
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
"Yaa jangan di doa-in juga dong, bos." balas Maya.
"Huhh.. terserah." ucap Nathan.
"Huhh.. ya sudah. Maya mau lanjutin pekerjaan Maya yang tertunda hanya karena INI!" balas Maya dengan menekankan kata 'ini'.
Maya pun keluar dari ruangan Nathan.
"Huftt.. malah lupa buat nanya, kapan meeting nya." gumam Nathan.
Namun, Maya pun kembali masuk.
"Maaf bos, Maya lupa. Hari ini meeting nya bla bla bla.." ucap Maya.
Nathan pun hanya mengangguk.
"Sudah ya, bos. Meeting pertama hari ini sebentar lagi." ucap Maya.
"Ya." jawab Nathan.
πΈπΈπΈ
Sore nya pun tiba..
Nathan dan lainnya yg belum menikah pun pulang ke rumah seperti biasa.
"Ma, pa." panggil Nathan.
"Kenapa?" tanya Al.
"Emm..." ucap Nathan ragu.
"Ehm... ehmm.." ucap Nathan lagi.
"Malam ini, papa sama mama sibuk gak?" tanya Nathan.
"Enggak." jawab Ayu.
"Jadi.. bolehkan kita melamar Maya sekarang?" tanya Nathan.
"Hah? Nicholas gak salah dengar nih?" tanya Nicholas.
"Tentu tidak dong, kak. Kalau enggak coba deh kakak cek dulu telinga kakak sama dokter spesialis khusus telinga." canda Nathan.
"Ya.. terserah." jawab Nicholas.
"Sekarang?" tanya Al ke topik awal.
"Ya, pa." jawab Nathan.
"Jadi... boleh kan, pa??" tanya Nathan.
"Boleh, kamu siap-siap sana." jawab Al.
πΈπΈπΈ
Setelah mereka bertiga siap-siap, mereka pun berangkat ke rumah Maya..
Nicholas tak ikut.
Setelah beberapa menit perjalanan, mereka bertiga pun sampai di rumah Maya.
Ting tong..
"Sebentarrrrr!!" ucap seorang wanita paruh baya dari dalam rumah.
"Nak, kamu beneran kan mau ngelamar Maya? Mama harap kamu serius kali ini. Jangan kayak saat itu." ucap Ayu.
"Ya, ma. Nathan beneran kok, ma." jawab Nathan.
"Oke." jawab Ayu.
Tak lama kemudian, pintu pun di buka.
"Silahkan masuk." ucap wanita paruh baya yg tak lain adalah pelayan di rumah Maya.
"Iya, mbak." jawab Ayu.
Mereka bertiga pun masuk ke rumah Maya.
"Mbak!!" panggil seorang wanita yg tak lain adalah mama kandung dari Maya.
"Ya, Nyonya." jawab Mbak Nur.
"Tamu nya siapa, mbak?" tanya Mama Maya.
"Saya sendiri juga tak tahu, nyonya. Mungkin teman dari Maya." jawab Mbak Nur.
"Kalau gitu, tolong siapkan teh serta cemilan ya untuk tamu nya. Saya mau panggil Maya-nya dulu." perintah Mama Maya.
__ADS_1
"Baik, nyonya." jawab Mbak Nur.
Mbak Nur pun menyiapkan teh serta cemilan untuk para tamu.
Sedangkan Mama nya Maya pun memanggil Maya. Setelah memanggil Maya, Mama nya Maya dan juga Maya pun turun.
"Maaf membuat menunggu, Tuan, Nyonya, Tuan Muda." ucap Maya.
"Maaf membuat kalian menunggu." ucap Mama nya Maya yg memang tak mengenal Al, Ayu maupun anak-anak nya.
"Tidak apa-apa." jawab mereka bertiga.
"Maya, apa ini teman kamu, nak?" tanya Mama nya Maya.
"Bukan, Ma. Tapi keluarga atasan Maya di mana Maya bekerja." jawab Maya.
"Ohh.. apa ada pekerjaan yang harus di kerjakan? Kalau ada biar tidak mengganggu, Mama mau istirahat dulu." tanya Mama nya Maya.
"Ehh.. Ma." panggil Maya.
"Kenapa?" tanya Mama nya Maya.
"Kedatangan keluarga atasan Maya itu niat nya mau ngelamar Maya." jawab Maya dan menurunkan suara nya ketika menyebut 'Ngelamar Maya'.
"APAA??" pekik Mama nya Maya tak percaya.
"Iya, Tante. Nama saya Nicholas Kenzo. Saya atasan dari Maya. Ini papa saya dan juga mama saya." balas Nathan.
"Ohh ya sudah." jawab Mama nya Maya.
Mereka pun berdiskusi untuk kapan menikah nya.
Dan alhasil Nathan dan Maya menikah di hari yg sama dengan Nicholas dan juga Bella.
Meskipun awalnya Nathan tak setuju, tapi pada akhirnya ia pun setuju.
Setelah selesai, mereka bertiga pun berpamitan untuk pulang.
πΈπΈπΈ
Setelah beberapa menit perjalanan, mereka bertiga pun sampai di rumah..
Mereka bertiga pun masuk ke dalam rumah. Dan tampak Nicholas sedang memainkan ponsel nya. Jika di lihat-lihat, Nicholas seperti sedang mengirimkan pesan pada seseorang.
"Kak." panggil Nathan.
"Hem?" tanya Nicholas.
"Tahu apa?" tanya Nicholas,
"Oh iyaa.. Nathan lupa belum ngasih tahu, hehe." ucap Nathan.
"Ya." jawab Nicholas.
"Nanti kita nikah nya berdua loh, kak." ucap Nathan.
"Maksud mu apa, Nathan? Kita menikah bersamaan? Kak Nicholas masih normal ya." tanya Nicholas yg tak paham dengan perkataan Nathan.
"Bukan gitu juga kali, kak. Lagian Nathan juga masih normal." protes Nathan.
"Lalu?" ucap Nicholas.
"Maksud Nathan itu begini, kak Nicholas nanti nikah nya dengan kak Bella, kan?" ucap Nathan.
Nicholas pun hanya mengangguk.
"Nah.. lalu Nathan nikah nya dengan Maya. Kita menikah di hari yang sama, kak. Gitu loh maksud Nathan." tambah Nathan.
"Ohh.. kakak kira.." ucap Nicholas terhenti.
"Kakak pikir Nathan ini sudah tak normal? Gitu?" tanya Nathan.
"Hehe.. maafkan kakak. Kakak cuma pikir nya gitu. Habisnya perkataan kamu enggak pernah bikin kak ngerti." jawab Nicholas terkekeh.
"Masa sih? Tapi Maya aja ngerti." protes Nathan tak terima jika selama ini perkataan nya tidak bikin mengerti.
"Yaa.. kemungkinan karena Maya itu jodoh nya kamu. Jadi nya gitu deh." balas Nicholas.
"Sudahlah.." ucap Nathan mengalah.
Nathan pun memutuskan untuk membersihkan tubuh nya di kamar mandi.
Sedangkan di ponsel Nicholas..
--------------------------------------------------------------------
^^^Anda^^^
^^^Bella.. ^^^
Calon istri Nicholas (Bella)
__ADS_1
Ada apa, pak? Apa ada pekerjaan yang belum ke urus?
^^^Anda^^^
^^^Semua pekerjaan sudah selesai.^^^
Calon istri Nicholas (Bella).
Lalu?
^^^Anda^^^
^^^Aku hanya ingin mengajak mu kencan besok. Kamu mau?^^^
Calon istri Nicholas (Bella).
Boleh juga tuh, pak. Mumpung besok weekend, hehe.
^^^Anda^^^
^^^Baik, saya akan menjemput mu besok sekitar jam 11 pagi menjelang siang. Bagaimana? ^^^
Calon istri Nicholas (Bella).
Boleh juga itu, pak.
^^^Anda^^^
^^^Baik. ππ»ππ»^^^
Calon istri Nicholas (Bella).
ππ»
--------------------------------------------------------------------
Seperti itu lah pesan dari Nicholas untuk Bella.
Sedangkan di Nathan..
Setelah selesai membersihkan badan, Nathan pun mengambil ponsel nya lalu membuka aplikasi yg berwarna hijau dan yg bergambar seperti telepon π .
Berikut adalah pesan yg di kirimkan Nathan untuk Maya.
--------------------------------------------------------------------
^^^Anda^^^
^^^Maya. ^^^
Calon istri ku.. Maya.
Ada apa, pak? Apakah penting?
^^^Anda^^^
^^^Tidak terlalu penting sih, oh yaa, apa kamu besok sibuk? ^^^
Calon istri ku.. Maya.
Tidak sih, pak. Kan besok weekend juga. Ada apa ya pak?
^^^Anda^^^
^^^Tidak apa-apa. Kalau kamu tidak sibuk, apa kamu mau kencan dengan ku besok?^^^
Calon istri ku.. Maya.
Boleh juga tuh. Soalnya kalau weekend suka bosen di rumah, hehe.
^^^Anda^^^
^^^Baik, saya jemput kamu besok sekitar jam 10 pagi. Sampai jumpa besok!! ^^^
Calon istri ku.. Maya.
Baik. ππ»ππ»
--------------------------------------------------------------------
Begitu lah pesan dari Nathan yg di kirimkan nya pada Maya.
...~π©πππππππππ~...
Maaf ya up nya malam. Author lupa buat up. Author kira tadi sudah up.
Menurut kalian pesan dari Nicholas atau Nathan yg agak romantis gitu?
Jangan lupa like nya yaa kakak-kakak reader's semuanyaa..
ππ»π
__ADS_1