
...~𝙷𝙰𝙿𝙿𝚈 𝚁𝙴𝙰𝙳𝙸𝙽𝙶~...
Ini yang pertama kalinya mereka berjauhan. Kenangan indah bersama Leticia tidak akan ia lupakan.
⚘⚘⚘
Sementara di Leticia.
Leticia terisak di dalam mobil.
“Kenapa, Nak? Kenapa menangis?” tanya Alina dengan lembut kepada Leticia sembari mengendong Leticia.
Leticia hanya mengelengkan kepalanya lalu menghapus lelehan air matanya. Namun, tetap saja Leticia tetap segukan.
“Ada apa, Nak? Cerita sini sama Mama,“ ucap Alina sekali lagi. Bahkan Baby Tina diambil alih oleh Christian.
Leticia tetap mengelengkan kepalanya.
“Baiklah, Mama paham. Kamu mau makan es krim tidak?” tanya Alina kepada Leticia. Mendengar kata ‘Es Krim’ , Leticia langsung menoleh ke arah Alina.
“Es krim?“ tanya Leticia kepada Alina.
“Iya, Nak,” jawab Alina.
“Mau?” tawar Alina kepada Leticia. Leticia hanya mengangguk.
__ADS_1
“Baiklah, tapi kita pulang dulu ya,” sahut Alina. Lagi-lagi, Leticia hanya mengangguk.
“Yank, tolong ambilkan air minum di sana,” pinta Alina kepada Christian suaminya.
“Baiklah,” sahut Christian lalu mengambilkan botol air minum kepada Alina. Alina mengambilnya.
“Ini, Nak. Minum!” ucap Alina.
Leticia hanya menuruti. Ia pun langsung meminum air tersebut hingga tersisa setengah. Sepertinya gadis tersebut tak ingin menghabiskan airnya mengingat orang tua angkatnya yang sama sekali belum minum.
Usai minum, Leticia memberikan botol tersebut kepada Alina dalam keadaan air setengah.
“Gak dihabisin, Nak?“ tanya Alina kepada Leticia. Leticia hanya menggeleng.
“Dihabisin aja, Nak!“ ujar Alina lalu memberikan kembali botol tersebut kepada Leticia.
“Airnya masih banyak kok, Nak! Malahan sayang sekali kalau bawa banyak-banyak tapi tidak diminum sama sekali!” sahut Alina.
“Lho‚ masih banyak ya?” tanya gadis tersebut polos kepada Alina.
“Iya, Nak! Ini dihabiskan, yuk..” jawab Alina dengan lembut. Christian sendiri hanya tersenyum mendengar jawaban dari Alina.
Leticia pun langsung meminum air tersebut hingga habis tak tersisa. Lalu, ia memberikan botol kosong tersebut kepada Alina. Alina memberikan kepada Christian. Christian menyimpannya di freezer.
Usai perjalanan cukup jauh, akhirnya mereka sampai di mansion tempat tinggal mereka.
__ADS_1
...****************...
Mansion : rumah besar
...****************...
Alina masuk duluan ke dalam mansion karena Alina ingin memompa ASI nya untuk dijadikan stok. ASI Alina sendiri cukup banyak jadi Baby Tina tidak kekurangan ASI.
Bukan karena Alina tidak ingin langsung menyusui Baby Tina. Hanya saja, Alina dan Christian sering berpergian untuk refreshing. Dan pastinya Baby Tina dibawa karena Baby Tina nya tidak ingi jauh-jauh dari Alina.
Tidak mungkin di tempat umum Alina akan menyusui anaknya. Bisa-bisa nanti orang yang melihatnya menyusui apalagi dua buah dadanya yang akan terlihat pastinya, masuk Rumah Sakit.
Usai memompa ASI nya sampai tidak keluar lagi, Alina mencari Christian dan juga Leticia yang tengah melihat mansion ini dengan takjub.
“Yank, udah selesai nih,” ucap Alina kepada Christian.
“Ya sudah, kita mau makan es krim nya di mana?” tanya Christian kepada Alina.
“Leticia, kamu mau makannya dimana, Nak?” tanya Alina kepada Leticia.
“Terserah Mama sama Papa saja,” jawab Leticia.
“Baiklah,” sahut Alina dan Christian. Mereka berdua saling melirik satu sama lain untuk memberikan kode.
Mereka bertiga pun kembali masuk ke dalam mobil dan menuju ke suatu tempat. Entah ke mana mereka pergi.
__ADS_1
...𝚃𝙾 𝙱𝙴 𝙲𝙾𝙽𝚃𝙸𝙽𝚄𝙴𝙳... ...