
Sementara itu, kini Rena tengah bersiap untuk menuju ke kantor pusat untuk menyerahkan semua berkas bukti kejahatan yang dilakukan oleh Smith Rodergo.
"Tunggu Ren Mommy takut sekali dengan apa yang akan kita lakukan" ucap Della yang masih ragu dengan apa yang akan menantunya lakukan.
"Tenanglah Mom, semua udah dipikirkan dengan matang oleh Rafael, ini semua akan memberikan pelajaran ke laki-laki itu agar tidak berani bermain-main lagi dengan kita, terutama Jasmine"
"Aku tau sayang, tapi kamu tau sendiri kan siapa tuang Smith Rodergo, dia bukan laki-laki sembarangan, kekuasaannya ada di mana-mana, Mommy takut dia juga punya orang-orang kuat di dalam pemerintahan yang siap membantunya" sahut Della.
"Mom, kita harus percaya dengan apa yang sudah di rencanakan oleh Rafael, aku sangat percaya dengannya, dengan semua bukti ini, tuan Smith tidak akan bisa mengelak lagi, itu akan sulit, walaupun ada orang-orang yang akan membantu nya" ucap Rena meyakinkan sang Mommy.
Akhirnya Della yakin dengan apa yang dilakukan anaknya, lalu kemudian mendampingi Rena menuju ke kantor pusat dengan beberapa pengawal pribadi yang sudah di siapkan oleh Rafael sebelumnya, sungguh perjalanan yang amat menegangkan bagi Rena dan Della.
Dan keduanya kini sudah berada di sebuah kantor polisi pusat dengan pengawalan yang ketat dan kemudian segera menghubungi seseorang, hingga kemudian mereka di jemput di pintu masuk oleh empat orang berseragam kusus.
"Maaf, ibu Rena, kami hanya bisa membawa anda berdua masuk, untuk yang lainya kami harap bisa menunggu di luar, dan kami akan menjamin keselamatan anda berdua selama masa pemberian pelaporan" ucap salah satu petugas khusus.
Rena dan Della segera mengangguk dan memberikan kode ke pengawalnya, Pengawal yang di bawanya tidak diijinkan masuk, dan hanya Rena dan Della saja kini berjalan masuk untuk melaporkan dan menyerahkan semua bukti kejahatan Smith Rodergo.
**
Di sudut tempat yang lain, seorang laki-laki separuh baya berusaha untuk melakukan perjalanan secepat mungkin, insting dalam dirinya memberikan signal bahwa seseorang yang sangat di cintanya sedang dalam bahaya besar.
"Bertahanlah Jasmine, Abraham, kalian orang-orang yang kuat, aku percaya kalian bisa menjaga diri dan juga cucuku" batin laki-laki itu yang tak lain adalah Rahmad Hasan Nugraha.
Di dalam perjalanan dirinya berusaha membangun kekuatan teleportasi yang sedang di pelajari, dia berharap bisa di memasukkan kekuatannya di dalam tubuh putrinya, dan betapa terkejutnya saat apa yang tengah di lakukan nya ternyata membangunkan sebuah kekuatan dahsyat yang rupanya sudah ada dalam diri putrinya.
__ADS_1
"Subhanallah..ini kah kekuatanmu cucuku" ucap lirih Rahmad di tengah keterkejutannya.
Rahmad tersenyum bahagia, bangga tapi juga cemas dengan keadaan Jasmine yang sedang bertarung menghadapi seseorang yang mempunyai kekuatan yang sepertinya Rahmad kenal dengan baik.
Rahmad kembali melakukan meditasi, kali ini dia merasakan bahwa kekuatan Jasmine meningkat dan bersatu dengan kekuatan baru yang ada dalam tubuhnya, sejenak rasa lega di rasakan oleh Rahmad.
Rahmad merasakan Kekuatan musuh Jasmine sangat langka, dan itu adalah kekuatan hitam yang tercipta karena ilmu sesat yang pernah di pelajari oleh sahabatnya yang dulu di usir oleh guru yang mempelajari tenaga dalamnya.
Hingga Rahmad teringat dengan kejadian beberapa tahun silam, dimana dirinya mendapatkan sahabatnya sudah terbiasa membantai banyak orang untuk mencari kekayaan dengan menjadi pembunuh bayaran.
Saat itu tanpa sengaja Rahmad membantu teman bisnisnya yang sedang di serang oleh orang yang akan membunuhnya dan di sanalah kejadian itu terjadi, sebuah Tragedi dimana Rahmad merasa bersalah akan kematian sahabat baiknya yang sudah salah jalan dalam menjalani hidupnya.
Rahmad berusaha menghadang serangan sahabatnya, bahkan dirinya memperingatkan berkali-kali untuk tidak menggunakan kekuatan tenaga dalamnya untuk mencelakai seseorang, tapi bukannya sadar, sahabatnya malah menyerang Rahmad dengan kekuatan tenaga dalam hitam yang membuat Rahmad sangat terkejut.
Akhirnya Rahmad melawan dan tidak sengaja membunuhnya, yang paling menyakitkan baginya adalah, tanpa Rahmad sadari kematian sahabatnya terlihat oleh mata seorang anak laki-laki di dalam sebuah mobil yang tak lain adalah anak dari Sahabat yang mati di tangannya.
Setetes air mata jatuh dari pelupuk mata Rahmad saat ini, luka di hatinya akan kenangan masa lalu seakan tertoreh kembali, dan dirinya segera menenangkan diri dengan terus melakukan meditasi dengan lantunan doa yang tak pernah dia tinggal kan.
**
Jasmine tersenyum sambil menatap lembut suaminya, mengisyaratkan bahwa apa yang diperkirakan suaminya benar adanya, bahkan Jasmine juga merasakan seperti kehadiran kekuatan lain dalam dirinya.
"Apakah ini kehadiran kekuatan dirimu Sayang" batin Jasmine sambil sekejab membelai lembut perutnya.
Melihat apa yang dilakukan oleh kedua orang yang saling pandang dengan kasih sayang dan cinta, Master seketika emosi dan ingin segera menghabisi Abraham, kali ini dia langsung melompat dan menyerang Abraham tanpa perduli lagi akan keselamatan Jasmine.
__ADS_1
Abraham menangkis serangannya, tak tinggal diam Jasmine melompat dengan lincah dan berhasil mencuri konsentrasi lawan hingga satu tendangannya berhasil mengenai tubuh Master hingga terhuyung ke belakang.
"Sialan, apa ini, kenapa kekuatan Jasmine bisa berubah seperti itu, bukankah dia sedang sakit?" Batin Master yang kini sedang bersiap kembali.
Abraham memegang tangan Jasmine, seakan memberikan kode untuk bertanya apakah sang istri baik-baik saja, Jasmine tersenyum menenangkan kecemasan suaminya.
Tak lama sang Master kembali melakukan serangannya, kali ini Abraham dan Jasmine di buat terkejut saat mendapati kekuatan tenaga dalam aneh yang belum pernah dilihatnya, dengan kilatan api yang ada di genggaman tangan Master, keduanya segera melompat untuk menghindarinya.
Abraham yang sebelumnya sudah terluka oleh pukulan Master terlambat untuk mundur, hingga dengan terpaksa dia menahan serangannya, Jasmine yang tau akan kondisi berbahaya suaminya segera kembali mengejar sang Master yang melakukan serangan ke Abraham, hingga dengan kekuatan penuh Jasmine menahan serangan Master di depan Abraham.
Dua kekuatan melebur menjadi satu, saling melawan satu sama lain dengan dorongan kuat diantara keduanya, hingga di titik terbawah dimana Jasmine merasa tenaganya mulai terkuras, dan dengan senyuman iblis nya Master menambah kekuatannya.
Melihat hal ini Abraham dengan sisa kekuatannya berusaha kembali bangkit dan bermaksud mematahkan tenaga dalam Master.
"Yang, jangan!!"
Teriak Jasmine, yang tentu saja itu sangat berbahaya dan membuat suaminya terpental ke belakang hingga terjatuh di tanah dan memuntahkan darah.
Jasmine yang melihat keadaan Abraham sangat terkejut hingga kehilangan konsentrasinya, di saat ini lah Master tersenyum lalu menambah kekuatannya hingga membuat tangan dan tubuh Jasmine bergetar menahan kekuatannya.
Dengan cepat Master tidak melewatkan kesempatan itu dengan membagi dua serangan sekaligus, untuk melumpuhkan Jasmine dan membunuh Abraham, Abraham segera melompat dengan sempoyongan memeluk tubuh Jasmine, melindungi dengan tubuhnya dari hantaman kekuatan sang Master.
"Saatnya kau mati!!" Teriak sang Master, Abraham dan Jasmine pasrah dengan apa yang akan terjadi selanjutnya dan kemudian kilatan Api menghampiri tubuh Abraham.
*
__ADS_1
lanjut update sore hari..ditunggu ya..
Jangan lupa HADIAH, VOTE, LIKE dan KOMEN nya.. Author ucapkan Terimakasih... hadiah akan diumumkan dan diberikan di akhir Episode ya Gaes..