
Sementara itu di sebuah rumah mewah yang lain, tampak Kartika Benar-benar murka saat menyadari Abraham dan Jasmine belum juga kembali, hingga akhirnya dia memutuskan untuk keluar rumah di tengah malam menuju ke Apartemen Agung.
" Kenapa kau kemari malam-malam begini Kartika?"
"Aku suntuk, dirumah sendirian, Abraham dan Jasmine sedang keluar bersama dan belum juga kembali, sialan!!"
"Memang Kenapa?, Kamu cemburu?" Tanya Agung.
"Entahlah, aku rasa enggak, aku hanya kesepian saja dan merasa dikesampingkan oleh Abraham" ucap Kartika.
"Ya sudah, sebaiknya kita membicarakan hal penting saja, soal memberikan pelajaran ke Abraham, bagaimana?"
"Oke, aku setuju, lalu rencana apa yang ada dipikiran mu sekarang?" Tanya Kartika.
Kemudian Agung segera menceritakan rencananya yang akan fokus untuk melemparkan Jasmine jatuh ke dalam pelukan salah satu pengusaha yang berkuasa di Asia yaitu Smith Rodergo yang begitu memujanya.
"Lalu bagaimana caranya, aku yakin Abraham tidak akan membiarkan hal itu terjadi begitu saja" ucap Kartika.
"Tenanglah, kita fokus untuk menyerang mental Jasmine, kita mulai dari isu yang akan kita sebarkan tentang hubungan mereka yang di sembunyikan dari publik"
"Kau gila, kalau Abraham tau aku yang memberikan info padamu, dia bisa menyeret ku ke penjara dengan semua bukti kesalahanku yang sudah di kantongi nya" sahut Kartika.
"Aku tidak bodoh, tentu saja aku akan melindungi keterlibatan mu jangan sampai tercium Abraham, aku hanya ingin kau mencuri dan mengkopi surat nikah mereka berdua, disana ada tanggal pernikahan mereka, hingga tidak akan bisa mengelak lagi"
Kartika berpikir sejenak, lalu kemudian berdiri dan mendekat ke Agung.
"Baik, aku setuju, asal kau tidak mengacaukan hubunganku dengan Abraham"
"Tentu saja tidak, justru sebaliknya bukan?"
"Hem, baiklah, aku akan membantumu"
Agung tersenyum dan kemudian menyeret Kartika masuk ke dalam kamarnya, merekapun menghabiskan malam panasnya bersama-sama.
*
Jam 2 malam, Jasmine terbangun dan ingin buang air kecil, rasanya sudah tidak tahan lagi, Jasmine menggeser tangan suaminya yang memeluknya, perlahan duduk mengambil piyama tidur yang sudah disiapkan oleh Abraham di dekatnya, lalu melangkah kan kakinya pelan.
"Aah!!, sshh, astagfirullah, sakit banget" gumam Jasmin sambil menghentikan langkahnya dan kembali duduk, rupanya jeritan yang tidak di sengaja membangunkan suaminya.
"Ada apa yang?!" Tanya Abraham yang sudah duduk dan bergeser mendekati Jasmine.
"Sakit yang, dibuat jalan perih banget, apa ada yang robek ya, kok nyeri banget kayak gini?"
"Hah, masak sih, coba aku lihat?" Ucap Abraham sambil bersiap.
__ADS_1
"Eh, gak usah, dasar kamu tu yang!!" Sahut Jasmine segera menutup rapat kakinya dengan wajah was-was, sementara Abrahham makin terkekeh dibuatnya.
"Lagian kamu itu ada-ada saja yang, mana ada sobek di masukin yang enak-enak, kalau lecet mungkin iya, kamu pas pertama tadi tegang banget soalnya"
"Ya kan baru pertama yang, pernah dengar cerita orang-orang, katanya malam pertama sakit banget, aku jadi takut"
"Terus ternyata?" Tanya Abraham.
"Ya sakit banget emang, tapi lama-lama enak, hehe"
"Eh, dasar" ucap Abraham lalu mengecup bibir Jasmine sebentar dan langsung menyambar tubuhnya untuk digendong ke kamar mandi.
Jasmine terkejut, namun sesat kemudian tersenyum sambil menikmati gendongan suaminya, Abraham menurunkan istrinya pelan sekali karena dia tau rasa nyeri di bagian in*tim istrinya masih membuatnya kesakitan.
Abraham segera mandi di bawah guyuran shower sambil mengawasi Jasmine yang masih duduk buang air kecil perlahan sambil menahan rasa sakit.
"Kalau sudah selesai di basuh pakek air hangat yang, biar nyerinya berkurang, di bathtub sudah aku siapkan air hangatnya juga, berendam lah sebentar saja biar mengurangi bengkak dan sakitnya, aku akan menemanimu" ucap Abraham.
Jasmine tersenyum kemudian mencoba berdiri menuju bathtub, namun sangat susah sekali, dirinya menahan nyeri dan ngilu hingga terpaksa tangannya berpegangan di tembok sambil meringis kesakitan saat melangkahkan kakinya pelan.
Spontan Abraham yang melihatnya langsung berlari menghampirinya dengan tubuh yang masih polos, sontak Jasmine langsung menjerit dan menutup matanya.
"Yang!!, Jorok banget sih kamu, pakek dulu handuknya, jangan bu**gil gitu!!"
"Sudah aku tutupi, buka matanya, gitu aja merem, tadi aja ngelihat sama pegang nya juga semangat" ucap Abraham menggoda.
"Diam, ucapan kamu itu keseringan vul**gar gitu yang, aduh.., ini sakit banget juga, bikin jalan gak nyaman yang?!"
"Ya sabar, maaf, sudah buat kamu jadi kayak gini, nanti juga hilang yang, sekarang aku gendong aja ya, biar cepet ke bathub nya" ucap Abraham
"Nggak mau yang, bantu jalan aja sekalian latihan, biar cepet sembuh"
Abraham hanya tersenyum melihat sifat manja Jasmine yang baru saja disadarinya dan itu membuat semakin menyukainya. Tak lama Jasmine berendam dan membersihkan diri, lalu kemudian Abraham segera masuk kembali ke dalam kamar mandi untuk menggendong Jasmine menuju tempat tidurnya, keduanya terlelap kembali hingga kemudian terbangun di Adzan subuh.
Jasmine membangunkan Abraham, kemudian keduanya segera mensucikan diri untuk melakukan ibadah bersama, lantunan doa di akhir Sholat khusuknya telah terucap dan keduanya saling bersalaman, Jasmine mencium punggung tangan suaminya dengan penuh hormat, Abraham tersenyum kemudian mencium kening dan bibir istrinya sekejab.
Abraham segera membaringkan tubuhnya kembali di ranjang, sedangkan Jasmine memilih menghirup udara segar di balkon walaupun diluar masih tampak begitu gelap.
"Diluar masih gelap dan dingin, nanti kamu masuk angin yang" ucap seseorang yang kini sudah berjalan mendekat dan memeluk Jasmine dari belakang.
"Yang, aku kira kamu sudah tertidur lagi" ucap Jasmine.
"Gak bisa tidur kalau gak kamu temani" ucap Abrahham sambil menyingkap rambut Jasmine lalu mencium dan menggigit pelan lehernya.
"Yang, geli ih" ucap Jasmine yang kemudian terdiam saat merasakan tangan suaminya mulai nakal mengusap lembut dan sedikit meremas bukit kembarnya.
__ADS_1
"Aku menginginkanmu lagi, boleh?" Bisik Abraham di telinga istrinya, Jasmine terdiam, Abraham membalik tubuhnya lalu detik berikutnya sudah menyambar bibirnya, ciuman, luma*tan dan gerakan tangan suaminya yang menjelajahi bagian-bagian tubuhnya membuat has*ratnya terpancing muncul kembali.
Abraham menggendong Jasmine bak koala dan kini sudah duduk di tepian tempat tidur dengan Jasmine yang sudah ada di pangkuannya. Tangan keduanya kini sama-sama bekerja untuk melepas semua kain yang menutupi tubuh pasangannya.
Jasmine terkejut saat Abraham menahan tubuhnya tetap di atasnya, hingga perlahan Abraham membimbing Jasmine untuk sedikit mengangkat pa**tat untuk mempermudah akses masuknya sang pusaka di dalam sana.
Dan akhirnya Jasmine berhasil memasukkan milik suaminya ke dalam dirinya dengan sempurna, sungguh penyatuan dengan rasa yang luar biasa, Jasmine sampai mende*sah berkali-kali, saat suaminya membantu mengangkat tubuhnya hingga pusakanya mampu keluar masuk ke dalam dirinya.
"Lebih cepat yang..ough!" Ucap Abraham.
Dan insting alami Jasmine memacu tubuhnya untuk bergerak cepat membuat sang pusaka keluar masuk menerjangnya dengan irama yang indah, hingga tubuh Jasmine semakin mengge"linj*ang dan menegang"
"Yang, aku ingin keluar, Aah, emmh" ucap Jasmine dalam desa*hannya.
"Kita bersama yang..aku juga" Akhirnya keduanya berteriak kembali saat puncak kenikmatan datang bersamaan, semburan cairan hangat bisa dirasakan Jasmine di dalam miliknya. Dan kemudian Jasmine langsung ambruk di atas dada bidang suaminya.
"Masih kuat yang?" Tanya Abraham.
"Sudah dulu yang, cukup, masih capek ini"
Abraham terkekeh lalu menciumi wajah istrinya berkali-kali.
"Makasih sayang, hari ini kita istirahat di sini seharian dulu, aku akan ijin, begitu juga kamu, okey?" Ucap Abraham sambil menggeser tubuh Jasmine dan kini sudah ada di dalam pelukannya.
Jasmine tidak menjawab dan hanya mengangguk diantara sadar dan tidak, karena dirinya mulai tertidur saking capeknya.
*
Penasaran dengan kelanjutannya?, Sudah tayang di YouTube Channel: Sinho Novel, cuplikan episode 81-86
Ketik: Cerita Novel Romantis by Sinho Bag.8
Yuk mampir, jangan lupa: Subscribe, Like, Komen
BERSAMBUNG
Author akan UPDATE SETIAP HARI Jangan lupa Dukung Author dengan memberi:
LIKE LIKE LIKE LIKE
KOMEN KOMEN KOMEN
HADIAH HADIAH HADIAH
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE
__ADS_1