AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU
Konferensi Pers


__ADS_3

Jasmine terbangun di jam empat pagi, perlahan dirinya membangunkan Abraham yang masih terlelap di atas kasur sambil memeluk dirinya.


"Yang, bangun, yang..?!" Ucap Jasmine perlahan di telinga suaminya.


"Hem"


"Bangun yang, hari ini kita harus menghadiri acara penting, konferensi pers lo, soal masalah kita"


"Hah, iya yang, ini jam berapa?''


"Masih jam 4 pagi, aku mau mandi dulu yang, yok ah, cepetan bangun" ucap Jasmine yang kemudian sudah melesat masuk ke dalan kamar mandi dengan menyeret selimut untuk menutupi tubuhnya yang masih polos, Abraham tersenyum melihat tingkah istrinya.


"Seandainya tidak ada hal penting untuk disiapkan, aku pasti akan menyerangnya lagi" ucap Abraham dalam hati, kemudian dirinya segera mengambil dan memakai bajunya yang tergeletak di lantai, kemudian keluar dari kamar Jasmine.


Abraham segera mandi dan kemudian menyusul istrinya untuk sholat berjamaah bersama, lalu masing-masing bersiap di kamarnya sendiri, hingga tepat jam 6 pagi, mereka bertiga sudah duduk di meja makan bersama.


"Kita akan berangkat bersama" ucap Abraham.


"Aku tidak ingin satu mobil dengan wanitamu itu, mending aku berangkat sendiri!" Jawab ketus Kartika.


"Akan terkesan aneh kalau kita tidak berangkat bersama, itu akan membuat kontroversi!" Ucap Abraham.


"Bodo, yang penting tugasku nanti konfirmasi, kalau aku setuju dengan pernikahan ini, titik"


"Kartika!"


"Sudah-sudah, kita selesaikan sarapannya dulu, nanti biar aku yang bawa mobil sendiri, kalian berangkat bareng saja, aku ikut di belakang kalian" sahut Jasmine berusaha menengahi.


"Tapi yang..?!" Ucap Abraham tidak setuju.


"Sudahlah yang, toh sama saja, nanti kita sampek sana pasti barengan kok, jangan di buat ribet, kita fokus sarapan dan apa yang perlu di konfirmasi nanti" ucap Jasmine.


Kemudian sarapan pagi berlanjut dengan tenang sampai selesai, Abraham segera berangkat bersama dengan Kartika dan Jasmine mengikutinya dari belakang dengan menyetir sendiri.


*


Sementara itu, Rafael sudah mondar mandir berlarian kesana kemari di bantu dengan Rena yang tak kalah sibuknya, hingga persiapan tempat dan undangan konferensi pers sudah hampir 100 persen selesai, tinggal pelaksanaanya saja.


"Alhamdulillah pak, kita selesai juga, tinggal nunggu Jasmine, eh nona Jasmine, eh nyonya Abraham datang"


"Ribet banget ngomongnya Ren, panggil Jasmine saja, di tidak akan suka kamu panggil dengan sebutan yang lain, aku tau karakter wanita itu seperti apa?"

__ADS_1


"Tapi saya gak enak sama tuan Abraham pak"


"Abraham itu sama saja, gak akan mempermasalahkan hal itu, asal tetap saling menghormati, semuanya beres"


"Baiklah pak, saya ikut tegang ini pak, penasaran saya sama yang namanya Ibu Kartika, dari cerita bapak kemaren, jadi tambah bingung saya, ada ya wanita semprul kayak gini"


"Hus, jaga bicaramu, nanti kamu juga bakalan tau sendiri bagaimana seorang Kartika"


Dan tak lama kemudian akhirnya datanglah Abraham yang berjalan di dampingi Kartika dan juga Jasmine, pemandangan aneh segera bisa terbaca disana, dimana Abraham dengan erat menggenggam tangan Jasmine yang beberapa kali sempat ingin di lepaskan oleh Jasmine karena tidak enak hati dengan Kartika, tapi tentu saja itu percuma, hingga banyak orang jadi tersenyum melihatnya.


Sedangkan Kartika Hanzel seperti biasa, berpakaian se*ksi dengan perhiasan mewahnya yang sudah ter cantol di beberapa bagian tubuhnya dan seakan memamerkan betapa kaya dan berkuasanya dia.


Sungguh pemandangan yang berbanding terbalik dengan seorang Jasmine Agatha Nugraha, yang tampak berwibawa dan tegas di balik bajunya yang anggun dan tertutup.


Kecantikan alaminya tidak pernah terbantahkan, kepribadian hangatnya dengan siapapun selalu membuat orang kagum, dan kerendahan hatinya membuat semua dengan rela berada di dalam genggamannya.


Setelah menyapa semua orang dengan senyumannya, Jasmine melambaikan tangan ke arah Rena dan Rafael lalu berlari kecil menghampirinya.


Sikap kekanakan yang kadang sedikit muncul dalam dirinya, membuat orang ikut tertawa di buatnya, dan itulah yang membuat Rafael terkadang masih sangat merindukannya, tapi apalah daya, dia sudah merelakan Jasmine bahagia bersama dengan sahabatnya.


"Rena, apa kabar, kalian sudah disini dari tadi?" Tanya Jasmine sambil memeluk sebentar Rena.


"Baik Jasmine, semoga acara hari ini lancar ya, aku ikut prihatin dengan masalah yang menimpamu, dan aku tidak bisa membantu apa-apa" ucap Rena.


"Eh, ngapain sih, aku bisa jaga diri sendiri, pak Rafael juga sudah ada yang di jaga, kekasihnya sudah ada di kota ini lo" sahut Rena, sedangkan Rafael hanya tersenyum saja mendengar celoteh asistennya.


"Oh ya, kekasih?, Beneran El?, Siapa namanya, kok Abraham gak pernah cerita?"


"Dokter Dea dan aku_" ucap Rena tertahan, saat tiba-tiba saja terdengar Abraham memanggil Jasmine untuk segera duduk di tempatnya.


"Jasmine, sebaiknya kamu segera duduk di kursi mu, acara segera di mulai" ucap Rafael dan Jasmine segera bergegas menuju ke tempat yang sudah disediakan untuknya.


Kini konferensi pers segera di mulai, Abraham memberikan ucapan selamat datang, permintaan maaf, kemudian menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi antara dia dan kedua istri Sahnya.


Kemudian giliran Kartika memberikan pernyataan beserta bukti nyata tentang persetujuannya Abraham menikahi Jasmine sebagai istri kedua karena masalah pribadi yang tidak bisa di ungkapkan ke publik.


Kemudian Jasmine akhirnya mendapat kesempatan untuk berbicara dengan nada bicara yang tegas dan hati-hati, bahwa tidak ada yang namanya perselingkuhan dalam hubungan ini.


Dilanjutkan dengan acara sesi tanya jawab dari para rekan Wartawan yang sudah duduk untuk meliput berita.


"Silahkan kalau ada pertanyaan, kami akan memberi kesempatan kepada anda sekalian untuk bertanya 3 hal saja" ucap Abraham.

__ADS_1


Akhirnya ada salah satu wartawan yang mengajukan pertanyaan yang pertama.


"Apa yang membuat anda memutuskan untuk mempunyai dua istri dan tinggal dalam satu atap yang sama, saya pernah mendengar rumor kalau anda menikah dengan terpaksa ketika dengan Nona Kartika Hanzel, apa itu benar?"


"Alasan kenapa harus ada istri kedua karena saya mencintai seorang Jasmine Agatha Nugraha dan saya tidak bisa mengabaikan hal itu, untuk tinggal satu atap, itu adalah keputusan kedua istri saya sendiri, Soal saya menikah dengan Kartika, maaf itu terlalu pribadi untuk di beritakan, jadi saya tidak bisa menjawabnya. Ucap Abraham.


Kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan kedua, yang sudah diambil oleh wartawan yang lain.


"Kenapa nona Jasmine mau menjadi istri keduanya, apa sebelumnya nona tidak tau kalau tuan Abraham sudah menikah?"


"Maaf, Alasan ini sangat pribadi, jadi saya tidak bisa menjelaskannya, yang bisa saya katakan adalah, saya tidak pernah berselingkuh dengan Abraham dan kami menjalin hubungan kasih sayang setelah kami menikah, saya menyadari ada nona kartika sebagai istri pertama, bahkan persetujuan nikah juga kita dapatkan dari Nona Kartika.


Semuanya kini sudah sangat jelas dan terdiam, mereka menyadari kalau ternyata berita yang telah besar sebelumnya ternyata tidak benar dan hanya perbuatan orang-orang yang ingin menjatuhkan nama baik keduanya, hingga sampai di pertanyaan terakhir.


"Maaf sebelumya, kami mendengar kabar miring di luaran sana bahwa nona Kartika suka sekali bergonta ganti pasangan s**ex, bahkan kami pernah melihat beberapa kali anda keluar masuk Club malam dengan pasangan yang sering berganti juga, bisa anda jelaskan tentang hal ini Nona Kartika?"


Kartika sangat terkejut mendapati pertanyaan yang diluar dugaannya, dirinya tampak gugup dan bingung harus menjawab seperti apa, karena terus terang pertanyaan itu benar adanya.


Kartika terlihat masih terdiam dan semakin panik, hingga akhirnya Jasmine yang membantu menjawabnya.


"Maaf, konferensi pers ini adalah untuk klarifikasi antara hubungan kami bertiga, saya rasa pertanyaan yang baru saja disampaikan sudah keluar jalur dari pembahasan yang kita lakukan, untuk itu, saya mewakili nona Kartika mohon maaf, tidak bisa menjawab pertanyaan ini" ucap Jasmine dan membuat semua semakin kagum dengan kebijakan hati seseorang wanita cantik yang bernama Jasmine.


Kartika masih terdiam dan kini Abraham yang angkat bicara, dia akan membuat perhitungan dengan media manapun yang masih mau membuat berita tidak benar setelah konferensi pers ini dilakukan. Sontak semua wartawan berpikir seribu kali sebelum membicarakan rumah tangga seorang Abraham Hanzel Brian.


*


Penasaran dengan kelanjutannya?, Sudah tayang di YouTube Channel: Sinho Novel, cuplikan episode 87-90


Ketik: Cerita Novel Romantis by Sinho Bag.9


Yuk mampir, jangan lupa: Subscribe, Like, Komen


BERSAMBUNG


Author akan UPDATE SETIAP HARI Jangan lupa Dukung Author dengan memberi:


LIKE LIKE LIKE LIKE


KOMEN KOMEN KOMEN


HADIAH HADIAH HADIAH

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2