
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
Keesokkan harinya..
Alena dan Alvaro pun bangun.
Alena pun ingin ke kamar mandi karena ia ingin pipis.
Alena pun mulai turun dari kasur nya. Namun..
"Aw.." ringis Alena ketika merasa daerah kewanitaan nya sakit.
"Kenapa, Lena?" tanya Alvaro.
"Hem." jawab Alena.
Alvaro yg paham pun langsung mengendong Alena ke kamar mandi.
Alvaro pun mengunci pintu kamar mandi dari dalam. Alvaro juga tetap di dalam.
"Kak?" panggil Alena.
"Hem?" tanya Alvaro.
"Kok kakak juga di dalam?" tanya Alena.
"Kita berdua mandi bersama." jawab Alvaro lalu membuka pakaian yg ia pakai. Setelah itu ia juga membuka semua pakaian yg di pakai Alena.
__ADS_1
"Tapi.. kita tidak mengulangi hal kemaren kan?" tanya Alena.
Alvaro tak menjawab.
Mereka pun mandi bersama dan melakukan yg malam kemarin mereka lakukan.
2 jam kemudian....
Setelah 2 jam di kamar mandi, akhirnya mereka berdua pun sudah selesai dan keluar dari kamar mandi nya.
Tampan wajah Alena dengan bibir cemberut. Ia cemberut karena Alvaro mengulangi hal kemaren.
"Alena! Jangan menggoda ku." ucap Alvaro.
Namun, bibir Alena semakin di buat Alena semakin cemberut.
"KAK ALVARO!!" pekik Alena kesal.
"Hahaha.." tawa Alvaro.
Setelah selesai drama nya, mereka pun turun dan ke ruang makan.
"Kalian berdua lama sekali." protes Alea.
"Mungkin mereka berdua habis melakukan.." ucap Nicholas lalu tak melanjutkan kalimat nya lagi ketika melihat sang mama menatap nya tajam.
"Maaf, ma." ucap Nicholas.
__ADS_1
"Duduk!" ucap Ayu pada Alena dan Alvaro.
"Iya, ma." jawab Alena dan Alvaro bersamaan.
Alena dan Alvaro pun duduk di kursi yg masih kosong.
Mereka pun memulai doa sebelum sarapan. Setelah doa selesai, mereka pun memakan sarapan mereka masing-masing.
Setelah selesai sarapan, mereka pun berkumpul di ruang tamu.
"Alena." panggil Ayu dengan lembut.
"Iya ma?" tanya Alena.
"Apa kamu dan Alvaro yakin mau pindah sekarang?" tanya Ayu dengan nada tidak rela membiarkan anak nya pindah.
Namun, itu bukankah sudah kewajiban nya sebagai istri. Ikut bersama kemana suami nya pergi?
Meskipun tidak rela, mau tak mau Ayu harus merelakan nya.
"Iya ma. Kami akan pindah hari ini. Tapi pas siang saja. Ini masih pagi. Bisa beres-beres baju dulu." jawab Alvaro.
Ayu pun hanya mengangguk.
Kemudian, mereka pun berbincang. Alvaro dan Alena pun membereskan semua baju.
...~π©πππππππππ~...
__ADS_1