AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Keseriusan Teman Lama


__ADS_3

Jasmine segera beranjak dari tempatnya dan membuat Abraham terkejut seketika.


"Kenapa yang?" Ucap Abraham segera menahan pinggul istrinya.


"Sorry yang, jangan bilang kau menginginkanku"


"Maksudnya?"


"Dokter belum membolehkan kita berhubungan dulu yang, kau lupa?"


"What!, Aku tidak dengar kalau soal itu, ayolah yang.. jangan bercanda" ucap Abraham yang mulai panik.


"Mana mungkin aku bercanda"


"Lalu sampai kapan?"


"Tiga minggu yang" ucap Jasmine membohongi suaminya, "Lepas dulu yang, aku mau beranjak dulu" Jasmine bersiap pergi.


"Tunggu" ucap Abraham menahan kembali panggul istrinya hingga duduk kembali di pangkuannya, "maksudmu tiga minggu lagi baru aku boleh menyentuhmu?"


"Yap, itu artinya kamu puasa dulu tiga Minggu yang, mengerti?


"Apa!!, Yang benar saja, aku bisa mati kalau tidak menyentuhmu selama itu yang, apa tidak ada jalan keluar yang lain?! Teriak Abraham dengan wajah kesalnya.


Jasmine terkekeh sambil melepaskan dirinya dan melihat wajah pasrah suaminya yang terlihat begitu nelangsa, tidak tinggal Diam, Abraham segera mencari informasi tentang hal tersebut, dan tentu saja kali ini tetap Farel yang dibikin pusing olehnya.


**


Smith tersenyum puas dengan pemberitaan yang sudah beredar di Televisi, dirinya berharap Jasmine dan Abraham akan segera terguncang dengan Kabar miring yang sudah berhembus, sementara pemburu berita semakin penasaran dengan skandal yang terjadi antara seorang model yang sedang naik daun dengan pemilik perusahaan yang karir nya sedang meroket.


"Aku ingin tau, bagaimana nantinya Jasmine akan putus asa menghadapi semua ini, ini hanya permulaan saja"


Ucap Smith di depan dia orang yang jga ikut terlibat permainannya.


"Saya juga ingin segera menghancurkan Abraham tuan Smith, dan merebut perusahaan Nugraha Company" sahut Anton.


"Jangan senang dulu, hubungan kedua orang itu sangat kuat, aku khawatir kalau ini tidak membawa pengaruh apapun" ucap Grace Seralda.


"Itu tugasmu untuk membuat mereka terpisah, buktikan kemampuanmu dan aku akan mendukung kariermu selamanya, bahkan lebih dari ini" ucap Smith.


"Hem, aku akan membuktikan mereka akan kalah dengan permainan ku tuan Smith, aku sudah memikirkan sebuah cara" jawab Grace Seralda.


"Bagus, lakukan secepatnya" perintah Smith.


"Aku butuh bantuan anda tuan Anton, kali ini segera dapatkan helai rambut Abraham dan berikan padaku secepatnya, akan aku buat Abraham benar-benar melupakan istrinya dan hanya menatapku"


"Apa?, Jadi kau menggunakan_?" Ucap Anton terkejut.

__ADS_1


"Jangan banyak tanya, lakukan saja apa yang aku minta, aku pergi dulu" ucap Grace Seralda melangkahkan kakinya dan pergi meninggalkan tempat yang sangat private di sebuah Restoran mewah di kota Bali.


**


Pagi yang sangat cerah membuat Rena yang sudah keluar dari kamar hotel tersenyum menyambut suasana yang menyegarkan, hingga dirinya di kejutkan dengan suara seseorang menyapanya.


"Ren, kita bertemu lagi, kau mau kemana?, Jalan-jalan pagi?" Seorang laki-laki tampan.


"Rizky, kebetulan sekali kita bertemu lagi ya, mau jalan-jalan juga?"


"Yup, barengan yok?"


Rena tersenyum, kemudian berjalan beriringan mengitari sebuah taman yang tak jauh dari kawasan hotel yang dibangun untuk arena joging dan olah raga ringan yang lain.


Rafael dan Farel yang kebetulan sekali juga sedang joging di kawasan itu sangat terkejut ketika beradu pandang dengan sosok Rena di depannya.


Sontak Rafael langsung terhenti dan menarik tangan Rena untuk menjauh dari Rizky.


"Heh, apa-apaan ini!" Bentak Rizky


"Diam kau!" Sahut Rafael tak kalah galak.


"Siapa laki-laki itu, ngapain kamu pagi-pagi disini bersamanya?" Tanya Rafael.


"Apaan sih El, kau ini, dia itu teman kuliahku dulu, dia sedang bekerja disini, dia itu model"


"Kau ini bicara apa sih?"


"Jawab, kenapa kamu bisa tau apa pekerjaannya dan sedang apa dia ada disini, apa kau diam-diam sudah sengaja menemuinya sebelumnya?"


"Kau itu konyol sekali, memangnya kapan aku sengaja bertemu dengannya, tiap hari aku juga bersamamu selama disini, semalam waktu mau masuk kamar hotel aku ketemu"


"Apa!, Kau gila ya Ren, kalian bertemu di kamar hotel?"


"Di depan pintu kamar hotel Rafael Prayuda, bukan dalam kamar hotel, ada Dea juga waktu itu, kau itu, dasar, sudah deh, kasian itu Rizky, bingung gitu lihat kelakuan kamu, yok aku kenalin sekalian" ucap Rena sambil menyeret Rafael mendekat kembali ke Rizky.


Rena meminta maaf ke Rizky lalu mengenalkan Rafael dan Farel ke dirinya, ada reaksi terkejut dari wajah Rizky saat mengetahui kenyataan bahwa wanita yang ada di depannya sudah mempunyai kekasih.


Seulas senyum yang di paksakan terlihat dari bibir Rizky yang kemudian meminta maaf ke Rafael atas kesalahpahaman yang sempat terjadi. Keduanya saing berjabat tangan dan kemudian Rizky segera pamit untuk melakukan kegiatan yang lain.


Tak lama Dea pun datang dan sempat bersalipan dengan Rizky saat berjalan mendekat ke arah Farel dan juga kakaknya.


"Itu bukannya teman kamu yang tadi malam Ren?" Tanya Dea.


"Iya, dan sempat asik berduaan dengan Rena" sahut Rafael yang rupanya masih kesal dengan kejadian tadi.


"Apa sih El, tadi gak sengaja ketemu De" ucap Rena.

__ADS_1


"Ada yang lagi uring-uringan nih kayaknya?" Ucap Dea bertanya ke Farel yang sudah tertawa melihat reaksi aneh sahabatnya.


"Sepertinya begitu, siap-siap diambil alih kayaknya De" kata Farel mengompori.


"Jangan sembarangan kalau ngomong Rel, dasar kau ini, mau aku hajar ha!"


"Eh, jangan berani macam-macam ya, sedikit saja kakak menyakiti kak Farel, akan berhadapan denganku, enak saja!"


Rena dan Farel tertawa melihat perseteruan dua saudara yang tampak begitu lucu di matanya, merekapun segera melanjutkan kembali aktifitasnya untuk sekedar berolah raga mengeluarkan keringat, tak lama kemudian mereka segera kembali ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri.


Hampir seharian Rena dan Dea di sibukkan dengan kegiatan jalan-jalan saja, hati ke tiga dirinya di Bali membuat semua pikiran menjadi santai dan rileks, menginjak sore hari Rena kembali ingin menyaksikan tenggelamnya matahari yang biasa dinikmati oleh banyak orang yang tak jauh dari hotel.


Kabar tentang Rafael yang masih belum bisa menemaninya karena suatu hal membuat dirinya pergi sendiri ke tempat itu, mengajak Dea rasanya juga tidak mungkin karena sudah asik dengan Kekasihnya.


Sore itu ternyata Rizky sudah ada di tempat yang di tuju oleh Rena, seperti sebuah putaran takdir, saat ini Rena hampir tidak percaya kalau bisa bertemu kembali dengan sosok laki-laki yang dulu sempat menggetarkan hatinya.


"Ya ampun Ren, kita kok bisa ketemu lagi ya?" Ucap Rizky kemudian menggeser tempat duduk nya di sebuah tebing dan menyuruh Rena untuk duduk di dekatnya, sore itu sangat ramai di padati oleh banyaknya turis yang juga ingin menikmati pemandangan yang sama, terpaksa Rena harus duduk sedikit lebih mepet dengan Rizky.


"Dimana kekasihmu?" Tanya Rizky.


"Rafael sedang ada acara penting urusan bisnis"


"Kalian sudah bertunangan atau masih pacaran?"


"Kita masih pacaran Riz, masih pengen Saling mengenal satu sama lain dulu, memang kenapa?" Tanya Rena heran dengan pertanyaan Rizky.


"Oh, tidak ada, berarti masih ada kesempatan untuk aku ikut kompetisi mendapatkan mu Ren"


"Maksudnya?" Rena tersentak mendengar ucapan Rizky.


"Aku menyukaimu dari dulu Rena Nandita, dan aku takut ingin mengungkapkan, aku rasa ini saat yang tepat, aku ingin menjadikanmu wanita pendamping hidupku" ucap Rizky begitu mantap tanpa keraguan.


"Apa!!', please Riz, jangan bercanda, kau membuatku takut" jawab Rena berusaha menetralkan suasana.


"Aku serius, aku akan meminang mu sekarang juga kalau kau memang menerimaku, dan kita akan segera menikah, bagaimana?"


"Aku_"


"Berdiri dan kita pergi dari sini, Cepat!!, Dan kau, aku peringatkan, jangan berani mendekati Rena lagi, Mengerti!!" Bentak seseorang yang membuat Rena sangat terkejut begitu juga dengan Rizky.


*


Makin penasaran apa yang akan terjadi?, Tunggu Episode berikutnya ya..


Yang masih punya VOTE..Yuk jangan lupa di kasihkan ya..


HADIAH segera di luncurkan dong..

__ADS_1


LIKE dan KOMEN setia Author tunggu..


__ADS_2