
Pemeriksaan kehamilan dilakukan di Rumah sakit oleh Jasmine yang tentu saja ditemani oleh Abraham.
"Ada apa dokter?" Tanya Abraham yang melihat gelagat aneh dari dokter spesialis kandungan yang sedang memeriksa Jasmine.
"Maaf sebelumnya tuan Abraham..bisa saya meminta hasil tes kencing dari nyonya Jasmine?" Tanya sang dokter, dan Jasmine segera memberikannya.
Dokter tampak heran karena dalam hasil tes kencingnya, sudah sangat nyata kalau hasilnya bisa di pastika positif, hingga kemudian sang dokter meminta Jasmine untuk mengulang tes nya kembali di Rumah Sakit.
Tak berapa lama hasilnya telah bisa di lihat yang ternyata menunjukkan tanda yang sama, yaitu positif, dokter semakin bingung, diulanginya lagi pemeriksaan USG seperti sebelumnya.
"Sebenarnya ada apa Dokter, bisa jelaskan ke kami?" Tanya Jasmine mulai khawatir dengan keadaan kandungannya.
"Begini tuan Abraham, saya tidak pernah menemui kasus langka seperti ini, saya tidak bisa melihat apapun dari hasil USG di rahim nyonya Jasmine, padahal sudah jelas dari hasil tes kencing positif hamil dan terdengar suara denyut jantung Janinnya"
"Apa?!, Kok bisa seperti itu Dokter?" Tanya Abraham terkejut, begitu juga Jasmine, dengan berbagai pertimbangan akhirnya Dokter menyarankan untuk keduanya pulang beristirahat, dan menjadwal ulang pemeriksaan tiga minggu lagi.
Dalam perjalanan pulang, Jasmine tampak diam dan termenung, dirinya masih tidak percaya dengan apa yang dijelaskan oleh dokter kandungannya.
Abraham melihat netra kecemasan dalam diri istrinya hingga kemudian perlahan Abraham memeluknya dan mengusap lembut perut istrinya.
"Jangan terlalu di cemaskan yang..ingat pesan dokter, kamu harus banyak Istirahat dan tidak boleh cemas, kita akan periksa lagi ke tempat lain sesuai anjuran yang diberikan, siapa tau memang alatnya yang sedang troble" kata Abraham.
Jasmine menarik nafas panjang, berusaha mengatasi keresahannya, lalu kemudian tersenyum kepada Abraham.
"Makasih yang, iya..aku akan mengontrol pikiran ku demi si kecil, aku tidak ingin dia juga ikut resah merasakan apa yang aku alami"
Abraham tersenyum, mencium kening Jasmine dan mendekapnya kembali dengan erat, tak lama kemudian keduanya sudah tiba di Mansion.
Keesokan harinya, Jasmine sudah tidak sabar lagi untuk memeriksakan kembali kehamilannya ke dokter spesialis yang lain, setelah tiba ditempat yang dituju, Pemeriksaan dilakukan dengan teliti oleh dokter spesialis kandungan, baik Jasmine maupun Abraham ikut tegang saat pemeriksaan dilakukan.
Nampak wajah heran dari sang dokter yang mengulang beberapa kali pemeriksaan yang dilakukan, dan rupanya hasilnya masih sama dengan dokter kandungan yang sebelumnya.
"Maaf nyonya, hasil dari pemeriksan yang saya dapat..sama persis dengan pemeriksaan yang sebelumnya anda lakukan di teman sejawat saya, ini sangat aneh, saya baru menemukan kasus seperti ini"
__ADS_1
"Lalu, apa yang harus saya lakukan dokter?" Tanya Jasmine yang semakin khawatir dengan keadaan janinnya.
"Tenang dulu nyonya, anda tidak boleh cemas yang berlebihan, nanti akan berpengaruh dengan kesehatan janin anda"
Abraham menggenggam tangan Jasmine dengan erat, mengusap lembut punggungnya untuk memberikan ketenangan.
"Yang.. istighfar..aku yakin semua masalah pasti ada solusi nya" ucap Abraham.
Akhirnya saran dari dokter spesialis kandungan tidak jauh berbeda dengan sebelumya, dimana dia harus menunggu 3 Minggu lagi untuk jadwal kontrol ulang.
Sampai di Mansion, kyai Rahmad menyambut mereka dengan wajah yang cemas, dilihatnya Jasmine sejenak, lalu segera memeluknya dengan erat.
"Ada apa, ceritakan ke ayah..mungkin bisa membantumu" ucap Kyai Rahmad.
Keduanya segera duduk, Abraham berusaha menguatkan Jasmine agar tidak lagi menangis karena cemas yang berlebihan, hingga kemudian Abraham menceritakan segalanya ke kyai Rahmad.
"Kenapa ayah tersenyum?" Tanya Jasmine heran melihat ayahnya yang tidak ada raut cemas sama sekali.
"Maksud ayah?" Tanya Abraham terkejut dengan penuturan mertuanya.
"Anak keturunan klan keluarga Nugraha selalu di karuniai oleh kekuatan supranatural, sama seperti yang terjadi denganmu Jasmine" ucap Kyai Rahmad.
"Lalu?" Tanya Jasmine.
"Anak yang ada dalam rahimmu akan mengeluarkan kekuatanya saat dia merasa tidak nyaman ataupun terancam Jasmine, dia lebih peka dari Alex, dan aku meraba kalau dia punya kekuatan perisai yang luar biasa, berbeda dengan kakaknya yang dominan di kekuatan fisiknya"
"Apa?, Jadi maksud ayah, dia merasa terancam hingga mengeluarkan kekuatannya walau masih dalam bentuk janin?" Tanya Jasmine terkejut sekaligus bangga.
"Hem, ajak dia bicara saat kau akan melakukan pemeriksaan, beritahu dia kalau ada orang lain yang ingin melihat keadaanya, mungkin cara itu akan membuatnya lebih tenang dan tidak lagi melawan"
"Luar biasa yah, jadi anakku ini mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat?" Tanya Abraham di tengah keterkejutannya.
"Kedua keturunan kalian adalah anak-anak yang luar biasa, kalian harus lebih ketat menjaga mereka, kekuatannya tidak bisa di anggap remeh walaupun mereka nantinya hanya anak-anak, itu kenapa ayah menyegel kekuatan Alex dari lahir"
__ADS_1
"Kami mengerti yah" ucap keduanya yang hampir bersamaan.
Hingga kemudian kyai Rahmad menyarankan untuk segera memeriksakan kehamilan Jasmine kembali, sesuai dengan petunjuk yang diberi tahukan.
Hari berikutnya, Jasmine segera memeriksakan kembali kehamilannya, dia berharap apa yang dikatakan oleh ayahnya adalah kenyataan yang akan terjadi.
Kali ini Dea ikut menemani Jasmine memasuki Ruangan pemeriksaan, Abraham duduk dengan wajah cemas yang tidak bisa disembunyikan, pemeriksaan pun segera dilakukan.
Jasmine dan Abraham menyapa calon anaknya sambil memegang lembut perutnya.
"Anak Mommy.. sekarang waktunya diperiksa ya, ada ibu dokter yang ingin melihatmu di dalam sana, boleh ya..,?" Ucap Jasmine.
"Anak Daddy pinter kan..yang tenang ya sayang" sahut Abraham.
Akhirnya sesuatu yang aneh terjadi, perlahan gambar janin dalam proses pemeriksaan mulai terlihat. Sang dokter juga sangat terkejut dg fenomena yang baru saja dialami selama masa hidupnya.
"Allah hu Akbar...atas kuasa mu ya Allah, ucap sang dokter yang kini tersenyum melihat sosok janin yang masih sangat kecil mulai nampak.
Abraham tersenyum bahagia, begitu juga dengan Jasmine yang tengah tersenyum menatap Dea yang masih tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi.
"Ya Allah...anak kalian ini benar-benar spesial, aku yakin dia akan menjadi orang yang sangat hebat" ucap Dea masih menatap layar USG dengan wajah terkejutnya.
"Amin..!" Jawab Jasmine dan Abraham bersamaan.
"Selamat ya tuan Abraham, akhirnya masalahnya terselesaikan dengan baik, saya sangat terhormat mendapat kan kesempatan melihat fenomena yang luar biasa ini dari keluarga Nugraha"
"Sama-sama, dokter, saya berharap anda yang akan menangani saya sampai anak saya nanti lahir, dia sudah merasa nyaman dengan pemeriksaan yang anda lakukan" jawab Jasmine.
Kini sang dokter ikut bernafas lega, Jasmine dan Abraham juga meminta sang dokter untuk merahasiakan semua yang dialaminya hari ini, Dokter kandungan itupun akhir nya mengerti kalau memang ada kekuatan supranatural yang ada dalam diri sang janin yang harus dia simpan rapat-rapat untuk keselamatannya.
Bersambung.
Jangan lupa beri dukungannya ya.. KOMEN, LIKE, HADIAH dan VOTE selalu ditunggu.
__ADS_1