Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 34


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Sementara di tempat Joliana..


"Hm.. lumayan jauh juga ya mansion utama keluarga Stanly! Ini sekitar 2 jam-an untuk sampai ke sana! Hmm.. tidak apa-apa, aku akan pergi ke sana saat weekend nanti saja! Ini kan sebentar lagi weekend! Minggu depan hihi!!" gumam Joliana sambil tertawa kecil.


"Semoga saja keluarga asli ku masih ada semua!! Karena aku dari dulu hanya pernah melihat mereka saat aku bayi dulu sampai berusia 1 tahun😒.. Hmm.. oh yaa!! Biasanya kan kalau mau pergi ke mansion utama nya harus udah buat janji, hmm.. apa boleh buat janji sekarang tapi datang nya minggu depan? Ku rasa seperti nya boleh..!!" gumam Joliana lalu membuat janji pada Tuan Stanly.


Β 


Selamat pagi menjelang siang Tuan, Apa kabar anda Tuan Stanly? Semoga baik-baik saja! Perkenalkan nama saya Joliana Callysta. Saya ingin membuat janji untuk bertemu anda di minggu depan! Apa anda minggu depan bisa bertemu dengan saya di mansion utama keluarga Stanly? Maaf kalau menganggu Tuan Stanly!Terima kasihπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ».


Β 


Pesan yg di kirim Joliana ke pada Tuan Stanly di atas ya!


Beberapa menit kemudian..


Β 


Ya! Selamat siang juga nona Joliana! Kabar saya baik! Ya, saya bisa bertemu anda di mansion utama keluarga saya! Saya tunggu ya nona.. Terima kasih kembali πŸ™πŸ»


Β 


"Wah.. ramah sekali Tuan Stanly! Aku tidak percaya dengan rumor yang ada! Di rumor yang ada kata nya Tuan Stanly itu dingin banget! Tapi ini apa? Huh! Seperti nya yang buat hal itu yang tidak suka pada Tuan Stanly!" gumam Joliana setelah membaca pesan dari Tuan Stanly.


🌸🌸🌸


Sementara di perusahaan Stanly..


"Wahh.. aku gak nyangka setelah 21 tahun lama nya.. aku baru menemukan anak ku.. maaf kan aku nak, gara-gara dulu tidak pernah memperhatikan diri mu sampai kamu di culik keluarga Pratama.. ya.. sejak kamu di usir dari keluarga Pratama.. aku baru tahu, karena berita tersebut viral di media sosial! Aku melihat wajah mu mirip dengan Apriliana Ayu Putri Stanly, anak ku dulu.. maaf kan ayah mu ini nak.." gumam Tuan Stanly hingga meneteskan air mata nya lalu ia hapus dengan cepat.


Nama Tuan Stanly adalah Alfino Azka Stanly. Biasa di panggil Azka.


Tok tok tok..


"Hm.. masuk!" ucap Azka.


"Maaf Tuan menganggu, saya cuma mau kasih tahu, kalau jadwal kita dari mulai besok sampai 2 minggu ke depan kosong, Tuan!" ucap Sekretaris Yola.


"Baiklah! Apa ada informasi lain nya?" tanya Azka.


"Ada Tuan! Untuk hari ini ada tersisa 3 meeting lagi Tuan!" jawab Sekretaris Yola.


"Baiklah, tolong kamu siapkan berkas-berkas yang kita perlu nanti!" ucap Azka.

__ADS_1


"Baik Tuan! Saya permisi dulu!" ucap Sekretaris Yola.


"Semoga kamu memaafkan ayah, nak..!" doa Azka dalam hati.


Tutt.. tuttt..


"Halo sayang?" ~Istri nya Azka {( Aqyna Ratu Nalaa ) biasa nya di panggil Ratu}.


"Sayang, tolong kamu nanti telpon anak anak kita ( Anna Leonita Stanly, Jefran Ravindra Stanly, dan Apriliana Novi Putri Stanly) untuk ke mansion utama sebelum minggu depan karena akan ada tamu spesial!" ~Azka.


"Ok, sayang! Tamu spesial nya siapa sih sayang?" ~Ratu.


"Nanti kamu dan anak anak kita akan tahu minggu depan ya sayang!" ~Azka.


"Hmm.. baiklah! Aku akan telpon anak anak setelah ini! Aku matikan dulu ya telpon nya!" ~Ratu.


"Iya sayang byee!" ~Azka.


"Byee sayang ku!" ~Ratu.


Tutt.. tutttt...


🌸🌸🌸


Sementara di rumah sakit Alexander... tempat Joliana di rawat...


"Selamat siang juga sayang, kalian ada bawain bekal buat mommy dan majikan mommy kan?" tanya Joliana.


"Ada mmyy.. Ini buat mommy, dan satu lagi buat om, ini om!" ucap Nathan sambil memberikan bekal pada Joliana dan satu lagi pada Al.


"Makasih sayang!" ucap Joliana sambil mengecup pipi anak anak nya.


"Sama sama mmyy!" ucap anak anak Joliana.


Joliana pun mengecup pipi bibi nya juga.


"Makasih ya bi, sudah masakin buat Joli.. maaf kalau merepotkan bibi!" ucap Joliana tak enak hati....


"Tidak apa-apa kok non! Tidak merepotkan sama sekali..!!" ucap ketiga bibi nya.


"Oh yaa,, bibi dan anak anak sudah makan?" tanya Joliana.


"Sudah kok non, tadi sebelum ke sini kita sudah makan!" ucap ketiga bibi nya.


"Ohh, kalau gitu, Joli makan dulu ya bi!" ucap Joliana.

__ADS_1


"Iya non!" ucap ketiga bibi nya.


Joliana pun memakan makanan nya dan setelah itu baru ia minum obat baru istirahat.


Setelah beberapa jam Joliana istirahat, Joliana pun terbangun karena sudah siang menjelang sore. Sedangkan anak anak dan bibi sudah pulang karena anak anak sudah saat nya tidur siang.


"Ini sudah siang menjelang sore! Apa sebentar lagi ia akan datang? Dan aneh nya firasat ku selalu mengatakan kalau ia akan berperan menjadi suster dan menaruh racun di infus ku! Apa firasat ku benar?" tanya Joliana sendiri.


Tanpa Joliana sadari, Al mendengar ucapan Joliana.


"Ia? Siapa?" gumam Al.


"Seperti nya ada yang mau berniat jahat lagi nih! Aku harus waspada seperti nya!" gumam Al lagi.


"Ehem.." ucap Al sengaja mendehem agar Joliana tersadar dari lamunan nya. Dan benar saja Joliana selalu tersadar kalau habis terdengar suara dari Al.


"Ya?" tanya Joliana.


"Hmm.. tidak apa-apa! Aku hanya ingin menemani mu di sini!" ucap Al.


"Apa ia mendengar apa yang ku katakan tadi? Hah! Aku malah bikin orang khawatir pula!" gumam Joliana kesal.


Tok tok tok..


"Apa sudah saat nya?" gumam Joliana sambil melihat suster.


"Halo nona! Anda pasti sudah tahu siapa saya sebenarnya!" ucap Velly.


"Ya! Dan saya sudah tahu dari kemaren!" ucap Joliana sambil tersenyum ketus pada Velly.


"Dan anda pasti sudah tahu apa yang akan saya lakukan!" ucap Velly dengan lantang.


"YA! SAYA SUDAH TAHU APA YANG AKAN ANDA LAKUKAN! PASTI NYA ANDA INGIN BERPERAN MENJADI SUSTER UNTUK MASUK KE DALAM RUANGAN AKU LALU KAMU MENARUH RACUN YANG MIRIP DENGAN OBAT CAIRAN INFUS KU!" ucap Joliana dengan lantang dan keras sehingga membuat beberapa ruangan terdengar tidak terlalu jelas.


"Hah! Bagaimana anda bisa tahu semua nya nona Joliana!" tanya Velly gugup.


"Tentu saja saya tahu nona Velly! Dan ku pastikan saat kamu kabur, kamu tidak akan bisa kabur!" ucap Joliana.


"Mak.. maksud mu.. ap apa nona...?" tanya Velly gugup.


"Orang tua anda sudah di kantor polisi sekarang dan tinggal anda yang belum di kantor polisi!" jawab Joliana dengan senyuman nya membuat Velly semakin gugup.


"Kenapa kamu menangkap orang tua ku??" tanya Velly.


"Karena atas penculikan diri ku saat aku masih bayi di usia 1 tahun! Dan diri mu, berusaha membunuh ku sebanyak 3 kali dan hari ini ke 4 kali nya!" ucap Joliana.

__ADS_1


"Hah! Bagaimana anda bisa menemukan nya? Bukan kah data tersebut sudah di tutup rapat-rapat oleh ortu ku?" tanya Velly.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


__ADS_2