
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
Dokter Inna terus menyerang Ayu. Sedangkan Ayu menghindari serangan dari dokter Inna.
Dokter Inna juga membawa anak buah nya. Anak buah dokter Inna juga membantu dokter Inna untuk menyerang Ayu.
Ayu terus menghindar dari serangan Dokter Inna dan juga anak buah nya. Ayu sengaja untuk awal tidak menyerang dulu tapi menghindar. Karena Ayu ingin tahu seberapa jauh hebat nya bela diri Dokter Inna ini dan juga anak buah nya.
Dan setelah mereka nanti nya lemah baru Ayu menyerang nya.
"SAYANG HATI-HATI!" teriak Al dari jauh.
Ayu pun menghadap ke belakang, Al memang di belakang Ayu tanpa jauh.
"Iya honey!" teriak balik Ayu pada Al.
Dokter Inna yg melihat Ayu menghadap ke belakang langsung menyerang. Tapi bukan nama nya Ayu kalau tidak menghindar.
Sontak Ayu pun menghindar.
Dokter Inna yg melihat itu sangat kesal pada Ayu. Kini ia dan anak buah nya sudah terlihat berkeringat dan juga kelelahan. Masalah nya dokter Inna malah hanya membawa anak buah nya .2. Percuma banyak anak buah tapi cuma di simpan doang.
Ayu yg melihat dokter Inna dan anak buah nya lengah. Ayu pun langsung menendang mereka bertiga dengan kedua kaki Ayu.
Setelah menendang, Ayu pun jungkir balik dan kembali berdiri lagi.
Prok prok prok..
Tepukan dari Al.
Aneh sekali! Dokter Inna dan kedua anak buah nya yg mendapat tendangan itu langsung pingsan. Mungkin dari faktor kelelahan nya.
"Bawa mereka bertiga ke rumah sakit! Dan ingat jangan bikin pihak rumah sakit curiga, oke?" ucap Ayu pada orang suruhan nya.
__ADS_1
"Baik nona." ucap nya.
Ayu pun mengajak Al untuk kembali naik mobil. Mereka pun bergegas ke restoran Lily. Di mana restoran Lily milik Ayu sekarang. Restoran Lily pemberian Azka.
Ayu sangat bersyukur sekali. Setidaknya ia tidak bosan di rumah. Ia ada pekerjaan sekarang. Meskipun ia tak bisa menggantikan posisi Azka di perusahaan nya, tapi ia boleh memantaunya dari jauh.
Azka memang sengaja mengizinkan Ayu untuk memantau nya dari jauh. Karena Azka ingin tahu seberapa hebat nya Ayu.
Jadi sekarang Ayu akan memantau 2 perusahaan. Satu perusahaan Azka dan satu lagi perusahaan suami nya Alexander.
Tapi karena kemaren nya Ayu habis menikah, Koki di restoran Lily pun di ganti sementara. Tapi Ayu tetap memantau dari jauh.
Beberapa menit kemudian, akhirnya mereka pun sampai di restoran Lily. Mereka berdua telat 15 menit. Jadi sekarang sudah jam 1 kurang 10 menit.
"Ayu!!" pekik dokter Ana lalu langsung memeluk Ayu.
"Ana?" ucap Ayu.
"Ayo Yu, kita masuk." ucap dokter Ana.
"Makasih ya Yu." ucap dokter Ana.
"Sudah.. kamu tidak perlu mengucapkan kata itu lagi. Ayo masuk!" ucap Ayu.
"Yokk!" ucap Dokter Ana.
Mereka bertiga pun ke ruangan VVIP yg sudah di pesan Ayu. Mereka bertiga juga di ikuti orang suruhan Al dan juga Ayu.
Di ruangan VVIP di sini sepi. Karena Ayu tadi sudah meminta pada orang yg tadi ada di ruangan VVIP untuk meninggalkan ruangan ini karena akan di pakai.
Beruntung orang itu sudah hampir selesai jadi tidak ada perdebatan.
Orang itu juga menerima nya. Ayu juga meminta maaf pada nya, dan Ayu juga memberikan uang 300 ribu pada nya. Awalnya ia menolak tapi karena paksaan Ayu, ia pun menerima nya.
__ADS_1
"Sepi juga ya Yu." ucap dokter Ana.
"Tentu." ucap Ayu.
Mereka pun duduk.
Tak lama kemudian, pelayan yg biasanya menanyakan menu pun datang.
"Permisi nona, apa ada yang bisa saya bantu?" tanya nya.
"Saya ingin memesan makanan nya nasi, beef steak dan juga kentang goreng ya. dan untuk minuman nya jus mangga ya." ucap Ayu.
"Baiklah nona, bagaimana dengan nona Ana dan juga Tuan Al?" tanya nya.
"Saya pesan makanan nya sama dengan Nona Ayu, dan untuk minuman nya lemon tea ya!" ucap Dokter Ana.
"Saya juga sama dengan Nona Ayu." ucap Al singkat.
"Baiklah, tunggu sebentar ya!" ucap nya.
"Oke!" ucap mereka bertiga.
Pelayan itu pun meninggalkan mereka bertiga.
Ayu, dokter Ana dan juga Al memang menyukai makanan khas Indonesia. Tapi ada beberapa yg dari luar. Mungkin karena di beberapa restoran Indonesia ada masakan dari luar.
"Yu, kenalin dong suami kamu." ucap dokter Ana.
"Nama saya Alexander. Panggil saja dengan sebutan Al." jawab Al.
"Baiklah Al." ucap Dokter Ana.
"Oh ya, katanya Alexander itu orang nya dingin ya? Ceritain dong Yu gimana kamu luluhkan hatinya. Siapa tahu nanti jodoh ku orang nya sama kayak suami kamu Yu." ucap dokter Ana.
__ADS_1
"Hm." ucap Ayu ragu.
Tiba-tiba saja belum lagi Ayu menjawab, pesanan mereka sudah selesai.