AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Awal Mula Kebencian


__ADS_3

Abraham dengan usil menarik Jasmine hingga kini sangat dekat dengannya dan kemudian membisikkan sesuatu


"Terimakasih, sudah menjagaku sampai aku sembuh" ucap Abraham sambil tersenyum.


"Hah, eh, iya, sama-sama tuan" ucap Jasmine yang masih terkejut dengan apa yang baru dialaminya.


Abraham berlalu pergi meninggalkan Jasmine dengan senyum segarnya yang membuat Jasmine langsung klepek-klepek.


"Oh ya Alloh, aku pasti gila sudah terpesona dengan laki orang, sadar Jasmine!" Suara jeritan hati Jasmine.


*


Rafael menghubungi anak buahnya yang ditugaskan untuk menyelidiki ketiga wanita yang berada di rumah Abraham


"Saya akan ke ruangan bapak sebentar lagi" ucap sang anak buah.


"Apa kau menemukan sesuatu dari tiga wanita ini?"


"Iya tuan Rafael, ini sangat penting"


"Baik, aku tunggu, segera datang"


"Siap tuan"


Rafael menutup saluran telponnya, dan beberapa menit kemudian datanglah seseorang yang di tunggunya.


"Katakan apa yang kau temukan!" Ucap Rafael


"Untuk orang tua yang bernama Mbok Darmi saya pastikan aman tuan"


"Bagus, lalu?"


"Untuk nyonya Kartika, saya melihatnya beberapa kali menemui seorang laki-laki yang sama beberapa waktu yang lalu tuan, dan bahkan pembayaran pelesir nya keluar negeri di bayar oleh orang yang sama"


"Kau kenal laki-laki itu?"


"Iya tuan, laki-laki itu adalah Agung Dwi Vinan pemilik perusahaan Vinan Company"


"Oh jadi seperti itu, bagus, aku curiga dia yang sudah mencuri rancangan itu dari ruang kerja Abraham, ya sudah kamu boleh pergi"


"Tapi tuan, ada yang jauh lebih penting lagi berhasil saya temukan"


"Oh ya, soal apa?"


"Pembantu tuan Abraham yang satunya, yang bernama Mina"


"Ada apa dengan Mina?"


"Dari hasil penyelidikan, bisa dipastikan Mina adalah Jasmine Agatha Nugraha"


"Apa, maksudmu?"


"Iya tuan, Mina adalah Nona Jasmine Agatha Nugraha, anak tunggal dari tuan Rahmad Hasan Nugraha pemilik dari perusahaan Nugraha Company"


"Apa!!, kau tidak salah lihat?" Ucap Rafael tidak percaya

__ADS_1


"Tidak tuan, ini semua foto yang berhasil saya ambil saat nona Jasmine bertemu dengan ayahnya beberapa waktu lalu"


Rafael segera melihat beberapa foto yang diberikan padanya, hatinya panas seketika saat melihat kenyataan yang ada di depan matanya, rasanya tidak percaya namun itulah kenyataannya


Rafael terduduk lemas di kursi kerjanya, dalam hatinya terdalam dia tidak percaya kalau Mina alias Jasmine akan melakukan hal itu, namun kenyataan bahwa Jasmine menyembunyikan jati dirinya dan berada di kediaman Abraham membuat kecurigaan mengarah ke sana


"Ya Tuhan, mungkinkah Mina yang melakukanya semua ini, mungkinkah gadis itu?, Aku harus segera memberitahu Abraham tentang hal ini" batin Rafael penuh dengan dilema


Hingga kemudian datanglah Abraham yang sudah masuk ke dalam ruang kerjanya, sejenak Rafael berhenti di depan pintu ruangan Abraham untuk memantapkan hati memberitahu semuanya ke Abraham


"Kau mau berdiri berapa lama di depan pintu seperti itu, masuk!" Ucap Abraham saat membuka pintu dan mendapati Rafael berdiri disana dengan tatapan aneh nya


"Ada yang ingin aku bicarakan Eb, ini sangat serius "


"Hem, katakan saja, ada apa?"


Kemudian Rafael memberikan beberapa foto Jasmine yang bertemu dengan sang ayah, Abraham terkejut dan melihat satu persatu foto itu dengan perlahan.


"Mina?, apa yang dilakukan dengan tuan Rahmad, apa dia wanitanya?"


"Lebih dari itu Eb"


"Istrinya maksudmu?"


"Bukan Eb, Mina adalah Jasmine Agatha Nugraha, anak tinggal dari tuan Rahmad Hasan Nugraha"


"APA!!"


Abraham langsung terduduk kembali di kursi kerjanya, sakit kepalanya yang baru sembuh terasa berdenyut kembali, sesaat Abraham terdiam begitu juga dengan Rafael, keduanya masih merasakan shock dengan kenyataan yang ada di depannya.


"Aku akan membuktikan sendiri apa yang sudah di lakukan wanita ini, aku ingin tau apa alasan dia berada di rumahku"


"Kalau terbukti dia yang mencuri rancangan itu?"


"Aku sendiri yang akan menghancurkan perusahaan ayahnya begitu juga dengan wanita itu"


"Hem, sebaiknya kau jangan terlalu gegabah Eb, Kartika juga perlu kau curigai"


"Ada apa dengannya?"


Kemudian Rafael memberikan beberapa foto Kartika bersama dengan Agung Dwi Vinan, mata Abraham terpejam menahan amarah, satu wanita yang berstatus istrinya sudah menjalin hubungan dengan musuh bisnis nya dan satu lagi pembantu yang sudah mulai mengisi hati Abraham ternyata anak dari pemilik perusahaan yang sudah mencuri rancangan nya.


"Tidak adakah wanita yang bisa di percaya lagi di muka bumi ini El, kenapa mereka semua breng*sek!" Teriak Abraham melampiaskan sakit hatinya.


"Tenangkan dirimu Eb, kita harus mencari dan membuktikan sendiri dari kedua wanita ini mana yang sudah mencuri rancangan kita"


Abraham masih duduk terdiam, di pijit keningnya untuk mengurangi sakit di kepalanya.


*


Jasmine siang itu datang ke perusahaan Nugraha Company, pesan dari ayahnya yang mengatakan dia harus segera ke perusahaan membuatnya langsung meninggalkan kampus dan segera ketempat ayahnya.


Sampai di sana Jasmine sangat terkejut saat ada beberapa pengacara dari sebuah perusahaan sedang memberikan bukti-bukti kepemilikan sah rancangan produk dari Pemilik perusahaan Hanzel Company yang kini di produksi oleh perusahaan Nugraha Company.


Tentu saja Jasmine sangat tau pelanggaran yang sangat besar sedang di lakukan oleh perusahaan Nugraha Company.

__ADS_1


"Tapi demi Alloh pak, kami menerima rancangan ini dari seseorang yang mengatasi namakan dirinya yang menciptakan rancangan ini" ucap Rahmad.


"Itu urusan anda tuan Rahmad, kami disini hanya menjalankan tugas yang di berikan oleh perusahaan Hanzel Company untuk melimpahkan masalah ini ke ranah hukum"


"Tidak bisakah semua dibicarakan baik-baik pak, sepertinya ada kesalahpahaman disini" ucap Jasmine yang baru saja berada di ruangan itu.


"Maaf Nona, kalau soal itu, silahkan di bicarakan sendiri dengan pemilik perusahaan Hanzel Company"


Kemudian tim pengacara itu segera pamit dan keluar dari ruangan Rahmad.


"Ayah, bagaimana semua ini bisa terjadi, siapa yang memberikan rancangan itu ke ayah?" Tanya Jasmine panik.


"Brengsek kau Agung, rupanya dia menggunakan perusahaan Nugraha Company untuk aksi balas dendam nya terhadap perusahaan Hanzel Company" ucap Rahmad


"Apa!, Dasar bajingan, berani dia melakukan hal kotor seperti ini, akan aku beri pelajaran kau Agung!" Teriak Jasmine emosi.


"Tenanglah dulu Jasmine, kita punya hutang banyak di perusahaan Agung, jangan sampai kita salah langkah dan berakibat fatal, sebaiknya kita juga fokus ke tuntunan yang akan di layangkan ke perusahaan kita" ucap Rahmad.


"Sebaiknya kita segera menemui pemilik perusahaan Hanzel Company yah, apa ayah mengenalnya?"


"Iya, ayah mengenalnya, dia adalah Abraham Hanzel Brian, pebisnis muda yang handal dan sukses"


"APA!, Abraham?" Ucap Jasmine lirih


"Kenapa Jasmine, apa kau mengenalnya?


"Apa ayah tau seperti apa wajahnya?"


"Ini ada beberapa foto para pebisnis muda di majalah, dia orangnya" ucap Rahmad sambil menunjukkan foto Abraham di sebuah majalah bisnis


Jasmine membelalakkan mata, rasanya ada sebuah beban yang berat kini menghimpit tubuhnya hingga membuatnya susah untuk bernafas, tubuh Jasmine lemas seketika dan terduduk dilantai


"Jasmine kau tidak apa nak?" Ucap Rahmad terkejut dan langsung menolong Jasmine berdiri membawanya duduk dan memberikannya minum


"Makasih yah, jadi tuan Abraham pemilik Perusahaan Hanzel Company?"


Tanya Jasmine


"Apa kau mengenalnya?" Tanya Rahmad ikut terkejut


Kemudian Jasmine segera menceritakan semuanya, bahwa dia hampir dua bulan ini sudah tinggal di rumahnya sebagai asisten rumah tangga, Rahmad sangat terkejut dengan semua cerita yang mengalir dari mulut Jasmine, hingga keduanya kini terdiam


BERSAMBUNG


Author akan UPDATE SETIAP HARI


Jangan lupa Dukung Author dengan memberi:


LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN


HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE

__ADS_1


__ADS_2