
...~𝙷𝙰𝙿𝙿𝚈 𝚁𝙴𝙰𝙳𝙸𝙽𝙶~...
Tiga bulan pun sudah berlalu.
Sudah tiga bulan Roy berada di penjara bersama teman laki-lakinya dan juga teman perempuan nya.
Karena Roy berbuat baik pada saat di penjara, polisi pun membebaskan Roy beserta teman-temannya dengan beberapa syarat yang sudah ditentukan oleh pihak kepolisian.
“Syaratnya adalah..
Wajib diawasi oleh pihak kepolisian, jika tidak mau maka akan tetap berada di penjara sampai masa hukuman penjara selesai.
Wajib memberitahu tujuan anda kemana pun kepada pihak kepolisian yang mengawask anda baik dari dekat dan jauh.
Tidak boleh berkumpul bersama teman yang bersangkutan dalam masalah anda hingga dihukum.
Baik, hanya ada sekitar tiga syarat yang harus dipenuhi. Apa ada pertanyaan?” jelas polisi tersebut kepada Roy.
“Pengawasan nya sampai kapan, Pak?” tanya Roy kepada polisi tersebut yang telah menjelaskan beberapa syarat penting yang harus dipenuhi kepadanya.
“Hingga masa hukuman selesai.” jawab polisi tersebut.
“Masa hukuman selesai? Kira-kira berapa lama?” tanya Roy kepada polisi tersebut.
“Sekitar 8 bulanan.” jawab polisi tersebut.
Roy pun hanya mengangguk mengerti.
“Terus, kita pergi ke mana, Pak?” tanya Roy kepada polisi tersebut.
“Kamu maunya pergi ke mana?” tanya balik polisi tersebut kepada Roy.
“Rumah Tiara,” jawab Roy.
“Tiara?” ucap Polisi tersebut bingung.
“Hemm.. maksud saya, rumah Tiara,” jawab Roy.
“Iya, tapi maksud saya, rumah Tiara itu di mana?” tanya Polisi tersebut.
__ADS_1
“Di..” Roy berhenti sejenak, ia tampak mulai berpikir. Sepertinya Roy mulai lupa dengan alamat Tiara.
“Ayo cepat katakan! Kami tidak punya banyak waktu untuk mengurus kamu!” desak polisi tersebut.
“Di.....” Roy pun mulai mengatakan alamat Tiara kepada polisi tersebut. Polisi tersebut pun mulai membawa mobil ke alamat yang diminta oleh Roy.
Usai perjalanan, mereka pun sampai di rumah Tiara. Rumah Tiara tampak tidak terawat sama sekali. Roy pun mulai merasa ada yang tidak beres.
“Ini tempatnya?” tanya Polisi tersebut kepada Roy.
“Harusnya iya sih, Pak,” jawab Roy.
“Jadi mau masuk dulu apa gimana? Saya tunggu di sini ya, jangan coba-coba untuk kabur!” peringat Polisi tersebut kepada Roy.
“Siap, Pak!” sahut Roy.
Roy pun mulai melangkah ke rumah tersebut. Dan ia pun mulai mengetuk pintu rumah tersebut. Namun, sama sekali tidak ada jawaban. Roy pun melihat sekelilingnya. Dulu, ada banyak tetangga yang tinggal di sini. Sekarang, sudah tidak banyak lagi yang tinggal di daerah kumuh seperti ini.
Seseorang dari jauh melihat Roy. Dia pun mulai menghampirinya.
⚘⚘⚘
Sementara di Alina.
Alina dan Christian sudah mempunyai satu anak perempuan. Alina melahirkan beberapa bulan yang lalu. Anak perempuan Alina baru berusia sekitar tiga bulan.
Hari ini, mereka mengadakan acara syukuran anak Alina yang baru berusia tiga tahun di Panti Asuhan.
Mereka mengadakan acara syukuran kali ini cukup mewah. Dan mengeluarkan lumayan banyak biaya untuk acara syukuran kali ini, namun biaya tersebut bagi Christian adalah seperti butiran debu yang sangat sedikit.
Di daerah tempat tinggal mereka, jarang sekali ada tempat Panti Asuhan. Panti Asuhan ini juga menampung anak-anak yatim piatu secara gratis tanpa biaya sepeserpun. Tidak jarang banyak orang yang mengunjungi Panti Asuhan ini. Selain itu, pengurus Panti Asuhan ini juga cukup banyak dikarenakan anak-anak yang menampung di sini juga banyak.
Saat perjalanan, terlihat Alina begitu bahagia sembari men ci um anak nya yang baru berusia tiga bulan itu. Alina sendiri tidak menyangka jika waktu berjalan cukup cepat hingga anaknya sudah berusia tiga bulan.
Bahkan, Alina terkadang suka lupa. Kadang ia bangun pagi malah mengelus perutnya dan berpikir jika anaknya masih di dalam perutnya. Tidak disangka, ia pun baru ingat jika dirinya sudah melahirkan beberapa bulan yang lalu.
Selain itu, Alina kadang merasa berat badannya mulai menurun setelah melahirkan.
Christian yang melihat Alina mencium anak mereka pun ikut bahagia. Christian pun memeluk Alina dari samping secara tiba-tiba. Hal tersebut pun membuat Alina sontak terkejut.
Alina pun langsung menoleh ke arah Christian. Dan ia pun baru menyadari jika di sebelahnya adalah suaminya sendiri.
“Anak kita cantik sekali ya seperti mamanya,” seru Christian.
Hal tersebut pun membuat Alina malu. Meskipun sudah sering di gombal oleh Christian, tapi Alina tetap malu. Christian yang melihat istrinya malu pun menjadi gemas dengan sang istri. Saking gemasnya, ia pun mengecup pipi istrinya.
Alina pun menjadi sangat malu karena ada Pak Sopir yang melihat adegan romantis mereka. Pak Sopir sendiri yang melihatnya pun menjadi senyum-senyum sendiri.
Pipi Alina pun menjadi merah karena saking malunya. Untung saja, Alina menggunakan blush di pipinya jadi merah di pipinya tidak terlalu kelihatan.
“Malu ya, istriku? Tidak apa, Pak Sopir aja gak mempermasalahkan nya, masa istriku malah malu-malu?” ucap Christian sembari tersenyum manis.
“Iya 'kan, Pak?” tanya Christian kepada Pak Sopir.
“Iya.. tidak apa kok, Nya. Saya sudah terbiasa,” jawab Pak Sopir sembari tersenyum usil membuat Alina semakin malu.
__ADS_1
“Tuh, apa jawaban dari Pak Sopir,“ sahut Christian.
Alina pun menutup wajahnya dengan tangannya. Sedangkan babynya, ia letakkan di pahanya. Christian pun mengambil baby mereka dan mengendongnya. Alina pun merasa pahanya tidak ada beban pun membuka tangannya, dan dilihatnya tidak ada baby mereka di paha mereka.
Alina pun menoleh ke suaminya yang sedang mengendong anak mereka. Alina pun tersenyum karena baby mereka tidak rewel.
Alina membawa botol susu baby mereka, dot, dan ASI nya yang sudah di pompa. Mereka membawa freezer mini, jadi ASI Alina bisa di letakkan dalam freezer tersebut.
Nama baby mereka adalah Latina. Nama tersebut diambil dari nama Christian dan juga Alina. Nama panggilan Latina adalah Tina.
Baby Tina pun tersenyum melihat Christian dan juga Alina.
Usai perjalanan, mereka pun akhirnya sampai. Alina pun langsung mengambil alih mengendong baby Tina, sedangkan Christian mengambil beberapa barang keperluan Tina. Bahkan tas Alina juga diambil oleh Christian karena Christian tidak mau Alina keberatan karena mengendong Baby Tina ditambah dengan tasnya.
Mereka berdua pun mulai masuk ke Panti Asuhan tersebut. Panti Asuhan tersebut bernama Panti Asuhan Indah. Mereka berdua pun disambut oleh semua pengurus Panti Asuhan dan semua anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan ini.
“Selamat datang, Nyonya Alina dan Tuan Christian,” sambut pengurus Panti Asuhan dengan formal.
“Terima kasih banyak ya Pak, Bu,” sahut Alina dan Christian.
“Babynya lucu banget ya, Nya. Namanya siapa?“ tanya gadis kecil kepada Alina. Gadis kecil tersebut terlihat berusia sekitar empat sampai lima tahunan. Gadis kecil tersebut terlihat imut sekali.
“Oh ya, Nya. Nama saya Leticia,” tambah gadis kecil yang sama.
“Namanya Latina,” jawab Alina tersenyum.
“Wah, huruf depannya sama,” seru gadis kecil tersebut lalu menyebarkan berita tersebut kepada teman-temannya.
Alina pun berniat berbicara lagi dengan gadis tersebut, namun karena acara sudah dimulai, dengan terpaksa, Alina pun ke lokasi acara. Begitu juga dengan anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan ini dan Pengurus Panti Asuhan ini.
Usai acara syukuran, semua makanan pun dibagikan kepada anak-anak Panti Asuhan. Alina pun tampak antusias dalam kegiatan kali ini. Ia pun mulai membagikan makanannya kepada anak-anak Panti Asuhan.
Sudah ratusan anak yang mengantri untuk mengambil makanan ini. Makanan ini terlihat lezat jika dilihat, oleh sebab itulah mereka tertarik dan mulai mengantri tanpa peduli dengan antrian nya yang sangat panjang.
Satu per satu, semua sudah mulai mengambil. Alina masih tampak bersemangat menunggu Leticia mengantri.
Beberapa menit pun sudah berlalu. Alina pun tampak mulai tidak bersemangat kembali. Ia pun mulai berpikir jika Leticia tidak tertarik untuk mengantri. Bahkan makanannya juga sudah mau habis.
Alina pun mulai melihat anak Panti Asuhan yang terakhir untuk mengantri. Alina pun terkejut ketika melihat wajah gadis yang ia tunggu-tunggu dari awal.
...𝚃𝙾 𝙱𝙴 𝙲𝙾𝙽𝚃𝙸𝙽𝚄𝙴𝙳... ...
Maaf baru update. 🙏🏻
kalau ada typo, tolong beritahu Author ya biar direvisi segera.
Jangan lupa like nya nih,
Jangan lupa mampir juga ya di novel Author yang lainnya.
Untuk novel Lilyana Putri Amalia, sudah dilanjutkan beberapa hari yang lalu ya.
Sedangkan novel Identitas Diva Yang Tersembunyi masih revisi🙏🏻.
Author tunggu yaa yaa kemampiran kalian di novel tersebut. Thank's All. 🙏🏻💞
__ADS_1