AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Akhir Pertarungan


__ADS_3

"Maaf Nona Grace, sebaiknya anda keluar karena kami tidak ingin menerima tamu, mari saya antar" ucap Rafael bersiap mendekati Grace, namun secepat kilat Abraham menarik kembali Rafael untuk tetap berada di dekatnya.


"Ada apa Eb?" Tanya Rafael bingung.


"Tetap di tempatmu, dia bukan lagi manusia biasa, tapi ada sosok ib*lis yang berada dalam jiwanya" ucap Abraham lirih dan membuat Rafael sangat terkejut dan segera berdiri kembali di samping Abraham.


Grace tersenyum lalu tertawa melihat dua orang yang kini terlihat begitu waspada terhadap dirinya, sementara Rafael yang masih belum hilang dari keterkejutannya di buat semakin merinding dengan tingkah laku wanita yang ada di depannya.


"Rupanya kau cepat sekali menyadarinya tuan Abraham, luar biasa, aku penasaran bagaimana kau bisa tau akan hal ini, tapi aku tidak khawatir, karena aku yakin kau akan tunduk dan memenuhi semua has*rat ku"


"Kau benar-benar tidak waras Grace, aku peringatkan, segera tinggalkan ruangan ini, atau kau akan menyesal"


"Tentu saja tidak, kau yang akan aku buat menyesal, aku ingin membuat sebuah permainan tuan Abraham, karena ada tuan Rafael juga ada disini, permainan ini akan semakin seru" ucap Grace yang sudah berdiri dan kemudian membuka blazer nya, hingga terlihat kulit mulus di tubuhnya dengan pakaian yang terkesan hampir saja telan*jang.


**


Jasmine yang sedang berada di ruangan lain dan membaca setumpuk arsip yang sudah menunggunya sejak kemaren, masih serius membuka satu persatu untuk mempelajarinya, namun tiba-tiba saja ada kontraksi yang dirasakan di perutnya yang sedikit dirasa nyeri.


"Ada apa sayang, anak mommy gak boleh rewel ya, anak pintar" ucap lirih jasmin sambil tangannya mengusap lembut perutnya, berusaha menenangkan buah hati yang ada di rahimnya.


Tak lama pintu terbuka sedikit kasar dan membuatnya terkejut, terlihat sekretarisnya tergopoh-gopoh masuk dan hendak melaporkan sesuatu.


"Ada apa?" Tanya Jasmine di tengah keterkejutannya.


"Ada tamu wanita yang memaksa masuk dan kini ada diruangan tuan Abraham Bu" ucapnya dengan wajah yang bapak ketakutan dan cemas.


"Hem, aku akan segera kesana, apa Rafael masih ada diruangan Abraham?" Tanya Jasmine sambil membereskan beberapa arsip yang tadi masih dipelajarinya.


"Masih Bu, saya mendengar ada keributan disana"


"Ya sudah, bantu aku membereskan pekerjaanku, aku akan ke sana" ucap Jasmine meminta sekretaris nya merapikan kembali pekerjaannya.


Jasmine dengan langkah sedikit cepat menuju ke ruang kerja Abraham, entah kenapa semakin dekat dengan ruangan Abraham dia merasakan ada hawa panas yang dapat dia tangkap hingga membuatnya semakin Khawatir.


Sementara itu telah terjadi sesuatu diruangan Abraham, di mana Rafael sudah di selimuti kekuatan hitam terbius hingga tak mampu berbuat apapun, sedangkan Abraham masih berusaha melawan apa yang ingin di lakukan oleh Grace yang sudah mendekat lekat di dirinya.


"Apa yang kau lakukan Grace, menjauh dariku!" Ucap Abraham yang merasakan dadanya semakin nyeri dan tidak kuasa melawan Grace karena akan semakin menyakiti dirinya sendiri.


"Kita akan melakukan penyatuan disini baby, kau tau, setelah kita melakukannya, kau tidak akan pernah bisa lepas dariku, oh..aku sangat menyukai bau tubuhmu beb, ayo kita lakukan sekarang dan biarkan tuan Rafael yang akan menjadi saksinya"


"Aku tidak akan pernah sudi menyentuh tubuh kotor mu wanita sialan!" Teriak Abraham yang tubuhnya kini bergetar saat Grace mulai menyentuh nya.

__ADS_1


Abraham memejamkan matanya, sekuat tenaga mengucapkan semua petunjuk Doa yang di ajarkan oleh ayah mertuanya, hingga kemudian Grace sedikit merasakan kesulitan untuk menyentuh Abraham kembali.


"Brengsek, jangan melawanku Abraham, atau aku akan membunuhmu sekarang juga!" Ucap Grace yang kini menunjukkan murkanya.


Tidak tinggal diam Grace mengeluarkan kekuatan yang lebih dahsyat untuk melumpuhkan Abraham, hingga kini dirinya kembali memenangkan keadaan, dengan cepat tangannya membuka baju bagian bawah Abraham dan hendak melakukan penyatuan.


Rafael yang melihat hal itu nyata di depannya merasa jijik dan sangat cemas, berusaha sekuat tenaga melepaskan pengaruh sihir dari kekuatan wanita iblis yang tengah berusaha menyatukan dirinya dengan sahabatnya.


"Bangsat kau wanita set*an, jangan berani melakukan hal gila itu, menyingkir dari Abraham!!" Teriak Rafael.


Namun Grace tidak memperdulikannya, dia semakin gila dengan membuka kain penutup area in*timnya dan bahkan melemparkan ke muka Rafael, kini di pegang nya sang pusaka yang sudah berhasil di buatnya tegang dan siap untuk dimasukkan ke dalam dirinya.


Abraham yang sudah tidak bisa berbuat banyak, hanya menge*rang dan berusaha menolak, namun tenaganya tidak sekuat Grace yang sudah di kuasai ib*lis dalam dirinya.


Grace mende*sah menikmati sensasi luar biasa saat tangannya membelai lembut pusaka laki-laki yang kini sudah tidak berdaya dan ada di bawahnya, saat tubuhnya di angkat untuk melakukan penyatuan, tiba-tiba saja dirinya dikejutkan dengan dorongan kuat.


"Jangan lakukan hal gila ini ini Grace, menyingkir dariku!!" Teriak Abrahan dengan kekuatannya kini bisa sedikit terlepas dari Grace.


"Apa!, Bagaimana mungkin dia masih bisa melawanku" ucap Grace kemudian berdiri dan mempersiapkan sesuatu yang membuat tubuhnya kini di penuhi sisik mengerikan.


Abraham tiba-tiba saja merasakan dadanya kembali sangat sakit, bahkan kali ini dirinya menjerit saat tak kuasa menahannya.


"Eb, bertahanlah!" Teriak Rafael yang tidak tega dan sangat panik melihat pemandangan mengerikan yang tengah menimpa sahabatnya.


BRAK


Tubuh Grace melayang dan terlempar ke udara lalu membentur dinding dengan keras hingga membuatnya terjatuh dengan mengenaskan.


Disaat itulah Jasmine segera mendekati Abraham dan membantunya untuk berdiri, terlihat darah segar keluar dari mulut Abraham dan membuat Jasmine semakin murka dibuatnya, kekuatan tenaga dalam yang ada dalam dirinya dan lama tidak dia gunakan kini dimunculkan kembali.


Rafael yang kini juga sudah terbebas dari pengaruh ilmu hitam Grace, segera berlari dan membantu Abraham untuk menepi, terlihat juga Grace kini sudah bisa berdiri kembali dengan seringai iblis di bibirnya, kini bukan Grace lagi yang tampak dalam dirinya, melainkan ib"lis dalam sosok manusia.


"Rupanya kau bukan wanita sembarangan Jasmine" ucap Grace yang kini sudah mempersiapkan dirinya untuk bertarung dengan Jasmine.


"Aku sudah pernah bilang padamu untuk mengakhiri semua ini Grace, atau kau akan menyesal, tapi rupanya kau sudah dibutakan dengan na*fsu dan ketamakan mu" sahut Jasmine yang juga sudah mempersiapkan dirinya.


Grace tertawa mengerikan lalu melompat berusaha menyerang Jasmine, namun dengan cepat Jasmine menghindar dan menyerang balik dengan kekuatan yang tidak main-main, keduanya kini saling melompat dan menyerang dengan kekuatan tenaga dalam yang dimiliki.


"Yang, hati-hati lah, ingat kondisimu!" Teriak Abraham yang masih berusaha mengembalikan kekuatannya di bantu dengan Rafael.


"Jangan khawatir yang, aku baik-baik saja" teriak Jasmine.

__ADS_1


Saat itulah Grace dengan senyuman liciknya menyerang Jasmine yang tampak sedikit kelelahan karena kondisi kehamilannya, hampir saja Grace berhasil menendang perut Jasmine hingga sosok Abraham sudah melompat dan berada tepat di depan istri tercintanya untuk menangkis serangan Grace.


"Wanita ini benar-benar ib*lis yang, dia bukan lagi sosok Grace Seralda, kita harus berhati-hati" ucap Abraham dan kini Rafael pun ikut bergabung.


"Sebaiknya kau di belakang kami Jasmine, aku khawatir dengan kandunganmu" ucap lirih Rafael memperingatkan Jasmine.


Jasmine mengangguk dan segera mundur, pertarungan pun kini dimulai, kini tubuh Grace sudah penuh dengan susuk dengan bau busuk menji*jikkan, bahkan beberapa kali Jasmine ingin muntah karenanya.


Abraham sudah tidak tahan lagi ingin segera mengakhiri pertarungannya, Rafael berkali-kali sudah berhasil membuat Grace terpojok hingga kemudian Abraham berhasil memukul dan menendang Grace, hingga kini Grace terkapar tidak berdaya.


"Bunuh aku sekarang juga!" Teriak Grace yang menahan sakit di tubuhnya, dan kulitnya berangsur kembali sebagai manusia, namun sangat mengejutkan dengan keadaanya yang menua dan keriput hingga Jasmine terperangah menyaksikan semuanya.


"Hentikan yang, jangan!" Teriak Jasmine yang kini menatap Iba dengan keadaan wanita yang ada di depannya.


"Sh*it, ini sangat mengerikan!" Ucap Rafael bergidik ngeri melihat keadaan Grace Seralda yang sangat mengenaskan.


Jasmine menatap penuh iba lalu membantu Grace dan meletakkan kepalanya di pangkuannya dengan perlahan, seketika Grace terkejut dan meneteskan air matanya.


"Kenapa kau menolongku, bunuh aku Jasmine, aku terlalu banyak berbuat dosa padamu"


"Aku tidak bisa melakukan itu, kenapa kau melakukan semua ini Grace, kau masih sangat muda dan masa depanmu masih panjang, kenapa?" Ucap Jasmine.


Grace semakin deras mengeluarkan air matanya dengan nafas yang semakin tersengal-sengal, hingga di akhir nafasnya dia berpesan kepada Jasmine.


"Berhati-hati lah dengan Smith Rodergo dan Pamanmu Anton jas..min..Aku_" ucapan terakhir yang di dengar Jasmine sebelum kemudian Grace menghembuskan napasnya yang terakhir.


Suasana di ruangan Abraham seketika menjadi hening, ketegangan yang tadi terjadi berubah menjadi sebuah duka yang juga dirasakan oleh Jasmine, hingga kemudian Abraham memeluk istrinya dari belakang dan mengajaknya untuk menjauh dari jasad Grace Seralda.


Rafale segera mengambil tindakan dengan meminta bantuan beberapa staf untuk menghubungi pihak berwajib dan juga Rumah Sakit untuk mengurus jenazah Grace yang kemudian di bawa ke Rumah Sakit.


Sore itu semua Stasiun Televisi memberitakan kematian Model muda yang tengah populer dengan keterangan serangan jantung yang terjadi saat melakukan bisnis dengan Perusahaan Nugraha Company.


Sedangkan di tempat lain terlihat seorang laki-laki sangat terkejut dan mengumpat atas kematian Grace Seralda dengan amarah yang membuat beberapa anak buahnya terkena imbasnya dengan terpelanting karena pukulannya.


*


Bagaimana Readers, Sudah Terpuaskan atau masih penasaran..?, Yuk ditunggu episode selanjutnya di jam 3 sore ya..hari ini spesial Author persembahkan untuk para Readers tercinta, jadi SEGERA..


Kirim VOTE, VOTE, VOTE nya yaa...


HADIAH jangan lupa..

__ADS_1


LIKE dan KOMEN Selalu di Nanti


Author Ucapkan Terimakasih.. Love you All


__ADS_2