AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Di Temukan


__ADS_3

Beruntung kali ini Rafael berhasil menyusul Abraham, lalu kemudian segera mengambil alih kemudinya, kini mereka melesatkan mobilnya menuju ke Rumah Sakit Pelita Harapan.


"Katakan apa yang terjadi Eb, aku masih tidak mengerti kenapa kita ke Rumah Sakit" ucap Rafael.


"Jasmine ada di sana"


"What!!, Apa yang terjadi, kenapa Jasmine ada disana, apa dia terluka, lalu sekarang bagaimana keadaannya?"


"Diamlah, aku juga punya pertanyaan yang sama denganmu, kita akan tau nanti kalau sudah tiba"


"Jadi tadi Farel yang menghubungimu?"


"Hem, bisa kau percepat lagi jalannya mobil ini El?" Ucap Abraham.


"Ini sudah kecepatan di atas rata-rata Eb, banyak polisi, kita harus hati-hati berkendara, kalau melanggar kita nanti malah berurusan dengan mereka, gak cepat sampai Rumah Sakit" jawab Rafael.


Sementara itu di Rumah Sakit, Farel sudah kembali lagi berada di samping Jasmine bersama dengan Dea yang masih penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi.


"Kak, cerita dong, kalian ini ada hubungan apa sama perempuan ini, jangan buat aku mati penasaran!" Ucap Dea kesal.


"Dia Jasmine Agatha Nugraha, istri Abraham, yang pernah kamu tanyakan soal gosipnya itu, dah ingat?"


"Jasmine, ya Alloh, dia Jasmine itu, jadi wanita ini istri kak Abraham?"


"Iya, untung kau sudah membantunya, nanti ceritakan semua kejadian saat ada Abraham dan Rafael datang kesini, biar orang yang melakukan hal ini mendapat ganjaran yang setimpal, mengerti kan?"


"Siap kak, aku mengerti, aku tidak menyangka ternyata seistimewa ini seorang Jasmine Agatha Nugraha kak, pantas kalau Kak Abraham sangat memperjuangkan Cintanya" ucap Dea begitu saja.


Hingga kemudian perlahan Jasmine mulai tersadar, tangannya tiba-tiba saja menggenggam erat tangan Dea, hingga membuatnya terkejut.


"Din, benarkah ini kamu Din, aku kangen" ucap Jasmine lirih sambil berusaha memfokuskan pandangannya.


Hingga detik berikutnya, dirinya sadar kalau wanita yang ada di sampingnya bukanlah Dinda sahabatnya yang sudah pergi meninggalkannya.


"Maaf, saya gak sengaja, aku kira anda sahabat saya nona" ucap Jasmine yang kemudian melepaskan genggaman erat tangannya.


"Tidak apa-apa, bagaimana, apa kau masih pusing?" Tanya Dea.


"Sedikit, terimakasih tadi sudah menolongku nona, maaf jadi melibatkan mu dalam urusanku" sahut Jasmine.


"Kau ini ngomong apa, kenalkan namaku Dea, justru aku yang minta maaf, malah merepotkan mu dan membuatmu masuk Rumah Sakit, istirahatlah dulu, aku akan memberitahu perawat untuk memindahkan mu ke ruangan pemulihan" pamit Dea dan segera pergi.

__ADS_1


"Makasih Rel, sudah menjagaku, apa wanita tadi temanmu?"


"Hem, dia salah satu dokter baru yang bertugas di Rumah Sakit bersamaku, aku sangat khawatir dengan mu Jas, sebaiknya habis ini kalau kamu keluar rumah di jaga dulu sama pengawal, apa kau tau siapa yang melakukan hal ini terhadapmu?" Tanya Farel.


"Agung Dwi Vinan"


"Jadi si bajingan itu yang menyerang mu yang?!" Ucap seseorang yang kini sudah mendekat ke arah Jasmine dan membuat keduanya sangat terkejut, rupanya ada kehadiran Abraham dan Rafael di ruangan itu.


"Yang?!" Sahut Jasmine lirih.


Abraham langsung memeluk Jasmine dengan erat menciumi kepala istrinya, kemudian membelai lembut wajahnya, di tatapnya dengan dalam dan penuh dengan kecemasan.


"Maaf yang, aku tidak bisa melindungi mu saat kau membutuhkan, bagaimana keadaanmu?" Ucap Abraham.


"Alhamdulillah, aku baik-baik saja yang," jawab Jasmine.


Belum sempat mereka melanjutkan perbincangan, seorang petugas kesehatan datang dan memberitahukan kalau akan memintakan Jasmine ke ruang VVIP perawatan pemulihan, tak lama kemudian kini semuanya berada dalam ruangan yang luas dan nyaman.


"Apa Agung berhasil kabur kali ini Jas?" tanya Rafael


"Sepertinya ia, entahlah, kalian bisa menanyakan kejadian setelah saya pingsan kepada seorang wanita yang menolongku tadi"


"Oh ya, siapa?" Tanya Rafael


Dan ternyata tak lama setelah itu, munculah Dea yang berjalan cepat masuk ke dalam kamar perawatan Jasmine.


"Dea?!" Ucap Rafael terkejut, begitu juga dengan Abraham.


"Kak Rafael!!" Teriak Dea dan langsung berlari masuk kedalam dekapan Rafael, kini mereka berpelukan dengan erat, Rafael mencium puncak kepalanya berkali-kali.


"Aku sangat merindukanmu De, akhirnya kau pulang juga" ucap Rafael, sementara Jasmine hanya melongo melihat mereka berdua begitu mesranya.


Abraham tersenyum lalu mendekat dan memeluk istrinya yang terlihat kaget dan bingung melihat adegan Rafael dan wanita yang menolongnya.


"Mereka saling mengenal yang?" Tanya Jasmine


"Tentu saja yang, mereka itu saudara kandung, Dea adik kandung Rafael, dan begitulah saat mereka bertemu" jawab Abraham sambil mencuri ciuman dibibir istrinya.


CUP


"Ish yang, malu, bisa-bisanya kamu ni!" Ucap Jasmine sambil melototkan matanya memberikan peringatan, sementara Abraham hanya tersenyum sambil mengusap bibir Jasmine lembut untuk menghilangkan bekas saliva nya.

__ADS_1


Jasmine yang masih terkejut dengan kenyataan bahwa wanita yang menolongnya adalah adik kandung Rafael, segera menyapa Dea dengan senyuman maut yang membuat dua orang laki-laki lainya segera mengalihkan pandangannya, sebelum pingsan di buatnya.


Dea yang menyadari hal itu, tertawa kecil lalu mendekat ke Jasmine dan memeluknya sekali lagi.


"Selamat ya Jasmine, rupanya kamu adalah penakluk hati tiga dewa yang terkenal dengan ketampanannya" ucap Dea sambil terkekeh.


Abraham ikut tersenyum melihat kedua wanita di depannya kelihatan Akrab, dalam hati Abraham merasa lega, rupanya Dea sudah bisa menerima kenyataan dan tidak lagi mengejarnya seperti yang dulu dia lakukan.


*


Satu Minggu kemudian.


Abraham dan Rafael serius mencari keberadaan Agung Dwi Vinan, semua koneksi di gunakan, bahkan beberapa agen khusus untuk melacak keberadaan mereka sudah di sewa untuk menemukannya, hingga kabar yang diharapkan hari ini di dapatkan.


Abraham yang sudah memendam emosinya beberapa hari, sangat tidak sabar ingin sekali menghajar Agung yang sudah berani menyakiti bahkan hampir membunuh istrinya, hingga Abraham dan Rafael sudah tiba di tempat persembunyian Agung.


Dengan membawa beberapa orang pengawalnya, Abraham berhasil masuk ke sana dan kini terjebak dalam sebuah ruangan yang di persiapkan khusus untuk Abraham, sedangkan Rafael serius bertarung menghadapi musuh-musuhnya di luar.


"Apa kabar Abraham Hanzel Brian, bagaimana kabar Jasmine istrimu, aku sangat merindukannya" ucap Agung sengaja memancing emosi Abraham.


"Bangsat!, Tutup mulut kantormu dan jangan berani menyebut nama istriku!" Ucap Abraham tegas.


"Oh ya, kenapa, jangan khawatir, sebentar lagi aku akan menghabisi mu di ruangan ini dan setelah itu, aku akan melempar tubuh istrimu untuk di nikmati tuan Smith, apa kau tau?, Orang itu sangat terobsesi dengan istri cantikmu itu Abraham"


"Apa?! Kau benar-benar bajingan Agung!!" Teriak Abraham dan kini sudah menyerang Agung, namun rupanya Agung sudah mempersiapkan segalanya di ruangan itu, tiga orang pembunuh bayaran menghadang Abraham dan kini terjadilah perkelahian.


*


Penasaran dengan kelanjutannya?, Sudah tayang di YouTube Channel: Sinho Novel, cuplikan episode 91-99


Ketik: Cerita Novel Romantis by Sinho Bag.10


Yuk mampir, jangan lupa: Subscribe, Like, Komen


BERSAMBUNG


Author akan UPDATE SETIAP HARI Jangan lupa Dukung Author dengan memberi:


LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN

__ADS_1


HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2