
Jasmine yang langsung panik saat wajahnya sangat dekat dengan Abraham.
"Aku hanya ingin membenarkan sabuk pengamannya, memangnya kau kira aku akan apa?, dasar otak mes*um!" Ucap Abraham
"Kamu itu yang suka orang berpikiran me*sum, seneng sekali nempel-nempel gak jelas" sahut Jasmine.
Abraham hanya tersenyum tipis lalu membawa mobilnya menuju kediaman mertuanya untuk mengantar Jasmine beristirahat disana untuk sementara.
Sesaat suasana di mobil sangat sepi, keduanya hanya terdiam tidak mengatakan sepatah katapun, Abraham berharap dalam hatinya, apa yang di katakan Agung beberapa saat yang lalu tidak di ingat oleh Jasmine yang sedang mengalami masalah berat.
Abraham ingin menceritakan semuanya pada saatnya nanti, jika Jasmine dalam kondisi yang sudah baik-baik saja, yang terpenting saat ini adalah segera mensuport istrinya menghadapi masalah para sahabatnya.
"Sialan, apa maksud perkataan Agung tadi?, Aku akan memikirkannya nanti, ya Alloh, kenapa cobaan mu ini terasa berat bagiku, tolong ringankanlah dan beri jalan keluar terbaik, Amin" Ucap Jasmine dalam hati sambil menarik nafas panjang beberapa kali dengan mata terpejam.
"Apa kau baik-baik saja Jasmine?" Tanya Abraham dan membuat Jasmine membuka matanya.
"Hem"
"Mungkin aku bisa membantu mu?" Tanya Abraham
"Tidak usah, terimakasih"
Abraham terdiam, masih tenang mengemudikan mobil sambil sesekali melirik ke arah Jasmine yang sudah memejamkan mata kembali sambil menyandarkan kepalanya.
Dengan lembut Abraham meraih tangan Jasmine dan menggenggamnya, Jasmine terkejut kemudian berusaha menarik tangannya, namun Abraham terus mempertahankan nya.
"Kamu itu nyetir Eb, gak usah pegang tangan gini, bahaya!" Ucap Jasmine jengah.
"Lebih bahaya lagi kalau kamu pasang tampang murung terus kayak gitu, gak usah di pendam sendiri kalau kamu gak kuat dengan beban masalah, ada aku dan ayah, kau bisa membaginya dengan kami" jawab Abraham.
"Kamu sendiri juga punya masalah berat di perusahaan Eb, rasanya aku gak pantas kalau harus menambah beban mu lagi"
Ciit
BRUG
"Aw..Abraham!!" Teriak Jasmine saat Kepala hampir terbentur mobil.
"Sorry, kamu gak apa-apa?!" Ucap Abraham hendak memeriksa kepala Jasmine
"Jangan pegang-pegang!, Lagian kamu itu suka sekali berhenti mendadak kayak gini, bahaya tau!"
"Mangkanya jangan ngomong aneh-aneh, kita sudah suami istri sekarang, apapun yang terjadi dengan kita harus saling di bicarakan satu sama lain" ucap Abraham.
"Iya tau, aku cuma gak ingin buat kamu tambah terbebani dengan masalahku Eb, biar aku selesaikan semampuku dulu, kalau aku sudah tidak kuat lagi, nanti aku pasti minta bantuan mu"
"Sungguh?"
"Iya"
"Janji?"
"Iya Eb, lagian yang aku punya saat ini ya cuma kamu, mau siapa lagi"
DEG
Hati Abraham menghangat dan tergetar, dia tersenyum merasakan banyak kupu-kupu beterbangan di hatinya, dan kemudian.
Tin.. Tin.. Tin..
__ADS_1
"Woi !!, kalau pacaran cari tempat lain, jangan berhenti sembarangan!!" Teriak pemilik mobil lain yang merasa jengkel karena terhambat oleh mobil Abraham yang berhenti.
"Dasar, mengganggu saja!" Ucap lirih Abraham yang kemudian melanjutkan perjalanannya, sementara Jasmine hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Suaminya.
Beberapa menit kemudian keduanya sudah sampai di rumah Rahmad tepat sebelum adzan Maghrib, dan Abraham pun ikut masuk mengantar Jasmine.
"Sebelum kamu pulang, Sholat Magrib disini dulu saja, kita jamaah, setelah itu kamu bisa pulang"
"Iya yah, saya mau bersihkan badan dulu sebentar, bisa saya pinjam kamar mandinya?"
"Kau ini kenapa, Jasmine sudah jadi istri sah mu, ke kamar Jasmine saja, bersihkan dirimu, aku tunggu, sekalian ajak Jasmine"
"Oh, iya yah, makasih" ucap Abraham sambil tersenyum dan merasa bahagia mendapat perlakuan hangat dari ayah mertua nya.
Abraham segera menuju kamar Jasmine dan mengetuknya.
"Sebentar yah!" Teriak Jasmine
"Aku Abraham, buka pintunya Jasmine!"
Ceklek
"Ada apa?" Tanya Jasmine yang hanya menongolkan wajahnya di pintu kamarnya.
"Mau ikut bersihkan badan bentar, kita mau diajak Sholat bareng ayah, cepetan buka pintunya, ngapain kepala kamu saja yang muncul gitu?" Ucap Abraham berusaha mendorong pintu kamar Jasmine
"Eh, gak bisa, ada kamar tamu, kamu bisa kesana"
"Gak boleh sama ayah, cepet buka, ngapain sih!" Ucap Abraham langsung mendorong pintu dengan kuat dan akhirnya berhasil masuk ke dalam kamar Jasmine.
Abraham berhenti sejenak, dia melihat sekeliling kamar yang sangat rapi dan bau khas parfum mawar yang sangat disukai nya karena sering dia rasakan harumnya saat berdekatan dengan tubuh Jasmine.
"Ngapain berhenti, cepetan kalau mau ke kamar mandi!" Ucap Jasmine mengagetkan Abraham.
"Eh, dasar Singa!" Sahut Jasmine
Abraham langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri, sementara Jasmine sudah bersiap membawa mukena untuk ikut sholat berjamaah.
Jasmine melihat Abraham keluar dari kamar mandi dengan rambut sedikit basah dan lengan kemeja yang tersingkap ke atas, sedikit basah pada kemejanya membuat pemandangan dada bidang dan perut sixpack makin jelas terlihat oleh Jasmine.
"Nggak usah ngiler gitu, nanti juga kamu bakalan lihat semuanya, ayok kita sholat dulu!" Ucap Abraham sambil tersenyum melihat Jasmine yang salah tingkah.
"Apaan sih, dasar!" Sahut lirih Jasmine yang berusaha mengontrol desiran di hatinya.
Kini mereka sudah bergabung dengan sang Ayah untuk melaksanakan Ibadah.
*
Sementara itu di sebuah ruangan rumah sakit, nampak Agung Dwi Vinan sedang duduk di samping seorang wanita yang sempat pingsan dan di bawanya ke Rumah sakit
"Kau sudah baikan Kartika?" Tanya Agung
"Sudah sayang, apa yang terjadi denganku?"
"Kau tadi pingsan di hotel saat bertemu denganku dan setelah menceritakan semuanya tentang Abraham dan Jasmine.
"Aku benar-benar tidak bisa berkutik kali ini Sayang, apa yang harus aku lakukan, Jasmine benar-benar kurang ajar!"
"Hei, sudahlah, jangan emosi dulu, aku tadi juga berpapasan sama mereka di lantai parkiran bawah, sepertinya mereka habis membesuk seseorang"
__ADS_1
"Benarkah, apa mereka tau aku disini?"
"Tentu saja tidak"
"Ya Tuhan, syukurlah"
"Habis ini kamu boleh pulang, dan harus banyak istirahat, katanya kamu cuma kecapekan dan banyak pikiran"
"Iya, lalu apa yang harus kita lakukan untuk membalas perbuatan mereka, aku tidak sabar ingin sekali membuat perhitungan dengan Jasmine"
"Kau bisa menekan dan membuat wanita itu depresi saat ada di rumahmu, dengan begitu semuanya akan kacau, mudah kan?"
"Tentu saja tidak semudah itu, Abraham akan menyeret ku ke penjara kalau sampai tau apa yang aku lakukan dengan Jasmine"
"Hem, benar juga, jalan satu-satunya kau harus mencari bukti untuk menghancurkan mereka juga, dan segera merebut perusahaan mu untuk kau jadikan milikmu seutuhnya, bagaimana?"
"Aku setuju sayang, kau memang cerdik" ucap Kartika dan Agung hanya tersenyum sambil membelai wajah Kartika.
*
Jasmine segera masuk kembali ke dalam kamarnya setelah melakukan ibadah bersama, Abraham berbincang sebentar kemudian segera pamit untuk pulang.
"Temui Jasmine dulu sebelum pulang, biar dia tau" ucap Rahmad
"Iya yah" jawab Abraham kemudian langsung menuju ke kamar Jasmine dan membuka pintunya begitu saja.
"Abraham!" Teriak Jasmine terkejut
BUG
Abraham langsung menutup kembali pintunya sebelum terkena lemparan bantal dari Jasmine, dia memegangi dadanya saat jantungnya ingin lepas dari tempatnya.
"Ya Alloh, itu tadi Jasmine tanpa hijabnya?" Batin Abraham
Rupanya saat Abraham membuka pintu kamar, Jasmine sedang menyisir rambutnya, dan ini adalah kali pertama Abraham melihat Jasmine tanpa hijabnya, dengan rambut indahnya yang lurus panjang dan hitam, di tambah perpaduan kulit putih mulus yang terlihat di leher jenjangnya, Membuat Abraham masih kesulitan untuk mengatur nafasnya kembali.
"Maaf, aku pulang dulu Jasmine!" Teriak Abraham kemudian.
"Iya!" Jawab Jasmine dari dalam kamar.
"Dan jangan berani melepas hijab mu saat keluar kamar, mengerti!" Ucap Abraham memberikan peringatan
"Iya, sudah pergi sono, berisik!!" Teriak Jasmine jengkel dengan omelan Abraham
*
Penasaran dengan kelanjutannya?, Sudah tayang di YouTube Channel: Sinho Novel, cuplikan episode 56-61
Ketik: Cerita Novel Romantis by Sinho Bag.5
Yuk mampir, jangan lupa: Subscribe, Like, Komen
BERSAMBUNG
Author akan UPDATE SETIAP HARI Jangan lupa Dukung Author dengan memberi:
LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN
__ADS_1
HADIAH HADIAH HADIAH
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE