Anak Kembar - Genius Sang CEO

Anak Kembar - Genius Sang CEO
Bab 65 : Bekerjasama {S2}


__ADS_3

Wah.. siapa nih yg bekerja sama?? Siapa dan siapa??


Coba tebak nih, hehe..


Semangat membaca nya yaa..


...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


🌸🌸🌸


Di suatu tempat yg terlihat seperti gudang tapi bukan gudang. Mungkin lebih tepatnya markas.


Di sini lah tempat berada di mana Dora dan juga Mona berada.


"Dora, apa kamu menyukai pria yang sama dengan ku?" tanya Mona pada Dora sahabatnya.


"Iya. Dan lebih tepatnya mencintai." jawab Dora.


"What?? Kenapa kamu malah ikut menyukai dia??" tanya Mona dengan sedikit terkejut pada Dora.


"Aku tidak tahu. Tapi melihat dari pesona nya, membuat aku tertarik dengan nya. Terlebih lagi ia sangat dingin, dan tampan juga." jawab Dora.


"Iya. Tapi tidak harus pria yang sama, bukan??" tanya Mona pada Dora.


"Ya. Aku tahu itu. Tapi sayangnya, cinta ku tak bisa di paksakan." jawab Dora.


"Baiklah, terserah kamu saja." ujar Mona.


"Lalu, apa lebih baik kita bekerja sama saja??" tanya Dora pada Mona.


"Bekerjasama??" ucap Mona.


"Iya." jawab Dora.

__ADS_1


"Mungkin lebih baik. Baiklah, aku setuju." jawab Mona.


"Yes... umpan sudah di makan. Aku tahu, kamu itu mudah sekali di bohongi, Mona. Hahaha.." batin Dora.


"Hei, Dora?? Kenapa kamu melamun??" tanya Mona pada Dora.


"Em.. maaf." jawab Dora.


"Apa yang kamu katakan tadi, Mona??" tanya Dora pada Mona berpura-pura tidak mendengar.


"Aku setuju soal bekerjasama yang kamu katakan tadi, Dora." jawab Mona.


"Apa kamu yakin, Mona??" tanya Dora pada Mona.


"Ya, aku yakin sekali." jawab Mona.


"Baik, baguslah." ujar Dora.


Dora pun mulai menjelaskan rencana. Yg pastinya kalau soal rencana, Dora selalu menang untuk itu. Tapi sayangnya, target mereka berbeda dengan yg lainnya.


"Wah.. rencana kamu bagus juga, Dora." puji Mona pada Dora.


"Terima kasih, Mona." jawab Dora.


"Ya, Sama-sama." ujar Mona.


"Aku suka dengan strategi kamu, Dora." ucap Mona.


Dora pun hanya tersenyum.


🌸🌸🌸


Sementara di Alena dan juga Alvaro.

__ADS_1


Setelah sekian lama nya waktu berjalan, hari ini tepat di mana Alena akan check up kandungan nya.


Mungkin jika di perkirakan, kandungan Alena sudah beranjak sekitar 3 bulan.


Dulu yg perut Alena yg terlihat rata, sekarang sudah terlihat sedikit buncit. Badan Alena yg awalnya terlihat mungil atau kecil, sekarang terlihat lebih berisi.


Tetangga yg di samping nya pun terus mendukung Alena walau Alena kadang morning sickness nya parah. Tapi terkadang tidak.


Dan untuk sekarang, Alena tidak lagi mengalami morning sickness seperti itu. Justru Alena lebih sering mengalami fase yg di namakan 'Ngidam'.


"Sayang.. kamu sudah siap??" tanya Alvaro pada Alena.


"Sudah, honey." jawab Alena lalu keluar dari kamar mandi.


"Kamu sekarang terlihat lebih berisi, sayang." ujar Alvaro.


"Iya dong. Kan sekarang kandungan Alena mungkin sudah sekitar 3 bulan." jawab Alena.


"Iya juga ya. Waktu jalan nya cepat banget sih, perasaan dari kemarin-kemarin baru sekitar 2 bulan deh." ucap Alvaro.


"Kalau lambat, nanti di kira bumi nya enggak jalan dong." ujar Alena.


"Iya juga ya!"


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Maaf yaa, dikit banget.


Author sibuk banget, besok kalau ada waktu luang author usahakan up double yaa..


Jangan lupa like nya yaa biar author semakin semangat untuk menulis nya.


Dan jangan lupa untuk beri dukungan ke author.

__ADS_1


Terima kasih.


πŸ™πŸ»πŸ’ž


__ADS_2