AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Persiapan Pernikahan


__ADS_3

Malam hari Abraham dan Rafael sudah mempersiapkan segalanya di dalam ruang kerja Abraham, mbok Darmi yang mengantarkan minuman dan kue di tahan untuk tidak keluar dulu.


"Mbok, duduk dulu, aku ingin ngomong" ucap Abraham.


Mbok Darmi segera berhenti dan duduk di kursi siap mendengar apa yang akan di sampaikan majikannya.


"Besok aku akan menikah lagi, dan aku ingin Mbok Darmi ikut."


"Kok saya tuan, kenapa?"


"Mbok Darmi gak ingin melihat dan bertemu dengan Jasmine alias Mina?"


"Ha!, Mina?, Maksudnya tuan?, Ada apa Mina dengan pernikahan tuan?"


"Jasmine yang akan aku nikahi Mbok"


Prang..


Nampan yang di bawa oleh mbok Darmi langsung meluncur ke lantai saking terkejutnya.


"Maksud tuan Abraham, Mina, eh non Jasmine akan Menjadi istri kedua tuan?"


"Tidak usah pakai kata kedua, Mbok tau sendiri seperti apa pernikahan ku dengan Kartika."


"Maaf tuan, baiklah, saya pasti ikut tuan, terimakasih sudah memberi kesempatan saya mendampingi non Jasmine."


"Hem, aku minta Mbok Darmi merahasiakan hal ini, jangan sampai Kartika tau, biar aku sendiri yang akan mengatasinya"


"Siap tuan, saya akan merahasiakannya"


Abraham tersenyum saat melihat Mbok Darmi terlihat bahagia mendengar kabar ini, dan di saat yang bersamaan, datanglah Farel Sahabatnya.


"Boleh aku masuk?"


"Masuklah Rel, aku sudah lama menunggumu" ucap Abraham.


Mbok Darmi segera pamit, dan menawarkan minuman apa yang diinginkan untuk Farel, setelah itu segera keluar untuk membuatkannya.


"Ada apa, mendadak menyuruhku datang ke sini, aku capek sekali Ab" ucap Farel sambil mendudukkan dirinya ke sofa di samping Rafael.


"Ada hal yang penting, sebentar lagi di jamin kamu terkejut" jawab Rafael.


"Apa itu?" Tanya Farel.


"Aku ingin kamu menemaniku besok di acara pernikahan" ucap Abraham.


"Pernikahan?, Siapa?, Rafael akhirnya menikah juga?" Tanya Farel terkejut.


"Bukan, gimana mau nikah sekarang, wanita ku saja sudah di embat duluan sama Abraham" sahut Rafael.


"Apa!, Tega kamu Ab?, Bukannya kamu sudah punya Kartika, kau ini!" ucap Farel yang percaya begitu saja dengan ucapan Rafael.


"Percaya kamu sama omongan Orang model Rafael?" Tanya Abraham kesal dan melotot ke arah Rafael.


"Kalian ini sebenarnya ada apa, jangan muter-muter, siapa yang mau nikah, siapa yang dinikahi, kapan, kenapa aku harus kalian sibukkan dengan urusan ini?!" Ucap Farel mulai gak sabar.

__ADS_1


"Kau ini bertanya apa anamnesa pasien?, Banyak banget pertanyaan nya" ucap Rafael.


"Aku yang akan menikah besok" akhirnya ucap Abraham.


"Apa!, Gila kamu, sama siapa?"


"Mina, atau Jasmine Agatha Nugraha"


"Sh*it!, sialan kamu Ab, jadi Mina itu anak pengusaha, Tuan Rahmad?"


"Begitulah, kau mengenal tuan Rahmad?" tanya Abraham


"Kenal sih, beberapa kali bertemu saat memeriksakan kesehatannya, pantas saja, aku sepertinya pernah melihat Mina, rupanya dia Jasmine Agatha Nugraha"


"Hem, jadi kamu bersedia ikut dengan ku besok kan?" tanya Abraham.


"Ya Tuhan, lalu, apa kamu sudah gila serius mau menikahinya, bagaimana mungkin, Kartika akan murka dan bisa berbuat nekad menghabisi Jasmine kalau sampai tau hal ini" ucap Farel.


"Mangkanya kita mengatur rencana disini" ucap Abraham.


"Rencana gila apa lagi, benar-benar ya kalian ini, jangan membikin masalah besar lagi!" Teriak Farel mengingatkan kedua sahabatnya.


Akhirnya Abraham dan Rafael menceritakan semuanya, bagaimana awal mula semua ini terjadi hingga kemudian niat Abraham menikahi Jasmine yang ingin melindunginya dari permainan taruhan yang sedang dilakukan oleh para pengusaha yang berkuasa di wilayah Asia.


"Bagaimana bisa Jasmine ada dalam permainan laknat itu Ab?" Ucap Farel.


"Semua karena Agung Dwi Vinan, pemilik perusahaan Vinan Company, dia mungkin sakit hati tidak bisa mendapatkan Jasmine dan perusahaanya"


"Dan kebetulan dari beberapa anak buah ku yang ku tugaskan mengawasi pergerakan para pengusaha itu sudah melaporkan ke Abraham kalau ada yang sudah mulai bergerak mendekati perusahaan Nugraha Company dan juga Jasmine" ucap Rafael


"sorry Eb, pekerjaan darimu kemaren terlalu banyak kau berikan padaku, aku memang memberikan perintah untuk langsung melaporkan padamu kalau ada sesuatu dengan Nugraha Company dan juga Jasmine" jawab Rafael.


"Oh ya Tuhan, aku benar-benar tidak mengerti apa yang ada dalam otak kalian para pembisnis ya, keterlaluan!" Ucap Farel


"Tidak semua pembisnis Rel, aku juga baru ikut didalamnya karena ingin melindungi Jasmine" sahut Abraham.


"Baiklah, aku mendukungmu kalau begitu, em...jadi kau hanya melindungi nya saja kan, tidak ada hal lain?" Tanya Farel.


"Maksudmu?" Ucap Abraham.


"Begini, aku ada ide lain, bagaimana kalau setelah menikahi Jasmine untuk mengeluarkannya dari masalah, kau segera menceraikannya"


"Lalu?" Ucap Abraham.


"Aku akan senang hati mencintainya dan menikahinya, kau tau Ab, aku tidak mudah jatuh cinta, tapi dengan Jasmine_"


"Langkahi dulu mayat ku!" Sahut Abraham, dan sontak membuat Farel sangat terkejut mendengar perkataan Abraham.


Rafael langsung tertawa terbahak-bahak, melihat dua sahabatnya sedang bersitegang memperebutkan wanita yang sempat ada dalam hatinya juga.


"Aneh ya, ternyata kita bertiga bisa menyukai wanita yang sama, sepertinya kau harus berhati-hati Eb, sekali kau melepaskan Jasmine, aku jamin kau tidak akan bisa merebutnya dari kami, ya kan Rel?" Ucap Rafael


"Pasti!" Jawab Farel


Sementara Farel baru mengerti kalau ternyata Abraham akhirnya bisa jatuh cinta juga, sayangnya dengan orang yang sama-sama di inginkan nya.

__ADS_1


Waktunya pembahasan beralih ke rencana mengamankan Kartika, rupanya Abraham sudah menyiapkan segalanya, dengan memberikan ancaman bukti tingkah laku bobroknya ke publik kalau sampai berbuat macam-macam dengan Jasmine dan pernikahannya.


"Besok pagi aku akan membawa Kartika bersamaku di pernikahan, di dalam mobil itu aku akan mengatakan segalanya, aku pastikan dia tidak akan bisa berkutik lagi" ucap Abraham.


"Baguslah, aku rasa itu rencana yang sangat tepat, lalu soal permainan taruhan itu?" Tanya Farel.


"Aku akan mengirimkan bukti pernikahanku, dan ku pastikan mereka akan membebaskan Jasmine dari Taruhan itu, karena bisa di pastikan aku yang sudah memenangkannya" ucap Abraham.


"Hem, bagus, besok aku akan datang bersama Farel langsung menuju tempat acara itu Eb" ucap Rafael.


"Iya, terimakasih, kalian sudah membantuku" ucap Abraham lalu memeluk ke dua sahabatnya.


*


Sementara itu Jasmine kini sudah ada di tempat kedua sahabatnya untuk menceritakan semuanya, dia berharap kedua sahabatnya dan Agam bisa ikut menemaninya.


"Gue harap kalian bisa menemaniku besok, bagaimana?" Tanya Jasmine


"Wah, benar-benar ya, tuan Abraham gak tahan lagi melihat kemolekan nona Jasmine Agatha Nugraha, hehe" ucap Risma


"Jangan mulai, pengen gue timpuk ma sendal lagi" sahut Jasmine


"He..calon manten gak boleh galak-galak, gak baik lo" goda Risma lagi


"Udah deh ah, gak usah goda mulu, kalian harus bersedia besok pagi, mengerti!" Ucap Jasmine


"Iya iya, kita bakalan temani loe besok, jangan khawatir, kamu jemput kan?" Tanya Dinda


"Iya, nanti mobil suruhan gue akan datang menjemput kalian, kalau gue berangka lebih pagi an lagi, karena harus Makeup dulu " sahut Jasmine


"Okey, kita mah siap, ada konsep pakaian gak?" Tanya Risma


"Gak ada, yang penting kalian pakek baju saat hadir disana, gak pakek repot!" Sahut Jasmine


"Ya masa kita mau pakek bi*kini ke acara loe Jas" ucap Dinda


"Ya siapa tau, kalau kalian pas kumat gilanya, bisa lebih parah dari bik*ini yang kalian pakek" sahut Jasmine sambil nyengir


Jasmine memeluk kedua sahabatnya walaupun di hatinya penuh dengan luka, dia berharap persahabatan ini tidak akan pernah luntur apapun keadaannya, tapi itu tidak mungkin.


Penasaran dengan kelanjutannya?, Sudah tayang di YouTube Channel: Sinho Novel, cuplikan episode 51-55


Ketik: Cerita Novel Romantis by Sinho Bag.4


Yuk mampir, jangan lupa: Subscribe, Like, Komen


BERSAMBUNG


Author akan UPDATE SETIAP HARI Jangan lupa Dukung Author dengan memberi:


LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN


HADIAH HADIAH HADIAH

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2