AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Ketiga Sahabat


__ADS_3

Abraham terkejut saat mendapati Jasmine menginjak kakinya keras hingga terasa sangat nyeri


Aduh!" Teriak Abraham


"Sial!, apa yang kau lakukan, Mimin!"


"Rasain!" Jawab Mina sambil mendorong tubuh Abraham keluar kamar


BRAK


pintu segera di tutup dan di kunci oleh Jasmine


Abraham masih meringis kesakitan di depan pintu kamar Jasmine menahan nyeri di kakinya, hingga kemudian di kejutkan dengan suara wanita


"Apa yang kamu lakukan disini beb?"


"Hah, ini tadi ada kecoak lari kesini mau aku injak, malah kakiku terbentur pinggiran kursi, aku ke kamar dulu" jawab Abraham berbohong dan segera pergi


Sejenak Kartika terdiam sambil berpikir, bagaimana bisa binatang itu ada di dalam rumahnya, kemudian Kartika kembali ke dalam kamarnya setelah mengambil air minum


Abraham meraba pelan dadanya yang masih bergemuruh dan berdetak kencang, dirinya teringat dengan kejadian barusan dimana dia dalam keadaan tak berjarak dengan sang pembantu yang hampir saja membuatnya lepas kendali


Begitu juga dengan Jasmine yang tidak bisa memejamkan matanya, berguling ke sana kemari teringat dengan kejadian barusan yang hampir saja membuat bibirnya ternoda


"Aah!, Dasar si Raja Singa sialan!" Teriak Jasmine kesal


Mbok Darmi yang kebetulan lewat di depan kamar Jasmine dan hendak menunaikan sholat subuh terkejut mendengar suara teriakan Jasmine


Tok tok


"Min, Mina? buka pintunya!" Teriak Mbok Darmi cemas


Ceklek


"Ada apa Mbok?"


"Mbok dengar kamu tadi teriak, ada apa?"


"Mimpi buruk Mbok, ketemu Raja Singa"


"Hah, digigit kamu sama Raja Singa nya?"


"Apaan sih mbok, ya nggak lah, aku tendang keluar kamar "


"Apa?, jadi kamu mimpi Raja Singa mampir ke kamar kamu Min?"


"Iya, udah deh Mbok, nggak usah di bahas, gak penting banget, yok kita sholat subuh dulu" Ucap Jasmine yang masih dongkol dengan kelakuan sang Majikan


Setelah melakukan sholat subuh, keduanya segera melakukan tugasnya membersihkan rumah, memasak untuk sarapan pagi dan masih banyak lagi, hingga kemudian, kedua majikan sudah duduk bersama di meja makan sambil menikmati sarapannya


Abraham terdiam santai menikmati makanan, namun tidak dengan hatinya yang tiba-tiba saja mencari keberadaan Mina, pembantu sablengnya


"Beb, hari ini aku ada arisan, bisa kan kamu nanti mengantarku?" Ucap Kartika


"Aku terlalu sibuk untuk ikut acara mu"


"Di Sana banyak istri kolega mu juga, jangan sampai mereka bertanya-tanya tentang rumah tangga kita, terserah sih kalau kamu tidak mau mengantarku, tapi jangan salahkan aku kalau sampai berhembus kabar miring soal kita, aku jamin ayah akan_"


"Diam, jangan bicara saat makan, aku akan mengantarmu, tapi jangan harap akan menunggu mu di sana"

__ADS_1


"Makasih Beb, love you"


"Aku sudah selesai, lanjutkan sarapan mu" ucap Abraham kemudian pergi meninggalkan Kartika begitu saja


"Dasar!, aku hanya butuh uangmu Abraham, seandainya ayah tidak mewariskan semua hartanya ke kamu, aku tidak sudi juga tinggal disini dan menjadi istri dari laki-laki dingin seperti mu" batin Kartika


*


Jasmine segera keluar dari pintu gerbang samping dan berlari di pinggir jalan untuk mencegat angkot, mulai hari ini rasanya keuangannya tidak cukup kalau harus naik Taksi


"Duh, ini angkot lama banget sih datangannya, ini juga pak dosen pembimbing, seenaknya nyuruh datang sekarang" batin Jasmine ketar ketir takut terlambat


Dihubungi kembali Risma untuk mengabari masalahnya, tapi masih belum tersambung juga, Jasmin terus mencoba sambil ngedumel sendiri di pinggir jalan


Hingga kemudian dirinya di kejutkan dengan tangan seseorang yang dengan cepat menyambar handphone nya dari belakang


"Tuan Abraham?!" Jasmine terkejut saat dirinya berbalik dan melihat rupanya sang majikan yang sudah menyambar handphonenya


Abraham tidak berkata apapun dan segera mengutak-atik handphone Jasmine yang sudah ada di genggaman nya


"Eh, apa yang tuan Abraham lakukan?, Kembalikan tuan!" Teriak Jasmine sambil berusaha merebut kembali miliknya


Abraham masih terus menghindar, hingga berapa saat kemudian segera memberikan handphonenya kembali ke Jasmine


"Kirim nomer Rekening mu, aku akan memberikan kelonggaran soal penerimaan gaji mu selama kuliah, dan segera bayar kekurangan administrasi mu di kampus"


"Apa!" Ucap Jasmine melongo tak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya


"Aku sudah masukkan nomer handphone ku" ucap Abraham


"Heh!, Di bilangin malah melongo" bentak Abraham


"Eh, iya iya tuan Abraham, terimakasih banyak" ucap Jasmin sambil tersenyum manis dan membuat Abraham terkesiap


Jasmine langsung tersenyum bahagia mendengar pertanyaan sang majikan dan berharap akan menolongnya ke tempat kuliah dengan mobilnya


"Saya nunggu angkot tuan, dari tadi belum datang, tapi kalau tuan mau bantu saya, saya sangat_"


"Jangan ngelunjak, aku bukan orang yang punya waktu banyak untuk mengurusi masalahmu" ucap Abraham dan meninggalkan Jasmine begitu saja bahkan tanpa pamit dan menoleh lagi ke arahnya


"Dasar Singa, pengen gue tampol aja tuh orang, bikin kesel!" Ucap Jasmine dan akhirnya tak beberapa lama kemudian datanglah angkot yang di tunggunya


Dengan membaca semua doa yang dia bisa, Jasmine akhirnya sampai juga di kampus dan segera berlari menuju Risma yang bibirnya sudah gatal ingin mengomelinya


"Anjir, lama banget sih loe Jas, giliran kita sudah di serobot ma yang lain tuh, dasar!" ucap Risma


Jasmine tidak menyahut dan masih sibuk mengatur nafasnya yang tidak beraturan sehabis maraton menuju kampus, kemudian Jasmine segera minum air putih dari botol isi ulang dan di bawanya dari rumah


Bukannya marah lagi, Risma langsung ngakak melihat Jasmine kini sudah membawa bekal air minum dalam botol minuman yang bisa diisi ulang


"Anjir, emang ngenes banget apa hidup si Mina ya?" Ucap Risma


"Apa sih loe, gak usah bahas, ini minuman lebih steril, direbus dengan hati dan kasih sayang sama mbok Darmi"


"Idih, sok puitis, lagi kasmaran sama majikan loe ya?"


"Ih, ogah"


"Gaya loe, bilang ogah, tapi tidur minta di temani, iya kan?, Tadi waktu aku telpon suara siapa yang ada di kamar, suara tuan Abraham kan?"

__ADS_1


"Hus, sembarangan kalau ngomong, kedengaran yang lain, bisa bonyok gue jadi bahan gosip, udah deh, gak usah bahas, kita konsen konsultasi proposal saja hari ini"


"Iya, siap, pinter banget kalau suruh ngeles" ucap Risma


Tak berapa lama keduanya segera masuk dan menghadap sang dosen, kurang lebih tiga jam mereka berkutat konsentrasi penuh dengan hasil tulisan proposal nya , hingga kemudian mereka keluar dengan tersenyum lebar


"Alhamdulillah, revisi kita banyak yang sudah bener, lega rasanya, tinggal sedikit lagi Jas" ucap Risma


"Iya Alhamdulillah, lapar Ris, cari makan yok?"


"Em..kita jalan bertiga gak apa-apa ya?"


"What!, Pasti mas Agam dah pulang, iya kan?"


"Iya dong, emang kenapa, maaf saja ya, hehe" jawab Risma


"Dih, sombong, mentang-mentang yang sudah punya gandengan"


"Emang, pengen kan?"


"Tidak sama sekali, ogah ribet urusan sama yang namanya pacaran, suka bikin orang gila"


"Eh, sembarangan, gue baik-baik saja ya!"


"Halo, apa kabar si Risma yang pernah nangis-nangis bilang gak kuat nahan kangen waktu di tinggal mas Agam kerja bentar keluar kota, lupa?"


"Hehehe, masih ingat aja" jawab Risma sambil nyengir


Tak lama kemudian datanglah Agam dan tersenyum sambil melambaikan tangan ke arah mereka, bukan hanya itu, rupanya Dinda Sahabatnya juga datang bersamaan dengan Agam ke kampus


"Dinda, kapan datang, kangen kita sama loe" ucap Risma


"Gue juga, eh kok kalian bisa barengan?" Tanya Jasmine


"Ketemu disini tadi, ya kan mas Agam?" jawab Dinda kemudian memeluk Jasmine


"Bareng dari pintu masuk tadi" jawab Agam yang langsung memeluk Risma dengan erat


"Kangen banget aku Ris" ucap Agam


"Aku juga Mas" sahut Risma


"Aku juga kangen lo mas" ucap Jasmine menggoda


"Sini aku peluk juga" goda Agam balik


"Eit, jangan berani ya!" Sahut Risma


Dan ketiga sahabat itu tertawa melihat kekonyolan Agam dan Jasmine yang selalu saja terjadi saat bertemu, maklum saja, Jasmine anak tunggal dan sangat di manja oleh Agam yang sudah menganggapnya sebagai adik


BERSAMBUNG


Author akan UPDATE SETIAP HARI


Untuk menambah semangat Author, jangan lupa dukungannya, berikan:


LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN

__ADS_1


HADIAH HADIAH HADIAH


VOTE VOTE VOTE


__ADS_2