Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 13 : Pernikahan Alvaro & Alena. {S2}


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


1 minggu pun berlalu.


Pernikahan ini lah yg di nantikan.


Undangan sudah di sebarkan. Bahkan sampai viral ke media sosial dan juga berita.


"Huh.. kirain yang nikah duluan kak Nicholas. Tapi ternyata kak Alena duluan. Tapi kok kak Alena tidak pernah cerita ya sama Nathan kalau kak Alena punya pacar?? Mana pacar nya sahabat papa lagi. Tapi gapapa juga sih, usia nya saja beda 10 tahun. Kak Alena usia nya 22 tahun sedangkan kak dokter Alvaro umur nya 32 tahun. Jadi kayak kakak beradik saja." ucap Nathan.


"Tidak semua cerita yang bisa di ceritakan, Nathan. Mungkin saja kak Alena ingin membuat kejutan. Oh ya, bagaimana hubungan mu dengan Mata??" tanya Nicholas.


"Mata?? Maya lah kakk!!!" protes Nathan.


"Ck, maaf. Kak Nicholas salah ngomong. Oh ya, bagaimana??" tanya Nicholas.


"Bagaimana apa nya kak??" tanya Nathan.


"Ck, kalau bicara sama kamu harus banyak sabar nya. Untung saja anak sabar di sayangi Tuhan. Hah! Bagaimana hubungan kamu dan juga Maya?" tanya Nicholas setelah tarikan nafas.


"Masih tetap biasa saja." jawab Nathan.


"Kalau kak Nicholas sama kak Bella gimana?" tanya Nathan.


"Tetap seperti biasa." jawab Nicholas.


"Ck, kita seperti genk saja. Padahal kakak beradik sih. Tapi sifat nya kayak genk saja haha." ucap Nathan lalu tertawa dngan Nicholas.


"Iya juga sih." ucap Nicholas lalu tertawa bareng dengan Nathan.


Tawaan Nicholas dan juga Nathan menjadi pusat perhatian tamu. Sepertinya baik Nicholas mau pun Nathan lupa jika ini sedang di acara pernikahan Alena.

__ADS_1


Setelah selesai tertawa, mereka berdua pun baru menyadari jika mereka tengah menjadi pusat perhatian tamu. Mereka berdua pun lari secepat kilat, saat mengetahui jika ada wartawan yg hendak menfotonya.


"Ckckck.. bisa-bisanya tadi kita berdua lupa." ucap Nicholas.


"Iya kak, untung saja mama dan papa sedang tidak di sana. Kalau tidak, nanti pasti kena marah." jawab Nathan.


🌸🌸🌸


Di ruang rias.


"Apa kamu siap nak??" tanya Ayu.


"Siap ma." jawab Alena.


Ayu, Al dan juga Alena pun turun bersamaan sambil bergandengan tangan.


Saat mereka turun, mereka bertiga pun menjadi pusat perhatian tamu.


"Cantik." lirih Alvaro.


"Hahaha..." tawa keluarga mempelai pria kecuali Alvaro.


Tawaan keluarga pria pun menjadi pusat perhatian tamu.


Alvaro yg menyadari jika pusat perhatian tamu jadi ke keluarga nya pun membuka suara.


"Ma, Pa, Tan, Om, kita jadi pusat perhatian tamu nih." ucap Alvaro.


"Hah? Yang bener?" tanya Tante Alvaro.


"Iya loh Tan." jawab Alvaro.

__ADS_1


"Wahh.. bagus lah tuh. Bisa viral kita ya kan honey?" tanya Tante Alvaro pada Om Alvaro.


"Nah.. benar itu yang di katakan Tante kamu. Emangnya kamu tidak mau viral?" tanya Om Alvaro.


"Tidak lah Om, nanti pasti banyak musuh." jawab Alvaro.


"Tapi jika ingin menikah dengan Alena, memang pasti banyak musuh lah nak. Lagipula setiap apa-apa pasti ada rintangan nya nak." ucap Om Alvaro.


"Eh iya om." jawab Alvaro.


Baik keluarga mempelai wanita maupun keluarga mempelai pria, pakaian mereka senada dengan pengantin.


Jadi para tamu tahu yg mana.


🌸🌸🌸


Di tempat keluarga mempelai wanita..


"Lena, apa kamu tidak melihat jika calon suami kamu melihat ke arah kamu terus??" tanya Nicholas.


"Eh, iya juga sih kak." jawab Alena lalu pipi nya pun merona.


Untung saja tadi Alena menggunakan make up pengantin, jadi pipi nya merona pun tidak ada yg tahu. Kecuali Ayu, tapi Ayu diam saja. Ia tahu jika akan terjadi seperti itu.


Para Tamu pun mencicipi.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Jangan lupa like nya ya kakak-kakak semua nya..


Terima kasih banyak.πŸ™πŸ»πŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2