AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Derita Malam Pertama


__ADS_3

Di rumah mewah Della Prayuda, kini tengah diadakan acara meriah pertunangan resmi Revana Deandra Prayuda dengan Farel Bramansyah, kedua keluarga saling bertemu dan menentukan tanggal pernikahan yang di sepakati satu Minggu lagi.


Dari pihak Dea sebenarnya sangat terkejut mendengar keputusan yang diambil oleh keluarga Farel, namun karena Dea juga tidak keberatan, akhirnya keputusan di terima dengan baik oleh kedua belah pihak.


"Benar-benar ya di Dea, cepat sekali setuju gitu aja, mana satu Minggu itu bukannya cepet banget Jas, lalu kita bisa bantu apa coba, bingung aku" ucap Rena dan disambut tertawa oleh Jasmine.


"Heran ya aku ini, gak Abraham gak Farel dan juga suami kamu, kalau soal perkawinan, mintanya kilat"


"Iya juga ya, mereka punya hobi yang sama kayaknya, sama-sama bikin kita meriang tengah malam"


"Hahaha" suara tawa dari kedua wanita itu sontak mencuri perhatian dari beberapa orang yang ada di sana, terutama Dea yang tidak terima ditinggal ketawa begitu saja oleh kedua sahabatnya.


"Ish, kalian Jahat banget sih, ngapain ketawa ngakak gitu aku gak diajak?" Ucap Dea kesal, Jasmine dan Rena saling pandang dan tertawa kembali melihat Dea sudah ada di dekat mereka.


"Eh, kalian ini kenapa sih!" Teriak Dea makin kesal.


"Sudah gak usah protes, bentar lagi giliran kamu yang akan di buat meriang tiap malam, setelah sebelumnya kami yang mengalaminya"


"Ish, kalian ini gak jelas banget, apanya yang meriang, kenapa harus meriang tiap malam, kalian itu ngomong apa sih?" Ucap Dea makin gak paham.


"Sudah, nanti kamu pasti akan mengerti sendiri sayang, yok kita makan dulu, lapar ini perutku, Abraham junior demo ni minta asupan gizi" ucap Jasmine di sambut dengan tawa dari kedua sahabatnya.


Sementara di meja yang lain Rafael sudah memprotes kelakuan Farel yang mendadak minta pernikahan segera di lakukan satu Minggu lagi, sementara Abraham hanya tersenyum melihat perdebatan kedua sahabatnya.


"Sudah kau turuti saja apa mau ku El, mau Dea hamil duluan?!" ancam Farel.


Plak..


Rafael memukul Farel dengan keras


"Berani kamu melakukannya, aku hajar kau Rel!" Ancam Rafael yang bukannya membuat Farel takut tapi malah ketawa ngakak begitu juga dengan Abraham yang sudah terkekeh.


"Kalian itu kenapa, makin kayak anak kecil saja" ucap Abraham.


"Jengkel aku sama Farel Eb, memangnya gampang mempersiapkan pernikahan megah dalam waktu satu Minggu, Sialan!"


"Tenang saja, aku akan bantu, kasian juga sama Farel kalau kita undur, sepertinya dia sudah tidak tahan ingin merasakan kenikmatan seperti yang kita pernah rasakan" ucap Abraham.


"Nah, itu baru bener, gak asik juga kalau aku cuma berciuman, sedangkan kalian sudah melintasi alam kenikmatan berulang kali"

__ADS_1


PLAK


"Aduh, El!!, Suka sekali kau memukulku" teriak Farel kesal.


"Kau memang pantas di pukul, sudah di larang melakukan hal aneh, malah suka sekali nyosor Dea, Dasar kau_!"


"Sudah, kendalikan kelakuan kalian, mau aku yang menghajar kalian!!" Ucap Abraham memperingatkan dan sontak keduanya langsung terdiam dengan tatapan sengit.


**


Di sudut dunia yang lain, Smith Rodergo semakin geram dengan kabar Abraham yang sudah berhasil menguasai dan membeli perusahaanya di Indonesia.


"Brengsek, Abraham kini semakin berkuasa, beberapa perusahaan besar di Indonesia sudah berhasil dikuasainya" ucap Smith lirih dalam kebenciannya.


Kini Smith Rodergo kebingungan dengan perusahaan terbesarnya yang ada di Jepang dan sedang masa penyelidikan oleh pemerintah, perasaannya mengatakan kalau Abraham sedang mengincar segala asetnya perusahaan besarnya yang ada disana.


Akhirnya kabar perusahaannya di nyatakan di tutup dan menjadi aset milik negara sampai Smith mau menyerahkan diri dan mempertanggung jawabkan semua kejahatannya.


Tak tinggal diam, Smith mengambil keputusan penting dengan mengganti jati dirinya, melakukan operasi plastik di beberapa bagian wajahnya hingga terlihat sangat berbeda.


**


"Aku tegang sekali Jas, bagaimana ini?" Ucap Dea dengan raut wajah cemas.


"Sudah, nyantai saja, Farel udah siap itu di luar, yok, kita segera menuju tempat yang sudah di sediakan, kakak mu juga sudah siap menjadi wali mu" sahut Jasmine.


Dea tersenyum dan kemudian menjemput Mommy Della untuk mendampingi Dea berjalan keluar menuju tempat ijab qobul akan di langsungkan.


Abraham tersenyum melihat sang istri kini sudah keluar mengiringi calon pengantin wanita untuk duduk di tempatnya, Farel menatap takjub saat melihat calon istrinya terlihat begitu cantik, sedangkan Rafael sudah bersiap menjadi Walinya.


Bapak penghulu memberikan tanda untuk melakukan prosesi ijab qobul dan dengan perasaan yang bercampur aduk Farel melakukan semua proses ijab qobul dengan satu kali ucapan hingga kemudian terdengar suara.


"SAH !!"


Sontak semua berseri-seri dan merasakan kebahagian kedua penganten yang kini sudah resmi dan halal menjadi pasangan suami-istri, Farel tersenyum ke arah Dea yang sudah berderai air mata, segera dirinya berdiri dan berjalan mendatangi istrinya.


Dea mencium tangan suaminya, Farel membelai pipi istrinya sambil mengusap sisa air mata yang masih ada di sana, dengan lembut satu ciuman mendarat di kening istri tercintanya, sontak suara gemuruh tepuk tangan dan sorak Sorai memenuhi gedung.


Pelaksanan penghormatan untuk orang tua masing-masing pengantin segera berlangsung, Isak tangis haru dan beberapa pesan orang tua untuk kedua penganten sudah terucap dengan gamblang, tak lupa pelukan dari semua Sahabatnya sudah di terima mereka berdua.

__ADS_1


Tidak ada yang bisa keduanya ucapkan atas semua support dan dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekatnya, Farel mengucapkan terimakasih dan bersyukur atas semua limpahan nikmat dan berkah yang sudah diberikan oleh sang pencipta untuk keluarga barunya.


Tamu undangan sulih berganti menjabat tangan mengucapkan rasa bahagianya, hingga hampir jam 10 malam para undangan akhirnya sudah kembali pulang.


"Capek yang?" Tanya Farel, dan sontak membuat Dea hampir tersedak minumannya.


"Kau memanggilku apa?" Tanya Dea setelah memenangkan dirinya.


"Sayang, memangnya pengen di panggil apa?" Ucap Farel sambil menarik turunkan alisnya.


"Apaan sih kak, ya udah panggil yang juga boleh, tapi aku panggil kak aja ya?"


"Eh, nggak bisa, enak saja, memangnya aku kakakmu, itu sebutan untuk Rafael, untukku beda" sahut Farel tidak terima.


"Iya deh, aku panggil yang, kayak yang lainya juga, biar kompak nih kita bertiga" ucap Dea menatap jengah Farel yang sudah tersenyum aneh ke arahnya.


Farel segera menarik tubuh Dea hingga kini sudah menempel sempurna di dadanya, tidak melewatkan kesempatan itu, Farel segera melu*mat bibir istrinya dengan lembut dan dalam.


"Yang tunggu..mmpphh" bibir Dea segera di bungkam dengan ciuman panas suaminya saat ingin menjelaskan sesuatu, Dea berusaha keras untuk menjauhkan tubuh Farel namun percuma, has*rat suaminya rupanya sudah di ubun-ubun ingin segera berkelana ke tubuh sang istri.


Dea sudah ambruk terdorong ke atas tempat tidur, dan tangan Farel mulai menjelajah tubuh mulus Istrinya.


"Yang..jangan..!" Ucap Dea berusaha menghentikan aksi suaminya.


"Tenanglah yang, aku akan pelan-pelan saat melakukannya, aku janji kalau kau tidak tahan, aku stop" sahut Farel segera menciumi tubuh istrinya kembali.


"Bukan itu, yang.. hentikan!!" Teriak Dea yang masih berusaha melepaskan diri dari suaminya, hingga kemudian tangan Farel berhasil berlabuh di ar*ea in*tim sang istri. Lalu..


"Sh*it!, Yang apa ini, jangan bilang kau sedang_"


"Aku memang berhalangan yang, masih hari ke dua ini, lagi banyak-banyaknya, minggir!!" Teriak Dea sambil mendorong Farel yang sudah melongo tak percaya.


"Ya ampun yang, aku bisa gila!!" Teriak Farel yang langsung meninggalkan Dea masuk ke dalam kamar mandi, sementara Dea masih tidak menyadari maksud dari sang suami.


"Yang!!, Kamu kenapa sih, buka pintu kamar mandinya, aku juga kebelet pipis ini!" Teriak Dea,


"Jangan berani masuk, atau aku akan menerjang mu tidak perduli kau sedang datang bulan!!" Teriak Farel dan sontak membuat Dea merinding dengan ancaman Suaminya, hingga dia harus bersabar menunggu Farel keluar.


*

__ADS_1


di tunggu VOTE, HADIAH, LIKE, dan KOMEN nya gaes...


__ADS_2