Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 37


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Mereka pun berlatih kekuatan dalam nya..


Saat ini, masih kelompok Azka yg paling kuat. Bahkan memar di tubuh kelompok Ratu lebih banyak.


Ayu memang sengaja tidak langsung mengeluarkan kekuatan dalam nya. Karena ia masih ingin tahu seberapa dashyat nya kekuatan kelompok ayah nya.


"Ternyata kekuatan nya kelompok Ayah di banding dengan kekuatan aku masih bisa di bilang aku bisa melawan semua nya.. tetapi hanya saja aku tidak mau mengeluarkan nya di awal.. nanti tidak seru latihan nya! Karena sudah banyak yang pingsan di awal!" gumam Ayu.


"Ayu! Kekuatan mu tidak sebanding yang ayah pikirkan! Ayah pikir kekuatan mu bisa melawan ayah! Ayo lah yu.. keluarkan kekuatan dalam mu.. ayah tahu kamu masih belum mengeluarkan nya.." pekik Azka.


"Ayu.. ayo keluarkan lah.. apa yang kamu tunggu nak?" tanya Ratu.


"Hm.. baik lah bu, yah, aku akan keluarkan itu sekarang, jadi kalian siap-siap ya..!!" ucap Ayu.


"Ok!!" ucap semua nya.


Ayu pun mengeluarkan kekuatan dalam nya membuat semua nya membulat-kan mata nya tidak percaya.


"Ayu?" tanya ayah.


"Iya yah?" jawab Ayu.


"Kamu.. kamu sejak kapan ada kekuatan petir seperti itu nak?" tanya ayah.


"Sejak.. aku lupa yah.. kalau tidak salah sih 13 tahun sih.." ucap Ayu sambil mengingat kembali.


"Kalau tidak ingat jangan di paksakan ya nak.. ayah takut nanti kamu kenapa-napa.. apa lagi kamu punya amnesia.." ucap ayah.

__ADS_1


"Baik yah.." ucap Ayu.


"Seperti nya kekuatan petir kamu tadi itu di turun kan dari kakek / nenek kamu.." ucap Ratu.


"Hmm.. jadi maksud nya di waris kan ke Ayu gitu?" tanya Ayu.


"Iya nak.." ucap Ratu.


"Ohh.. oh ya bu.. ini sudah hampir sore.. aku pulang dulu ya bu!" ucap Ayu.


"Hmm.. baiklah nak... hati-hati di jalan yaa.." ucap Ratu sambil berpelukan dengan Ayu lalu mengecup puncuk kepala nya.


"Iya bu.." ucap Ayu sambil membalas pelukan dengan ibu nya lalu mengecup kedua pipi ibu nya.


Ayu pun melakukan hal yg sama dengan ibu nya tadi pada Azka, Jefran, Anna serta saudari kembar nya Novi.


"Bye!" ucap Ayu.


Lalu Ayu pun masuk dan memakaikan sabuk pengaman pada diri nya.


"Ayo bi!" ucap Joliana.


"Eh, iya non!" ucap bi Vani lalu menyetir mobil nya untuk pulang ke rumah.


3 jam kemudian...


Akhirnya mereka pun sampai di apartemen Joliana..


"Bi, besok kita pindah ya bi.." ucap Joliana.

__ADS_1


"Loh? Pindah ke mana non?" tanya bibi.


"Besok bibi juga bakalan tahu, jadi tolong ya bi itu baju serta barang-barang yang penting di masukkin ke dalam tas.. kecuali barang-barang yang dari awal sudah ada di apartemen ya bii.." ucap Joliana.


"Ohh, iya non.. besok bibi akan siapkan semua nya.." ucap bibi.


Joliana pun masuk ke apartemen nya dan ia ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya.


Lalu setelah ia membersihkan badan nya, ia pun membangun kan kelima anak anak nya.


"Sayang, bangun yuk bersih kan badan nya dulu.." ucap Joliana.


"Ehmm.. kita di mana mmyy?" ucap Nicholas sambil mengucek mata nya.


"Kita sudah di apartemen sayang.. besok kita sudah tidak di sini lagi.. ya sudah kamu bersihin badan kamu dulu.. mommy mau bangunin adik adik kamu.." ucap Joliana sambil membangun kan adik adik Nicholas.


"Ehmm.." ucap keempat adik Nicholas.


"Ayo sayang.. kalian bersihin badan dulu setelah itu baru kalian makan yaa.." ucap Joliana.


"Ok mmyy!" ucap keempat anak nya lalu ke kamar mandi dengan segera.


Joliana pun ke dapur dan segera memasak.


Hanya butuh 15 menit, masakan yg di buat Joliana pun selesai.


"Harum.. sekali mmyy, mommy masak apa?" tanya Alana yg baru keluar dari kamar mandi.


"Iya mmyy.." tambah Alena.

__ADS_1


"Hmm.. kayaknya.." ucap Nicholas.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


__ADS_2