu seperti yang seharusnya Din"


"Nggak apa-apa mas, aku hanya ingin kamu selalu ada untuk anakmu ini"


"Tentu saja Din, dia adalah anakku, darah daging ku, aku pasti_"


Tiba-tiba saja mereka berdua dikejutkan dengan kemunculan Risma yang tidak disangkanya.


"Pasti apa?, Lanjutkan ucapanmu mas Agam!" Ucap Risma dengan wajah yang benar-benar murka.


"Ris, ini tidak seperti yang kau pikirkan, kita_"


"Apa!, Kita apa!, Apa yang kalian lakukan di belakangku ha!, Keterlaluan!" Bentak Risma yang sudah tidak bisa membendung air mata dan emosinya.


"Kita melakukan kesalahan Ris, aku salah, aku brengsek, tapi aku hanya mencintai mu!"


PLAK


Satu tamparan keras dari Risma mendarat tepat di pipi Agam.


"Kau bilang mencintaiku, tapi kau sudah menghamili sahabatku, katakan, apa aku harus membunuh kalian saat ini juga ha!" Ucap Risma yang hampir saja melempar gelas ke Agam.


Namun saat itu terdengar sebuah suara yang menghentikannya.


"Jangan lakukan Ris, hentikan, ini hari pernikahan ku, aku mohon" ucap Jasmine dan langsung memeluk Risma.


"Mereka sudah keterlaluan Jas, mereka menyakitiku, sahabat dan kekasihku sendiri, kalian benar-benar jaha*nam!" Teriak Risma yang kemudian berlari pergi meninggalkan ruangan itu.


Jasmine terduduk lemas dengan deraian air matanya, Dinda pun sudah menangis sejak tadi, Agam mendekat ke arah Jasmin dan bersujud di depannya.


"Maafkan aku Jas, ini kecelakaan, aku melakukannya karena meminum obat perang*sang, dan aku tidak bisa mengendalikan diri ku"


"Apa?!, Lalu, siapa yang memberikan obat laknat itu mas?" Tanya Jasmine.


"Aku" ucap Dinda yang kini juga bersujud di depan Jasmine.


"Apa?!, Din, apa kau sudah gila, apa yang sudah kau lakukan ha!" Bentak Jasmine sambil menangis.


"Aku terpaksa Jas, aku mencintai mas Agam dari dulu, Aku mengenalnya lebih dulu dari pada Risma, aku tidak terima mas Agam bersama dengan Risma, Aku_"


PLAK


Tamparan dari tangan Jasmine dengan keras mengenai pipi Dinda.

__ADS_1


"Pergi kalian dari hadapanku sekarang juga sebelum aku bisa membunuh kalian!" Teriak Jasmine dan membuat semua orang disana terkejut dan melihat bagaimana benda-benda disekitar Jasmine mulai bergetar.


Abraham segera bergegas mendekat, dan memperingatkan Agam dan Dinda untuk segera pergi, Jasmine yang sudah tidak bisa lagi mengendalikan diri segera di seret ke kamar oleh ayahnya, dengan Abraham yang mengikutinya dari belakang.


"Kendalikan dirimu Jasmine, kau bisa membuat banyak orang terluka dengan kekuatanmu!" Bentak Rahmad berusaha menyadarkan Jasmine yang masih menangis dan berusaha menahan amarahnya.


"Mereka keterlaluan ayah, kenapa mereka harus saling menyakiti, aku tidak terima!"


"Jasmine!, Hentikan!"


Teriak Rahmad panik saat melihat Jasmine semakin marah dan membuat kaca yang ada di kamar hotel itu mulai retak.


Dan disaat itulah Abraham masuk dan mendekap Jasmine.


"Lepaskan!, aku benar-benar muak, lepaskan Abraham, lepaskan!, jangan ikut campur urusanku, lepaskan!" Teriak Jasmine dalam dekapan Abraham.


Dan Rahmad terkejut saat tenaga dalam Jasmine ter netralisir dengan dekapan Abraham, bahkan dia sendiri belum bisa melakukan hal itu ke Jasmine anaknya sendiri.


"Tenanglah Jasmine, tenangkan dirimu, istighfar, sabar, di luar banyak orang, kekuatanmu bisa membahayakan mereka kalau tidak kau kontrol, aku mohon tenanglah" ucap Abraham masih memeluk Jasmine yang ternyata sudah pingsan.


"Jas,Jasmin!, Ayah, Jasmine?!"


"Tidurkan saja dia Abraham" ucap Rahmad dan kemudian segera membantu Abraham.


Abraham sudah merebahkan tubuh jasmine ditempat tidur dan segera keluar kamar memerintahkan Rafael untuk mengakhiri pestanya, Kartika juga sudah di antar pulang oleh farel, sementara Abraham masih berada di dalam kamar bersama Jasmine dan Ayahnya.


"Katakan, apa kau mempunyai kekuatan tenaga dalam juga Abraham?" Tanya Rahmad.


"Kebetulan iya yah, bagaimana ayah tau?, tapi saya tidak tau bagaimana melatihnya, saya juga tidak memahami kekuatan ini" ucap Abraham.


"Bagaimana keadaan Jasmine yah?" Tanya Abraham khawatir.


"Tenang, dia baik-baik saja, hanya kelelahan karena kekuatannya sendiri yang tidak bisa dia kontrol, anak ini masih belum begitu bisa mengendalikan emosinya di saat ada sesuatu yang sangat menyakitinya.


"Iya, saya akan menjaganya disini sampai dia sadar yah"


"Hem, aku akan menceritakan sesuatu tentang Jasmine dan kekuatan klan keluarga kita, karena kau sudah menjadi suami Jasmine, jadi kau berhak tau"


Kemudian Rahmad menceritakan segalanya tentang kekuatan yang dia dan jasmine miliki, Abraham terkejut sekaligus merasa bangga dengan Rahmad walaupun punya kekuatan tidak pernah berbuat seenaknya, begitu juga dengan Jasmine.


Setelah itu Abraham juga menceritakan segalanya tentang diri ya yang tidak punya orang tua. Anak panti asuhan yang tidak tau siapa ayah ibunya, Rahmad tersentuh dan kemudian memeluk Abraham.


"Aku akan melihat dan membantumu melatih kekuatan mu Abraham, yang aku tau kekuatanmu bisa meredam kekuatan Jasmine, itu pertanda baik, kemungkinan kekuatan tenaga dalam mu diatas kekuatan Jasmine, tapi aku masih belum tau pasti"


"Baik yah, aku berharap anda bisa membantu saya nanti"


"Tentu saja, sebaiknya aku pergi ke perusahan dulu, sudah ada kamu disini, nanti kalau Jasmine terbangun, berikan dia air madu hangat dan suruh untuk beristirahat dulu, nanti dia akan pulih kembali"


"Baik yah, aku akan menjaganya disini" jawab Abraham.


Rahmat langsung meninggalkan kamar hotel setelah mengucap salam ke Abraham dan menitipkan Jasmine.


*

__ADS_1


Kartika terdiam saat Farel mengantar nya, hingga kemudian farel memulai perbincangan.


"Aku harap kamu tidak merencanakan hal gila lagi untuk menyakiti Jasmine"


"Cih, memangnya kenapa, aku bahkan ingin membunuhnya" ucap Kartika.


"Aku sudah memperingatkan mu nona Kartika, kau tau bagaimana sifat Abraham, dia juga tidak akan segan lagi menghancurkan mu, kalau kau melakukan hal itu"


"Jadi kalian juga mendukung pernikahan gila ini, dia sudah menikahi, tapi masih menikahi wanita lain, kurang ajar !!" Teriak Kartika.


"Jangan lupa juga, bagaimana kau memperlakukan pernikahan kalian, aku bahkan tidak melihat apapun di sana, selain melihatmu menyetorkan tubuh dari satu laki-laki ke laki-laki lain, menji*jikkan!.


"Tutup mulutmu, aku tidak sudi mendengar apapun lagi darimu, kalian semua sama saja!"


"Sudah sampai, keluarlah, dan ingat kata-kata ku tadi, kalau kau tidak mau kehidupanmu hancur ditangan suamimu" ucap Farel


Kartika segera turun dan membanting pintu mobil dengan keras.


*


Jasmine mulai menggerakkan tubuhnya perlahan, dan terkejut saat melihat Abraham sudah ada di depan matanya.


"Kau_, dimana ayah?" tanya Jasmine.


"Sudah ke perusahaan, ada urusan penting, bagaimana denganmu, sudah baikan?"


"Masih pusing"


"Minumlah ini, air hangat di campur madu, tubuhmu masih sangat lelah, lain kali kendalikan emosi dan kekuatanmu, itu sangat berbahaya, kau harus bisa mengatasinya" Ucap Abraham


"Iya, aduh, kepalaku pusing sekali"


Abraham segera memeluk Jasmine dan membantunya duduk bersandar di atas tempat tidur, Jasmine yang terkejut mendapat perlakuan itu dari Abraham langsung terdiam dan menurut saja.


"Sudah enakan posisinya?" Tanya Abraham.


"Hem, makasih" ucap Jasmine kikuk dan kemudian meminum air madunya, sementara Abraham tak hentinya menatap Jasmine sambil tersenyum.


*


Penasaran dengan kelanjutannya?, Sudah tayang di YouTube Channel: Sinho Novel, cuplikan episode 56-61


Ketik: Cerita Novel Romantis by Sinho Bag.5


Yuk mampir, jangan lupa: Subscribe, Like, Komen


BERSAMBUNG


Author akan UPDATE SETIAP HARI Jangan lupa Dukung Author dengan memberi:


LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN

__ADS_1


HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2